cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 473 Documents
PENGARUH SUMBER BIBIT SETEK UMBI DAN CARA PENANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT GARUT (Marantha arumdinaceae L.) Sri Hardiatmi, Kharis T, Lidia Natalidini Putri-
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.527 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Sumber Bibit Setek Umbi dan Cara PenanamanTerhadap Pertumbuhan Bibit Garut (Marantha arumdinaceae L.)” telah dilaksanakanmulai tanggal 8 Desember 2013 sampai 8 Februari 2014 di desa Pranggong,Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui pengaruh sumber bibit setekumbi terhadap pertumbuhan bibit garut, 2) untuk mengetahui sumber bibit setekumbi yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit garut, (3) untukmengetahui pengaruh cara penanaman terhadap pertumbuhan bibit garut, (4)untuk mengetahui cara penanaman yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhanbibit garut, dan (5) untuk mengetahui pengaruh interaksi antara sumber bibit setekumbi dan cara penanaman terhadap pertumbuhan bibit garut.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusunsecara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan masing-masing kombinasiperlakuan diulang 4 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut :1. Sumber bibit setek umbi (S) dengan 3 taraf yaitu :S1 = Setek umbi bagian ujungS2 = Setek umbi bagian tengahS3 = Setek umbi bagian pangkal2. Cara penanaman (C), terdiri dari 2taraf yaitu :C1 = Penanaman secara vertikalC2 = Penanaman secara horizontalKedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 6 kombinasiperlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan denganUji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan : (1) perlakuan sumber bibit setek umbihanya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit. Pengaruh terbaikdiperoleh pada perlakuan setek umbi bagian pangkal yang menghasilkan bibitsetinggi 33,59 cm tetapi tidak berbeda nyata dengan setek umbi bagian ujung yangmenghasilkan bibit setinggi 30,54 cm., (2) perlakuan cara penanaman bibit garutberpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit, jumlah tunas, dan jumlahdaun. Pengaruh terbaik terhadap tinggi bibit diperoleh pada perlakuan penanamansecara horizontal yang menghasilkan bibit setinggi 33,57 cm. Pengaruh terbaikterhadap jumlah tunas diperoleh pada perlakuan penanaman secara horizontal yangmenghasilkan 1,63 tunas. Pengaruh terbaik terhadap jumlah daun diperoleh padaperlakuan penanaman secara horizontal yang menghasilkan 5,67 daun, (3) tidakterjadi interaksi antara sumber bibit setek umbi dan cara penanaman terhadap semuaparameter yang diamati yaitu persentase jumlah bibit tumbuh, tinggi bibit, jumlahtunas, dan jumlah daun.Kata kunci : Stek umbi, cara penanaman, bibit garut
INVENTARISASI HAMA AKIBAT PERLAKUAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP TIGA JENIS PADI ( Oryza sativa L. ) Hadi, Syamsul; Santosa, Sartono Joko; Siswadi, Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.268 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis hama dari gejala dan tanda kerusakan dari perlakuan macam pupuk kandang terhadap tiga jenis padi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai dengan bulan Januari 2019, tempat penelitian di Dusun Brongsongan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo dengan jenis tanah Grumusol dan ketinggian tempat ± 125 meter dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang di susun secara Split Plot terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu macam jenis padi  ( V ) sebagai main plot ( petak utama ) dan pupuk kandang ( P ) sebagai sub plot ( anak petak ), sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan ( 1 ) Jenis hama yang di temukan pada saat penelitian yaitu hama belalang hijau dengan intensitas serangan tertinggi pada perlakuan jenis padi hitam dan pupuk kandang kambing  ( V1P2 ) yaitu rata-rata 27.12%, hama penggerek batang putih dengan intensitas serangan tertinggi pada perlakuan jenis padi merah dan tanpa pupuk ( V2P0 ) yaitu rata-rata 26.85%, hama burung bondol jawa dengan intensitas serangan tertinggi pada perlakuan jenis padi merah dan perlakuan pupuk kandang kambing ( V2P2 ) yaitu rata-rata 32.63%, dan hama tikus sawah dengan intensitas serangan tertinggi pada semua perlakuan jenis padi putih dan pemberian macam pupuk kandang yaitu rata-rata 90.00 %. ( 2 ) Pemberian pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan hama terhadap tiga jenis padi. ( 3 ) Jenis padi merah dan perlakuan pupuk kandang kambing ( V2P2 ) memiliki hasil tertinggi untuk berat kering panen dan berat kering giling yaitu rata-rata 421.21 gram/m2 dan 283.70 gram/m2, serta untuk berat 100 biji yang tertinggi pada perlakuan jenis padi merah dan perlakuan pupuk kandang sapi ( V2P1 ) yaitu rata-rata  2.64 gram/m2.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK TEH DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TIMUN (Cucumis sativus L.) Sri Hardiatmi, Sigma Saputra Surya Negara Sartono Joko Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 14, No 1 (2015): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.167 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ektrak teh dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, 12 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji BNJ pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian, didapatkan bahwa : Perlakuan konsentrasi ekstrak teh dan dosis pupuk NPK berpengaruh sangat nyata terhadap Jumlah Buah, Berat Buah Pertanaman, Berat Segar Brangkasan, dan Berat Kering Brangkasan. Perlakuan konsentrasi ekstrak teh dan dosis pupuk NPK tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang buah, diameter buah, dan berat per buah. Perlakuan konsentrasi ekstrak teh dan dosis pupuk NPK memberikan berat segar rata-rata tertinggi pada perlakuan konsentrasi ekstrak teh 5 gram dosis pupuk NPK 45 gram dan konsentrasi ekstrak teh 15 gram dosis pupuk NPK 15 gram sebesar 440 gram. Perlakuan konsentrasi ekstrak teh dan dosis pupuk NPK memberikan hasil terbaik pada perlakuan konsentrasi ekstrak teh 5 gram dosis pupuk NPK 30 gram sebanyak 9 buah mentimun dengan berat 3100 gram.Kata kunci : Ekstrak Teh, Pupuk NPK, Dosis, Mentimun,Pertumbuhan, Hasil
