cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018" : 6 Documents clear
ANALISA KEAUSAN RODA GIGI LURUS SECARA MIKROSKOPIK DENGAN VARIASI BEBAN Bagus Setya Raharja; Sufiyanto Sufiyanto; I Made Sunada
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4656

Abstract

Peran rodagigi dalam sebuah kendaraan maupun dunia industry sangat penting dalam menghubungkan atau meneruskan putaran daya yang dihasilkan dari proses energy kinetic menjadi energy mekanik. Didalam aplikasi penggunaan transmisi roda gigi sering dijumpai suatu masalah yaitu keausan roda gigi. Keausan merupakan penguraian ketebalan permukaan akibat gesekan yang terjadi pada pembebanan dan gerakan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui laju keausan pengaruh beban dan putaran terhadap keausan roda gigi lurus dengan bahan SCM 440. Korelasi kecepatan keausan dengan variasi beban sebesar R2 = 0,9721. Dari hasil analisa penelitian ini didapatkan hasil bahwa pada putaran 200 dan 500 rpm dengan beban 0, 5, dan 10 kg mengalami penurunan keausan secara linier. Sedangkan pada putaran 1000 rpm dengan beban 0, 5, 10 kg mengalami kenaikan dan penurunan yang signifikan karena pada beban yang besar dan putaran tinggi laju keausan akan tidak stabil cenderung terlihat mencolok perbedaannya. Semakin berat beban yang diterima pada roda gigi, maka semakin rendah putaran yang dihasilkan
DESAIN MECANUM WHEEL SYSTEM PADA KENDARAAN ROBOT TEMPUR KOTA Yunus Supriyanto; Sufiyanto Sufiyanto; Kusnadi Kusnadi
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4673

Abstract

Mecanum wheel system adalah sistem penggerak roda yang digunakan untuk menggerakkan robot tempur. Desain pada mecanum wheel system ini dilakukan dengan cara membuat modifikasi sistem penggerak roda atau rantai yang semula digunakan pada robot tempur perkotaan. Keterbatasan sistem penggerak roda atau rantai adalah sulitnya melakukan perubahan arah gerakan kendaraan dengan radius tikungan yang sempit. Hal ini sangat membatasi fleksibilitas dari kendaraan robot tempur kota karena rute untuk area perkotaan terutama pemukiman yang padat memiliki kondisi jalan yang sempit dan berbelok-belok. Tujuan aplikasi mecanum wheel system pada desain kendaraan robot tempur kota adalah untuk meningkatkan mobilitas dan fleksibilitas pada saat melintas pada kondisi jalan sempit di area perkotaan. Dalam tulisan ini dilakukan perencanaan komponen utama roda penggerak dari mecanum wheel system yang digunakan. Metode yang dilakukan dengan membuat desain pada komponen-komponen utama roda penggerak mecanum wheel system tersebut. Spesifikasi berat kendaraan 150 kg dan daya motor penggerak pada setiap roda sebesar 350 watt yang digerakkan dengan menggunakan energi baterai. Kecepatan maksimal yang mampu ditempuh adalah   10 km/jam. Pada analisa kekuatan baut pengikat roda diperoleh tegangan geser ijin baut lebih besar daripada tegangan geser yang terjadi (1,17 kg/mm2 2,67 kg/mm2). Sedangkan kekuatan poros roller roda menghasilkan tegangan lentur 1,27 kg/mm2 yang masih lebih rendah dari tegangan lentur ijin bahan S40C sebesar 4,58 kg/mm2. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisa kekuatan pada beberapa komponen utama dari mecanum wheel system masih memenuhi syarat desain yang aman karena batas tegangan kerja yang diterima oleh komponen-komponen tersebut masih lebih kecil dari nilai tegangan ijin bahan.
ANALISA KEMAMPUAN CHASSIS PADA ROBOT TEMPUR KOTA DENGAN SOFTWARE MSC. NASTRAN Eko Prasetyo Widyanto; Darto Darto; Adi Novianto
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4674

Abstract

Dalam analisa kemampuan chassis pada robot tempur kotadengan software MSC. Nastran mengfokuskan mengenai kekuatan rangka dan rangkaian beban yang diterima sehingga chassis robot tempur kota mampu menahan segala beban yang diterima, sehinggga chassis tidak mengalami patahan maupun bengkokan akibat dari menahan segala beban yang diterima selama melaksanakan fungsi dan daya guna maksimal.
PERENCANAAN SISTEM TRANSMISI PENGGERAK MECANUM WHEEL ROBOT TEMPUR KOTA Ferdinan Simanjuntak; Ike Widyastuti; Gunarko Gunarko
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4677

