cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
VARIASI TINGGI PIPA HISAP PADA POMPA TERHADAP PERUBAHAN KAPASITAS ALIRAN(APLIKASI PADA PENAMPUNGAN EMBER TUMPAH WATERBOOM ) Johan, Budi; Wibowo, Agus; Santoso, Irfan
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa perubahan kapasitas aliran pompa dari variasi tinggi pipa hisap 20cm, 40cm dan 60cm untuk mengetahui debit air yang paling optimal dengan jarak pipa 20cm, 40cm, 60cm. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Ekperimental yaitu perencanaan alat, pembuatan alat, uji ketinggin level air dengan mencari data turbin untuk menggerakan pompa. Hasil dari kapasitas aliran dari tinggi pipa 20cm, 40cm, 60cm sangat berbeda kapasitas aliranya, dengan memiliki bilangan Re yang paling besar yaitu 18694.223 dengan tingi pipa 40cm dengan profil aliranya adalah turbulen. pengujian ditunjukan debit air yang ideal yaitu pada tinggi pipa 40cm yaitu 0,0000577(m3/s) dengan putaran turbin 110 rpm, sedangkan debit aliran yang paling rendah yaitu 0,0000551(m3/s) dengan putaran turbin40rpm, dengan ratarata kapasitas aliran dapat untuk mengetahui debit air yang optimal dengan menghasilkan air 0,0004 m3 sampai 0,00077 m3 dengan waktu 10menit.Kata Kunci: tinggi pipa air , kapasitas aliran,volume air
GENERATOR TURBIN ANGIN PUTARAN RENDAH Budiyanto, Frasongko; ,, Mustaqim; Wibowo, Hadi
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1681.144 KB)

Abstract

Pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan sebagai penanggulangan krisis energi listrik di indonesia perlu di kembangkan dan ditingkatkan,dengan memanfaatkan energi angin sebagai penggerak turbin yang dikopel dengan generator sebagai mesin pembangkit listrik. Dengan memanfaatan energi primer yang ada, generator yang dirancang dapat bekerja pada putaran rendah dan daya yang dihasilkan untuk mengisi aki.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terhadap generator yang dibuat dengan melakukan perhitungan secara teoritis dan pengukuran secara nyata terhadap daya yang dibangkitkan oleh generator yang dibuat. Jenis generator yang dirancang bangun adalah generator fluks aksial, cakram tunggal dengan 18 magnet permanen jenis Neodymium iron ?boron (NdFeB),stator tanpa inti besi. Tegangan keluaran AC satu fasa ,kumparan stator hubung seri non overlapping ,putaran generator maksimum 200rpm. agar energi listrik yang dihasilkan bisa disimpan pada aki maka tegangan AC generator dirubah ke tegangan DC dengan penyearah tegangan.Dari hasil pengujian , Pada pengujian berbeban dengan akumulator 12 Volt, pada putaran 200 rpm dengan 300 lilitan tiap 1 kumparan , sistem satu fasa dengan 6,7,8, 9, kumparan generator mampu mengisi akumulator , tegangan DC yang dihasilkan 11,8V, 12,8V, 13,14V dan 13,64 V. Arus yang dihasilkan 0,09A, 0,136A, 0,182A dan 0.228 A. Daya yang dihasilkan 1,0558 Watt, 1,7406Watt, 2,3912Watt dan 3,1096 Watt. Sedangkan dengan 5 kumparan generator belum mampu untuk mengisi aki karena tegangan yang dihasilkan 10.16 Vdc dan Arus 0.02A jadi belum mencukupi untuk proses pengisisan aki 12 volt.Kata Kunci : Putaran Rendah, Fluks Aksial, Generator, Magnet Permanent, Penyearah Tegangan
PENGARUH PERMEABILITAS PASIR CETAK DALAM PENANGGULANGAN CACAT RONGGA GAS (BLOWHOLES) PRODUK NIPPLE REM ANGIN KERETA API ,, Jaelani
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1669.223 KB)