UJI PUPUK HAYATI CUSTOMBIO DAN DOSIS PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS ( Zea mays saccharata Sturt ) Siswadi, Riyo S., Aditya Nor Fadlilah -
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.855 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati Costum Biodan dosis pupuk N (UREA) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis(Zea mays saccharata Sturt). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap(RAL) dengan 5 perlakuan dosis urea, yaitu 0 gr/polybag, 0.44 gr/polybag, 0.88gr/polybag, 1.32 gr/polybag, 1.76 gr/polybag dan 2 perlakuan pupuk hayati CostumBio yaitu antara ditambahkan dan tidak ditambahkan. Dengan demikian diperoleh 10kombinasi perlakuan dengan ulangan 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwakombinasi perlakuan dosis pupuk Urea 1,32 gr/polybag dengan pemberian pupukhayati memberikan pertumbuhan dan hasil yang tertinggi. Sedangkan denganperlakuan dosis pupuk urea 1,76 gr/polybag dengan pemberian pupuk hayatimemberikan pertumbuhan dan hasil yang semakin menurun.Kata Kunci : Pupuk Hayati, Pupuk N, Jagung manis
UJI KONSENTRASI AIR KELAPA DAN PENYIRAMAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Utami, Yuni Sih; Hardiatmi, Sri; Siswadi, Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.463 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman leri terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomea batatas L.)” telah dilaksanakan mulai tanggal 03 Agustus 2018 sampai 03 Desember 2018 Sekip RT 06 RW 08, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh dari uji konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.), (2) mengetahui pengaruh dari penyiraman air leri terhadap terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.), (3) mengetahui pengaruh terbaik dari uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman air leri terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.) Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor, masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah : (1) konsentrasi air kelapa (K) dengan 5 (lima) taraf yaitu: konsentrasi 0% (K0), konsentrasi 25% (K1), konsentrasi 50% (K2), konsentrasi 75% (K3), konsentrasi 100% (K4), (2). Penyiraman air leri yang terdiri dari 2 taraf yaitu : penyiraman tanpa leri (L2) dan penyiraman diberi leri (L2) Kedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehinngga diperoleh 10 kombinasi perlakuan.  Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman air leri tidak berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar yaitu jumlah daun, jumlah tunas, panjang sulur, jumlah umbi, volume umbi, berat umbi, berat brangkasan basah, namun pada komponen pertumbuhan yaitu jumlah daun yang mempunyai jumlah daun terbanyak yaitu pada (K1L2), pada jumlah tunas yaitu tunas terbanyak terdapat pada perlakuan (K0L2), pada panjang sulur yang memiliki sulur tanaman terpanjang yaitu pada perlakuan (K3L2), pada komponen hasil jumlah umbi yang terbanyak yaitu pada perlakuan (K4L1), pada volume umbi yang menghasilkan umbi terbesar yaitu pada perlakuan (K0L2, pada berat umbi yang memiliki hasil terbesar yaitu pada (K0L2, pada berat brangkasan basah yang menghasilkan berat terbaik yaitu pada (K2L2).
PENGARUH MACAM MEDIA TUMBUH DAN PUPUK MIKRO PLANT NATURE TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT AKASIA (Acacia mangium Willd) Kharis Triyono, Hadris
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 14, No 1 (2015): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.747 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Macam Media Tumbuh dan Pupuk Mikro Plant Nature Terhadap Pertumbuhan Bibit Akasia (Acacia mangium Willd)” telah dilaksanakan mulai bulan Mei 2014 sampai Juli 2014, bertempat di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi yang terletak di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui pengaruh terbaik dari perlakuan macam media tumbuh dan pupuk mikro terhadap pertumbuhan bibit akasia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan ( Duncan Multiple Range Test / DMRT) pada taraf nyata 5%.Hasil penelitian ternyata yang berpengaruh hanya macam media saja, sedang pupuk mikro plant nature tidak berpengaruh terhadap seluruh parameter, ini menunjukkan : (1) Perlakuan macam media tumbuh tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang, berat kering total, nisbah pucuk akar, dan indeks mutu bibit saat bibit akasia berumur 2 bulan, sedangkan terhadap tinggi bibit dan jumlah daun adalah nyata. (2). Pengaruh terbaik diperoleh pada perlakuan media campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 98 : 1 : 1 karena dapat menghasilkan bibit akasia yang lebih efisien pada tinggi dan jumlah daun yang lebih baik.Kata Kunci : Media Tumbuh, Pupuk Mikro, Bibit Akasia
PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY (Brassica parachinensis) SISTEM HIDROPONIK VERTIKULTUR Riyo S, Siswadi, Romana Akasiska -
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 13, No 2 (2014): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.646 KB)

