cover
Contact Name
Hanny Haryanto
Contact Email
hanny.haryanto@dsn.dinus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hanny.haryanto@dsn.dinus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi
ISSN : 14122693     EISSN : 23562579     DOI : -
Topik dari jurnal Techno.Com adalah sebagai berikut (namun tidak terbatas pada topik berikut) : Digital Signal Processing, Human Computer Interaction, IT Governance, Networking Technology, Optical Communication Technology, New Media Technology, Information Search Engine, Multimedia, Computer Vision, Information Retrieval, Intelligent System, Distributed Computing System, Mobile Processing, Computer Network Security, Natural Language Processing, Business Process, Cognitive Systems, Software Engineering, Programming Methodology and Paradigm, Data Engineering, Information Management, Knowledge Based Management System, Game Technolog
Arjuna Subject : -
Articles 737 Documents
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE FUZZY DATABASE MODEL TAHANI Andri Saputra; M. Fariz Januarsyah
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.582 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1079

Abstract

Proses seleksi Kelompok Lumbung Pangan penerima Bantuan Sosial (Bansos) di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi informasi dalam mendukung kinerja stakeholder yang berkepentingan di dalamnya. Proses seleksi kelompok lumbung pangan penerima bantuan sosial di Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Sumatera Selatan sendiri masih menemui kendala, selain memerlukan waktu yang cukup lama karena dilakukan dengan cara mengamati berkas kelengkapan setiap kelompok lumbung pangan, kemudian membandingkan kelompok lumbung pangan satu dengan kelompok lumbung pangan lainnya untuk selanjutnya menimbang-nimbang dan memperkirakan kelompok lumbung pangan mana yang paling pantas sebagai kandidat penerima dana bantuan sosial. Dalam penelitian ini dibuat suatu sistem pendukung keputusan menggunakan metode logika fuzzy database dengan teknik pemodelan model Tahani, metode ini merupakan salah satu bagian dari fuzzy logic, dan mampu mengolah data dengan cepat dan tepat karena penilaian yang dilakukan berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan dimana setiap kriteria memiliki nilai bobot yang berbeda. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sistem pendukung keputusan berbasis web digunakan oleh badan ketahanan pangan subbidang distribusi pangan untuk mempermudah kinerja dalam pengambilan keputusan, sehingga keputusan tersebut dapat diambil secara cepat dan tepat. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Logika Fuzzy Database Model Tahani,  Berbasis Web.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN DI DESA CURUT KECAMATAN PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN JAWA TENGAH MG. Catur Yuantari; Arif Kurniadi; - Ngatindriatun
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.317 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1080

Abstract

Produktivitas pertanian yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak sepenuhnya dapat diserap oleh pasar. Berbagai macam teknik penjualan yang ada sekarang ini dapat langsung terjual di pasaran, melalui katalog dan yang baru marak berkembang dengan menggunakan metode online. Semua sistem penjualan mempunyai keuntungan dan kelemahan masing-masing.Teknologi yang berkembang pesat menumbuhkan laju pertumbuhan ekonomi, sayangnya masih banyak yang belum menggunakan kemajuan teknologi terutama dibidang pemasaran hasil tanam. Penelitian ini akan mengkaji pemanfaatan teknologi informasi (internet) dalam meningkatkan pemasaran hasil pertanian. Lokasi penelitian di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan merupakan salah satu sentra produk melon dan semangka dengan luas lahan pertanian 107 Ha dan  didapatkan sampel sebanyak 54 petani. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Masih banyak petani di Desa Curut yang belum tahu internet serta belum dapat menggunakan untuk penjualan, hanya 9,26% yang dapat menggunakan internet. Sarana dan prasarana yang masih kurang dan buruk dapat menghambat proses terdistribusinya hasil/produk pertanian sehingga peningkatan perekonomian petani tetap rendah, sehingga angka kemiskinan tetap banyak di Indonesia. Kata Kunci: Petani, internet, teknologi informasi.
ANALISIS IT GOVERNANCE DENGAN DOMAIN MEA01 DALAM PELAKSANAAN E-HEALTH MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH Rusyida Baniya Savira; Wellia Shinta Sari
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.562 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1081