Abstract

Pengecoran logam sangat adaptif terhadap tuntutan persyaratan, terutama untuk menghasilkan produk dengan jumlah banyak, perubahan dimensi dan bentuk dapat dilakukan dalam waktu relative cepat dengan kecepatan produksinya cukup tinggi. Sebagai contoh pada pembuatan nipple rem angin kereta api. Nipple rem angin kereta api menggunakan besi cor kelabu karena tidak memerlukan persyaratan sifat mekanis spesifik dan harganya murah. Tetapi pada pembuatan nipple rem angin kereta api dijumpai banyak cacat, terutama cacat gas. Untuk menghemat biaya produksi diperlukan penelitian untuk menanggulangi cacat gas.Untuk mengetahui penyebab cacat gas dilakukan melalui pengujian-pengujian sebelum maupun sesudah pengecoran.Sebelum pengecoran dilakukan pengujian permeabilitas pasir cetak, Selain itu dilakukan percobaan untuk membuktikan factor-faktor penyebab terjadinya cacat. Percobaan itu antara lain membuat variable perbedaan ventilasi pada cetakan, dari hasil percobaan dilakukan verifikasi dengan produk yang baik.Dari hasil hasil penelitian diperoleh penyebab terjadinya cacat gas antara lain permeabilitas pasir cetak yang kurang sempurna, sebesar 36 cm³ /menit.Sedangkan persyaratan permeabilitas sebesar 75-85 cm³ / menit.Kata kunci : cacat gas, pasir perak, permeabilitas, ventilasi.
MODEL STRATEGI GREEN LOGISTIC (PENYIMPANAN) PADA PERUSAHAAN MODAL ASING PT. XYZ Indrasari, Lolyka Dewi; Nursanti, Ellysa; Vitasari, Prima
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1684.033 KB)

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan bersaing perusahaan adalah dengan melakukan perencanaan dan peningkatan sistem green logistic untuk efisiensi biaya, ramah lingkungan, persediaan, penataan Lin HO, 2009.Tujuan utama penelitian tesis ini adalah untuk mendapatkan strategi green logistic pada bagian penyimpanan barang di PT. XYZ. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan strategi dapat mewujudkan green logistic. Penelitian ini dilakukan dalam empat tahap sebagai berikut: Mencari Standard ?Green?: ISO14000, UU Pemerintah No.05 TH.2011, HACCP. Studi lapangan mengenai penerapan Green Logisticyang dilakukan PT. XYZ pencarian data dengan jalan interview, observasi, dokumentasi selanjutnya dilakukan kuisioner. Perencanaan strategi GreenLogistic dengan menggunakan alat tersusun sesuai prosedur dan penjadwalan, sehingga pengiriman dapat dilakukan tepat waktu dan diukur SPSS 20.0 dan QFD. Dari nilaiRaw Weight diperoleh perkalian dua komponen yaitu tingkat kepentingan dan Improvement Ratio.selanjutnya diambil 5 teratas dari Raw Weightnya yang menjadi prioritas karena nialinya lebih dari 3.50 untuk perencanaan strategi.Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan lima strategi prioritas. Strategi utama secara berurutan sebagai berikut: Perusahaan memilikisertikat ISO 14000, Perusahaan memiliki standart dalam pemilihan penyimpanan, Perusahaan menggunakan alat angkut ramah lingkungan, Perusahaan memilki standart pengiriman sesuai jadwal yang diminta, Perusahaan sudah memiliki daya tampung gudang yang memenuhi kapasitas barang. Selanjutnya penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menyusun Standard Operation Prosedure (SOP) sebagai pelaksanaan strategi yang diusulkan.Kata kunci:Green Logistic, QFD.
KARAKTERISASI MATERIAL KOMPONEN KATUP HISAP & BUANG ORIGINAL DENGAN LOKAL SEPEDA MOTOR HONDA ASTREA GRAND Yudisworo, W Djoko; Heri, Junial
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1664.226 KB)

