cover
Contact Name
Nawirah
Contact Email
nawirah@uin-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elmuhasaba@uin-malang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
EL-MUHASABA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
El Muhasaba:Jurnal Akuntansi adalah jurnal berkala Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu Januari dan Juli. Bidang keilmuan yang diterima dalam jurnal ini adalah Akuntansi, Auditing, Sistem Informasi, Perpajakan, Akuntansi Syariah.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
ANALISIS PERLAKUAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS AKAD MURABAHAH Farihah, Laili; Andriani, Sri
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 2: Juli 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.055 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i2.3904

Abstract

AbstractMurabahah contract is one of the products of Islamic banks before 1 April 2010 subject to twice the value-added tax. Problems of double taxation is imposed on Islamic banks actually issue a very long time, and this bustling discussed tax due to be paid twice to the director general of a larger tax. By this provisions, the sharia will be assumed less competitive with conventional bank financing primarily to the product. After government legislation latest VAT No. 42 of 2010, murabahah is not longer subject to twice. Investigators therefore conducted an analyze on the treatment of KCS Bank BTN Shariah Malang. This research is using research of qualitative in descriptive approach, which describes a situation systematically. The data uses both the primary and secondary data, field studies with research techniques are interview and documentation. The results showed that the Bank BTN Shariah Malang KCS on contract murabahah charged once before and after running of the No. 42 of 2009 rule.AbstrakAkad murabahah merupakan salah satu produk dari bank syariah yang sebelum 1 April 2010 dikenakan dua kali pajak pertambahan nilai. Permasalahan pajak berganda yang dikenakan kepada bank syariah sebenarnya sudah isu yang sangat lama, dan saat ini kembali ramai diberdebatkan lantaran pajak yang harus dibayarkan kepada dirjen pajak lebih besar. Dengan ketentuan yang seperti ini, pihak syariah akan menganggap kalah saing dengan bank konvensional denan produk pembiayaannya. Setelah pemerintah undang-uundang PPN terbaru no 42 tahun 2010, akad murabahah tidak lagi dikenakan dua kali PPN. Oleh karena itu peneliti melakukan analisis perlakuan PPN pada Bank BTN Syariah KCS Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuaitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu menjabarkan suatu situasi secara sistematis. Data yang digunakan adalah data primer dan skunder, dengan teknik penelitian studi lapangan yaitu wawancara dandokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BTN Syariah KCS Malang atas akad murabahahnya dikenakan satu kali PPN sebelum dan sesudah UU no 42 tahun 2009.
TINJAUAN KRITIS ATAS KEBIJAKAN PEMBERIAN POTONGAN PELUNASAN ANGSURAN MURABAHAH BERDASARKAN NILAI KEDERMAWANAN ISLAM TJOKROAMINOTO Latuconsina, Yudhy Muhtar
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 7, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.426 KB) | DOI: 10.18860/em.v7i1.3881

