cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 473 Documents
PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.)” Renasari, Novita -; -, Priyono -; Ariyantoro, Hadi -
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 12, No 2 (2013): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.093 KB)

Abstract

The research on :"The Effect of Material Type and Concentration Organic Liquid Organic Fertilizer and Crop Growth Of Green Beans (Phaseolus radiatus L.)" was held from 6th April 2013 to date 22th Juny 2013 at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, University Slamet Riyadi which is located in the Village Kadipiro, Subdistrict Banjarsari, Town Surakarta. This research uses the basic design of RGD (completely randomized design) are arranged in a factorial with 2faktor treatments and 3 replications. Data were analyzed using analysis of Variety, followed by Test Honestly Significant Difference (HSD) at 5% significance level. The results of research show that, 1) type of organic matter is the best manure, because it can increase the yield of green bean plants are optimally weight of 100 seeds on average 5.33 g per crop and pod yield an average of 19.68 g, 2) best LOF was 10 cc / l of water, because it can increase the yield of green bean crop that optimal weight of 100  seeds on average 5.36 g per crop and pod yield an average of 19.67 g, interaction best treatment is a combination of LOF concentration of 15 cc / l of water with rice husk (4 branches per crop. Key words : Material Organic, Organic Liquid Organic Fertilizer,  Green Beans
PENGARUH DOSIS PUPUK KOMPOS ENCENG GONDOK DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica Juncea L.)” Purnama, Rizki Haqa; Santosa, Sartono Joko; Hardiatmi, JM Sri
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 12, No 2 (2013): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.834 KB)

Abstract

The research about "The Effect of Dosage Fertilizer Compost Water Hyacinth and Plant Distance on Growth and Yield mustard (Brassica juncea L.)" was done from February 26th to May 16th, 2013 in the village of Kunden, Wirogunan sub district, Kartasura district, Sukoharjo regency. This research aims to study the best dosage and plant distance can improve the growth and yield of mustard plants optimum and the interaction between dosage and plant distance. The research using Randomized Complete Block design (RCBD) consists of two factors treatments with three replications. The research show that: (1) the treatment of dosage fertilizer compost of water hyacinth was effect on improve number of leaves, fresh weight of plant, weight the plant of consumed, and dry weight of plant,(2) the giving fertilizer compost of water hyacinth with dosage 2 kg/m2 is the best dosage because improve growth yield mustard plants optimal namely  11,44 sheet,  fresh weight of plant namely  91,16 g, weight the plant of consumed namely 65,24 g , and dry weight of plant namely 7,01 g,(3) the treatment of plant distance was effect on improve number of leaves, length of leaves, fresh weight of plant, weight the plant of consumed, dry weight of plant,and index of harvest , (4) treatment plant distance of 20x20 cm is the best plant distance  because improve growth yield mustard plants optimal namely 11 sheet,  length of leaves namely 17,94 cm, fresh weight of plant namely 89,46 g, weight the plant of consumed namely 64,62 g, and dry weight of plant namely 7,61 g, (5) no interaction between dosage fertilizer compost water hyacinth and plant distance on growth and yield of mustard. Key words : Compost Water Hyacinth, Plant Distance , mustard
PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI ISOPROTHIOLANE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH KERITING (Capsicum annum L) Kumala, Istiglaila Risma; Santosa, Sartono Joko; Hardiatmi, JM Sri
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 12, No 2 (2013): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.796 KB)

Abstract

The of research "INFLUENCE CONCENTRATION AND FREQUENCY APPLICATIONS ISOPROTHIOLANE ON THE GROWTH AND YIELD  the curly red chili (Capsicum annuum L.)" has been done on 6th Apriluntil14th July 2013 in Green House of Agriculture Faculty SlametRiyadi University which is located in Kadipiro Village, Banjarsari district, Surakarta regency, Central Java province. This research aims to known the concentration and frequency application the  isoprothiolane that can improve crop growth and the yield of curly red chili optimally This research arranged was Completely Randomized Design (CRD), The results show that giving : Isoprothiolanein pepper red curly significant effect on increas thenumber of fruits per crop, length of fruit, diameter of fruit, weight of fruit per crop, but did not significantly effect height of plant, the fresh weight of biomass and the dry weight of biomass. Giving isoprothiolane with concentration 0.4 ml / l of water and 2 times theapplicationgivesthe highest result on the number offruitspercropis13.67, length of fruit is14.33cm, diameter of fruitis6.84mm, andweight offruitpercropis 25.20g. Key words :concentration, frequency application, curly red chili
UJI PUPUK HAYATI CUSTOMBIO DAN DOSIS PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS ( Zea mays saccharata Sturt ) Riyo Samekto, Aditya Nor Fadlilah Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.855 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati Costum Biodan dosis pupuk N (UREA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis(Zea mays saccharata Sturt). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap(RAL) dengan 5 perlakuan dosis urea, yaitu 0 gr/polybag, 0.44 gr/polybag, 0.88gr/polybag, 1.32 gr/polybag, 1.76 gr/polybag dan 2 perlakuan pupuk hayati CostumBio yaitu antara ditambahkan dan tidak ditambahkan. Dengan demikian diperoleh 10kombinasi perlakuan dengan ulangan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwakombinasi perlakuan dosis pupuk Urea 1,32 gr/polybag dengan pemberian pupukhayati memberikan pertumbuhan dan hasil yang tertinggi. Sedangkan denganperlakuan dosis pupuk urea 1,76 gr/polybag dengan pemberian pupuk hayatimemberikan pertumbuhan dan hasil yang semakin menurun.Kata Kunci : Pupuk Hayati, Pupuk N, Jagung manis
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH MEDIA TANAMAN JAMUR TIRAM DAN KONSENTRASI Em-4 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica rapa L.) Siswadi, Rifa Danuri Sartono Joko Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.32 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh penggunaan limbah media tanam jamur Tiramdan konsentrasi Em-4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Pakchoy (Brassicarapa L.)”.telah dilaksanakan mulai bulan Mei 2014 sampai bulan Juli 2014 diKelurahan Sambirejo, Kecamatan Slogohimo, Kota Wonogiri dengan ketinggiantempat 500 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh penggunaan limbah media tanam jamur tiram dan pemberian EM-4terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoyPenelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAKL) yang terdiridari 2 faktor dan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah1. Faktor I : limbah media tumbuh jamur tiram (L) terdiri dari 2 macam yaitu:L1 : Tanpa diberi limbah media tumbuh jamur tiramL2 : Diberi limbah media tumbuh jamur tiram2. Faktor II : konsentrasi EM-4 (E) terdiri dari 4 taraf yaitu:E0 : Tanpa pemberian Em4E1 : EM-4 dengan konsentrasi 5 cc/l airE2 : EM-4 dengan konsentrasi 10 cc/l airE3 : EM-4 dengan konsentrasi 15 cc/l airKedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 8 kombinasiperlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan denganUji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) penggunaan limbah media tanamjamur tiram (L2) berpengaruh terbaik dibanding tanpa penggunaan limbah mediatanam jamur tiram (L1) karena dapat meningkatkan lebar daun menjadi 13,98 cm,jumlah daun menjadi 16,37 lembar, berat segar tanaman menjadi 217,50 g, beratkering tanaman menjadi 10,75 g, dan berat daun yang dikonsumsi menjadi 140,63g, (2) pemberian EM-4 dengan konsentrasi 15 cc/l air (E3) berpengaruh terbaikdibanding konsentrasi lainnya karena dapat meningkatkan berat segar tanamanmenjadi 221,25 g, berat kering tanaman menjadi 10,98 g., dan berat daun yangdikonsumsi menjadi 139,63 g, dan (3) konsentrasi antara limbah media tanam jamurtiram dengan EM-4 tudak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yangdiamati.Kata kunci : limbah, EM 4, packchoy
PENGARUH MACAM MEDIA DAN DOSIS UREA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans) Endang Sri Sudalmi, Andi Wisda Pratama Riyo Samekto
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.031 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai “Pengaruh Macam Media Dan Dosis Pupuk UreaTerhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans).Penelitian dilaksanakandi Green House kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas SlametRiyadi, Mojosongo, Surakarta dan berlangsung mulai 20 Desember 2013 hingga 30Januari 2014. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Macam Media DanDosis Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomeareptans).Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4perlakuan dosis urea, yaitu 0 kg/ha, 100 kg/ha, 200 kg/ha, dan 300 kg/ha dan 3perlakuan variasi media, yaitu (Campuran Tanah, Pupuk Kandang), (CampuranTanah, Pupuk Kandang, Sekam), dan (Campuran Tanah, Pupuk Kandang,Pakis).Dengan demikian diperoleh 12 kombinasi perlakuan dengan ulangan 3 kali.Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, Panjang Daun Terpanjang, LebarDaun, Jumlah Daun, Panjang Akar Terpanjang, Berat Segar Tanaman, Berat KeringTanaman.Data dianalisis menggunakan uji DMRT 5%.Hasil penelitian menunjukkanbahwa kombinasi perlakuan macam media (campuran tanah, pupuk kandang, sekamdengan dosis urea 0 sampai 100 kg/ha), dan (campuran tanah, pupuk kandang, pakisdengan dosis urea 0, 100, dan 300 kg/ha) memberikan pertumbuhan dari tanamanKangkung Darat jadi lebih baik.daripada dibandingkan dengan kombinasi perlakuanmacam media (campuran tanah, pupuk kandang dengan semua dosisurea).Penambahan dosis dari 100, 200, sampai 300 kg/ha tidak berpengaruh banyakmerubah hasil menjadi lebih baik lagi pada penelitian tanaman Kangkung Darat.Jadipenggunaan macam media (campuran tanah, pupuk kandang, sekam dengan dosisurea 0 sampai 100 kg/ha), dan (campuran tanah, pupuk kandang, pakis dengan dosisurea 0, 100, dan 300 kg/ha) dianggap lebih efisien.Kata kunci : media, urea, kangkung darat
HASIL PENANAMAN KEDELAI (Glycine max L, Merill) Dalam TANAH YANG DIBERI ABU VULKANIK MERAPI dan EFFECTIVE MICROORGANISM (EM 4) -, Sumarmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.512 KB)