Abstract

Penyelidikan mengenai struktur suatu material logam dengan menggunakan peralatan optic (microskop optic) di kategorikan ke dalam pengujian metalografi.Dengan jalan ini struktur dan sifat logam dapat diketahui, pengujian metalografi memegang peranan penting dalam pengelolahan logam, karena dari pengujian ini dapat diketahui proses pembuatan material logam yang cocok untuk setiap konstruksi elemen mesin. Material logam yang akan di uji dalam percobaan di laboratirium metallurgi I.S.T.N berupa baja karbon dan besi murni. Proses pengujian metalografi yang di lakukan meliputi: cutting ,mounting, grinding (pengampelasan), polising (pemolesan) dan pengetesaan terhadap permukaan benda uji kemudian di lakukan pengujian lewat microscope dan untuk kemudian diabadikan lewat pemotretan. Jadi pengujian metalorgrafi memberikan gambaran yang pasti tentang struktur dan sifat dari material logam.Kata Kunci : Struktur Mikro, Katup, Metalografi, Microscope Metalurgi
ANALISIS PROYEK PEMELIHARAAN IRIGASI SUNGAI PEMALI DI CV. WIGATI DENGAN METODE CPM-PERT MENGGUNAKAN SOFTWARE MS. PROJECT Maret, Andi Hari; Hidayat, Tofik; Raharjo, Eko Budi
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1659.866 KB)

Abstract

CV Wigati merupakan perusahaan jasa kontraktor yang mengerjakan proyek pemeliharaan sungai Pemali demi menjaga kepercayaan pengguna jasa untuk menghasilkan pekerjaan yang baik dan tepat waktu sesuai jadwal pekerjaan yang ditentukan dengan waktu yang optimal dan biaya minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanamenggunakan waktu yang optimal sesuai waktu yang ditentukan yang tepat waktu dengan menggunakan metode CPM-PERT maka dihasilkan waktu yang optimal. Pelaksanaan pekerjaan proyek pemeliharaan Irigasi Sungai Pemali dilakukan percepatan pekerjaan dengan menambah jumlah tenaga kerja. Optimalisasi waktu dengan menggunakan Sofware Microsoft Project agar didapat waktu pekerjaan yang di targetkan. Metode Pengumpulan data diawali dari data rencana anggaran biaya (RAB) Peneliti akan menganalisis optimalisasi durasi percepatan proyek dengan menggunakan berbagai alternatif percepatanproyek yang memberikan kontribusi biaya paling maksimal dengan waktu penyelesaian tercepat.Proyek pekerjaan pemeliharaan irigasi sungai Pemali pada CV. Wigati dalam waktu pelaksanaan dengan waktu kritis 130 hari kalender menggunakan penjadwalan lama oleh perusahaan dengan biaya Rp 1.015.953.410,00 sedangkan pada jadwal usulan diperoleh waktu optimal 100 hari kerja dengan menggunakan metode CPM ? PERT menggunakan program Ms. Project dan menambah jumlah tenaga kerja biaya mengalami perubahan Rp 1.021.802.112,00.Kata Kunci : CV. Wigati, CPM-PERT, Ms. Project, Waktu Kritis
ANALISA FAKTOR DOMINAN TERHADAP STANDAR RUMAH SAKIT YANG RAMAH LINGKUNGAN Mihrajhusnita, Isradias
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1701.61 KB)

