Articles
81 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013"
:
81 Documents
clear
Alat Ukur Multifungsi Bagi Penyandang Tunanetra
Agus Mulyana;
Awal Arif Budiman
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.575 KB)
Alat ukur yang tersebar dimasyarakat kebanyakan dirancang untuk orang yang memiliki kondisi fisik normal, dengan alas an ini muncul ide untuk merancang dan membuat alat ukur multifungsi yang dapat dipergunakan untuk semua kalangan baik yang memiliki kondisi fisik yang sempurna maupun kalangan yang kurang sempurna contohnya tunanetra tanpa harus dibantu oleh orang lain yang memiliki kondisi yang lebih sempurna.  Pembuatan alat ukur multifungsi(tinggi,berat dan suhu badan)  ini memanfaatkan alat-alat elektronik antara lain untuk mengukur tinggi badan menggunakan sensor ping, untuk mengukur berat badan memanfaatkan timbangan badan yang digital,  untuk mengukur suhu badan menggunakan SHT 75, ADC untuk mengubah data analog menjadi digital,  mikrokontroler BS2P40 sebagai pengontrol kerja komponen lain dan pengolah data yang dite rima dari setiap alat ukur dan Modul  Embedded MP3 Module TDB380 sebagai komponen elektronik yang mengolah data pada mikrokontroler menjadi suara,  dan memanfaarkan speaker untuk media keluarannya yaitu suara.  Pengujian alat ukut multifungsi dilakukan terhadap 7 orang dengan parameter 3 yaitu tinggi, berat dan suhu badan, nilai error untuk tinggi badan sebesar 0%, nilai error berat badan 0.67% dan nilai error suhu badan adalah 0.47%. Alat pengukur multifungsi ini berhasil dan dapat digunakan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Pengajuan Judul Tugas Akhir dan Skripsi Berbasis Web Service
Andri Andri;
Tri Sutrisno
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.045 KB)
Web Service memungkinkan kita dapat menghubungkan berbagai jenis software yang memiliki platform, basis data dan sistem operasi yang berbeda untuk saling bertukar data. Universitas Bina Darma Palembang merupakan universitas yang memiliki berbagai macam sistem yang berguna untuk menunjang kegiatan kampus dan perkuliahan dengan fungsionalitasnya masing -masing.Dalam hal pengajuan judul tugas akhir dan skripsi, mahasiswa harus menyerahkan berkas persyaratan untuk mendapatkan persetujuan dari tiap bagian.Hal ini yang sering memakan waktu yang cukup lama. Untuk itu guna mempermudah mahasiswa dalam mengajukan judul tugas akhir dan skripsi, maka akan dirancang sebuah sistem berbasis web, dengan memanfaatkan teknologi web service untuk menghubungkan sistem informasi yang sudah ada. Web service dapat diterapkan pada konsep arsitektur SOA (Service Oriented Architecture) yang merupakan model arsitektur untuk membuat suatu sistem sebagai service.
Algoritma Latent Semantic Analysis (LSA) Pada Peringkas Dokumen Otomatis Untuk Proses Clustering Dokumen
Luthfiarta, Ardytha;
Zeniarja, Junta;
Salam, Abu
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi pengklasteran dokumen memiliki peran yang signifkan dalam kemajuan teknologi informasi, diantaranya mempunyai peranan penting dalam pengembangan web di bidang akurasi kategorisasi keyword otomatis pada search engine, kategorisasi berita untuk surat kabar elektronik, peningkatan rating situs dengan teknologi Search Engine Optimization (SEO) dan sangat memungkinkan untuk diimplementasikan dalam berbagai teknologi informasi lainnya, oleh karena  itu diperlukan penelitian untuk meningkatkan ketepatan akurasi dalam pengklasteran dokumen. Dalam penelitian ini Algoritma  Latent Semantic Analysis  (LSA) dapat melakukan proses reduksi kalimat dengan lebih baik dibandingkan algoritma Feature Based sehingg a mendapatkan hasil akurasi proses clustering dokumen yang lebih akurat.Beberapa tahapan clustering dalam penelitian ini, yaitu preprocessing, peringkas dokumen otomatis  dengan metode fitur,  peringkas dokumen otomatis dengan  LSA, pembobotan kata,  dan algoritma clustering.Hasil penelitian menunjukkan  tingkat akurasi menggunakan peringkas dokumen otomatis  dengan LSA dalam  proses clusteringdokumen  mencapai  71,04  %yang diperoleh pada tingkat peringkas dokumen otomatisdengan  LSA  40%  dibandingkan dengan hasil clustering tanpa peringkas dokumen otomatis yang hanya mencapai tingkat akurasi 65,97  %.