Abstract

Abu vulkanik dari letusan gunung Merapi merupakan material yangmengandung unsur Silika (Si O2) 54,56%, beserta mineral lain, dan bersifat asam.EM 4 atau Effective Microorganism 4 mengandung 26 species bakteri berperandalam menguraikan dan mempersubur tanah. Tanaman kedelai dicobakan dalampenelitian ini karena memiliki beberapa keunggulan. Penelitian menggunakan abuvulkanik 50, 75 dan 100 gram tiap polibag dikombinasi dengan EffectiveMicroorganism 4 volume 10 ml, 20 ml dan 30 ml dan perlakuan tanpa EM 4. Hasilpengamatan menunjukkan bahwa tanaman kedelai tumbuh terus hingga umur 8minggu, tetapi pemberian abu vulkanik 100 gram menghambat pertumbuhan.Kedelai mulai berbunga pada umur 45-52 hari, normalnya umur 30-32 hari. Abuvulkanik lebih dari 75 gram akan mengganggu terbentuknya buah polong. Semakinbanyak EM 4 yang diberikan menyebabkan buah polong yang terbentuk lebih berat.Abu vulkanik 50 gram sudah mengurangi hasil biji. Rendahnya hasil karena pHmedia tanam 5,0-5,6. Kadar air biji kedelai pada saat panen masih menunjukkanbatas normal yaitu 17-28%.Kata kunci: abu vulkanik, Effective Microorganism 4, kedelai
PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY (Brassica parachinensis) SISTEM HIDROPONIK VERTIKULTUR Siswadi, Romana Akasiska Riyo Samekto
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.646 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai pengaruh konsentrasi nutrisi dan media tanamterhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy (Brassica parachinensis) sistemhidroponik vertikultur dilaksanakan di Green House kebun Percobaan FakultasPertanian Universitas Slamet Riyadi, Mojosongo, Surakarta dan berlangsung mulai21 November hingga 28 Desember 2013. Penelitian bertujuan untuk mengetahuikonsentrasi nutrisi dan jenis media tanam yang dapat meningkatkan pertumbuhandan hasil tanaman sawi pakcoy (Brassica parachinensis) secara optimum padasistem hidroponik vertikultur. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap(RAL) dengan 3 perlakuan konsentrasi nutrisi, yaitu 500 ppm, 1000 ppm, dan 2000ppm dan 3 perlakuan variasi media, yaitu arang sekam, pasir, dan campuran arangsekam dan pasir. Dengan demikian diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan ulangan3 kali. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar,panjang daun, berat seluruh tanaman, berat segar tanaman yang dikonsumsi/perlakuan, indeks panen, dan berat kering tanaman pakcoy. Data dianalisismenggunakan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberiannutrisi dengan konsentrasi 1000 ppm dengan media tanam arang sekam, pasir,maupun campuran arang sekam dan pasir memberikan pertumbuhan dan hasil sawipakcoy lebih baik jika dibandingkan dengan yang diperoleh dari perlakuan 500 ppmdengan media tanam arang sekam, pasir, maupun campuran arang sekam dan pasir.Penambahan konsentrasi dari 1000 ppm menjadi 2000 ppm tidak merubah hasilmenjadi lebih baik lagi. Jadi penambahan konsentrasi sampai dengan 1000 ppmdianggap paling efisien.Kata kunci : nutrisi, media tanam, hidroponik, vertikultur
PENGARUH SUMBER BIBIT SETEK UMBI DAN CARA PENANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT GARUT (Marantha arumdinaceae L.) Kharis Triyono, Lidia Natalidini Putri Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.527 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Sumber Bibit Setek Umbi dan Cara PenanamanTerhadap Pertumbuhan Bibit Garut (Marantha arumdinaceae L.)” telah dilaksanakanmulai tanggal 8 Desember 2013 sampai 8 Februari 2014 di desa Pranggong,Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui pengaruh sumber bibit setekumbi terhadap pertumbuhan bibit garut, 2) untuk mengetahui sumber bibit setekumbi yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit garut, (3) untukmengetahui pengaruh cara penanaman terhadap pertumbuhan bibit garut, (4)untuk mengetahui cara penanaman yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhanbibit garut, dan (5) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara sumber bibit setekumbi dan cara penanaman terhadap pertumbuhan bibit garut.