Abstract

Bangunan gedung sebagai tempat manusia dalam melakukan kegiatannya, mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak, perwujudan produktivitas, serta jatidiri. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, keagamaan, usaha, sosial budaya maupun kegiatan khusus. Dewasa ini sering dijumpai penurunan laik fungsi bangunan gedung akibat kurangnya biaya perawatan, perubahan fungsi, pemeliharaan dan perawatan rutin Bangunan Gedung yang tidak kontinu. Penurunan kualitas dapat disebabkan oleh umur bangunan seperti terjadinya proses pelapukan maupun perubahan fungsi bangunan, sehingga akan timbul masalah berkurangnya tingkat keamanan struktur dan rasa kenyamanan yang pada akhirnya bisa berakibat pada resiko keselamatan pengguna bangunan. Berkaitan dengan hal tersebut sangat memungkinkan terjadi penurunan kualitas lingkungan di sekitar. Di lain pihak kemampuan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memberikan arahan terwujudnya bangunan gedung yang fungsional, produktif, dapat menjamin keselamatan masyarakat, keandalan bangunan dan kelestarian lingkungan, baik melalui mekanisme perizinan, maupun pengawasan masih sangat terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lingkungan dan struktur pada bangunan gedung. Obyek bangunan yang ditinjau adalah dua gedung pemerintah milik Pemerintah Kota Semarang. Evaluasi kelayakan struktur maupunlingkungan mengacu diantaranya pada Peraturan Menteri PU No.29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung. Secara umum hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi penurunan kualitas baik dari segi struktur maupun pengelolaan lingkungan pada dua gedung yang ditinjau.kata kunci: struktur, lingkungan, kelayakan, keandalan
PENENTUAN PENGGANTIAN PIPA API KETEL UAP PG PANGKA SEBAGAI TINDAKAN PREVENTIP DALAM PERAWATAN KOREKTIP UNTUK MEMINIMALKAN TOTAL BIAYA STOP OPERASIONAL GILING ., Suharjo; ., Mustaqim; Nurwildani, M. Fajar
ENGINEERING Vol 5, No 2 (2012): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.817 KB)

Abstract

PG Pangka merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri pertanian dengan hasil utamanya berupa gula. Keberadaan Ketel Uap dalam industri gula sangatlah vital sebagai pemasok energi uap baik untuk power  maupun proses produksi.  Program  perawatan korektif ketel uap  tidak  dapat terlepas dari aturan  dan undang-undang  uap tahun 1930 yang didalamnya mengatur pemeriksaan ketel. Penentuan penggantian pipa ketel ditentukan  oleh tim pemeriksa dari disnaker/PJK3 yang didasarkan pada    pengalaman individu pemeriksa sehingga standart penggantian pipa ketel kurang jelas. disisi lain kerusakan pipa ketel pada saat sedang dioperasikan akan berdampak pada stop total proses produksi. Rumusan masalahnya adalah: Bagaimana cara penentuan penggantian pipa api ketel uap yang ada dan berapa biaya penggantian dan biaya stop operasional giling karena pipa bocor/oper ketel. Tujuan dari penelitian ini Untuk dapat menentukan dasar penentuan penggantian suatu komponen ketel uap (Pipa ketel) dan Dapat menghitung biaya penggantian komponen secara preventif dan biayanstop aktivitas produksi (down time). Manfaat diharapkan  dapat  menghitung untuk sebuah rumusan dalam membuat patokan yang mengkombinasikan antara praktek dengan teori yang ada guna  masukan dalam penentuan penggantian pipa api ketel uap.Dalam penelitian ini, metode yang digunakan  adalah pengamatan langsung, mendata dan mengukur komponen yang diganti, meneliti sebab/alasan pipa diganti   dengan wawancara langsung pada 5 operator yang ikut menangani penggantian pipa, serta uji fisik (tarik) terhadap kekuatan bahan pipa yang diganti. Hasil dari penelitian ini antara lain: Dalam penentuan penggantian pipa harus melalui kriteria: ketebalan pipa minimal dari 2,3 mm, luasan korosif maksimal 20% dari luasan pipa dengan kedalaman korosif maksimal 28,1% untuk sebuah cacat korosif, pipa terpasang harus tahan terhadap uji padat dengan air minimal 1,5 kali tekanan kerja ketel, bengkok dan cacat lain tidak lebih dari 20 %. Biaya penggantian pada masa perawatan korektip sebagai tindakan preventip lebih kecil daripada biaya stop operasional giling akibat dari oper ketel karena pipa bocor dengan selisih sebesar Rp 124.584.628,-  atau setara dengan mengganti pipa pada masa perawatan korektip sejumlah 91 batang pipa dengan harga tahun 2012Kata kunci : Perawatan, preventif,  Ketebalan, korosif, tahan Hydrotest
ANALISA PENGARUH KATALIS TEMBAGA PADA KATALYTIK KONVERTER TERHADAP EMISI GAS CARBON MONOKSIDA DAN HIDRO KARBON PADA KENDARAAN MOTOR BENSIN ., Mustaqim; Hidayat, Tofik; Nur Hidayat, M. Ginta
ENGINEERING Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.765 KB)

