cover
Contact Name
Juhari
Contact Email
juhari@uin-malang.ac.id
Phone
+6281336397956
Journal Mail Official
cauchy@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Jalan Gajayana 50 Malang, Jawa Timur, Indonesia 65144 Faximile (+62) 341 558933
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi
ISSN : 20860382     EISSN : 24773344     DOI : 10.18860
Core Subject : Education,
Jurnal CAUCHY secara berkala terbit dua (2) kali dalam setahun. Redaksi menerima tulisan ilmiah hasil penelitian, kajian kepustakaan, analisis dan pemecahan permasalahan di bidang Matematika (Aljabar, Analisis, Statistika, Komputasi, dan Terapan). Naskah yang diterima akan dikilas (review) oleh Mitra Bestari (reviewer) untuk dinilai substansi kelayakan naskah. Redaksi berhak mengedit naskah sejauh tidak mengubah substansi inti, hal ini dimaksudkan untuk keseragaman format dan gaya penulisan.
Arjuna Subject : -
Articles 422 Documents
Dimensi Metrik Graf Kr+mKsr, m, r, s, En Hindayani, Hindayani
CAUCHY Vol 1, No 4 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.766 KB) | DOI: 10.18860/ca.v1i4.1800

Abstract

The concept of minimum resolving set has proved to be useful and or related to a variety of fields such as Chemistry, Robotic Navigation, and Combinatorial Search and Optimization. So that, this thesis explains the metric dimension of graph Kr + mKsr, m, r, s E N. Resolving set of a graph G is a subset of F (G) that its distance representation is distinct to all vertices of graph G. Resolving set with minimum cardinality is called minimum resolving set, and cardinal states metric dimension of G and noted with dim (G). By drawing the graph, it will be found the resolving set, minimum resolving set and the metric dimension easily. After that, formulate those metric dimensions into a theorem. This research search for the metric dimension of Kr + mKs, m 2, m,r,s E N and its outcome are dim (Kr + mK1)= m+ (r-2) and dim(Kr + mKs)= m(s-1)+(r-2). This research can be continued for determining the metric dimension of another graph, by changing the operation of its graph or partition graph.
Splitting Field dan Ketunggalannya Atas Polinomial Field Ari Andari, Corina Karim,
CAUCHY Vol 1, No 4 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.046 KB) | DOI: 10.18860/ca.v1i4.1801

Abstract

Suatu field E disebut extension field F, jika ⊂ di mana F merupakan field. Dengan kata lain E disebut extension field F, jika F subfield dari field E. Sedangkan Splitting field merupakan generalisasi dari extension field yang memenuhi beberapa aksioma. Field yang digunakan pada splitting field adalah field finite extension, dimana field finite extension adalah extension field yang mempunyai basis berhingga n.
Spectrum Detour Graf N-Partisi Komplit Dewi, Desy Norma Puspita
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.038 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1802

Abstract

Matriks detour dari graf G adalah matriks yang elemen ke-(i,j) merupakan panjang lintasan terpanjang antara titik Vj di G. Himpunan nilai eigen matriks detour dari graf terhubung langsung G adalah spectrum detour. Spectrum detour dari graf G biasanya dinotasikan dengan spec DD (G).Dalam artikel ini, hanya menentukan spectrum detour graf n-partisi komplit (Kn,n+1,n+2,....,n+m), dan graf 3, partisi komplit (K2,2,n). Dalam menentukan spectrum detour graf tersebut dengan cara menggambar pola grafnya, mencari matriks detournya, setelah itu dicari nilai eigen dan vektor eigen dari matriks tersebut,sehingga diperoleh pola (konjektur) spectrum detour, kemudian merumuskan konjektur sebagai teorema yang dilengkapi dengan bukti-bukti.
Pengenalan Pola Gelombang Khas dengan Interpolasi Kusumastuti, Ari
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.127 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1803

