cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN POLYVINIL ALCOHOL (PVA) SEBAGAI MEDIA QUENCH TERHADAP BAJA AISI 1045 A. Ali Alhamidi; Dewananta S
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4481

Abstract

Penggunaan polimer sebagai media quench dalam perlakuan panas baja adalah alternatif untukmeningkatkan kekerasan tanpa menyebabkan terjadinya distorsi dimensi / tegangan sisa yang berlebihpada baja AISI 1045. Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi polimer dan agitasi terhadapkarakteristik pendinginan baja AISI 1045 dalam larutan polivinil alcohol (PVA) dengan konsentrasi10% dan 40% dengan mengunakan sistem pendinginan tabung agitasi vertical selama 10 menit dan 20menit. Hasil percobaan menunjukan bahwa tingkat konsentrasi polimer akan menurunkan lajupendinginan sedangkan agitasi hanya meningkatkan laju pendinginan rata-rata pada konsentrasi yangrendah.Dari pengujian kekerasan dan strukturmikro menunjukan terjadinya penurunan kekerasandengan semakin meningkatnya konsentrasi polimer. Hal ini disebabkan proses pelepasan panas daripolimer dengan tingkat konsentrasi (viskositas) yang tinggi semakin menurun sehingga lajupendinginan kritis untuk mendapatkan struktur martensit terhambat akibat cepatnya terbentuknyalapisan pelindung.Sedang lamanya agitasi tidk memberi pengaruh yang nyata terhadap pemecahanlapisan pelindung (insulating film) dari polimer terhadap spesimen.
ANALISIS DEFORMASI PANAS PADUAN Co-Cr-Mo SEBAGAI MATERIAL IMPLANT Alfirano Alfirano
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4482

Abstract

Pada penilitian ini, dilakukan proses deformasi panas pada fasa gfcc, hasil transformasi dari fasa ehcpdan stcp untuk paduan Co-Cr-Mo yang mengandung Si dan Mn sebagai pengganti Ni. Dalampercobaan dilakukan uji tempa terhadap tiga jenis paduan yaitu Co-Cr-Mo, Co-Cr-Mo-Si dan Co-Cr-Mo-Mn untuk daerah pemanasan awal 1050 oC – 1200 oC selama 30 menit. Sampel hasil tempadikarakterisasi melalui uji XRD, uji EDAX dan uji kekerasan mikro.Dari hasil percobaan ditunjukkan bahwa pembuatan komponen implan ini bisa dilakukan melaluipengerjaan tempa, dengan syarat paduan mempunyai fasa tunggal dengan struktur kisi kristal kubik(fasa gfcc). Fasa tunggal gfccdiperoleh melalui pemanasan awal sebelum pengerjaan tempa, semua fasaehcp dan stcp bertranformasi menjadi fasa gfcc.Hasil analisa XRD telah memperlihatkan hal ini. Sampel mengalami kegagalan tempa akibat retakuntuk sampel tanpa penambahan unsur pemadu dan sampel yang mengandung Si. Hasil analisaEDAX menunjukkan bahwa terjadinya retakan diduga akibat terbentuknya fasa stcp dan fasaintermetalik MoSi2. Sedangkan sampel dengan unsur pemadu Mn tidak mengalami retak. Nilaikekerasan turun dengan kenaikan temperatur untuk sampel yang mengandung Mn. Namun Nilaikekerasan meningkat kembali pada 1200 oC untuk sampel tanpa unsur pemadu dan denganpenambahan Si.
VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN AWAL CETAKAN PADA PENGECORAN Al-Si BEKAS Ike Widyastuti
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4483