Abstract

Teknologi Informasi memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung tujuan pencapaian suatu kegiatan dalam organisasi mupun instansi. Apabila pemanfaatan TI sudah berjalan dan mampu berintegrasi dengan baik dengan organisasi, maka TI mampu mendorong terjadinya peningkatan kinerja organisasi. Untuk mendukungnya, dibutuhkan suatu kegiatan monitoring, evaluasi, dan penilaian kinerja suatu organisasi. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah merupakan suatu instansi pemerintahan yang bertindak sebagai penyelenggara untuk penyediaan layanan kesehatan kepada masyarakat di daerah Jawa Tengah. Permasalahan yang pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah adalah dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan dan evaluasi masih ditemukan beberapa kekurangan seperti kurang lengkapnya Standart Operational Procedure (SOP) mengenai detail proses pengawasan dan penilaian kinerja, proses tata kelola TI yang belum dilakukan secara menyeluruh, serta kurangnya pengawasan dalam peningkatan kebutuhan pemakaian e-health. Dari hasil studi dokumen, wawancara dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses monitoring, evaluasi, dan penilaian kinerja dan kesesuaian (MEA01) saat ini adalah level 1 yaitu Performed, dengan tingkat pencapaian Largely Achieved sebesar 83,33% atau setara dengan 1,83 yang menunjukkan bahwa proses monitoring kinerja dan kesesuaian yang telah diimplementasikan berhasil mencapai tujuan instansi tetapi masih belum sepenuhnya dikelola dengan baik. Untuk mencapai level kapabilitas 2, dapat dilakukan strategi perbaikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 2. Kata kunci: COBIT 5, Analisis Tata Kelola TI, E-health, Proses Monitoring Evaluate and Assess Performance and Conformance (MEA01), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
METODOLOGI WORKING HOURS DEVELOPMENT PADA SISTEM INFORMASI DOSEN (E-LECTURER) DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Indra Gamayanto; Florentina Esti Nilawati; - Suharnawi
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.436 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1082

Abstract

Dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean [MEA], maka sudah seharusnya Negara Indonesia mengubah paradigma dalam bekerja terutama membuat waktu menjadi seefesien dan seefektif mungkin untuk dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan. Universitas, sebagai contoh, adalah merupakan salah satu pilar dari kekuatan sebuah Negara untuk menghasilkan sumber daya manusia, dimana dosen sebagai barisan depan dalam Universitas, memiliki kewajiban-kewajiban yang oleh tata tertib dan peraturan sudah ditetapkan dan kemudian melaksanakan tugasnya dengan penuh integritas. Dalam penelitian ini, akan mengembangkan metodologi Working Hours Development yang merupakan salah satu metode untuk dapat memberikan kepada dosen waktu yang sangat efektif dan efesien sehingga dosen dapat menghasilkan dan memberikan kontribusi yang positif, baik itu terhadap Universitas, Mahasiswa, Masyarakat dan dirinya sendiri. Penelitian ini menghasilkan metodologi yang akan diterapkan pada sistem informasi dosen (e-lecturer). Metodologi disusun berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.14 tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen, Pasal 72 dan menggunakan framework yang berasal dari The University NewCastle, Australia. Kata kunci : e-lecturer, jam kerja, dosen, universitas, departemen/jurusan.
IMPLEMENTASI VERNAM CIPHER DAN STEGANOGRAFI END OF FILE (EOF) UNTUK ENKRIPSI PESAN PDF Marsela Sutikno Dibiyo; Aisyatul Karima
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.929 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1083