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to criticize the policy in discounting of Murabahah's installment payment in Islamic banking based on Islamic benevolent value of Tjokroaminoto. The critical method of Islamic Tjokroaminoto was used to criticize the policy in discounting of Murabahah’s installment payment in Islamic banking. The result shows that the profit’s domination and egoistic attitude had influenced the policy of margin’s discount in Murabahah’s installment payment when the clients hastened their installment payment period. The major opportunity in giving this kind of discounting is the financial ability of middle up customers and this may imbalance wealth. The solution which built based on Islamic benevolent value of Tjokroaminoto is used to evaluate the subject and the object that deserve to get aid. The aid is for the customer who had inability in paying the installment and the margin dis¬counts were should be influenced by the condition of customer and Islamic banking interest.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah kritik atas kebijakan pemberian potongan pelunasan angsuran murabahah di perbankan syariah berdasarkan nilai kedermawanan Islam Tjokroaminoto. Metode kritis Islam Tjokroaminoto digunakan untuk mengkritisi kebijakan pemberian potongan pelunasan angsuran murabahah di perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan adanya dominasi keuntungan yang menunjukkan sikap egoistik yang mempengaruhi kebijakan pemberian potongan margin sehingga yang diberikan hanya atas pelunasan pembayaran angsuran murabahah lebih cepat dari waktu jatuh temponya. Peluang terbesar diberikannya potongan ini adalah nasabah kelas atas karena kemampuan finansial-nya sehingga dimungkinkan adanya ketimpangan kesejahteraan. Solusi yang dibangun berdasarkan nilai kedermawanan Islam Tjokroaminoto adalah evaluasi subjek dan objek penerima dengan mengutamakan kepada nasabah yang membutuhkan pertolongan yaitu mengalami penurunan kemampuan membayar angsuran serta besaran potongan margin yang dipengaruhi oleh kondisi nasabah dan kepentingan perbankan syariah.
PENGARUH GANGGUAN PRIBADI, GANGGUAN EKSTERN DAN GANGGUAN ORGANISASI TERHADAP INDEPENDENSI PEMERIKSA (Studi Empiris pada Bpk RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara) Vitalokasari, Silvia Arvianti; Djailani, Yustiana
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 2: Juli 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.431 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i2.3898

Abstract

AbstractAffect of Personal Disturbance, External Disturbance, and Organizational Disturbance to Auditor’s Independence (Empiris study at the state audit representation of North Moluccas province), under the guidance of Yustiana Djaelani, SE., M.Si as supervising as primary advisors and Resmiyati Ansar, SE., MSA., Ak as supervising members. This study aims to obtain empirical evidance about the affect of personal disturbance, external disturbance, and organizational disturbance to auditor’s independence at the state representation of North Moluccas province. Population on this research amounted 61 auditor’s at the state representation of the North Moluccas province. The sampling method using the census so the entire population was used as a sample. The method of analysis in this study using multiple regression analysis. This research prove that three independent variables used in this research only external disturbance, variable that effect to the auditor’s independence, while personal disturbance variables and organizational disturbance did not effect to auditor’s independence.AbstrakPengaruh Gangguan Pribadi, Gangguan Ekstern dan Gangguan Organisasi Terhadap Independensi Pemeriksa (studi empiris pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh gangguan pribadi, gangguan ekstern dan gangguan organisasi terhadap independensi pemeriksa pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan provinsi Maluku Utara. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 61 staf pemeriksa pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan provinsi Maluku Utara. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dari ketiga variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini hanya variabel gangguan ekstern yang berpengaruh terhadap independensi pemeriksa, sedangkan variabel gangguan pribadi dan gangguan organisasi tidak berpengaruh terhadap independensi pemeriksa.
KEMAMPUAN PEMBIAYAAN DAN EFISIENSI OPERASI SERTA URGENCY GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM PENCAPAIAN LABA PADA BPR SYARIAH DI JAWA TIMUR Hanif, Rifki; Fitri, Raisa
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 8, No 2 (2017): El Muhasaba
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.5 KB) | DOI: 10.18860/em.v8i2.4969

Abstract

Syariah Banking is increasingly recognized by the government as shown by the increasing number of banks conducting business based on sharia principles in 2011. In 2011, banking performance showed a positive development supported by high profitability, and other financial indicators that showed positive growth. This study aims to determine the effect of Operating Costs and Income, Loan Asset Ratio, and Good Corporate Governance to Achievement of Profit in Islamic Rural Banks in East Java. This study uses multiple regression analysis model. And the type of data is secondary data taken from Bank Indonesia Report. The findings show BOPO has no partial effect on Profit. BOPO, LAR and GCG influence simultaneously to earnings. The implication of this research is that BPRS must be able to reduce operational cost and able to increase credit and apply GCG so that it will affect the achievement of profit at the BPRS in East Java.
MODEL BISNIS YANG BAIK DAN BERTUHAN Diatmika, I Wayan Bayu
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.671 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i1.3876