Abstract

The growth of motor vehicles in Indonesia is quite fast to bring the influence of the increased usage of fuel oil, so that the air pollution becomes inevitable. Motor vehicles are the largest source of pollutant emissions and contribute to the Carbon Monoxide of the pollutants that exist, where from year to year pollution levels increased along with the increasing use of motor vehicles. One of the things that can be done by researchers in this application is the installation of emission control teknology Catalytic Converters are installed in the exhaust gas channel.  Catalytic Converter generally use this type of expensive metal catalysts and rare in the market (Palladium, Platinum and Rhodium). Based on the fact above, so we do by making "'Design of CatalyticConverter with using metal copper (Cu) as catalyst.This research aims to design a catalytic converter get up, to know the efficiency of the use of metals Copper (Cu) as a catalyst and to determine the effect of CO emissions in motor vehicles.  Measurement  of the concentration of Carbon Monoxide gas emissions in the exhaust gas channel carried on standart conditions using Gas Analyzer tool. From the results of this in I find that the use of Catalytic Converters Copper (Cu) with a variety plate and the fibers  are made of copper as a catalyst to reduce CO Flue gas emissions. Efficiency decrease in CO concentration of 0.01% by using 0.2 mm Cu and copper fibers. Output CO concentration are largely influenced by changes in engine speed and vehicle fuel and air mixture entering the combustion chamber. In general, the use of Catalytic Converter does not affect the performance of vehicle engines. Keywords:    Catalytic Converters, Catalytic Copper (Cu), Concentrations of CO
ANALISA MEDIA PENDINGIN KAPUR PADA PROSES TEMPERING TERHADAP SIFAT FISIS PADA POROS S 45 C ., Lagiyono; ., Siswiyanti; ., Waryono
ENGINEERING Vol 3, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.907 KB)

Abstract

This research aim to analyse process tempering with lime coolant to property fisis covering assaying of chemical composition and assaying of microstructure at  Axis  S45C. Process quenching at temperature 870°C with detention of 30 minutes and tempering is done with temperature 300°C with detention of 60 minutes  . Assaying applied in this research is descriptive assaying (Assaying destroys) what applies feedstock for specimen  is Axis Steel S45C.  Composition test result shows basis material ( Raw Material) included in faction of medium carbon steel or middle carbon steel with carbon content 0,47%. After getting treatment of Quenching with cooling applies water and Tempering with cooling applies lime then is tested its(the chemical composition and microstructure  happened transformation at chemical composition content and prensentase its(the microstructure.  As for result of assaying after getting treatment process of tempering happened transformation of chemical composition that is improvement at Mn ( Manganese) out of 06308 % becomes 063131 %, Si ( Silicon) out of 023283 % becomes 023806 %, Al ( Aluminum) out of 000992 % becomes 001276 %, Cu ( Copper) out of 00077 % becomes 000859 % and V ( Vanadium) out of 000012 % becomes 000022 %.  For its(the microstructure with content pearlite equal to 95% and ferrite equal to 5% but having strain between sewer structureses is more breadth.  Application from result of this research that axis steel S45C is getting treatment of Tempering with pedingin lime can be applied as axis because memilki strength and hardness but remain to slack is not brittle.Keyword :  Qunching, Tempering, Axis S45C, Microstructure, Metal Chemical Composition