cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Kota Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi
ISSN : 2338493X     EISSN : 2809574X     DOI : -
Core Subject : Science,
Coding adalah Jurnal ilmiah elektronik yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian di bidang komputer dan sistem informasi. Jurnal Coding memiliki karakteristik khas karena memadukan berbagai cabang dalam bidang Ilmu Komputer, sehingga memiliki artikel yang komprehensif. Jurnal Coding terbit 3 nomor dalam setahuan, yakni di Bulan April, September, dan Desember. Jurnal Coding telah terindeks oleh Google Scholar dan Garuda, dan akan terus diperbaharui untuk mengikuti perkembangan.
Arjuna Subject : -
Articles 409 Documents
Implementasi Metode Multi Atribute Utility Theory (MAUT) Dalam Penentuan Karyawan Pemanen Kelapa Sawit Terbaik (Studi Kasus: PT. Perkebunan Nusantara XIII Ngabang) Sari, Ita Permata; Hidayati, Rahmi; Ristian, Uray
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 11, No 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v11i1.58687

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII Ngabang merupakan perusahaan penghasil kelapa sawit berlokasi di Provinsi Kalimantan Barat. PT.Perkebunan Nusantara XIII Ngabang adalah merupakan perusahaan BUMN perkebunan di wilayah Kalimantan Barat. Perkebunan PTPN menentukan pemilihan karyawan pemanen terbaik dikarenakan kontribusi pemanen yang besar untuk menentukan hasil dari perkebunan. Dalam menentukan karyawan panen terbaik ini banyak permasalahan yang belum objektif. Dari permasalahan tersebut perusahaan membutuhkan sistem yang membantu untuk memberikan rekomendasi karyawan pemanen terbaik. Banyaknya jumlah data karyawan mengakibatkan belum maksimalnya cara penentuan karyawan pemanen terbaik sehingga dibutuhkan sistem penentuan karyawan terbaik menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) yang dapat menentukan karyawan pemanen terbaik yang lebih terstruktur. Metode MAUT merupakan suatu metode yang perbandingan kuantitatifnya mengkombinasikan perhitungan dengan hasil resiko dan keuntungan yang tidak sama digunakan untuk merubah dari beberapa ke nilai dengan skala 0-1 dimana 0 mewakili nilai terburuk dan 1 dengan nilai terbaik. Hasil akhir dari penelitian ini dipengaruhi oleh kriteria dan bobot. Hasil dari pengujian yang dilakukan menggunakan beberapa kriteria seperti kehadiran, jumlah buah, jumlah brondolan dan jumlah penol dimana data pegawai sebanyak 21 karyawan. Pada hasil penelitian yang memiliki nilai tertinggi yaitu alternatif kp4 dengan nilai 96,67.
Sistem Kendali Atap Dan Pengeringan Gabah Berbasis Internet Of Things Irham, Irham; Bahri, Syamsul; Ristian, Uray
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 11, No 2 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v11i2.59032

Abstract

Gabah adalah nama olahan padi yang telah dirontokan dari tangkai tanaman   padi. Setelah dirontokan, gabah yang sudah terkumpul kemudian dijemur di   lapangan terbuka supaya dapat memaksimalkan cahaya matahari. Faktor cuaca   menjadi salah satu penyebab permasalahan penjemuran gabah. Untuk mengatasi   permasalahan tersebut dibangunlah sebuah sistem kendali atap untuk penjemuran   gabah. Dengan menggunakan sistem kendali ini petani tidak perlu berjaga   selama penjemuran berlangsung dan melakukan pemantauan dari jarak jauh.   Penerapan konsep Internet of Things pada sistem sehingga komunikasi data yang   dilakukan perangkat keras dan perangkat lunak dilakukan melalui media internet. Pengujian   proses pengendalian dan pemantauan pada sistem kendali atap adalah kondisi   berdasarkan nilai suhu, nilai cahaya dan nilai hujan. Hasil pengujian dari sensor   suhu dan termometer memiliki nilai perbandingan sebesar 3,4% yang membuktikan bahwa suhu yang dideteksi sensor yang digunakan tidak jauh berbeda dengan suhu yang dideteksi oleh alat pengukur suhu, sensor LDR memiliki output digital dan mengindikasikan terang dengan nilai 0 dan gelap dengan nilai 1,   sensor hujan menggunakan interpretasi nilai 1 jika   sensor dalam kondisi basah dan nilai yang dideteksi oleh sensor kurang dari 950 dan akan bernilai 0 jika sensor dalam keadaan kering dengan nilai yang dideteksi sensor lebih dari 950.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN PENYAKIT MENULAR MENGGUNAKAN PENGUKURAN EPIDEMIOLOGI BERBASIS WEBSITE Muhammad Febri Nugroho; Nurul Mutiah; Syahru Rahmayuda
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i01.51324

Abstract

Penyakit menular merupakan infeksi yang disebabkan oleh agen biologi seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi karena lajunya penularannya serta dapat mengancam kesehatan. Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara harus mencegah terjadinya peningkatan kasus penyakit menular agar tidak meluas. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian di Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara untuk membangun sebuah sistem informasi geografis pemetaan penyakit menular yang dapat memudahkan proses identifikasi penyebaran penyakit menular disuatu wilayah. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan pemetaan penyakit menular adalah pengukuran epidemiologi yang melakukan penilaian terhadap keadaan suatu penyakit dalam suatu populasi untuk menghitung frekuensi penyakit. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi geografis berbasis website yang menyampaikan informasi kasus penyakit menular dalam bentuk peta digital dan grafik agar masyarakat lebih mudah dalam memahami informasi yang diterima, serta pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara dengan mudah mengindentifikasi penyebaran penyakit menular di wilayah kerjanya, sehingga dapat mencegah peningkatan kasus yang disebabkan oleh penyakit menular. Sistem ini telah dilakukan pengujian fungsional sistem menggunakan metode black box testing dan memperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan pengujian antarmuka sistem dilakukan kepada 58 responden melalui kuesioner online memperoleh hasil persentase 81,76%.
Sistem Pemantauan dan Pengontrolan pada Rumah Budi Daya Burung Walet Berbasis Internet of Things hamdi hamdi; Ikhwan Ruslianto; Suhardi Suhardi
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55974

Abstract

Burung walet menyenangi tempat yang bersuhu relatif rendah sebagai tempat membuat sarang, Suhu dan kelembapan optimum di dalam gedung dibutuhkan walet sebagai zona nyaman untuk beristirahat. Suhu dan kelembapan udara yang terlalu rendah maupun tinggi akan mengurangi produktivitas sarang dan kenyamanan walet serta memilih tempat yang pencahayaan mendekati gelap total sebagai tempat bersarang. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memantau dan mengontrol suhu, kelembapan udara, tinggi air, intensitas cahaya dan suara speaker sesuai kebutuhan yang ada di rumah burung walet  melalui website. Penelitian ini menggunakan sistem berbasis Internet of Things untuk pemantauan dan pengontrolan di rumah burung walet. NodeMCU ESP32 dan Wemos D1 Mini digunakan sebagai kendali keseluruhan komponen perangkat keras dan perangkat lunak. Sensor DHT11 untuk pembacaan suhu udara dan kelembapan udara, sensor ultrasonik untuk pembacaan tinggi air dan sensor LDR untuk pembacaan intensitas cahaya. Pengguna dapat melakukan pengontrolan pada perangkat keras secara otomatis dan manual melalui website. Pengujian pembacaan suhu udara mendapatkan nilai error sebesar 0,39%, nilai error kelembapan udara sebesar 0,77%, nilai error tinggi air sebesar 2,55% serta nilai error intensitas cahaya sebesar 1,73%.Kata kunci: Burung Walet, Internet of Things, Website, Sensor.
SISTEM PENILAIAN KINERJA TALENT UNTUK MENENTUKAN TIER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SMARTER (Studi Kasus: PT. MainGames Indonesia) Tamara Apsari; Renny Puspita Sari; Ilhamsyah Ilhamsyah
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i03.58177