Konsep Penambahan High Pass Filter pada Pengenalan Pola Metode SIFT
Argo Wibowo
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.909 KB)
Salah satu tools pengenalan obyek yang sedang banyak dikembangkan saat ini adalah Vuforia. Metode pengenalan yang digunakan adalah metode SIFT (Scale Invariant Feature Transform). Metode SIFT cukup cepat dalam mengenali obyek. Obyek yang dapat dikenal baik  adalah obyek yang memiliki kontras yang sangat jelas, tetapi tidak semua obyek memiliki kontras yang jelas. Oleh karena itu diperlukan suatu penambahan tapis untuk mendapatkan kontras yang jelas dari suatu obyek. High Pass Filter  merupakan salah satu metode penapisan yang baik untuk menegaskan kontras.  High Pass Filter  akan ditambahkan sebagai filter sebelum obyek dikenali dengan metode SIFT. Dengan menggunakan  High Pass Filter  maka diharapkan obyek yang memiliki kontras yang kabur dapat dikenali dengan baik. Obyek yang akan dicoba adalah obyek dengan kontras kabur, yaitu keris.
Aplikasi Permai nan Battleship Menggunakan Algoritma Runut - Balik Dengan Breadth First Search
Arif Aliyanto;
Felix Novendo Ishak
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.598 KB)
Battleshi p merupakan permainan berjenis  board  game.   Cara  memainkannya  dengan   menembakan  kotak-kotak   yang kosong   pada   papan  permainan   sampai   salah   satu   menang   antara   pemain   atau   komputer   (AI).  Permainan battleship   ini   berbasis   komputer   memiliki   kecerdasan   buatan   atau  Artificial  Intell igence  ( AI)  sehingga  permainan  initidak  membutuhkan  dua  orang untuk  bermain.  Selain  juga  t idak  memerlukan  dua  orang  untuk  bermain,  pemain juga dapatmenimat i  permainan  battleship  ini  dengan  kecerdasan  buatan  (AI)  y ang  dilengkapi   dengan   algoritma   atau   metode. Metode   y ang   diambi l   sebagai  pembuatan   permainan   battleship   i ni   adalah   algoritma   backtracking   denganmenggunakan  metode  BFS.  Tujuan   dari   pembuatan   aplikasi   ini   adal ah   agar   pemain   yang   ingin  memainkan permainan   bat tleshi p   ini   dapat   menjalankan   apl ikasi   ini   dengan  algoritma  yang  sudah  dilengkapi  dengan  pencariansolusi  y ang  dibuat.  Gambaran permainan  battleship  ini  sepert i  permainan  yang  saling  menghancurkan,  tetapi y ang  temay ang   diambil  dalam  pembuatan  aplikasi  ini  adalah  apakah  pencarian  solusi   dengan   menggunakan   algoritma backtrac king  metode  BFS  merupakan  metode  atau  algoritma   y ang  sangat  efisien  dalam  aplikasi  permainan  battleshipini.  Aplikasi   permainan   battleship   ini   dibuat   dengan  menggunakan   metode  waterfall   dengan   pemodelan   Uni fied Modeling  Language   (UML).  Serta  menerapkan   algoritma   backtracking  metode   BFS.   Apli kasi   menggunakan penerapan  pencarian  solusi  yang  digunakan  dengan  menggunakan  algoritma backtracking.  Aplikasi  ini  dapat  digunakansebagai  media  hiburan.  Selain  sebagai  media   hiburan,   aplikasi   ini   pun  dapat   dikembangkan  dengan  fitur   y ang  lebihmenarik lagi.
Penentuan Jarak Terpendek dan Jarak Terpendek Alternatif Menggunakan Algoritma Dijkstra Serta Estimasi Waktu Tempuh
Asti Ratnasari;
Farida Ardiani;
Feny Nurvita A.
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.44 KB)
Algoritma dijkstra merupakan salah satu algoritma yang digunakan untuk mencari jarak terpendek dalam suatu  graf. Prinsip greedy  (serakah)  oleh algoritma dijkstra digunakan untuk memecahkan masalah  jalur  terpendek pada sebuah graf. Implementasi sistem yang dibuat digunakan untuk  mencari  jarak  terpendek, jarak terpendek alternatif serta  estimasi waktu tempuh  dalam sebuah graf.  Hasil yang didapatkan dari implementasi sistem ini  adalah  mampu  menemukan  jarak terpendek dan jarak terpendek alternatif ketika terjadi hambatan  (pemblokiran jalan)  pada  jalur  terpendek  utama  dan  juga dapat mengetahui estimasi waktu tempuhnya.