Abstract

Penelitian ini mengenai pengaruh konsentrasi nutrisi dan media tanamterhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy (Brassica parachinensis) sistemhidroponik vertikultur dilaksanakan di Green House kebun Percobaan FakultasPertanian Universitas Slamet Riyadi, Mojosongo, Surakarta dan berlangsung mulai21 November hingga 28 Desember 2013. Penelitian bertujuan untuk mengetahuikonsentrasi nutrisi dan jenis media tanam yang dapat meningkatkan pertumbuhandan hasil tanaman sawi pakcoy (Brassica parachinensis) secara optimum padasistem hidroponik vertikultur. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap(RAL) dengan 3 perlakuan konsentrasi nutrisi, yaitu 500 ppm, 1000 ppm, dan 2000ppm dan 3 perlakuan variasi media, yaitu arang sekam, pasir, dan campuran arangsekam dan pasir. Dengan demikian diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan ulangan3 kali. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar,panjang daun, berat seluruh tanaman, berat segar tanaman yang dikonsumsi/perlakuan, indeks panen, dan berat kering tanaman pakcoy. Data dianalisismenggunakan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberiannutrisi dengan konsentrasi 1000 ppm dengan media tanam arang sekam, pasir,maupun campuran arang sekam dan pasir memberikan pertumbuhan dan hasil sawipakcoy lebih baik jika dibandingkan dengan yang diperoleh dari perlakuan 500 ppmdengan media tanam arang sekam, pasir, maupun campuran arang sekam dan pasir.Penambahan konsentrasi dari 1000 ppm menjadi 2000 ppm tidak merubah hasilmenjadi lebih baik lagi. Jadi penambahan konsentrasi sampai dengan 1000 ppmdianggap paling efisien.Kata kunci : nutrisi, media tanam, hidroponik, vertikultur
KAJIAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L. Merr) asrori, haris; Siswadi, Siswadi; Sumarmi, Sumarmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.75 KB)