Abstract

PT MainGames Indonesia merupakan perusahaan penerbit dan media game yang bebasis di Jakarta. Perusahaan ini merekrut talent yaitu streamer game untuk menjadi mitra perusahaan mereka. Dalam prosesnya, perusahaan ini melakukan penilaian performa kinerja talent yang direkrut untuk menetukan tier dan besaran nilai balas jasa yang akan diberikan. Menentukan besaran nilai balas jasa yang sesuai dengan kinerja talent tentu bukan hal yang mudah. Pemanfaatan teknologi diharapkan menjadi sebuah solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada penelitian ini diusulkan sebuah sistem penilaian kinerja talent untuk menentukan besaran nilai balas jasa yang sesuai untuk dibayarkan. Kriteria yang digunakan adalah followers, watch hours, star, subscriptions, live & video ads. Untuk melakukan perhitungan nilai talent penelitian mengimplementasikan metode SMARTER. Metode SMARTER merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menentukan keputusan dengan mempertimbangkan banyak kriteria (multi criteria). Metode SMARTER merupakan pengembangan dari metode sebelumnya yaitu SMART dan SMARTS. Dari hasil perhitungan metode SMARTER didapatkan hasil akhir berupa tier tiap talent yaitu, dua talent dikategorikan kedalam tier S, tujuh talent dikategorikan  kedalam tier A, sembilan talent dikategorikan kedalam tier B, dan dua talent dikategorikan kedalam tier C. Hasil pengujian antarmuka sistem menunjukan antarmuka dapat  disimpulkan memiliki nilai  sangat baik dengan nilai akhir pehitungan pengujian antarmuka yaitu 84,97%.
Sistem Rekomendasi Pemilihan Dan Reservasi Indekos Menggunakan Metode VIKOR (Studi Kasus: Area Universitas Tanjungpura) Rahman, Reiza Aditya; Midyanti, Dwi Marisa; Sari, Renny Puspita
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 11, No 2 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v11i2.50935

Abstract

Pertumbuhan jumlah mahasiswa yang signifikan pada Universitas Tanjungpura mengakibatkan kebutuhan akan tempat tinggal sementara atau yang biasa disebut dengan rumah kos atau  indekos meningkat. Sebagian mahasiswa menyadari bahwa sulitnya mendapatkan informasi tentang keberadaan serta fasilitas yang ada pada indekos adalah sebuah tantangan tersendiri dikarenakan pencarian masih dilakukan dengan cara berkeliling di area UNTAN untuk memperoleh informasi, setelah itu mahasiswa harus dihadapkan dengan pemilihan tempat indekos yang ideal. Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem pendukung keputusan yang memberikan hasil perangkingan kepada mahasiswa sebagai bahan pertimbangan untuk memilih indekos yang ideal serta mampu memberikan informasi kamar yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode VIKOR yang merupakan salah satu metode analisis pengambilan keputusan multi kriteria yang berguna untuk memecahkan permasalahan kriteria yang bertentangan dan satuan yang tidak sama. Kriteria yang digunakan meliputi luas kamar, fasilitas kamar, fasilitas indekos, biaya perbulan, dan jarak ke UNTAN. Dengan simulasi perhitungan yang dilakukan didapatkan hasil Kos Bunda A sebagai peringkat terbaik dengan nilai 0,014 sedangkan peringkat terakhir Kos Nur dengan nilai 0,981. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sistem layak digunakan mahasiswa dengan memilih ranking indekos teratas setelah melalui perhitungan dan kondisi dari VIKOR berdasarkan kriteria serta memastikan ketersediaan kamar dengan reservasi.
PURWARUPA SISTEM MONITORING DAN KENDALI PADA RUANG SERVER DENGAN TEKNOLOGI WIRELESS SENSOR NETWORK BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS GEDUNG UPT.TIK UNTAN) M Agus Prastyio; Dedi Triyanto; Tedy Rismawan
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 02 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i02.49648