Sistem Informasi Distribusi Obat pada PT. Fiva Medika Farma menggunakan Metode Distribution Requirement Planning (DRP)
Baibul Tujni
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.629 KB)
PT. Fiva Medika Farma merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi obat, di dalam   melakukan penyimpanan dan pengentrian data masih secara manual. Kemungkinan banyak kesalahan dan memakan waktu lama hingga dalam proses pengolahan data persediaan masih terdapat kekeliruan dan tidak akurat. Pada penulisan ini di terapkan sistem komputerisasi pada sistem  Distribusi Obat pada PT. Fiva Medika Farma dengan metode Distribution Requirement Planning. Penerapan sistem secara  komputerisasi ini akan lebih efisien dibandingkan dengan sekarang yang masih secara manual. Dalam hal ini, untuk peramalan penulis menggunakan metode Distribution Requirement Planning dengan bahasa pemrograman PHP dan database MYSQL. Proses ini diharapkan dapat melakukan pengolahan data persediaan dengan cepat dan akurat.
Desain Kontrol PWM Pengatur Kecepatan Motor BLDC Untuk Mobil Listrik
Bambang Sujanarko
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.065 KB)
Pulse Width Modulation (PWM) merupakan  sistem utama  dalam  pengaturan  kecepatan motor Brushless Direct Current (BLDC) berdaya besar, seperti halnya motor BLDC untuk mobil listrik.  Pengatur  kecepatan  seperti itu sudah ada di pasaran, akan tetapi pada pengatur  kecepatan tersebut masih memiliki  kelemahan, diantaranya konsumsi  energi  tinggi, tidak mudah  dimodifikasi dan tentu saja harganya mahal. Pada penelitian ini didesain suatu kontrol PWM  untuk  mengatasi kekurangan-kekurangan  tersebut. Hasil pengujian  menunjukkan bahwa  kontrol   yang didesain memiliki rangkaian yang lebih sederhana, konsumsi energi yang lebih efisien, dapat digunakan untuk frekuensi yang beragam,  dan memiliki kompatibilitas yang baik teradap berbagai jenis komponen elektronika daya,  sehingga mudah   dimodifikasi untuk  pengatur kecepatan  mobil listrik dengan  kemampuan daya yang berbeda-beda.
Peta Layanan Informasi Publik Pada Website Pemerintah Kabupaten Di Jawa Tengah
Budi Widjajanto;
Yuliman Purwanto;
Nova Rijati
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.125 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi layanan informasi publik pada website pemerintah. Metode yang dilakukan adalah studi pustaka, dokumentasi dan observasi website Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Cilacap, Kudus, Semarang, Pekalongan dan Kebumen sebagai sampel. Tujuan observasi adalah untuk mengidentifikasi layanan-layanan pada website pemerintah kabupaten berdasarkan tingkatan e-government, kualitas informasi dan ketersediaan konten informasi pubik pada website berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta melakukan diskusi terarah dengan pihak-pihak yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 website pemerintah kebupaten masih bersifat “informatif†dan didukung dengan informasi yang berkualitas. Sedangkan konten informasi publik berdasarkan UU No.14/2008 pada situs pemerintah kabupaten di Jawa Tengah adalah 43%.
Data Mining dengan Algoritma Fuzzy C-Means Clustering Dalam Kasus Penjualan di PT Sepatu Bata
Cakra Ramadhana;
Yohana Dewi Lulu W;
Kartina Diah K. W.
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.377 KB)
Data transaksi di sebuah perusahaan  retail  selalu bertambah seiring dengan perubahan waktu. Data-data tersebut menjadi tumpukan data dalam jumlah yang sangat besar. Dengan memanfaatkan data -data tersebut, proses penggalian data sebagai informasi penting bagi perusahaan dapat dilakukan dengan analisis yang le bih dalam. Salah satu informasinya  adalah produk yang laris dan tidak laris  di pasaran. Untuk mengetahui hal tersebut,  maka dirancang sebuah aplikasi yang berbasis Visual Basic yang mengelola informasi dari data penjualan dengan  menggunakan metode Fuzzy C-Means. Data-data perusahaan berupa jumlah invoice, jumlah barang, dan jenis barang (artikel) sejumlah 1068 record diolah serta dilakukan analisa untuk periode data selama dua bulan, yakni Januari 2013 hingga Februari 2013.  Metode Fuzzy C-Means pada aplikasi ini menghasilkan output berupa tiga cluster yaitu laris sebanyak 84,12% produk, kurang laris sebanyak 12,69% produk, dan sangat laris sebanyak 3,17% produk. Berdasarkan hasil pengujian, algoritma Fuzzy C-Means sesuai pada kasus penjualan di PT Sepatu Bata yang diperoleh dengan adanya 91,2% karyawan toko PT Sepatu Bata yang menyatakan bahwa aplikasi ini bekerja dengan sangat baik.