Abstract

Pengenalan bentuk khas gelombang merupakan masalah yang penting dalam pencitraan suatu bentuk objek yang bervibrasi. Prosedur pengenalan bentuk khas gelombang teridentifikasi dengan suatu Fourier Transform Infra Red. Turunan kedua FTIR merupakan pengenalan bentuk gelombang di daerah sidik jari objek. Permasalahan yang muncul adalah belum teridentifikasi secara detail bentuk khas gelombang tersebut secara visual pada turunan kedua FTIR. Penelitian ini berupaya memberikan jawaban terhadap pencitraan secara detai bentuk gelombang hasil turunan kedua FTIR dengan pendekatan interpolasi. Prosedur interpolasi akan membaca kembali data berpasangan pada turunan kedua FTIR sehingga terbaca bentuk khas gelombang objek. Data berpasangan yang dimaksud adalah bilangan gelombang dan penyerapan. Studi kasus penelitian ini menggunakan data spektra objek yang selanjutnya akan terbaca bentuk khas gelombangnya secara unik dengan interpolasi.
Positifitas dan Ketercapaian Sistem Linier Fractional Waktu Kontinu Fahcruddin, Imam
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.501 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1804

Abstract

This paper studies a solution of the fractional continuous-time linier system. Necessary and sufficient condition were established for the internal and external positivity of fractional systems. Sufficient conditions are given for the reachability of fractional positive systems.
Henstock-Kurzweil Integral on [a,b] Afiyah, Siti Nurul
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.73 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1805

Abstract

The theory of the Riemann integral was not fully satisfactory. Many important functions do not have a Riemann integral. So, Henstock and Kurzweil make the new theory of integral. From the background, the writer will be research about Henstock-Kurzweil integral and also theorems of Henstock- Kurzweil Integral. Henstock- Kurzweil Integral is generalized from Riemann integral. In this case the writer uses research methods literature or literature study carried out by way explore, observe, examine and identify the existing knowledge in the literature. In this thesis explain about partition which used in Henstock- Kurzweil Integral, definition and some property of Henstock- Kurzweil Integral. And some properties of Henstock- Kurzweil integral as follows: value of the Henstock- Kurzweil integral is unique, linearity of the Henstock-Kurzweil integral, Additivity of the Henstock-Kurzweil integral, Cauchy criteria, nonnegativity of Henstock-Kurzweil integral and primitive function.
Automorfisme Graf Bintang dan Graf Lintasan Damayanti, Reni Tri
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.722 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1806

Abstract

Salah satu topik yang menarik untuk dikaji pada teori graf adalah tentang automorfisme graf. Automorfisme pada suatu graf G adalah isomorfisme dari graf G ke G sendiri. Dengan kata lain, automorfisme graf G merupakan suatu permutasi dari himpunan titik-titik V(G) atau sisi-sisi dari graf G, E(G) yang menghasilkan graf yang isomorfik dengan dirinya sendiri. Jika j adalah suatu automorfisme dari G ke G dan v V(G) maka ntuk mencari automorfisme pada suatu graf, biasanya dilakukan dengan menentukan semua kemungkinan fungsi yang satu-satu, onto, dan isomorfisme dari himpunan titik pada graf tersebut. Sehingga berdasarkan hal itu dapat diketahui dan diuraikan automorfisme graf bintang dan graf lintasan serta penjabarannya.
Analisis Sistem Persamaan Diferensial Model Predator-prey dengan Perlambatan Fitria, Vivi Aida
CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.219 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i1.1807

Abstract

Model predator-prey dengan perlambatan merupakan model interaksi dua spesies antara mangsa dan pemangsa yang berbentuk sistem persamaan diferensial tak liner. Adanya waktu perlambatan sangat mempengaruhi kestabilan titik ekuilibrium sistem persamaan diferensial model predator-prey. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu perlambatan terhadap kestabilan titik ekuilibrium sistem persamaan diferensial model predator-prey. Namun sebelum itu, agar dapat diketahui asal mula pembentukan model predator-prey dengan perlambatan akan dianalisis proses terbentuknya model predator-prey dengan perlambatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, yaitu dengan menampilkan argumentasi penalaran keilmuan yang memaparkan hasil kajian literatur dan hasil olah pikir peneliti mengenai suatu permasalahan atau topik kajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa nilai perlambatan yang menyebabkan titik ekuilibrium sistem persamaan diferensial model predator-prey stabil, dan ada beberapa nilai perlambatan yang menyebabkan titik ekuilibrium sistem persamaan diferensial model predator-prey tidak stabil.
Hidden Markov Model Application to Transfer The Trader Online Forex Brokers Suharleni, Farida; Widodo, Agus; H, Endang Wahyu
CAUCHY Vol 2, No 2 (2012): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.811 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i2.2222

Abstract

Hidden Markov Model is elaboration of Markov chain, which is applicable to cases that can’t directly observe. In this research, Hidden Markov Model is used to know trader’s transition to broker forex online. In Hidden Markov Model, observed state is observable part and hidden state is hidden part. Hidden Markov Model allows modeling system that contains interrelated observed state and hidden state. As observed state in trader’s transition to broker forex online is category 1, category 2, category 3, category 4, category 5 by condition of every broker forex online, whereas as hidden state is broker forex online Marketiva, Masterforex, Instaforex, FBS and Others. First step on application of Hidden Markov Model in this research is making construction model by making a probability of transition matrix (A) from every broker forex online. Next step is making a probability of observation matrix (B) by making conditional probability of five categories, that is category 1, category 2, category 3, category 4, category 5 by condition of every broker forex online and also need to determine an initial state probability (π) from every broker forex online. The last step is using Viterbi algorithm to find hidden state sequences that is broker forex online sequences which is the most possible based on model and observed state that is the five categories. Application of Hidden Markov Model is done by making program with Viterbi algorithm using Delphi 7.0 software with observed state based on simulation data. Example: By the number of observation T = 5 and observed state sequences O = (2,4,3,5,1) is found hidden state sequences which the most possible with observed state O as following : where X1 = FBS, X2 = Masterforex, X3 = Marketiva, X4 = Others, and X5 = Instaforex.
Generalisasi Fungsi Airy sebagai Solusi Analitik Persamaan Schrodinger Nonlinier Hakim, Lukman; Kusumastuti, Ari
CAUCHY Vol 2, No 2 (2012): CAUCHY
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.699 KB) | DOI: 10.18860/ca.v2i2.2223

Abstract

Persamaan Schrodinger adalah persamaan diferensial parsial nonlinier yang menginterpretasikan pergerakan suatu partikel atau atom. Penelitian ini berupaya untuk memperoleh analisis konstruksi bentuk umum solusi ananalitik persamaan Schrodinger nonlinier dengan fungsi Airy. Fungsi Airy adalah solusi persamaan diferensial Airy, adapun langkah pertama adalah manipulasi bentuk persamaan Schrodinger nonlinier menjadi bentuk persamaan Airy dengan menerapkan transformasi Fourier. Dengan demikian didapatkan solusia nanalitik persamaan Airy dengan generalisasi fungsi Airy. Dan langkah selanjutnya adalah menerapkan invers dari transformasi Fourier yang digunakan untuk memdapatkan solusi analitik bagi persamaan Schrodinger nonlinier, dalam hal ini diberikan kondisi awal bilangan kompleks pada invers transformasi Fourier, yaitu. Adapun hasil dari penelitian ini adalah solusi bagi persamaan Schrodinger nonlinier ketika pangkat dari modulusnya di analisis dengan bentuk ganjil dan genap memberikan bentuk solusi yang sama.

Page 3 of 43 | Total Record : 422


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2026): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 10, No 2 (2025): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 10, No 1 (2025): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 9, No 2 (2024): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 9, No 1 (2024): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 8, No 2 (2023): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 7, No 4 (2023): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 7, No 2 (2022): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi (May 2022) (Issue in Progress) Vol 7, No 3 (2022): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 7, No 2 (2022): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 7, No 1 (2021): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 6, No 4 (2021): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 6, No 3 (2020): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 6, No 2 (2020): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 6, No 1 (2019): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 5, No 4 (2019): CAUCHY Vol 5, No 4 (2019): CAUCHY Vol 5, No 3 (2018): CAUCHY Vol 5, No 3 (2018): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 5, No 2 (2018): CAUCHY Vol 5, No 1 (2017): CAUCHY Vol 4, No 4 (2017): CAUCHY Vol 4, No 3 (2016): CAUCHY Vol 4, No 2 (2016): CAUCHY Vol 4, No 1 (2015): CAUCHY Vol 3, No 4 (2015): CAUCHY Vol 3, No 3 (2014): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 3, No 3 (2014): CAUCHY Vol 3, No 2 (2014): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI Vol 3, No 2 (2014): CAUCHY Vol 3, No 1 (2013): CAUCHY Vol 3, No 1 (2013): Cauchy Vol 2, No 4 (2013): CAUCHY Vol 2, No 3 (2012): CAUCHY Vol 2, No 2 (2012): CAUCHY Vol 2, No 1 (2011): CAUCHY Vol 1, No 4 (2011): CAUCHY Vol 1, No 2 (2010): CAUCHY Vol 1, No 1 (2009): CAUCHY More Issue