Abstract

Ruang server adalah sebuah ruangan yang berisi instalasi komputer server baik secara tunggal maupun jaringan. Ruang server digunakan untuk menyimpan fisik server (aplikasi dan database), perangkat jaringan (router dan hub) dan perangkat yang terkait dengan operasional sistem sehari-hari. Pentingnya peranan server menyebabkan ruangan server harus selalu dipantau. Kondisi ruang server yang dapat dipantau antara lain suhu, kelembaban, intensitas cahaya, arus listrik, dan tegangan listrik. Proses untuk melakukan pemantauan menerapkan konsep teknologi Wireless Sensor Network(WSN) yaitu komunikasi data yang dilakukan menggunakan jaringan wireless (tanpa kabel). Perangkat keras yang digunakan adalah Wemos DI R2 Mini, Sensor DHT11, Sensor BH1750, Sensor ACS712, Sensor ZMPT101B, dan Modul Relay. Hasil pembacaan sensor akan dipantau melalui antarmuka website yang dibangun menggunakan ReactJS dan NodeJS.  Kendali otomatis diterapkan pada lampu dan kipas dalam bentuk prototype. Pada proses pengujian terdapat selisih pengukuran yang dilakukan sensor dengan alat ukur. Sensor BH1750 memiliki selisih error 1,23% pada intensitas cahaya redup dan 0,4% pada intensitas cahaya terang, Sensor DHT11 memiliki selisih error 1,66% pada suhu normal, 1,11% pada suhu panas dan 4% pada kelembaban, Sensor ACS712 memiliki selisih error 1,38%, dan Sensor ZMPT101B memliki selisih error 0%. Dengan selisih error kecil maka perangkat sensor yang digunakan dapat melakukan pemantauan keadaan ruang server secara akurat.
SISTEM MONITORING DAN KENDALI TANAMAN HIDROPONIK INDOOR FARMING MENGGUNAKAN LED GROW LIGHT BERBASIS WEBSITE Nurazura Alfahira; Dedi Triyanto; Irma Nirmala
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v9i03.50908

Abstract

Pembibitan merupakan tahap awal yang dilakukan pada tanaman hidroponik. Beberapa faktor yang mempengaruhi pembibitan pada tanaman hidroponik yaitu suhu, kelembapan rockwool, nutrisi dan cahaya. Saat ini petani sayur hidroponik masih melakukan pembibitan tanaman hidroponik secara manual atau konvensional, sehingga pemantauan pembibitan sulit untuk dilakukan. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem hidroponik indoor farming menggunakan led grow light yang dapat melakukan pemantauan dan pengendalian secara otomatis melalui website. Sistem terdiri dari node sensor dan node controller. Node sensor berfungsi melakukan pengukuran suhu, kelembapan dan nutrisi  kemudian di tampilkan secara realtime melalui antarmuka website. Node controller berfungsi mengendalikan suhu, nutrisi, penyiraman tanaman, dan lama penyinaran cahaya led grow light. Saat suhu udara melebihi batas maksimum, maka kipas aktif. Ketika nilai nutrisi kurang dari batas minimum, maka pompa nutrisi aktif, sedangkan jika nilai nutrisi melebihi batas maksimum, maka pompa air aktif. Apabila waktu sekarang diantara rentang waktu hidup dan waktu mati maka led grow light dan pompa siram aktif, selain dari rentang waktu hidup dan waktu mati maka led grow light dan pompa siram mati.Pengaruh led grow light terhadap pembibitan tanaman hidroponik yaitu tanaman mempunyai daun lebih lebar dan batang yang kokoh dibanding tanaman yang tidak menggunakan led grow light.Kata Kunci: Pembibitan Hidroponik, Indoor Farming, Led Grow light, Node Controller, Node Sensor.
PERBANDINGAN METODE TEMPLATE MATCHING DENGAN K-NEAREST NEIGHBOUR DALAM IDENTIFIKASI KARAKTER (STUDI KASUS: PADA PLAT KENDARAAN) Andry Tanu Wijaya; Sampe Hotlan Sitorus; Uray Ristian
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i01.54209