Abstract

Robot tempur kota dirancang untuk membantu pertempuran di medan perkotaan dengan kontrol jarak jauh serta pergerakan khusus dari roda mecanum wheel. Pergerakan khusus dari roda ini memungkinkan robot dapat bergerak kesegala arah serta dapat berputar ditempat 3600 kembali kearah semula. Efektifitas waktu dan fleksibilitas gerakan dalam menentukan target atau musuh pada setiap sudut dengan cepat adalah salah satu syarat penting dalam pertempuran perkotaan. Perencanaan sistem transmisi penggerak mecanum wheel robot tempur kota ini dilengkapi dengan 4 kaki roda penggerak dimana setiap kaki roda mecanum wheel menggunakan motor dc sebagai sistem penggerak utama yang dirangkai dengan komponen mesin lain seperti poros, pasak, kopling cakar, gearbox transmisi dengan rangkaian roda gigi cacing, sproket kecil dan besar yang terhubung dengan rantai rol dan bantalan gelinding pada roda mecanum. Transmisi penggerak pada setiap kaki telah dihubungkan dengan sistem program arduino yang terhubung ke hp sebagai kontrol gerak mecanum wheel robot tempur kota. Dalam perencanaan sistem transmisi penggerak mecanum wheel robot tempur kota ini diperoleh hasil dengan beban maksimal 150 kg, dengan daya motor (P) 0,350 kW, diameter roda gigi 42 mm, diameter ulir cacing 25 mm, diameter sproket besar 145 mm,diameter sproket kecil 45 mm dan daya pada gigi cacing 0,101 kW, daya pada ulir cacing 0,300 kW, daya pada sproket  besar 0,209 kW, daya pada sproket kecil 0,190 kW, rantai yang digunakan ANSI no.35 dengan diameter rol 5,08 mm, beban maksimal rantai 115,4 kg dan diameter poros 1, 2, 3, 4 yaitu 12, 12, 15, 20 mm dengan panjang pasak 1, 2, 3, 4 yaitu 14, 14, 16, 18. Umur nominal bantalan digunakan selama 5 jam/hari selama 8,899 tahun.
ANALISA UNJUK KERJA SISTEM KELISTRIKAN PADA ROBOT TEMPUR KOTA Agung Surya Budi; Boe Tong Widada; Sugeng Haryanto
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4683

Abstract

Sistem kelistrikan pada robot tempur kota merupakan rangkaian yang sangat penting untuk menggerakan rangkaian mekanik pada robot tempur kota. Sehingga dalam analisa sitem kelistrikan dibutuhkan pengujian alat, untuk mengetahui sistem kelistrikan mampu menggerakan rangkaian mekanik robot dapat berjalan dengan baik dengan beban yang ada pada robot tersebut. Didalam pengujian alat dilengkapi dengan menggunakan voltmeterdigital yang dipasang pada robot, untuk mempermudah dalam pelaksanaan pengujian dan dapat mengetahui arus dan tegangan yang masuk pada masing-masing motor DC 24 robot, dan untuk mengetahui lama waktu pemakaian baterai 12 volt yang dihubungkan secara seri pada saat digunakan secara continous(terus-menerus). Sehingga sitem kelistrikan dapat berkerja sesuai yang diinginkan.
ANALISA KAPASITAS DAN TEKANAN ALIRAN FLUIDA PADA INSTALASI POMPA RANGKAIAN SERI PARALEL BERBASIS MICROCONTROLLER Yongky Arta; Fransiskus A. Widiharsa
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v14i2.4684

Abstract

Pompa rangkaian seri paralel merupakan rangkaian pompa yang di gunakan untuk memindahkan zat cair bertekanan rendah ke tekanan yang lebih tinggi. Dimana pada alat untuk sistem rangkaian seri dan paralel masih sangat rumit serta pengambilan data karena alat ukur terutama yang kurang baik. Untuk itu di buatlah teknologi terbaru dengan menambahkan microcontroller sebagai pengatur system pengambilan data ,sehingga meminimalisir kerugian dalam pengambilan data meliputi tekanan, kapasitas  serta effisiensi pompa rangkaian seri paralel. Dimana hasil pengujian perbandingan head dan kapasitas pompa rangkaian seri didapatakan  bahwa  pada pompa rangkain seri berbanding terbalik dengan pompa rangkain paralel  dimana pompa rangkaian seri nilai head lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas (Q). Dimana head terkecil terdapat pada bukaan katup 90° yaitu 7,06152 mH2O pada kapasitas 3,74 x 10-4 m3/s  dan head terbesar terdapat pada pembukaan katup 30° yaitu 11,2939 mH2O pada kapasitas 3,25 x 10-4 m3/s. Sedangkan . pada pompa rangkaian paralel nilai kapasitas lebih tinggi dibandingkan nilai kapasitas (Q) pompa rangkain seri  dimana nilai kapasitas terkecil pada bukaan katup 30° yaitu 6,501 x 10-4 m3/s  pada head 5,9604 mH2O dan kapasitas terbesar terdapat pada bukaan katup 90° yaitu 7,52 x 10-4 m3/s  pada head 3,81 mH2O. Pada perbandingan effisiensi dengan kapasitas, pompa rangkaian seri lebih rendah dibandingakan dengan effisiensi pompa paralel  dimana nilai effisiensi pompa seri tertinggi 10,9% pada kapasitas 3,25 x 10-4 m3/s dan effisiensi tertinggi pompa paralel 11,5% pada kapasitas 6,50 x 10-4 m3/s dimana semakin besar nilai kapasitas suatu aliran fluida maka semakin besar pula nilai effisiensi suatu pompa tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue