cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14124505     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit pada bulan Maret dan September setiap tahun serta nomor suplemen bila dimungkinkan. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian analisis kritis di bidang pendidikan matematika dan atau pembelajarannya.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 3 (2016)" : 39 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA FUNGSI KOMPOSISI DI KELAS XI IPA I SMAN 7 PALU Kastarina, Yuni; Karniman, Teguh S.; Anggraini, Anggraini
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi komposisi di kelas XI IPA 1 SMAN 7 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 25 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada fungsi komposisi di kelas XI IPA I SMAN 7 Palu, dengan delapan komponen yaitu: 1) placement test, 2) team, 3) teaching group,  4) student creative, 5) team study, 6) whole class unit, 7) fact test, dan 8) team scores and team recognition.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TAI, hasil belajar, fungsi komposisi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN MODEL TERPADU MADANI PALU PADA MATERI GARIS SINGGUNG LINGKARAN Ariansyah, Ahmad; Madeali, M. Tawil; Murdiana, I Nyoman
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani Palu pada materi garis singgung lingkaran. Jenis penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBM yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan mengikuti fase-fase, yaitu: 1) pemberian orientasi tentang permasalahan kepada siswa menggunakan gambar, 2) pengorganisasian siswa untuk belajar, 3) pemberian bantuan penyelidikan mandiri dan kelompok, 4) pengembangan dan presentasi hasil karya, dan 5) penganalisisan dan pengevaluasian proses pemecahan masalah.Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar, garis singgung lingkaran
STRATEGI MATHEMATIC CORNER DAN PEMBERIAN REWARD KEPADA SISWA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN Hermiyati, Yosepha Endang
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jalur pendidikan formal yang bertanggung jawab pula pada proses pembentukan karakter siswa. SMK Negeri 7 Palu sebagai salah satu sekolah kejuruan yang fokusnya pada bidang perikanan dan kelautan, mempunyai kecirian tertentu yaitu menerapkan sistem pendidikan semi-militer. Kondisi saat ini, siswa-siswi atau yang disebut dengan taruna-taruni mempunyai tingkat kedisiplinan dan motivasi yang sangat rendah untuk hadir di kelas mengikuti pembelajaran, khususnya mata pelajaran matematika.  Kekurangtertarikan siswa untuk hadir di kelas mengikuti mata pelajaran, merupakan permasalahan yang utama.  Pembelajaran matematika yang disajikan dengan menarik dan metode bervariasi sampai sekarang belumlah cukup mampu mendorong motivasi  belajar siswa.  Strategi baru yang ditawarkan sebagai inovasi pendidikan karakter bagi siswa SMK Negeri 7 Palu adalah strategi Mathematic Corner dan pemberian reward.  Strategi  Mathematic Corner adalah strategi pembelajaran dengan model komunikasi tertulis pada papan informasi.  Display informasi disajikan semenarik mungkin dengan kombinasi warna yang umumnya disukai remaja, sehingga akan menggugah rasa ingin tahu siswa mendekati, membaca dan mengetahui informasi yang disajikan.  Keberadaan Mathematic Corner dikondisikan nyaman dan bersuasana matematika santai, selalu disampaikan kepada siswa saat di kelas, karena informasi Mathematic Corner menyajikan informasi terkait materi pembelajaran di kelas dan tugas-tugas saat itu.  Dengan demikian tidak ada alasan bagi siswa tidak dapat mengerjakan tugas karena berhalangan hadir di kelas. Melalui strategi Mathematic Corner  dan pemberian reward mampu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan kedisiplinan siswa.    Hal ini ditandai oleh peningkatan motivasi belajar, ketepatan waktu menumpulkan tugas dan kehadiran siswa di kelas.  Disamping itu siswa diberi kebebasan untuk berkreasi dan memperoleh pengetahuan dan informasi tanpa tekanan.  Siswa secara sadar, mereka membutuhkan pengetahuan dan informasi yang tersedia di Mathematic Corner.  Strategi pemberian reward ditujukan bagi siswa yang aktif mengikuti informasi yang disajikan pada Mathematic Corner, atau yang berpartisipasi aktif berbagi informasi, artikel, ide-ide, pemikiran atau hal-hal yang berhubungan dengan matematika.  Bentuk reward yang diberikan berupa poin tambahan pada nilai karakter dan nilai matematika.  Reward juga diberikan pada siswa yang memberi jawab pada kuis atau game teka-teki matematika dan bagi siswa yang mempunyai poin paling tinggi, yaitu berbentuk hadiah yang menunjangnya dalam belajar matematika.  Kesimpulan: (1) Mathematic corner dan pemberian reward dapat menciptakan suasana yang kondusif dalam proses pembelajaran.  (2) Mathematic corner dan pemberian reward dapat meningkatkan motivasi taruna/i mengikuti pelajaran, kehadiran taruna/i di dalam kelas dan pencapaian nilai KKM, (3) Mathematic corner dan pemberian reward dapat meningkatkan karakter disiplin siswa.Kata Kunci: Mathematic corner,  reward,  disiplin
ADVERSITY QUOTIENT DAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS TADULAKO TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Bakri, Bakri; Sudarman, Sudarman; Hasbi, Muh.