Abstract

Identifikasi karakter plat nomor kendaraan merupakan salah satu upaya mempermudah pelacakan plat kendaraan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan cara mengidentifikasi citra karakter plat nomor kendaraan pribadi dengan keluaran berupa text dan angka. Salah satu permasalahan dalam identifikasi karakter pada plat nomor yang biasa dihadapi adalah identifikasi plat nomor yang masih dilakukan secara manual, Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi untuk identifikasi karakter plat nomor kendaraan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Template Matching dengan mencocokan setiap angka dan huruf yang di uji dengan mencari nilai eror terkecil, dan K-Nearest Neighbour dengan mengklasifikasikan nilai tetangga terdekat dari perbandingan data latih yang digunakan dengan membandingkan kedua metode yang digunakan dalam penelitian, metode K-Nearest Neighbour mendapatkan nilai akurasi terbaik dikarenakan hasil yang lebih akurat. Pengujian dilakukan menggunakan 30 data uji, data yang diuji menggunakan 3 varian jarak yaitu 25cm, 75cm, dan 150cm. Setiap jarak diambil 10 data uji dengan keadaan kendaraan tidak bergerak. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh nilai akurasi dalam membaca karakter pada plat kendaraan dengan menggunakan metode Template Matching sebesar 70,4% dan akurasi  dalam membaca plat kendaraan sebesar 3,33%. Adapun nilai akurasi dari metode K-Nearest Neighbour sebesar 74,6% dan akurasi dalam membaca plat kendaraan sebesar 3,33%.
EVALUASI KUALITAS LAYANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 DAN HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY (HOT) FIT Laila Rasyidah; Renny Puspita Sari; Nurul Mutiah
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v10i02.55096

Abstract

Ketersediaan informasi saat ini sangat mudah ditemukan pada era majunya perkembangan teknologi. Banyak media menyediakan berbagai informasi secara online, seperti layanan situs website yang merupakan sebuah kumpulan halaman pada suatu domain diinternet yang bisa diakses melalui url atau homepage. Sebuah situs website memiliki tujuan tertentu dan memudahkan pengguna mengakses informasi dari server untuk menampilkannya melalui web browser. Dengan semakin pesat perkembangan Teknologi Informasi (TI) membuat organisasi pemerintah maupun non-pemerintah meningkatkan kualitas layanan yang dimilikinya untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Begitu juga dengan layanan teknologi informasi yang dikelola oleh Kementerian Agama Kalimantan Barat (KEMENAG KALBAR) berupa website layanan informasi pemerintah terutama pada Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas layanan pada Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) dan atribut yang sangat berpengaruh pada Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) menggunakan metode Human Organization Technology (HOT) Fit dan Webqual 4.0. Metode Hot Fit dan Webqual 4.0 dapat menilai kepuasan menurut persepsi pengguna terhadap layanan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika). Dengan berdasarkan dimensi HOT Fit model untuk membuat kuesioner yaitu menggunakan dimensi dari Human, Organization, Technology dan Net Benefit. Kuesioner penelitian ini disebar kepada 100 orang responden yang menggunakan layanan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika), yaitu dengan menganalisis dari hasil nilai rata-rata tiap dimensi pada kualitas layanan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika). Nilai kualitas layanan yang dihasilkan pada penelitian ini yaitu 3,7475 yang artinya kualitas layanan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) dapat dikatakan sudah memuaskan pengguna. Rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini dengan menggunakan Action Priority Matrix dan terdapat 15 atribut yang akan dilakukan perbaikan untuk digunakan sebagai rekomendasi kepada pihak Kantor Kementerian Agama Kalimantan Barat (KEMENAG KALBAR) terhadap layanan Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Simpatika) Kota Pontianak.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Edisi Desember 2025 Vol 13, No 2 (2025): Edisi September 2025 Vol 13, No 1 (2025): Edisi April 2025 Vol 12, No 3 (2024): Edisi Desember 2024 Vol 12, No 2 (2024): Edisi September 2024 Vol 12, No 1 (2024): Edisi April 2024 Vol 11, No 3 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi April 2023 Vol 10, No 03 (2022): Edisi Desember 2022 Vol 10, No 02 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 01 (2022): Edisi April 2022 Vol 9, No 03 (2021): Edisi Desember 2021 Vol 9, No 02 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 01 (2021): Edisi April 2021 Vol 8, No 3 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 8, No 1 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 03 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 02 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 7, No 01 (2019): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Coding Siskom Untan Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 3, No 1 (2015): Coding Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Coding Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer Vol 1, No 1 (2013): Jurnal CODING Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Coding Sistem Komputer More Issue