Abstract

Keamanan pesan dalam proses pengiriman informasi menjadi hal yang sangat penting, dikarenakan meningkatnya tingkat kebutuhan masyarakat akan jaminan keamanan. Dengan metode konvensional, masyarakat mengamankan pesan format Word dengan melakukan konversi ke format PDF dengan harapan pesan tidak dapat dirusak oleh pihak yang tidak berwenang. Namun format PDF juga rentan terhadap kerusakan serta keamanan informasi yang terdapat di dalamnya juga tidak terjamin ,karena orang lain bisa mengetahui secara jelas serta bisa dengan mudah melakukan modifikasi isi dari pesan format PDF. Oleh karena itu, diperlukan sebuah alat bantu yang mampu menjaga keaslian dan kerahasiaan pesan tersebut.Metode yang diimplementasikan adalah  dengan mengubah pesan asli menjadi pesan acak yang sudah dienkripsi oleh suatu kunci. Selain itu pesan yang sudah diubah menjadi pesan acak harus disembunyikan ke sebuah media. Algoritma yang digunakan untuk mengacak pesan rahasia tersebut adalah kriptografi Vernam Cipher yang dikombinasikan dengan Steganografi End of File untuk menyembunyikan pesan yang sudah dienkripsi ke dalam media gambar .Hasil yang diperoleh bahwa pesan yang sudah terenkripsi dengan Vernam Cipher dan disisipkan ke dalam media gambar dengan metode end of file tidak mengalami perubahan gambar secara kasat mata, karena metode steganografi end of file tidak akan mengubah kualitas gambar / citra. Kata Kunci : Kriptografi, Vernam Cipher, Steganografi, End of File, media gambar.
PEMODELAN PROTOTYPE TRACKING DENGAN PEMANFAATAN GEOLOCATION SEBAGAI GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM) BERBASIS WEB MOBILE PADA JASA PENGIRIMAN JNE SEMARANG Ika Tri Meilani; - Sudaryanto
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.547 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1084

Abstract

JNE merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman barang atau dokumen yang sangat maju, karena banyak dimanfaatkan berbagai toko online dalam melakukan pengiriman barang pada customer. Sementara itu, tingkat kejahatan dijalanan semakin meningkat di berbagai kota di Indonesia. Sehingga diperlukan antisipasi pengamanan pada sebuah pengiriman untuk meningkatkan kepercayaan customer dan memberi rasa aman pada bagian pengangkutan. Selain dari sisi pengamanan, tingkat efisiensi waktu dalam pengiriman dapat berpengaruh pada tingkat kinerja perusahaan. Maka diperlukan sebuah sistem yang mampu memonitoring pengangkutan dan melakukan estimasi waktu secara efisien dalam membatasi waktu pengiriman dengan memanfaatkan geolocation sebagai GPS dengan menggunakan metode prototype model. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pemodelan Prototype Tracking dengan Pemanfaat Geolocation sebagai GPS dapat dimanfaatkan sebagai media dalam memonitor pengiriman barang secara visual (Map). Kata Kunci : Tracking, Jasa Pengiriman, Geolocation, Google Map, GPS.
MODEL ANTARMUKA AUGMENTED REALITY INTERAKTIF MENGGUNAKAN APPRECIATIVE LEARNING DALAM APLIKASI PEMBELAJARAN AKSARA JAWA Noor Ageng Setiyanto; Lukman Sandjaya; Hanny Haryanto
Techno.Com Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.205 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i1.1085

Abstract

Teknologi Augmented Reality telah banyak digunakan dalam media pembelajaran sebagai media yang dapat membantu proses pembelajaran. Namun, peran sebagian besar penerapan teknologi Augmented Reality tersebut hanya sebatas sebagai elemen interaktif dan visual saja tanpa memiliki arah ke aktivitas pembelajaran yang terkonsep. Dalam pembelajaran bahasa dan huruf, dalam hal ini adalah aksara Jawa, aktivitas pembelajaran yang terkonsep adalah salah satu faktor vital untuk keberhasilan tujuan pembelajaran. Aksara Jawa sebagai bagian dari budaya bangsa perlu diperkenalkan sejak dini sehingga dimasukkan dalam kurikulum di sekolah. Penelitian ini membahas tentang model antarmuka manusia dan komputer berbasis augmented reality yang menyajikan aktivitas pembelajaran yang terkonsep. Konsep yang digunakan dalam pengembangan aktivitas pembelajaran adalah Appreciative Learning yang mempunyai empat tahapan dalam pengembangan aktivitas, yaitu Discovery, Design, Destiny dan Dream. Hasil dari penelitian ini adalah model aktivitas yang dirancang untuk penerapan Augmented Reality dalam pembelajaran aksara Jawa. Kata Kunci : antarmuka manusia komputer, Augmented Reality, pendidikan, Appreciative Learning.
PENGENALAN RAMBU LALU LINTAS MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING INTEGRAL PROYEKSI Muhammad Sofi'i; Edy Mulyanto
Techno.Com Vol 15, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.892 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i2.1139

Abstract

Makalah ini mengusulkan tentang pengamanan file multimedia dari serangan baik itu hacker maupun cracker dengan menggunakan metode steganografi. Dalam hal ini, algoritma yang digunakan adalah End Of File (EoF) dikarenakan algoritma ini dapat menampung kapasitas pesan yang cukup besar dengan tidak mempengaruhi kualitas dari file tempat pesan disembunyikan. Selain itu, algoritma ini dirasa cukup aman dari beberapa serangan dengan dibuktikan dari paper-paper yang telah ada sebelumnya. Berdasarkan dari beberapa hasil percobaan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, metode steganografi untuk pengamanan file multimedia dengan algoritma EoF dapat mengamankan pesan serta dapat menjaga kerahasiaan isi data pesan dan juga tidak mempengaruhi kualitas file induk yang merupakan tempat untuk persembunyian pesan. Kata Kunci: template matching, integral proyeksi, pengenalan rambu lalu lintas
KLASIFIKASI CITRA PORNO DENGAN ALGORITMA C 4.5 BERBASIS MODEL WARNA YCbCr DAN SHAPE DETECTOR Erwin Rizki Ariyanto; - Wijanarto; - Sudaryanto
Techno.Com Vol 15, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.518 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i2.1141

Abstract

Konten internet dapat berupa pornografi atau jebakan pornografi dengan tujuankorban anak di bawah umur. Tahun 2010 sebesar 97% remaja pernah mengaksescontent pronografi, dimana hal terebut berpengaruh negatif terhadap perkembangananak dan remaja. Dengan demikian akses terhadap pornografi oleh anak perlu dijaga.Beberapa penelitian telah menghasilkan aplikasi pendeteksi pornografi denganberbagai metode, seperti model warna YCbCr, shape descriptor yang saling mandiri.Dalam tulisan ini kami menyajikan klasifikasi citra porno dengan menggunakanalgoritma C 4.5 dan Shape descriptor berbasis model warna YCbCr. Klasifikasi denganC 4.5 merupakan tambahan metode perbaikan pada Shape Descriptor dan model warnaYCbCr dan di harapkan dapat secara presisi mengklasifikasikan citra porno dan bukan.Hasil dari percobaan terhadap 40 citra 8 bit dengan dimensi 256X256 yang terbagimenjadi citra porno, berbikini, mug shots dan non-porno, metode di atas dapatmengklasifikasikan True Positives (TP) 16, False Positives (FP) 10, False Negatives (FN) 4,True Negatives (TN) 10 dengan akurasi 65%, error rate 35%, precision 0,615, recall 0,8 sertanilai Root Mean Squared Error (RMSE) 0,59.Semakin banyak data training semakin akurathasil dari testingnya, walaupun dalam beberapa kasus metode di atas belum akurat danhanya mengenail 3 dari 10 citra mug shots atau sebesar 43%.Kata Kunci: c 4.5, shape descriptor, model warna ycbcr, citra pornografi
APLIKASI DETEKSI WAJAH PEGAWAI BUS TRANS SEMARANG MENGGUNAKAN METODE HAAR-LIKE Satria Wira Pradana; T. Sutojo; Novi Hendriyanto
Techno.Com Vol 15, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.55 KB) | DOI: 10.33633/tc.v15i2.1142

