cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 473 Documents
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN DAN VOLUME PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir) Priyono, Rahmi Lailatul Sakdiah, Kharis Triyono &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.053 KB)

Abstract

Pengaruh konsentrasi pupuk daun dan volume penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil kankung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kosentrasi pupuk daun dan volume penyiraman serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Produksi Tanaman dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi yang berlokasi di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Waktu penelitian dimulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2016. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAKL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan 3 ulangan yaitu : konsentrasi pupuk daun (K) dan volume penyiraman (V). Faktor pertama kosentrasi pupuk daun terdiri atas 3 taraf yaitu 0 g per liter, 4 g per liter, dan 8 g per liter. Faktor kedua volume penyiraman terdiri atas 3 taraf yaitu 200 ml per polybag, 400 ml per polybag, 600 ml per polybag. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan uji DMRT (Ducan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, panjang daun, lebar daun, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk daun tidak berpengaruh pada semua parameter pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Perlakuan volume penyiraman sangat berpengaruh pada parameter tinggi tanaman pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Perlakuan terbaik volume penyiraman adalah 600 ml/polybag karena mempengaruhi peningkatan tinggi tanaman sebesar 40,55 cm. Perlakuan interaksi berpengaruh pada parameter tinggi tanaman pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Sedangkan pada parameter lain yaitu jumlah daun, panjang akar, lebar daun, panjang daun, berat basah, dan berat kering tidak terjadi interaksi.Kata kunci: konsentrasi pupuk daun, volume penyiraman, Ipomea reptans Poir, kangkung darat
KAJIAN PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccarata strutr). Hadiyanto, Muhammad Wisnu
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 15, No 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.778 KB)

Abstract

Penelitian tentang “KAJIAN PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccarata strutr)”. telah dilaksanakan tanggal 18 Desember 2014 sampai 26 Februari 2015 di Green House Fakultas Pertanian UNISRI Surakarta. Green house tersebut terletak pada ketinggian 86 meter di atas permukaan air laut. Yang terletak di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui konsentrasi pupuk SP-36 yang tepat yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik, (2) untuk mengetahui varietas yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis, dan (3) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi pupuk SP-36 dengan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian menggunakan rancangan dasar rancangan acak lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Adapun kedua faktor perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : Faktor 1 adalah konsentrasi pupuk organik cair (K), terdiri dari 4 taraf yaitu : P0 = 0 gram, P1 = 1,5 gram, P2 = 3 gram, P3 = 4 gram Faktor 2 adalah varietas (V), terdiridari 3 macam yaitu : V1 = Sweet Boy, V2 = Jaguar, V3 = Sweet Boy Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) konsentrasi pupuk SP-36 tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Konsentrasi SP-36 terbaik adalah 4 gram karena dapat meningkatkan jumlah berat kering brangkasan per-tanaman, (2) Varietas berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Varietas terbaik adalah varietas Sweet boy karena dapat menghasilkan tongkol lebih berat. (3) Pengaruh interaksi hanya terjadi pada jumlah tongkol per-tanaman dan berat segar tongkol tanpa kelobot.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TEKNOLOGI PERBENIHAN PADIBERSERTIFIKAT DI KECAMATANBAMBANGLIPURO KUPATEN BANTUL Setyono, Budi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.07 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase keputusan petani dalam mengadopsi teknologi produksi benih padi bersertifikat pada kelompok tani Eko Karyodi Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul.Penentuan lokasi dengan metode purposive sampling, menggunakan metode survei melalui wawancara langsung. Analisis yang digunakan adalah analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebanyak 57 persen petani sudah menerapkan teknologi perbenihan padi dan 43 persen belum menerapkan teknologi perbenihan padi, (2) Secara serentak pengalaman berusahatani, tingkat pendidikan, luas lahan, pendapatan, komersialisasi hasil produksi, kenaikan harga jual, inovasi teknologi dan akses informasi mempengaruhi adopsi teknologi perbenihan padi, sedangkan secara individu hanya pengalaman berusahatani, komersialisasi hasil produksi dan akses informasi yang mempengaruhi adopsi teknologi perbenihan padi, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, kenaikan harga jual dan inovasi teknologi tidak berpengaruh secara nyata terhadap adopsi teknologi perbenihan padi.Kata kunci : karakteristik, kelompoktani, adopsi teknologi, benih padi
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEH DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN SENGON (Pharaserianthes Falcataria.L) Sri Hardiatmi, Putra Pratama, Sartono Joko Santoso dan
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.085 KB)