Abstract

AbstractBusiness practices currently doctrine strongly by capitalist ideology. Business applied to get the optimal profits, no matter how do they obtain it. At the end, businesses increasingly move with concern on their own profit and do not concern on other parties who are affected by the business. The business orientation as this model will only give pleasures to the owner of business. This article discusses on the new model that reconstruct the capitalistic (conventional) business. New business model formed by combining the triple bottom line (TBL), tri hita karana (THK), Pancasila ideology, and the full disclosure based on the ethics that refers to the deontology theory. The combination of those concepts form the new business model that arranged by three foundation which connected each other that are basic foundation, then the fundamental foundation, and the last was the full disclosure foundation. The basic foundation of the business model is the concept of ethics deontology which came through good intentions. The good intentions were then be backed by fundamental foundation that is a combination of triangle TBL and THK. The culmination of a combination of TBL and THK welfare is the creation that is the root of pro human, nature, advantages, and the God .The last foundation, the full disclosure, like a flowers that bloom from the bushes, this is visualize business that will be seen by public through information that distributed by the business. The core of the notion of the business model is essentially on the foundation, namely deontologist approach, or approach based on good intentions action or obligation to follow the God values. As strong as any business model organized, good intentions are the only bricks strongest to it.AbstrakPraktik bisnis saat ini didoktrin kuat oleh ideologi kapitalis. Bisnis dijalankan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya, tidak peduli dengan cara apa keuntungan tersebut didapatkan. Pada akhirnya, bisnis kian bergerak dengan hanya mementingkan kepentingannya atas keuntungan dan tidak mempedulikan kepentingan dari pihak-pihak lain yang dipengaruhi oleh bisnis tersebut. Orientasi bisnis seperti ini pada akhirnya hanya akan memberikan kenikmatan kepada pemilik-pemilik dari bisnis tersebut.Artikel ini membahas mengenai suatu model baru yang merekonstruksi model bisnis kapitalistik (konvensional). Model bisnis baru dibentuk dengan mengkombinasikan konsep triple bottom line (TBL), tri hita karana (THK), ideologi Pancasila, dan pengungkapan penuh dengan berdasarkan pada landasan etika sesuai dengan teori deontologi. Pengkombinasian dari konsep-konsep tersebut melahirkan suatu model bisnis baru yang tersusun dari tiga pondasi yang saling berkaitan satu dengan lainnya yakni pondasi dasar atau basic foundation, kemudian pondasi fundamental atau fundamental foundation, dan yang terakhir adalah pondasi konsep pengungkapan penuh.Pondasi dasar dari model bisnis ini ialah konsep etika deontologi yang diturunkan melalui niat baik. Niat baik tersebut kemudian akan disokong oleh pondasi fundamental yang merupakan kombinasi dari segitiga TBL dan THK. Puncak dari kombinasi dari TBL dan THK ialah terciptanya kesejahteraan yang merupakan akar dari keberpihakan terhadap manusia, alam, keuntungan, dan Tuhan. Pondasi terakhir, konsep pengungkapan penuh, ibarat bunga yang mekar dari pohonnya, inilah visualisasi bisnis yang akan dapat dilihat oleh publik melalui informasi-informasi yang disebarkan oleh bisnis. Inti dari gagasan model bisnis ini ialah pada pondasi dasarnya, yakni pendekatan deontologis, atau pendekatan tindakan berdasarkan niat baik atau kewajiban untuk mengikuti nilai-nilai firman Tuhan. Sekuat apa pun model bisnis ini disusun, niat baik adalah satu-satunya batu bata terkuat untuk menopangnya.
ANALISIS PENGARUH DIVIDEN TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM YANG TERGOLONG JAKARTA ISLAMIC INDEX DI BURSA EFEK JAKARTA Santoso, Septy Indra
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.444 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i1.3892