Abstract

Sekarang ini kebutuhan sistem absensi dalam berbagai sektor perusahaan meningkat pesat. Sistem absensi digunakan untuk melakukan fungsi pengawasan secara berkala guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Informasi yang dihasilkan oleh sistem absensi tersebut berperan dalam peningkatan berbagai aspek, antara lain keamanan, produktivitas dan kinerja pegawai. Informasi mengenai tingkat kedisiplinan pegawai merupakan informasi yang penting dalam rangka peningkatan sumber daya pegawai diperusahaan. Untuk mencapai hasil yang optimal akan lebih baik jika sistem absensi dilakukan kepada semua pegawai dari tingkat bawah sampai tingkat atas secara real-time. Sebagai contoh, pada absensi manual ataupun menggunakan fingerprint kurang begitu efektif untuk menyelesaikan permasalahan absensi perusahaan. Karena banyak terdapat kecurangan dari kedua sistem tersebut, sistem manual merupakan masalah utama dalam mengatasi permasalahan absensi diperusahaan. Masalah yang muncul dengan sistem fingerprint adalah apabila pegawai yang kerja diluar perusahaan atau dilapangan, ketika masuk absen tidak menemukan kendala karena permukaan jari masih halus dan tidak mengandung banyak debu. Setelah bekerja dilapangan, pegawai ingin pulang dan melakukan absen. Permukaan jari dari pegawai lapangan mengandung banyak debu, terkadang sistem fingerprint tidak bisa mendeteksi karena berbeda permukaannya menjadi kasar. Dengan adanya sistem absensi wajah menjadikan solusi untuk menyikapi permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan terutama bagi pegawai yang bekerja diluar perusahaan yaitu pegawai lapangan. Untuk melakukan sistem absensi wajah tersebut dapat digunakan metode haar-like. Metode haar-like sendiri adalah metode yang digunakan untuk melokalisasi atau mendeteksi posisi sebuah objek dalam gambar. Metode ini dipilih karena kecepatan dan ketepatannya dalam melakukan lokalisasi.Kata Kunci: deteksi wajah, pengolahan citra digital, metode haar-like, aplikasi.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025 Vol. 24 No. 3 (2025): Agustus 2025 Vol. 24 No. 2 (2025): Mei 2025 Vol. 24 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 23 No. 4 (2024): November 2024 Vol. 23 No. 3 (2024): Agustus 2024 Vol. 23 No. 2 (2024): Mei 2024 Vol. 23 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 22 No. 4 (2023): November 2023 Vol 22, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 22, No 2 (2023): Mei 2023 Vol. 22 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 21, No 4 (2022): November 2022 Vol 21, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 21, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 21, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 20, No 4 (2021): November 2021 Vol 20, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 20, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 20, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 19, No 4 (2020): November 2020 Vol 19, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 19, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 19, No 1 (2020): Februari 2020 Vol. 18 No. 4 (2019): November 2019 Vol 18, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 18, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 17, No 4 (2018): November 2018 Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 17, No 3 (2018): Agustus 2018 Vol 17, No 2 (2018): Mei 2018 Vol 17, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 16, No 4 (2017): November 2017 Vol 16, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 16, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 16, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 15, No 4 (2016): November 2016 Vol 15, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 15, No 2 (2016): Mei 2016 Vol 15, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 14, No 4 (2015): November 2015 (Hal. 242-342) Vol 14, No 3 (2015): Agustus 2015 (Hal. 165-241) Vol 14, No 2 (2015): Mei 2015 (Hal. 79-164) Vol 14, No 1 (2015): Februari 2015 (Hal. 1-78) Vol 13, No 4 (2014): November 2014 (Hal. 198-262) Vol 13, No 3 (2014): Agustus 2014 (Hal. 132-197) Vol 13, No 2 (2014): Mei 2014 (Hal. 69-131) Vol 13, No 1 (2014): Februari 2014 (Hal. 1-68) Vol 12, No 4 (2013): November 2013 (Hal. 188-240) Vol 12, No 3 (2013): Agustus 2013 (Hal. 136-187) Vol 12, No 2 (2013): Mei 2013 (Hal. 73-135) Vol 12, No 1 (2013): Februari 2013 (Hal. 1-72) Vol 11, No 4 (2012): November 2012 (Hal. 156-210) Vol 11, No 3 (2012): Agustus 2012 (Hal. 108-158) Vol 11, No 2 (2012): Mei 2012 (Hal. 55-106) Vol 11, No 1 (2012): Februari 2012 (Hal. 1-54) More Issue