cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
CERMIN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "No 46 (2010): Maret" : 6 Documents clear
MENGGAGAS ILMU HUKUM KHAS INDONESIA Hamzani, Achmad Irwan
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.038 KB)

Abstract

Ada anggapan bahwa pada saat ini posisi hukum di Indonesia mengalami kemunduran. Hukum yang diharapkan menjadi pendukung bagi perubahan masyarakat yang lebih baik, hanyalah aturan-aturan kosong yang tidak mampu menjabaw persoalan dalam masyarakat. Hukum sering hanya menjadi legitimasi pemguasa dalam menancapkan ketidakadilannya pada masyarakat. Ada jarak yang semakin jauh antara law in books dengan law in action. Salah satu masalah yang menjadi sebab ketidakmampuan hukum ini adalah tentang ilmu hukum sendiri. Ilmu hukum yang diajarkan melalui pendidikan hukum di Indonesia cenderung menganut madzhab hukum Barat. Padahal banyak pemikiran hukum Barat yang sangat jauh dari sosio kultur dan sosio riligius bangsa Indonesia. Oleh karena itu diperlukan suatu pengembangan pemikiran ilmu hukum yang khas Indonesia yang diharapkan mampu menjawab persoalan-persolan sosial bangsa Indonesia.   Kata kunci: Pemikiran, ilmu hukum, Indonesi.
PERANAN BIROKRASI DALAM MENDORONG REGULASI PEMRINTAH Sugiharto, Imawan
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4823.494 KB)

Abstract

Birokrasi dalam suatu negra sangat penting dan menentukan dalam upaya penyelenggaraan Negara maupun penyelenggaraan Pemerintahaan birokrasi diibaratkan mesin paling utama dalam penyelenggaraan pemerintahaan sehingga apabila tejadi kemacetan atau kerusakan maka dapat dibayangkan bahwa pemerintah itu sendiri akan berjalan secara pincang dan mogok atau bahkan berhenti dalam menyelenggarakan pemerintahaan. Di Indonesia birokrasi yang sangat penting dan paling utama namun dalam kenyataannya mengalami begitu banyak masalah seperti kurang profesionalisme, terjadi kelambanan dalam pelayanan masyarakat, memiliki system manajemen yang buruk terjadi korupsi, kolusi, dan nepotisme serta begitu banyak permasalahan dalan tubuh birokrasi kita. Mengingat birokrasi merupakan institutsi yang memiliki kewenangan untuk menangani aliran tuntutan masyarakat dan begitu merupakan alat atau jembatan perantara kepentingan masyarakat dengan system perpolitikan yang ada dalam Negara Oleh Karena itu perlu adanya langkah mengatasi kekurangan tadi melalui reformasi birokrasi dan konsolidasi serta agenda reformasi birokrasi yang jelas. Kata Kunci : birokrasi, Reformasi dan Konsolidasi, Regulasi Pemerintahan
Persepsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal Terhadap Etika Bisnis Jalil, Mahben; Mubarok, Abdulloh
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3079.492 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal terhadap etika bisnis dan apakah ada perbedaan persepsi yang signifikan tentang etika bisnis antara mahasiswa tersebut yang belum bekerja dan yang sudah pernah bekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 99 responden penelitian yang terdiri dari 58 responden mahasiswa yang belum bekerja (kelompok 1) dan 41 mahasiswa yang sudah pernah bekerja (kelompok 2). Pemilihan responden(sampel) dilakukan secara convennience. Uji validitas dilakukan dengan melakukan korelasi bivariate antara masing-masing skor indikator, sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan uji statistik cronbach alpha. Untuk mengetahui seberapa baik persepsi tentang etika bisnis, data dianalisis dengan memproporsikan total skor perhitungan dari masing-masing kelompok responden dengan total skor idealnya. Kemudian diinterpretasikan dengan kriteria interpretasi skor. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut dilakukan dengann uji statistik beda-test, SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti tegal yang belum bekerja ataupun yang sudah (perna) bekerja mempunyai persepsi yang baik terhadap etika bisnis. Kalau dibandingkan antara kedua kelompok tersebut persepsi mahasiswa yang belum bekerja lebih baik (76,98 %) dari pada mahasiswa yang sudah (pernah) bekerja (74,96 %). Apabila dibandingkan antara kedua kelompok tersebut memang ada perbedaan persepsi tentang etika bisnis antara mahasiswa yang belum bekerja (103,90) dan mahasiswa yang sudah bekerja (101,20). Namun demikian perbedaannya tidak signifikan. Hal ini dapat dilihat dari sampel variance assumed sebesar 1,263 dengan probabilitas signifikansi 0,210 (>0,05). Kata Kunci : persepsi, etika bisnis
Persepsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal Terhadap Etika Bisnis Jalil, Mahben; Mubarok, Abdulloh
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3079.492 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal terhadap etika bisnis dan apakah ada perbedaan persepsi yang signifikan tentang etika bisnis antara mahasiswa tersebut yang belum bekerja dan yang sudah pernah bekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 99 responden penelitian yang terdiri dari 58 responden mahasiswa yang belum bekerja (kelompok 1) dan 41 mahasiswa yang sudah pernah bekerja (kelompok 2). Pemilihan responden(sampel) dilakukan secara convennience. Uji validitas dilakukan dengan melakukan korelasi bivariate antara masing-masing skor indikator, sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan uji statistik cronbach alpha. Untuk mengetahui seberapa baik persepsi tentang etika bisnis, data dianalisis dengan memproporsikan total skor perhitungan dari masing-masing kelompok responden dengan total skor idealnya. Kemudian diinterpretasikan dengan kriteria interpretasi skor. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut dilakukan dengann uji statistik beda-test, SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pancasakti tegal yang belum bekerja ataupun yang sudah (perna) bekerja mempunyai persepsi yang baik terhadap etika bisnis. Kalau dibandingkan antara kedua kelompok tersebut persepsi mahasiswa yang belum bekerja lebih baik (76,98 %) dari pada mahasiswa yang sudah (pernah) bekerja (74,96 %). Apabila dibandingkan antara kedua kelompok tersebut memang ada perbedaan persepsi tentang etika bisnis antara mahasiswa yang belum bekerja (103,90) dan mahasiswa yang sudah bekerja (101,20). Namun demikian perbedaannya tidak signifikan. Hal ini dapat dilihat dari sampel variance assumed sebesar 1,263 dengan probabilitas signifikansi 0,210 (>0,05). Kata Kunci : persepsi, etika bisnis
PERANAN BIROKRASI DALAM MENDORONG REGULASI PEMRINTAH Sugiharto, Imawan
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4823.494 KB)