Abstract

Penelitian tentang “Kajian Macam Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kedelai (Glycine max L.Merr)” telah dilaksanakan mulai tanggal 29 September 2018 sampai 3 Januari 2019 di Desa Hargosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk kandang sapi, ayam dan kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai yaitu Wilis, Anjasmoro, dan Grobogan. Polybag yang digunakan berukuran 15x30 cm dan tanah masing-masing polybag 4 kg. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari dua faktor dengan jumlah kombinasi 12 perlakuan dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas maupun pupuk kandang tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah polong dan jumlah biji. Namun terjadi interaksi antara varietas dan pupuk kandang dalam parameter jumlah biji. Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu penanaman kedelai varietas Anjasmoro, karena memiliki rata-rata tinggi tanaman 42,83 cm, jumlah daun 25,04 lembar, umur berbunga 43,62 hari, jumlah polong 13,00 buah, jumlah biji terbanyak sebesar 20,16 buah dan berat per 100 biji kedelai sebesar 12,78 g. Penggunaan pupuk kandang terbaik yaitu dengan menggunakan pupuk kandang kambing 400 g tiap polybag, karena mampu menghasilkan tanaman dengan tinggi rata-rata 48,11 cm, jumlah daun 26,22 lembar, umur berbunga 43,16 hari , jumlah polong 13,89 buah, jumlah biji terbanyak sebesar 17,66 tiap polybag dan berat per 100 biji kedelai sebesar 12,56 g.
KAJIAN TIGA MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PEPAYA (Carica Papaya L.) Endang Sri Sudalmi, Tri Susilo Sartono J. Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 14, No 1 (2015): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.932 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kajian Tiga Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Pepaya (Carica papaya L.)”, telah dilaksanakan mulai 6 juli 2014 sampai dengan 29 Agustus 2014 di Rumah Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi yang terletak di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Jebres, kota surakarta dengan ketinggian tempat 143 meter dpl, dengan jenis tanah Grumosol dan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tiga macam pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit pepaya (Carica papaya L.)Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 10 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji BNJ pada taraf nyata 5%.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa :1. Perlakuan macam pupuk organik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit pepaya pada semua parameter pengamatan, yaitu tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, berat segar bibit, berat kering bibit, berat segar akar, dan berat kering akar.2. Perlakuan H (Pupuk hijau lamtoro dengan dosis 10 ton/ha) memberikan pengaruh terbaik pada segar bibit, karena perlakuan H dengan dosis rendah sudah dapat memberikan hasil berat segar bibit dengan rata-rata (11,30).Kata kunci : Pepaya, Pupuk Organik
PENGARUH MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA ( Lactuca sativa, L. ) Sri Hardiatmi, Aulia Lintang Hadi Ariyantoro
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol 14, No 1 (2015): Innofarm
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.882 KB)

Abstract

Aulia Lintang Utomo, NPM : 11301003. Pengaruh Macam Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Daun terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa, L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam media tanam dan konsentrasi pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2014 sampai tanggal 18 Januari 2015 di Kalurahan Mojosongo, Kecamatan Banjarsari, Kodya Surakarta dengan ketinggian tempat 143 m di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dua faktor perlakuan dan diulang tiga kali. Faktor pertama, macam media tanam (M) yang terdiri atas tiga macam perlakuan (M1 = Media tanam campuran tanah dan pupuk kandang, M2 = Media tanam campuran tanah, pupuk kandang dan arang sekam dan M3 = Media tanam campuran tanah, pupuk kandang dan pasir). Faktor kedua, konsentrasi pupuk daun (K) yang terdiri atas empat taraf perlakuan (K0 = 0 cc/l, K1 = 1 cc/l, K2 = 2 cc/l dan K3 = 3 cc/l). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Perlakuan macam media tanam berpengaruh nyata terhadap berat brangkasan kering, indek panen dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar brangkasan serta berat konsumsi per tanaman. Perlakuan konsentrasi pupuk daun berpengaruh nyata terhadap berat brangkasan kering dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar brangkasan, berat konsumsi per tanaman serta indek panen. Tidak ada interaksi antara perlakuan macam media tanam dan konsentrasi pupuk daun terhadap semua parameter pengamatan. Berat konsumsi tertinggi 26,34 g/tanaman, diperoleh pada kombinasi perlakuan M2K3 (campuran media tanam dari tanah : pupuk kandang : arang sekam yang disemprot pupuk daun pada konsentrasi 3 cc/l. Berat konsumsi terendah 16,14 g/tanaman, diperoleh pada kombinasi perlakuan M1K0 (campuran media tanam dari tanah : pupuk kandang tanpa disemprot pupuk daun).Kata kunci : Media Tanam, Pupuk Daun, Tanaman Selada

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm More Issue