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusunsecara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan masing-masing kombinasiperlakuan diulang 4 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut :1. Sumber bibit setek umbi (S) dengan 3 taraf yaitu :S1 = Setek umbi bagian ujungS2 = Setek umbi bagian tengahS3 = Setek umbi bagian pangkal2. Cara penanaman (C), terdiri dari 2taraf yaitu :C1 = Penanaman secara vertikalC2 = Penanaman secara horizontalKedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 6 kombinasiperlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan denganUji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) perlakuan sumber bibit setek umbihanya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit. Pengaruh terbaikdiperoleh pada perlakuan setek umbi bagian pangkal yang menghasilkan bibitsetinggi 33,59 cm tetapi tidak berbeda nyata dengan setek umbi bagian ujung yangmenghasilkan bibit setinggi 30,54 cm., (2) perlakuan cara penanaman bibit garutberpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit, jumlah tunas, dan jumlahdaun. Pengaruh terbaik terhadap tinggi bibit diperoleh pada perlakuan penanamansecara horizontal yang menghasilkan bibit setinggi 33,57 cm. Pengaruh terbaikterhadap jumlah tunas diperoleh pada perlakuan penanaman secara horizontal yangmenghasilkan 1,63 tunas. Pengaruh terbaik terhadap jumlah daun diperoleh padaperlakuan penanaman secara horizontal yang menghasilkan 5,67 daun, (3) tidak
PENGARUH KONSENTRASI CHIP SOIL DAN JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SUREN (Toona sinensis MERR.) Tri Harwati, Prawira Harja Priyono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.6 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Konsentrasi Chip Soil dan Jenis PupukKandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Suren (Toona sinensis MERR)” telahdilaksanakan mulai tanggal 1 Mei 2014 sampai dengan 5 Juli 2014 di Green HouseFakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta.Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupukchip soil terhadap pertumbuhan bibit suren (Toona sinensis MERR.), (2) untukmengetahui pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit suren (Toonasinensis MERR.), (3) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi pupukchip soil dan jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit suren (Toona sinensisMERR.).Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusunsecara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktorial dan 3 ulangan.Kedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 12 kombinasiperlakuan dan setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Datadianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda NyataJujur pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) Perlakuan konsentrasi chip soilberpengaruh nyata hanya terhadap peningkatan berat kering total, sedangkanterhadap parameter pertumbuhan lainnya yaitu jumlah daun, tinggi bibit, diameterbatang, nisbah pucuk akar, dan indeks mutu bibit, tidak berpengaruh nyata. Pengaruhterbaik terhadap berat kering total diperoleh pada pemberian chip soil dengankonsentrasi 1/4 tablet chip soil per 5 liter air karena dapat menghasilkan berat keringtotal yang lebih berat yaitu rata-rata 0,94 g, (2) Perlakuan jenis pupuk kandangberpengaruh nyata terhadap peningkatan jumlah daun, tinggi bibit, diameter batang,dan berat kering total, sedangkan terhadap parameter pertumbuhan lainnya yaitunisbah pucuk akar, dan indeks mutu bibit, tidak berpengaruh nyata. Pengaruh terbaikdiperoleh pada pemberian pupuk kandang kotoran ayam karena dapat menghasilkandaun yang lebih banyak yaitu rata-rata 41,83 lembar, bibit yang lebih tinggi yaiturata-rata 33,18 cm, diameter batangyang lebih besar yaitu rata-rata 2,08 mm, danberat kering total yang lebih berat yaitu rata-rata 0,99 g, (3) Interaksi antara konsentrasi chip soil dengan jenis pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadappertumbuhan bibit suren.Kata kunci : konsentrasi, chip soil, jenis pupuk kandang, pertumbuhan Bibit suren

Page 8 of 48 | Total Record : 473


Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm More Issue