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Ada dua faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar diri mahasiswa. Satu diantara faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa adalah adversity quotient yang disingkat AQ. Adversity quotient  merupakan  bentuk kecerdasan yang membuat seseorang dapat mengubah hambatan atau kesulitan menjadi sebuah peluang. Peneliti ingin mengetahui tingkat Adversity Quotient dan  Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako tahun akademik 2015/2016. Penelitian menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA  FKIP Universitas Tadulako yang terdaftar pada tahun akademik 2015/2016 yang sudah memiliki IPK. Sampel pada penelitian sebanyak 478 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket yang disebut ARP dan Angket Indeks Prestasi Mahasiswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa berada pada rentang  nilai 1,71 – 3,96 skala 0 - 4. IPK tertinggi dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Fisika, dan IPK terendah dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika. IPK rata-rata mahasiswa  Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako adalah 3,11. Adversity Quotient (AQ) mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako berada pada rentang  skor 88 – 176. AQ tertinggi dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Biologi, dan AQ terendah dicapai oleh mahasiswa  Program Studi Pendidikan Matematika. Tetapi secara umum rata-rata AQ mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako adalah 124,37. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara indeks prestasi mahasiswa dengan Adversity Quotient mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako.Kata kunci: Adversity Quotient, Indeks Prestasi Kumulatif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 13 PALU Musaddad, Ali; Ismaimuza, Dasa; Sudarman, Sudarman
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan  penerapan  model pembelajaran Quantum Teaching yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas lingkaran di kelas VIII SMP Negeri 13 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian  adalah  siswa kelas VIII  SMP  Negeri 13 Palu yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keliling dan luas lingkaran di kelas VIII  SMP  Negeri 13 Palu yaitu dengan fase-fase: 1) tumbuhkan, 2) alami, 3) namai, 4) demonstrasi, 5) ulangi, dan 6) rayakan. Kata kunci: Quantum teaching, hasil belajar, keliling dan luas lingkaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT KELAS X MIA SMA NEGERI 1 BANAWA Hairiyah, Hairiyah; Murdiana, I Nyoman; Linawati, Linawati
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization  yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas X MIA SMA Negeri 1 Banawa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu:  perencanaan,  tindakan, observasi, dan  refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 34 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas X MIA SMA Negeri 1 Banawa, dengan delapan komponen yaitu: 1) tes penempatan, 2) kelompok, 3) mengajar kelompok, 4) materi-materi kurikulum, 5) belajar kelompok, 6) unit seluruh kelas, 7) tes fakta, dan 8) skor kelompok dan rekognisi kelompok.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TAI, hasil belajar, persamaan kuadrat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI HIMPUNAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 BANAWA TENGAH Nurfadila, Nurfadila; Murdiana, I Nyoman; Puluhulawa, Idrus
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Quantum Teaching pada materi himpunan yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Banawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart,  yaitu  1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching pada materi himpunan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Banawa Tengah melalui fase-fase model pembelajaran Quantum Teaching, yaitu : 1) tumbuhkan, memberikan motivasi dengan bahan tayang, 2) alami, menampilkan slide power point yang berkaitan dengan LKS dan memutar musik saat mengerjakan LKS terstruktur, 3) namai, mengarahkan pengetahuan siswa dalam diskusi kelas,  4) pendemonstrasian, memberikan latihan soal yang berhubungan dengan materi kepada siswa yang dilanjutkan dengan siswa mempresentasikanhasil pekerjaannya di depan kelas, 5) ulangi, mengarahkan siswa untuk mengulangi kembali materi yang telah dipelajari melalui penyampaian pengetahuan yang telah diperolehnya serta pemberian pekerjaan rumah sebagai latihan lanjutan, dan 6) rayakan, memberikan penghargaan kelompok.Kata kunci: quantum teaching, hasil belajar, himpunan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 9 PALU PADA BAHASAN KELILING DAN LUAS DAERAH LINGKARAN Katon, Sri; Sukayasa, Sukayasa; Awuy, Evie