Abstract

Penelitian tentang” Pengaruh pemberian ekstrak teh dan macam pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon” telah dilaksanakan tanggal 17 September sampai 17 Desember 2016 di desa Sukosari Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : pengaruh pemberian ekstrak teh terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon, pengaruh pemberian macam pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon, dan pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan bibit tanaman sengon. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial. Kedua faktor tersebut adalah : (1) Pengaruh Ekstrak teh (D) dengan 4 taraf dan (2) macam pupuk kandang (K) dengan 4 macam. Masing masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini : 1) perlakuan ekstrak teh berpengaruh terhadap parameter yang diamatai yaitu tinggi ibit, diameter batang, berat segar akar, pengaruh konsentrasi air teh terbaik pada 10g l/air 2) perlakuan macam pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, berat segar akar, berat kering akar. Pengaruh pupuk terbaik adalah pemberia pada pupuk kandang ayam, 3) pengaruh interaksi ekstrak teh dan macam pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, berat kering bibit, berat kering akar, hasil interkasi yang terbaik adalah pemberian konsentrasi air teh 10g l/air dengan pupuk kandang ayamKata kunci : Ekstrak teh, macam pupuk kandang, petumbuhan, tanaman sengon
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Hadi Ariyantoro, Muhammad Syafa`at, Priyono &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 15, No 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.676 KB)

Abstract

Penelitian berjudul “Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dan Waktu Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis, L.) telah dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Slamet Riyadi, di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. Sejak tanggal 16 Maret sampai tanggal 15 Mei 2015 dengan ketinggian tempat ± 143 m dpl, pada jenis tanah Grumosol dari Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari dua faktor masing-masing 3 taraf diulang 3 kali. Adapun faktor-faktor tersebut adalah konsentrasi pupuk organik cair (1,5; 2,0; dan 2,5 cc/l air) serta waktu aplikasi pupuk organik cair (saat tanam, 10 HST, 20 HST). Parameter yang diamati jumlah daun, umur awal tanaman berbunga, jumlah polong, panjang buah, lingkar buah, berat buah, berat segar brangkasan, berat kering brangkasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:1. Perlakuan pemberian konsentrasi pupuk organik cair tidak berpengaruh terhadap semua parameter. Kecuali pada parameter panjang polong pertanaman.2. Perlakuan waktu aplikasi pupuk organik cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, dan berat segar polong pertanaman.3. Interaksi antara konsentrasi pupuk organik cair dan waktu aplikasi pupuk organik cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, berat segar polong pertanaman, panjang polong pertanaman dan umur awal tanaman berbunga.Kata kunci : kacang panjang, pupuk organik cair ratu biogen
PENGARUH MACAM LIMBAH MINUMAN DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L.) JM. Sri Hardiatmi, Cici Suryaningsih, Y. Sartono Joko Santoso &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.817 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Macam Limbah Minuman dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.)”. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai 05 april sampai 10 juli 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian / Greend house Universitas Slamet Riyadi yang berlokasi di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari Surakarta.Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui pengaruh macam limbah minuman dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tersusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan : Faktor pertama adalah macam limbah minuman (L) terdiri dari 3 macam : Faktor kedua adalah komposisi media tanam (M) terdiri dari 3 komposisi.Parameter yang diamatai meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat brangkasan segar, berat brangkasan kering, berat biji per malai, berat 100 biji per malai dan jumlah biji per malai. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf terendah 5%. Hasil penelitian ini menunjukan : pemberian macam limbah minuman dan komposisi media tanam tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum.Kata kunci : limbah minuman, media tanam, pertumbuhan dan hasil sorgum.
PENGARUH DOSIS URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN KUBIS (Brassica oleraceae L.) DALAM SISTEM TUMPANG SARI Siswadi, Arif Rahman, Efrain Patola dan
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.233 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Dosis Urine Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Gandum (Triticum aestivum L.) dan Kubis (Brassica oleraceae L.) Dalam Sistem Tumpang sari” telah dilaksanakan mulai tanggal 5 Maret 2017 sampai 5 Agustus 2017 di Dusun Pagertengah, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis urine sapi, sistem tumpangsari, serta pengaruh interaksi dosis urine sapi dengan sistem tumpangsari terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum dan kubis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu dosis urine sapi (D) dengan 3 taraf dan Sistem tumpang sari (T) dengan 3 taraf. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan (1) perlakuan dosis urine sapi berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman kubis, jumlah daun kubis, diameter krop kubis, berat segar krop kubis per tanaman, tinggi tanaman gandum, panjang malai gandum, dan berat 1.000 biji gandum. Dosis terbaik adalah 15.000 l/ha karena dapat menghasilkan jumlah daun terbanyak, diameter krop terbesar, dan berat segar krop per tanaman terberat (2) perlakuan sistem tumpang sari berpengaruh nyata terhadap diameter krop kubis, berat segar krop kubis per tanaman, dan berat biji gandum per petak. Sistem tumpang sari terbaik pada tiga jalur kubis di antara satu jalur gandum karena dapat menghasilkan diameter krop terbesar.Kata Kunci : dosis urine sapi, sistem tumpang sari, pertumbuhan, hasil, kubis, gandum
PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS KETELA RAMBAT (Ipomoea batatas, L) Priyono, Sukrisnadi, Y. Sartono Joko Santosa &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 17, No 1 (2017): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.952 KB)