Abstract

Birokrasi dalam suatu negra sangat penting dan menentukan dalam upaya penyelenggaraan Negara maupun penyelenggaraan Pemerintahaan birokrasi diibaratkan mesin paling utama dalam penyelenggaraan pemerintahaan sehingga apabila tejadi kemacetan atau kerusakan maka dapat dibayangkan bahwa pemerintah itu sendiri akan berjalan secara pincang dan mogok atau bahkan berhenti dalam menyelenggarakan pemerintahaan. Di Indonesia birokrasi yang sangat penting dan paling utama namun dalam kenyataannya mengalami begitu banyak masalah seperti kurang profesionalisme, terjadi kelambanan dalam pelayanan masyarakat, memiliki system manajemen yang buruk terjadi korupsi, kolusi, dan nepotisme serta begitu banyak permasalahan dalan tubuh birokrasi kita. Mengingat birokrasi merupakan institutsi yang memiliki kewenangan untuk menangani aliran tuntutan masyarakat dan begitu merupakan alat atau jembatan perantara kepentingan masyarakat dengan system perpolitikan yang ada dalam Negara Oleh Karena itu perlu adanya langkah mengatasi kekurangan tadi melalui reformasi birokrasi dan konsolidasi serta agenda reformasi birokrasi yang jelas. Kata Kunci : birokrasi, Reformasi dan Konsolidasi, Regulasi Pemerintahan
MENGGAGAS ILMU HUKUM KHAS INDONESIA Hamzani, Achmad Irwan
CERMIN No 46 (2010): Maret
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.038 KB)

Abstract

Ada anggapan bahwa pada saat ini posisi hukum di Indonesia mengalami kemunduran. Hukum yang diharapkan menjadi pendukung bagi perubahan masyarakat yang lebih baik, hanyalah aturan-aturan kosong yang tidak mampu menjabaw persoalan dalam masyarakat. Hukum sering hanya menjadi legitimasi pemguasa dalam menancapkan ketidakadilannya pada masyarakat. Ada jarak yang semakin jauh antara law in books dengan law in action. Salah satu masalah yang menjadi sebab ketidakmampuan hukum ini adalah tentang ilmu hukum sendiri. Ilmu hukum yang diajarkan melalui pendidikan hukum di Indonesia cenderung menganut madzhab hukum Barat. Padahal banyak pemikiran hukum Barat yang sangat jauh dari sosio kultur dan sosio riligius bangsa Indonesia. Oleh karena itu diperlukan suatu pengembangan pemikiran ilmu hukum yang khas Indonesia yang diharapkan mampu menjawab persoalan-persolan sosial bangsa Indonesia.   Kata kunci: Pemikiran, ilmu hukum, Indonesi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6