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Instruction (PBI) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu pada bahasan keliling dan luas daerah lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 29 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBI dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu pada bahasan keliling dan luas daerah lingkaran dengan mengikuti fase-fase yaitu: 1) orientasi siswa pada masalah, 2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, 3) membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Kata kunci:   Model Problem Based Instruction (PBI), hasil belajar, keliling dan luas daerah lingkaran.
PENGARUH PENGETAHUAN AWAL, KECERDASAN EMOSIONAL DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH DI KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Busra, Busra; Idris, Mustamin; Ismaimuza, Dasa
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstract: The Research aimed at dinding out describing the direct and indirect effects of Prior Knowledge, Emotional Quotiont, and Parents attention on students Achivement of Mathematics in MTs Galang Subdistrict Tolitoli Regency. The Population of the Research was the students MTs Galang Subdistrict, Tolitoli Regency registered in 2015/2016, consisted of 984 students. These samples are taken with probability sampling technique. The data of prior knowledge and toward the mathematics learning which using achievement test, and the data emotional quotient and parents attention are taken with questionnaire. Istrument test cover validity and reliability. Hypotesis  fourth, fifth, sixth, and seventh are using double regression, with significance level α = 0,05. The research findings  indicated that there were significant effect between:First prior knowledge toward themathematics learning with contribution 40,7%. Second, emotional quotient  toward the mathematics learning with contribution 12,1%. Third, parents attention toward the mathematics learning with contribution 11,9%. Forth, prior knowledge and emotional quotient toward the mathematics learning with contribution 45,2%. Fifth, prior knowledge and parents attention toward the mathematics learning with contribution 43,7%. Sixth, emotional quotient and parents attention toward the mathematics learning with contribution 20,1%  and Seventh, prior knowledge, emotional quotient, and parents attention toward the mathematics learning with contribution 47,4%.Keywords: prior knowledge, emotional quotiont,parents attention, toward the mathematics learning
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rahman, Abdul
AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidikan adalah suatu proses enkulturasi, berfungsi mewariskan nilai-nilai dan prestasi masa lalu ke generasi mendatang. Nilai-nilai dan prestasi itu merupakan kebanggaan bangsa dan menjadikan bangsa itu dikenal oleh bangsa-bangsa lain. Selain mewariskan, pendidikan juga memiliki fungsi untuk mengembangkan nilai-nilai budaya dan prestasi masa lalu itu menjadi nilai-nilai budaya bangsa yang sesuai dengan kehidupan masa kini dan masa yang akan datang, serta mengembangkan prestasi baru yang menjadi karakter baru bangsa. Oleh karena itu, pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan inti dari suatu proses pendidikan. Integrasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran dimaksudkan sebagai suatu proses pengenalan nilai-nilai, fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai, dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran, selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan, juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari/peduli, dan menginternalisasi nilai-nilai dan menjadikannya perilaku. Kata Kunci: Karakter, Pendidikan Karakter, Pembelajaran Matematika.

Page 2 of 4 | Total Record : 39