cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Krida Rakyat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
GEJALA EUFEMISME DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI Dra. Sayekti, M.Pd, Dra. Sayekti, M.Pd
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.055 KB)

Abstract

Dalam komunikasi sehari-hari dengan menggunakan bahasa (Indonesia) lisan maupun tulis sering kita jumpai pernyataan-pernyataan dalam bentuk kalimat seperti1. Ayahnya sudah tak ada lagi di tengah-tengah mereka. (= mati)2. Pikiran sehatnya semakin merosot saja akhir-akhir ini. (= gila)3. Anak Anda memang tidak terlalu cepat mengikuti pelajaran seperti anak-anak lainnya. (= bodoh)4. Anak itu mengalami handicap mental. (= cacat mental)5. Penderita gizi buruk perlu memperoleh perhatian khusus. (= kelaparan)
MENGOPTIMALKAN FUNGSI OTAK KANAN MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA Santoso Yohanes, M.Pd, Dr. Rudi
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.051 KB)

Abstract

Dalam enam dasawarsa terakhir, penelitian mengenai belahan otak (brain lateralization) manusia semakin maju. Salah satu hasil yang menonjol adalah perbedaan fungsi antara otak belahan kiri (selanjutnya disingkat otak kiri) dan otak belahan kanan (selanjutnya disingkat otak kanan). Sebelum ada penelitian tentang hal ini, para ahli psikologi berpendapat bahwa dua belahan otak manusia berfungsi sama. Bahkan ada yang berpendapat bahwa belahan otak kanan sekadar sebagai cadangan jika otak kiri mengalami malfungsi.
TIPE TEMPERAMEN KONSELOR & CORAK INTERAKSI KONSELING Widodo, S.Pd., M.P.d, Bernardus
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.068 KB)

Abstract

Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai bagian tak terpisahkan dari pendidikan sebagai sebuah sistem. Untuk menjadikan Bimbingan dan Konseling sebagai model pelayanan berkualitas, tak terpisahkan dari tipe temperamen konselor sebagai salah satu unsur dari kepribadian (personality). Para ahli di bidang konseling berpendapat bahwa efektivitas dan keberhasilan dalam interaksi konseling banyak dipengaruhi oleh watak, konselor, temperamen, sikap, minat dan daya penyesuaian diri dari konselor.
PASAR TRADISIONAL VS PASAR MODEREN Kurniawati, MSi, Dra. Dyah
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.137 KB)

Abstract

Secara teori, pasar merupakan tempat bertemunya antara pembeli dan penjual. Namun seiring perkembangan teknologi, definisi tersebut telah berubah karena antara pembeli dan penjual tidak harus bertemu. Alasannya karena dengan kemajuan teknologi dan informasi telah menembus batas antar negara. Melalui internet maka pasar maya semakin diminati, karena tidak terkendala ruang dan waktu. Konsumen tidak membutuhkan tempat bertemu dengan penjualnya karena transaksi bisa dilakukan melalui internet. Revolusi dalam bidang teknologi informasi dan sistem informasi memicu transformasi dalam semua bidang dan memunculkan fenomena tentang e-lifestyle yaitu mulai dari e-mail, e-banking, e-shopping, e-book, e-learning, e-news, e-commerce, e-market. Dengan e-lifestyle memberikan banyak kemudahan, namun juga menimbulkan ancaman baru jika dikaitkan dengan jaminan keamanan atas transaksi (Saputro, 2010).
DISKRIMINASI UPAH TERJADI DIMANA-MANA APOLLO, S.PD.,M.SI., APOLLO, S.PD.,M.SI.
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.427 KB)

Abstract

Salah satu peristiwa yang menonjol beberapa bulan belakangan ini adalah demo buruh kepada perusahaan dan pemerintah karena merasa diperlakukan tidak adil, terutama dalam hal pengupahan. Pada umumnya demo buruh tersebut menuntut perbaikan nasib, seperti kenaikan upah, kondisi tempat kerja dan jaminan sosial.Sebagaimana di ketahui sampai saat ini memang masih banyak perusahaan atau organisasi yang memberi upah terlalu rendah kepada pekerjanya. Kondisi kerja dan perlakuan terhadap pekerja juga masih buruk. Undang-undang tenaga kerja belum mampu memberi rasa keadilan kepada tenaga kerja dan lebih menguntungkan perusahaan atau pemilik modal. Peraturan tersebut memang belum dijalankan sepenuhnya oleh perusahaan. Oleh sebab itu, tindakan para buruh yang marak belakangan ini di Indonesia bisa dimaklumi.
UNSUR FUNGSIONAL KALIMAT: OBJEK DAN PELENGKAP Dra. Rustiati, M.Hum., Dra. Rustiati, M.Hum.
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2012
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.041 KB)

Abstract

Objek (O) dan Pelengkap (Pel) merupakan unsur fungsional kalimat di di samping Subjek (S), Predikat (P), dan Keterangan (Ket). Objek dan Pelengkap memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaan antara objek dan pelengkap ialah keduanya sering  berwujud nomina dan sering menduduki tempat yang sama, yakni d belakang verba. Keduanya melengkapi P  dan  kadang-kadang keduanya terdapat bersama-sama dalam satu kalimat. Persamaan antara objek dan pelengkap tersebut, akhirnya orang sering tidak membedakan keduanya dalam satu kalimat. Padahal ada perbedaan yang tegas antara objek dan pelengkap. Berkaitan dengan hal itu, penulis mencoba membahas unsur fungsional kalimat: objek dan pelengkap. Untuk mengetahui perbedaan kedua unsur fungsional kalimat tersebut perlu dipaparkan ciri-ciri objek dan ciri-ciri pelengkap.
PENELANTARAN KELUARGA Adhani, M.Hum., Dra. Agnes
Krida Rakyat Krida Rakyat Tahun 2015
Publisher : Unika Widya Mandala Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga dikenal dengan KDRT. Kekerasan lebih dimaknai secara fisik dengan lebam-lebam dan luka berdarah-darah serta sejenisnya. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU-PKDRT), kekerasan dalam rumah tangga umumnya korbannya adalah perempuan dan anak-anak dan terdapat empat bentuk kekerasan, yaitu kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran.

Page 4 of 4 | Total Record : 37