Abstract

Teknologi pengecoran logam di lapangan yang banyak digunakan dalam pembuatan komponenmemiliki kekurangan banyak cacat terutama terjadinya porositas sehingga menghasilkan banyak hasilreject yang akhirnya mempengaruhi biaya proses produksi. Pada penelitian ini dilakukan pengecoranAl-Si bekas menggunakan dapur krusibel yang dirancang menggunakan bahan bakar gas LPG sebagaialternatif lain pada proses pengecoran. Adapun pengujian dilakukan untuk melihat kualitas hasil coranterutama pada harga kekerasan dan cacat coran secara makro.Proses pengecoran dilakukan menggunakan temperatur pemanasan awal cetakan yang bervariasi yaitu280C, 3000C dan 6000C. Cetakan yang digunakan adalah jenis cetakan logam. Pemanasan awalcetakan logam ini bertujuan untuk dapat meminimalisir cacat coran secara makro dengan mengurangiterjadinya shock temperature pada saat proses pendinginan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur awal pemanasan cetakan logam makanilai kekerasan dan cacat coran semakin rendah sehingga hasil pengecoran ini dapat digunakan untukproses lanjut yaitu pembentukan logam karena sifatnya yang lunak dan minim cacat. Hasil kekerasanterendah diperoleh 36,57 HRB dan cacat coran terendah mencapai 1,53%, yang diperoleh dengantemperatur pemanasan awal cewtakan 6000C.
IMPLEMENTASI MESIN PENGADUK ADONAN BAHAN BAKU SAMBAL KACANG DENGAN SISTEM MEKANIS MENGGUNAKAN TEKNIK PENGATURAN OTOMATIS Sudjatmiko Sudjatmiko
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4484

Abstract

Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memperkenalkan , sekaligusmengintroduksikan alat pengaduk adonan bahan baku sambal kacang dengan sistem mekanismenggunakan teknik pengaturan otomatis.Dengan teknologi lama mitra menghasilkan produk dalam 1 hari sekitar 150 kg sambal kacang,tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas hasil adonan sambalkacangMetode penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menggunakan kaji tindak yang dibuatbersama dengan mitra yang melalui beberapa tahapan, mulai dari rancangan sekaligus pembuatanalat, evaluasi hasil dan kualitas produk .Hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa terdapat kenaikanproduksi 26,7 % dan waktu proses adonan 25 % untuk setiap kali proses kapasitas maksimum 45kg/4 menit, keuntungan bersih dalam 1 bulan produksi Rp. 633.467,- dengan hasil yang dicapai1.560 kg/bulan,sedangkan rentabilitas [R] yang dapat dicapai 2,56%
PENGARUH PERBEDAAN TINGGI PIPA ISAP DAN TINGGI PIPA PENGELUARAN TERHADAP KONTINUTAS ALIRAN PADA POMPA VAKUM TANPA ENERGI Herry Suprianto
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4485

Abstract

Dari hasil analisa data diperoleh bahwa tinggi pipa isap tidak berpengaruh terhadap kontinuitas aliran.Hal ini disebabkan karena energi pengisapan pada pompa vakum tidak tergantung pada tinggi isap.Tinggi atau panjang pipa pengeluaran sangat berpengaruh terhadap kontinuitas aliran. Semakinpanjang pipa pengeluaran maka akan diperoleh kontinuitas aliran, hal ini dapat dilihat pada tinggisaluran pengeluaran 1,00 m dengan tinggi pipa isap 7,5 m diperoleh beda aliran sebesar 0,088 . 10-4m3/s atau 0,0088 liter/s.Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara tinggi pipa isap dan tinggi pipa pengeluaransangat berpengaruh terhadap kontinuitas aliran.
GEOMETRI RADIASI MATAHARI DI KOTA MALANG Fransiskus A. Widiharsa
TRANSMISI Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v4i2.4486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter-parameter arah dan posisi yang berpengaruh padaradiasi matahari yang diterima di Malang (8o Lintang Selatan dan 112o Bujur Timur) dalam setahun.Parameter–parameter itu meliputi selisih waktu antara waktu sesungguhnya (solar time) dengan WIB,panjang hari, lintasan matahari , altitude, azimuth, kemiringan (slope) dan insiden. Dari hasilmenunjukkan bahwa sebagian besar matahari berada di utara kota Malang yaitu selama 223 hari daritanggal 2 Maret sampai dengan 10 Oktober atau sebesar 61% dalam setahun dan sisanya 39% berada diselatan. Posisi matahari tegak lurus permukaan horisontal terjadi pada tanggal 2 Maret dan 11 Oktober.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue