cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2019)" : 10 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA KELAS VIII SMPN 1 PALU DALAM MEMECAHKAN MASALAH POLA BILANGAN BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO Tarrua, Charla; Murdiana, I Nyoman; Hamid, Abd
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.401 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang kemampuan kognitif siswa dalam memecahkan masalah pola bilangan berdasarkan taksonomi SOLO. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di kelas VIII.B SMPN 1 Palu. Peneliti menggunakan metode pemberian tes pemecahan masalah berbentuk tes superitem, dan wawancara. Subjek penelitian diambil 3 siswa dari 34 siswa dengan kriteria satu siswa berkemampuan tinggi, satu siswa berkemampuan sedang, dan satu siswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam  memecahkan masalah pola bilangan subjek berkemampuan tinggi mencapai 4 indikator taksonomi SOLO yaitu: 1) level unistruktural; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan satu data atau satu informasi yang disediakan oleh soal, 2) level multistruktural; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan dua data atau konsep yang disediakan oleh soal, 3) level relasional; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan data atau konsep serta melihat dan mengadakan hubungan-hubungan antar data atau konsep tersebut, dan 4) level abstrak yang diperluas; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan informasi atau data dari soal dengan menghasilkan prinsip umum yang dapat diterapkan untuk situasi baru. Subjek berkemampuan sedang mencapai 3 indikator taksonomi SOLO yaitu: 1) level unistruktural; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan satu data atau satu informasi yang disediakan oleh soal, 2) level multistruktural; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan dua data atau konsep yang disediakan oleh soal, dan 3) level relasional; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan data atau konsep serta melihat dan mengadakan hubungan-hubungan antar data atau konsep tersebut. Sedangkan, subjek berkemampuan rendah hanya mencapai 1 indikator taksonomi SOLO yaitu: 1) level unistruktural; subjek dapat menjawab pertanyaan dari soal berdasarkan satu data atau satu informasi yang disediakan oleh soal.   Kata Kunci: kemampuan kognitif, pemecahan masalah, pola bilangan, taksonomi solo.
PENGARUH KEMAMPUAN PENALARAN TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI HIMPUNAN Ainun, Nur; Bakri, Bakri; Awuy, Evie
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.709 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan penalaran terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita materi himpunan pada siswa kelas VII MTs. Alkhairaat Pakuli. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu kemampuan penalaran berpengaruh terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita materi himpunan pada siswa kelas VII MTs. Alkhairaat Pakuli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Alkhairaat Pakuli yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VII A dan kelas VII B. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berupa tes kemampuan penalaran dan tes kemampuan menyelesaikan soal cerita. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis menggunakan uji F dengan taraf signifikan 5%. Hasil pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 34,14 > Ftabel = 4,11, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran berpengaruh terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita materi himpunan. Kata Kunci: Kemampuan penalaran, Kemampuan menyelesaikan soal cerita 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING DAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DI KELAS VIII C SMP NEGERI 3 BALINGGI Irnayanti, Ayu; Karniman, Tegoeh S; Anggraini, Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.672 KB)

Abstract

Abstrak: Masalah utama dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras karena kurangnya pemahaman konsep siswa. Tujuan penelitian ini untuk memberi deskripsi/gambaran tentang penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dan metode drill untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII C SMP Negeri 3 Balinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu (1) perencanaan,  (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas guru dalam mengolah pembelajaran, dan aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, data hasil tes awal dan  tes akhir tindakan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Balinggi yang berjumlah 32 siswa. Penelitian ini dilakukan II siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing dan metode drill  hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras meningkat sesuai kriteria keberhasilan tindakan, dengan mengikuti langkah-langkah model pembelajaran penemuan terbimbing, yaitu (1) perumusan masalah, (2) pemrosesan data, (3) penyusunan konjektur, (4) pemeriksaan konjektur, (5) verbalisasi konjektur, dan (6) umpan balik dengan memberikan latihan I, latihan II dan latihan III sebagai pekerjaan rumah.Kata kunci:    Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing; Metode Drill; Hasil Belajar; Teorema Pythagoras.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TURUNAN FUNGSI ALJABAR Jumarni, Jumarni; Sugita, Gandung; Tandiayuk, Marinus Barra
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.537 KB)

Abstract

Abstrak: Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 5 Palu pada materi turunan fungsi aljabar. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dengan melaksanakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi turunan fungsi aljabar di Kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 5 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan pada tes akhir siklus I terdapat 10 siswa tuntas dan 18 siswa tidak tuntas. Sedangkan pada siklus II terdapat 25 siswa tuntas dan 4 siswa tidak tuntas. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi turunan fungsi aljabar, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe STAD, yakni: (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) penyajian kelas pembelajaran, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok belajar, (4) membimbing siswa dalam menyelesaikan LKS, (5) memberikan tes, dan (6) memberikan penghargaan kelompok. kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar, turunan fungsi aljabar 
ENGARUH PERSEPSI DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 6 PALU Vani, Ira Kusnia; Paloloang, Baharuddin; Idris, Mustamin
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.565 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu (2) Mengetahui pengaruh minat belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu (3) Mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang matematika terhadap minat belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu (4) Mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang matematika dan minat belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian Expost Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017-2018. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan sampel yang diperoleh adalah 80 siswa. Pengumpulan data diperoleh melalui angket persepsi tentang matematika dan angket minat belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% (1) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 20,40% (2) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan  antara  minat belajar  matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 19,50% (3) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika terhadap minat belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 36,40% (4) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika dan minat belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi 5% (1) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 20,40% (2) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan  antara  minat belajar  matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 19,50% (3) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika terhadap minat belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 36,40% (4) nilai  maka  ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang matematika dan minat belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 6 Palu sebesar 24,80%.Kata Kunci: Persepsi tentang Matematika, Minat Belajar Matematika, Hasil Belajar Matematika.
PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI Lamanja, Nurannisa S; Ismaimuza, Dasa; Rochaminah, Sutji
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.148 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan scientific pada model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perbandingan trigonometri di kelas X SMAN 1 Sigi. Rancangan penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart, yang terdiri dari empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) apersepsi, memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran, 2) menyajikan informasi, siswa mengamati satu contoh permasalahan yang terkait perbandingan trigonometri, mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami, menalar permasalahan yang terkait perbandingan trigonometri untuk memperoleh  kesimpulan. 3) mengorganisir siswa dalam tim-tim belajar, 4) membimbing kelompok bekerja dan belajar, siswa bersama-sama kelompok mengkomunikasikan hasil temuannya di depan kelas 5) Evaluasi, siswa mengeksplorasi dengan mengerjakan LKPD secara berkelompok 6) memberikan penghargaan. Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif  STAD, Scientific,  Hasil belajar, Perbandingan, Trigonometri.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Kurniawanti, Indah Dwi; Rizal, Muh.; Linawati, Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.315 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model problem based learning (PBL)  untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII D SMP N 18 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan  Mc.Taggart. penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan model PBL dengan mengikuti langkah-langkah, yaitu (1) orientasi siswa pada masalah (2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, (3) membantu penyelidikan individual maupun kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan  hasil karya dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Dari hasil analisis tes akhir tindakan siklus I dan siklus II yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII D yang berjumlah 25 orang menunjukkan bahwa pada siklus I dengan persentase ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 64% sedangkan pada siklus II dengan persentase ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 76%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II yang telah berhasil mencapai nilai KKM yang diharapkan yaitu ≥ 75%. Pada aktivitas guru dan siswa pada siklus I berada dalam ketegori baik, sedangkan pada siklus II berada dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pada aktivitas guru dan siswa dari siklus I ke siklus II yang telah berhasil mencapai kategori yang diharapkan yaitu dari baik ke sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teorema Pythagoras di kelas VIII D SMP Negeri 18 Palu melalui aktivitas yang dilakukan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi, wawancara, dan tes akhir tindakan yang dilakukan oleh peneliti. Kata Kunci: model Problem Based Learning, Hasil Belajar, Teorema Pythagoras.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Oktaviani, Andi Rini; Hasbi, Muh.; Hadjar, Ibnu
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.581 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi volume kubus dan balok di kelas VIII B SMP Negeri 15 Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 24 siswa dan tiga diantaranya dipilih sebagai informan. Pendekatan penelitian ini merupakan gabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, yaitu (1) tahap kegiatan pendahuluan, pada tahap ini membuka pembelajaran dan menjelaskan alur pembelajaran; tahap kegiatan inti meliputi (2) tahap think (berpikir), pada tahap ini guru menyajikan materi, membagikan LKPD yang diselesaikan secara mandiri; (3) tahap pair (berpasangan), pada tahap ini menempatkan siswa ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan dua orang siswa, mempersilahkan siswa melakukan diskusi mengenai pembahasan pada tahap sebelumnya; dan (4) tahap share (berbagi), pada tahap ini siswa perwakilan masing-masing kelompol membagikan hasil pekerjaan di depan kelas untuk selanjutnya didiskusikan; (5) tahap kegiatan penutup, pada tahap ini siswa membuat kesimpulan.Kata kunci: Kooperatif Tipe Think Pair Share, Hasil Belajar, Volume Kubus dan Balok
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA OPERASI HITUNG PECAHAN DI KELAS VII SMP NEGERI 18 PALU Adnyana, I Wayan Purwa Guna; sudarman, Sudarman; Sukayasa, Sukayasa
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.774 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VII SMP Negeri  18 Palu dalam menyelesaikan soal cerita materi operasi hitung pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 2 siswa yang diambil dari 22  siswa kelas VII D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan siswa yaitu kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Kesalahan konseptual yang dilakukan siswa meliputi (1) memahami soal yang di tunjukkan oleh jawaban siswa dalam menuliskan informasi yang diketahui dan yang ditanyakan tidak lengkap, (2) menyamakan penyebut yang disebabkan karena siswa telah menyamakan penyebut namun tidak mengubah pembilangnya, (3) mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa yang menyebabkan pecahan menjadi tak senilai, dan  (4) prinsip karena siswa tidak paham dalam  menerapkan prinsip atau aturan operasi pada pecahan. Sedangkan kesalahan  prosedural yang dilakukan siswa meliputi: (1) prosedur tidak lengkap karena siswa menyelesaikan soal tidak sesuai dengan prosedur penyelesaian soal cerita, (2) prosedur tidak tepat karena pengerjaan siswa secara sembarang. (3) operasi hitung karena siswa salah dalam menentukan hasil operasi.Kata kunci: Analisis Kesalahan, konseptual, prosedural, soal cerita operasi penjumlahan,    pengurangan perkalian dan pembagian pecahan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PERSEORANGAN DAN KELOMPOK KECIL (PPKK) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Eviyana, Eviyana; Jaeng, Maxinus; Usman H.B, Usman H.B
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol 6, No 4 (2019)
Publisher : Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.328 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model PPKK untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIIB SMP Negeri 20 Palu pada materi hubungan antar sudut. Pada model PPKK ada aktivitas perseorangan dan aktivitas kelompok yang dilaksanakan dalam satu pertemuan. Model PPKK dilaksanakan dalam 5 fase. Penelitian ini dilakukandalam dua siklus, setiap siklusnya melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil observasi aktivitas guru siklus I yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan baik, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa siklus I yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan baik, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu memperoleh kriteria taraf keberhasilan sangat baik. Persentase ketuntasan belajar klasikal siklus I yaitu 61,90% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 85,71%. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan penerapan model PPKK dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIIB SMP Negeri 20 Palu pada materi hubungan antar sudut. Kata kunci:  Model PPKK, Prestasi belajar, hubungan antar sudut. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10