Abstract

AbstractThis study aims to determine Effect Analysis Dividend Stocks to Trade Volume categorized Jakarta Islamic Index at the Jakarta Stock Exchange. The method used is simple linear regression method. Data were collected using the company’s financial statements. The results showed that the dividend only significant effect on stock trading volume one day to three days after the distribution of dividends in 2005, while in 2006 dividends no significant effect on stock trading volume. In fact, the volume of stock trading is not only influenced by the distribution of dividends alone but also due to other things both internal and external factors such as capital gains, as well as the company’s financial performance.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh dividen terhadap volume perdagangan saham yang tergolong Jakarta Islamic Index di Bursa Efek Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode regresi linier sederhana. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dividen hanya berpengaruh signifikan terhadap volume perdagangan saham satu hari sampai tiga hari setelah pembagian dividen di tahun 2005 sedangkan di tahun 2006 dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap volume perdagangan saham. Dalam kenyataannya, volume perdagangan saham tidak hanya dipengaruhi oleh pembagian dividen semata melainkan juga disebabkan oleh hal lain baik faktor internal maupun eksternal seperti capital gain, maupun kinerja keuangan perusahaan.
APLIKASI FAKTUR PAJAK ELEKTRONIK (E-FAKTUR) DALAM RANGKA PENGUKURAN TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK Tyasmminingsih, Agustin
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 7, No 2: Juli 2016
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.019 KB) | DOI: 10.18860/em.v7i2.3887

Abstract

AbstractE-Invoicing is invoice tax that is created through electronic application or system and provided by Directorate General of Taxation. Implementation of e-invoicing can encourage self-assessment to be better. Because of that, researcher intended to find out the level of taxpayer compliance in reporting of Value Added Tax (VAT) by latest application of electronic tax invoicing (E-Invoicing). This type of research is descriptive quantitative research that was describing numeric data from the questionnaire answers of respondent with likert scale measurement that was given by researcher. Therefore, the data could be processed by SPSS 17 for windows. Independent Variable in this research were urgency of the implementation of e-invoicing (X1), the aim of e-invoicing (X2, socialization to WP (X3), constraint of e-invoicing implementation (X4), speed (X5), accuracy (X6), space efficiency storage / archiving X7), and religiosity (X8). The Dependent Variable were Y1 (formal taxpayer compliance) and Y2 (material taxpayer compliance). Based on the results of multiple regression analysis of this study are implementation of e-invoicing simultaneously (together) with variable X1 — X8 has significant effect on Y1 (formal taxpayer compliance) and Y2 (material taxpayer compliance). Partially (t test) result showed socialization to wajib pajak (X3) has a significant influence on the Formal Taxpayer Compliance (Y1). Material Taxpayer Compliance (Y2), only Religiosity (X8) which has a significant influence to Material Taxpayer Compliance (Y2).AbstrakFaktur Pajak yang berbentuk elektronik, yang selanjutnya disebut e-Faktur, adalah Faktur Pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Penerapan E-Faktur dapat mendorong terciptanya pelaksanaan self assessment dengan lebih baik. Karena hal ini, peneliti bermaksud untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dengan aplikasi terbaru yaitu faktur pajak elektronik (e-faktur). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Yakni mendeskripsikan data berupa angka, data berupa angka tersebut berasal dari jawaban responden dalam kuisioner yang diberikan oleh peneliti yang sudah diberikan skala pengukuran yakni skala likert sehingga data tersebut dapat diolah lebih lanjut dengan menggunakan SPSS 17 for Windows. Dengan Variabel Independen adalah Urgensi diterapkannya e-faktur (X1), Tujuan penerapan e-faktur (X2), Sosialisasi kepada wajib pajak (X3), Kendala dalam penerapan e-faktur (X4), Kecepatan (X5), Keakuratan (X6), Efisiensi Ruang Penyimpanan/Pengarsipan (X7), dan Religiusitas (X8). Untuk Variabel Dependen ada dua yakni: Y1 (kepatuhan wajib pajak Formal) serta Y2 (kepatuhan wajib pajak Material). Berdasarkan hasil analisis regresi berganda hasil dari penelitian ini adalah Penerapan e-faktur secara simultan (bersama-sama) dengan variabel X1 - X8 berpengaruh siginifikan terhadap Y1 (kepatuhan wajib pajak Formal) serta Y2 (kepatuhan wajib pajak Material). Secara parsial (Uji t) diperoleh hasil bahwa hanya Sosialisasi kepada WP (X3) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Formal (Y1). Sedangkan untuk Kepatuhan Wajib Pajak Material (Y2), hanya Religiusitas (X8) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Material (Y2).
PENGARUH KEPUASAN KERJA, MOTIVASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, SELF ESTEEM DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA INDIVIDUAL (Studi Empiris pada Distributor Tiens Unicore di Makassar) Zainuddin, Zainuddin
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 2: Juli 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.92 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i2.3905

Abstract

AbstractThis study aims to know Influence of Job Satisfaction, Motivation, Interpersonal Communication, Self Esteem and Self Efficacy to Individual Performance. This research was conducted by taking sample 96 active Distributor people of company Tiens Unicore in Makassar. Data Collecting by using Questioner sent direct by researcher and also researcher friend with admission filling deadline three days. Analysis method which used in this research is doubled regression analysis. Result of this research indicated that 1) Job Satisfaction have an effect on significant to Individual Performance. 2) Motivation have an effect on significant to Individual Performance. 3) Interpersonal communication not have an effect on significant to Individual Performance. 4) Self Esteem have an effect on significant to Individual Performance. 5) Self Efficacy have an effect on significant to Individual Performance.AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja, motivasi, komunikasi interpersonal, self esteem dan self efficacy terhadap kinerja individu. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel 96 orang distributor aktifperusahaan Tiens Unicore di Makassar. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang diberikan langsung oleh peneliti selama 3 hari. Metode analisis dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. 2) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. 3) Komunikasi Interpersonal tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. 4) Self esteem berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu. 5) Self efficacy berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu.
PENGAKUAN PENDAPATAN DENGAN METODE PERSENTASE PENYELESAIAN BERDASARKAN PSAK NO.34 Nurjanah, Evi
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 7, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.184 KB) | DOI: 10.18860/em.v7i1.3882

Abstract

AbstractThis study aims to determine the method used in recognizing revenue on long-term construction. This study also aims to determine whether the recognition of revenue on long-term construction contracts are carried out in accordance with generally accepted accounting standards. In addition, to determine the appropriate revenue recognition methods Generally Accepted Accounting Standards. Object of this research was conducted at PT. X which is a company engaged in a long-term provider of construction services. Object of research data is performed only on income related to the project Mall, Malang cover the period 2011 to 2015. The analytical method used is qualitative method with descriptive approach.The results showed that PT. X recognizes revenue based on cash receipts (cash basis). So that the revenue recognized in the PT. X admittedly not based on the matching principle of revenue that occurred in that period with the costs incurred to earn income in the period. In addition, PT. X uses nominal account in the form of development cost mall in recognizing expenses related to procurement of long-term construction contracts. So PT. X can not provide detailed information related to the building construction in progress. In addition, the fee accounts can not be transferred when the handing over of assets construction that has been completed to the customer. Recognition of revenue and costs will also affect the incidence of deferred tax liabilities. In addition, recognition of revenues and expenses is not in accordance with generally accepted accounting standards, especially PSAK No. 34, Accounting for Construction Contracts. Under PSAK No. 34 that the entity using the percentage of completion method in recognizing revenue on long-term construction contracts.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dalam mengakui pendapatan atas kontruksi jangka panjang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah pengakuan pendapatan atas kontrak kontruksi jangka panjang yang dilakukan telah sesuai dengan Standar Akuntansi yang Berlaku Umum. Selain itu juga untuk mengetahui metode pengakuan pendapatan yang sesuai Standar Akuntansi yang berlaku umum. Obyek penelitian ini dilakukan pada PT. X yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia jasa kontruksi jangka panjang. Obyek data penelitian yang dilakukan hanya pada laba rugi yang berkaitan dengan proyek Mall Malang periode tahun 2011 sampai dengan 2015. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. X mengakui adanya pendapatan berdasarkan atas penerimaan kas (cash basis). Sehingga pendapatan yang diakui pada PT. X diakui tidak berdasarkan prinsip penandingan antara pendapatan yang terjadi pada periode tersebut dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan pada periode tersebut. Selain itu, PT. X menggunakan akun nominal berupa biaya pembangunan mall dalam mengakui pengeluaran biaya yang terkait pengadaan kontrak konstruksi jangka panjang. Sehingga PT. X tidak dapat memberikan informasi mendetail terkait bangunan konstruksi dalam proses. Selain itu, akun biaya tersebut tidak dapat dialihkan ketika terjadi penyerahan aset konstruksi yang telah selesai kepada pemesan. Pengakuan pendapatan dan biaya ini juga akan mempengaruhi timbulnya kewajiban pajak tangguhan. Selain itu, pengakuan pendapatan dan biaya ini belum sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku umum, khususnya PSAK No. 34 tentang Akuntansi Kontrak Kontruksi. Berdasarkan PSAK No. 34 bahwa entitas menggunakan metode persentase penyelesaian dalam mengakui pendapatan atas kontrak kontruksi jangka panjang.
PAJAK, TUNNELING INCENTIVE DAN MEKANISME BONUS PADA KEPUTUSAN TRANSFER PRICING Wafiroh, Novi Lailiyul; Hapsari, Niken Nindya
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 6, No 2: Juli 2015
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.646 KB) | DOI: 10.18860/em.v6i2.3899

Abstract

AbstractThere are two kinds of motivation in transfer pricing transaction, tax avoidance and opportunistic motivation. Tunneling that disadvantages the minority stockholders often happens since the stockholders in Indonesia tend to concentrate on a minority. Besides, the rules and laws cannot protect them. Management will try to increase the company’s profit in order to get the bonus promised by the company owner. This research aims to know: 1) The effect of tax on transfer pricing decision, 2) The effect of tunneling incentive on transfer pricing decision, and 3) The effect of bonus mechanism on transfer pricing decision. This research focuses on 17 manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange (BEI) of 2011–2013. The data used is the secondary data that are companies ’ financial annual report gathered through the IDX official website by using purposive sampling. The data analysis method is logistic regression using SPSS 21 program. The result of analysis indicates that tax, tunneling incentive, and bonus mechanism simultaneously affect transfer pricing transaction. Partially, tax gives positive and significant effect on transfer pricing transaction. Meanwhile, tunneling incentive gives positive and significant effect on transfer pricing transaction. On the other hand, bonus mechanism does not give any significant effect on transfer pricing transaction.AbstrakTerdapat dua motivasi dilakukannya transaksi transfer pricing, yaitu motivasi penghindaran pajak dan motivasi oportunistik. Tunneling yang merugikan pemilik saham minoritas tidak jarang terjadi mengingat kepemilikan saham di Indonesia cenderung terkonsentrasi pada sebagian kecil pihak, dimana peraturan dan undang-undang yang dibuat masih belum mampu melindungi kepentingan mereka. Manajemen akan berusaha meningkatkan laba perusahaan guna memperoleh bonus yang dijanjikan oleh pemilik perusahaan yang didasarkan pada laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh pajak pada keputusan transfer pricing, 2) Pengaruh tunneling incentive pada keputusan transfer pricing, dan 3) Pengaruh mekanisme bonus pada keputusan transfer pricing. Fokus penelitian ini adalah 17 perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2011–2013. Data yang digunakan yaitu data skunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi IDX dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan program SPSS21.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan pajak, tunneling incentive dan mekanisme bonus berpengaruh terhadap transaksi transfer pricing. Secara parsial pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap transaksi transfer pricing. Tunneling incentive berpengaruh positif dan signifikan terhadap transaksi transfer pricing. Dan mekanisme bonus tidak berpengaruh signifikan terhadap transaksi transferpricing.

Page 10 of 26 | Total Record : 251