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2016 sampai 15 Februari 2017 di Desa Plupuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Propinsi Jawa Tengah dengan ketinggian tanah 140 mdpl, jenis tanah grumosol. Metode penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Petak utama adalah varietas Antin 2 (V1), varietas Sukuh (V2), varietas Boko (V3), dengan anak petaknya adalah pupuk hayati petrobio dosis 0 kg/ha (kontrol), dosis 15 kg/ha (D1), dosis 30 kg/ha (D2), dosis 45 kg/ha (V3). Terdapat 12 kombinasi perlakuan tiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk hayati petrobio dengan dosis 30 kg/ha pada varietas Antin 2 memberikan hasil terbaik pada jumlah umbi pert tanaman (3,14 umbi), jumlah umbi per subplot (19,00 umbi), dan berat umbi per subplot (3,58 kg)Kata kunci : dosis, pupuk hayati, varietas
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK PELENGKAP CAIR (PPC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Kurniawan, Agus
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 15, No 2 (2015): innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.446 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)” telah dilaksanakan mulai tangga 25 April 2015 sampai bulan Juni 2015 di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah pada ketinggian tempat 143 m diatas permukaan laut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan dan hasil pada kacang hijau (Vigna radiata L.) Penelitian disusun secara faktor tunggal dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun Perlakuan- perlakuan tersebut A = Tanpa PPC (0 g/l air), B = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 5 g/l air, C = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 10 g/l air, D = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 15 grm/l air, E = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 20 g/l air, F = Pemberian (Sampurna D) konsentrasi 25 g/l air, G = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 30 g/l air, H = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 35 g/l air, I = Pemberian PPC (Sampurna D) konsentrasi 40 g/l air, J = Pemberian PPC PPC (Sampurna D) 45 g/l air). Parameter-parameter yang diamati meliputi; jumlah cabang produktif tanaman, jumlah polong pertanaman, berat biji kering pertanaman, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut; Perlakuan pupuk pelengkap cair berpengaruh terhadap jumlah polong pertanaman, berat biji kering pertanaman, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. . Perlakuan B (pemberian pupuk pelengkap cair Sampurna D dengan konsentrasi 5 gram/l air memberikan pertumbuhan terbaik pada jumlah cabang produktif tanaman yaitu sebesar 9., sedangkan jumlah cabang produktif tanaman terendah diperoleh pada perlakuan A (tanpa pemberian pupuk pelengkap cair) yaitu sebesar 3. Perlakuan B (pemberian pupuk pelengkap cair Sampurna D dengan konsentrasi 5 gram /l air) memberikan hasil tertinggi pada berat biji kering pertanaman yaitu sebesar 11,27 g, sedangkan hasil terendah diperoleh pada perlakuan A (tanpa pemberian pupuk pelengkap cair) yaitu sebesar 5,57 g. Kata kunci : kacang hijau, pupuk pelengkap cair Sampurna D.
GROWTH OF TARO PLANTS ( Colocasia esculenta L. shott) DUE TO THE TREATMENT OF COW URINE SAPI DOSES AND PLANTING SPACING Endang Sri Sudalmi, Rahmad Hidayat, Sumarmi &
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.207 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pertumbuhan tanaman talas (colocasia esculenta l. Shott) akibat perlakuan dosis urine sapi dan jarak tanam” telah dilaksanakan mulai bulan Oktober 2017 sampai bulan Februari 2018 bertempat di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengamati pengaruh dosis urine sapi terhadap pertumbuhan tanaman talas, pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman talas, serta pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan tanaman talas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah :1. Dosis pupuk urine sapi (D) dengan 5 taraf, yaitu : D0 = 0 l/ha, D1 = 4000 l/ha, D2 = 8000 l/ha, D3 = 12000 l/ha, D4 = 16000 l/ha.2. Jarak tanam (J), terdiri dari 3 taraf, yaitu : J1 = 50 x 40 cm, J2 = 50 x 50 cm, J3 = 50 x 60 cmKedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 15 kombinasi perlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) perlakuan dosis pupuk urine sapi berpengaruh terhadap panjang daun, luas daun, berat segar brangkasan, dan berat keringbrangkasan. Pengaruh terbaik diperoleh pada dosis 1600 l/ha karena dapat menghasilkan daun terpanjang yaitu 35,42 cm, daun terluas yaitu 667,82 cm2, berat segar brangkasan terberat yaitu1287,78 g, dan berat kering brangkasan terberat yaitu 59,42 g, (2) perlakuan jarak tanam berpengaruh terhadap panjang daun, luas daun, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. Pengaruh terbaik diperoleh pada jarak tanam 50 x 50 cm karena dapat menghasilkan daun terpanjang yaitu 35,09 cm, daun terluas yaitu 638,74 cm2, dan berat segar brangkasan terberat yaitu 1186,00 g, (3) interaksi antara dosis pupuk urine sapi dan jarak tanam berpengaruh terhadap parameter luas daun yang diamati.

Page 10 of 48 | Total Record : 473


Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm More Issue