cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
PERANCANGAN MEJA KONVEYOR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MEMPERTIMBANGANKAN FAKTOR ANTROPOMETRI DI LABORATORIUM ANALISA PERANCANGAN KERJA FAKULTAS TEKNIK Antoni, Sigit; ,, Zulfah; Hidayat, Tofik
ENGINEERING Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.414 KB)

Abstract

Tujuan dalam pembuatan skripsi ini untuk mengetahui cara kerja meja konveyor sesuai dengan ukuran tubuh manusia agar lebih ergonimis dan ekonomis serta tidak meninggalkan tingkat kenyamanan dalam pemakaiannya. Penulisan skripsi ini menggunakan metode observasi dengan ukuran dimensi tubuh, menggunakan metode ini penulis mendapatkan hasil Tinggi Siku Berdiri Tegak dijadikan untuk ukuran tinggi konveyor 102,77 cm, rentangan kedua tangan digunakan untuk ukuran panjang konveyor 185,18 cm dan biaya pembuatan untuk satu meja konveyor sebesar Rp, 4.779.200,- dengan rincian Bahan baku Rp. 3.670.500, Jasa potong Rp. 15.300, Jasa bubut Rp. 14.500, Jasa freis milling Rp. 12.000, Jasa pelubangan Rp. 5.900, Jasa Pengelasan Rp. 29.000, Jasa penghalusan Rp. 8.000, Jasa pengecatan Rp. 24.000, Biaya tenaga kerja Rp. 450.000, Biaya overhead pabrik Rp. 550.000Kata Kunci : Antropometri, , Ergonomis, Biaya Produksi
STUDY SIFAT MEKANIK KOMPOSIT MATRIK POLYESTER YANG DIPERKUAT SERAT POHON TIMAH DAN SERBUK TIMAH Aziz, Fahad; ,, Lagiyono; Sidiq3, M Fajar
ENGINEERING Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.327 KB)

Abstract

Komposit dapat didenifisikan sebagai material yang terentuk dari dua atau lebih material pembentuknya melalui pencampuran yang tidak homogen. Material komposit memiliki sifat mekanik, kekuatan jenis dan kekakkuan jenis melebihi logam tanamanwaru memiliki kandugan serat yang tinggi dan ramah ligkungan karena dapat terurai secara alami. Polyester yang terbentuk dari resin dan katalis memiliki keunggulan mudah dibentuk dan tahan korosi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frasksi volumee serat pohon waru dan serbuk timah komposit matrik polyester terhadap uji impak, uji kekerasan dan uji bending. Dengan Variasi fraksi volume serat dan serbuk kayu 10%, 20%, 30% dengan ukuran  panjang  serat  acak  dan  diameter  serat  1mm  dan  menggunakan  anyaman  acak. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengumpulan data melalui tahapan wawancara, observasi , eksperimen, dan dokumentasi dan diaplikasikan sebagai helm sederhana yang mengacu pada SNI 1811-2007. Bahan yang digunakan dalam penelitian  ini yaitu  :  gunting,  gelas ukur,  timbangan  digital,  cetakan spesimen,  mixer, jangka sorong, mesin uji impak, mesin uji kekerasan, dan mesin uji bending .Setelah resin dicampur dengan serbuk dan diaduk secara merata kemudian ditetesi dengan katalis, setelah itu serat yang   sudah dihitung massa jenisnya   kemudian ditata secara  acak  dalam  sistem  spesimen  dan  campuran  resin,  serbuk  dituangkan  kedalam cetakan yang telah berisi serat kemudian tunggu sampai kering. Pengujian dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.Hasil pegujian impak pada fraksi volume 20% memiliki harga impak rata-rata yang tertinggi  yaitu 4 J/mm2, pada fraksi volume 20% memiliki angka kekerasan rata-rata tertinggi yaitu 49.1 kgf, dan pada fraksi volume 10% memiliki angka kekuatan bending rata-rata tertinggi 55,34 Mpa. Jadi pada fraksi volume 20% adalah variasi fraksi volume terbaik dan layak untuk diaplikasikan sebagai helm sederhana.Kata kunci: komposit, serat pohon waru, serbuk timah, matrik polyester
EVALUASI BIAYA PELAKSANAAN PROYEK PEMELIHARAAN BERKALA JALAN DALAM KOTA KABUPATEN WONOGIRI DITINJAU DARI KEBUTUHAN TENAGA, BAHAN DAN ALAT Weimintoro, ,
ENGINEERING Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.822 KB)

Abstract

Meningkatnya volume pembangunan di segala bidang, diikuti pula cara peningkatan pengelolaan pelaksanaan pembangunan. Perkiraan biaya merupakan unsur penting dalam pengelolaan biaya proyek secara keseluruhan, perkiraan biaya mempunyai fungsi merencanakan dan mengendalikan sumber daya seperti material, tenaga kerja dan waktu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi biaya pelaksanaan proyek ditinjau dari kebutuhan tenaga, bahan dan alat. Metode penelitian yang  digunakan adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif dengan mengevaluasi perbandingan biaya ditinjau dari kebutuhan tenaga kerja, bahan dan alat. Hasil dari penelitian ini adalah biaya pelaksanaan proyek pemeliharaan berkala jalan dalam Kota  Kabupaten Wonogiri dapat dibuat lebih murah 9,1%  namun tetap sesuai spesifikasi teknis dengan menghitung ulang kebutuhan bahan, alat dan tenaga berdasarkan spesifikasi yang ada. Kata kunci:Biaya proyek, tenaga, bahan, alat
DESAIN PENGEMBANGAN PRODUK WALLSHELF MENGGUNAKAN INTEGRASI QFD DAN DFMA DI UD. XYZ Faizal, Ary; Luthfianto, Saufik; Nurwildani, Mohammad Fajar
ENGINEERING Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.825 KB)

Abstract

Wallshelf merupakan sebuah furniture yang biasa ditemui di ruang kantor, sekolah dan rumah. Desain warna yang monoton serta bahan yang digunakan menggunakan jenis kayu lapis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pengembangan wallshelf yang sesuai dengan keinginan konsumen dan menerapkan integrasi Quality Function Deployment (QFD) dan Design For Manufacturing and Assembly (DFMA) pada wallshelf. Dari hasil pengolahan dan analisis data dapat disimpulkan bahwa Quality Function Deployment (QFD) dengan Design For Manufacturing and Assembly (DFMA) saling berhubungan untuk kelancaran produk dalam persaingan pasar. Dengan QFD perusahaan mampu mengetahui keinginan dan kebutuhan suatu produk melalui Voice of Customer. Kemudian dari hasil QFD akan di analisa dengan menggunakan DFM untuk mengetahui bahwa produk yang dibutuhkan konsumen mampu direalisasikan oleh perusahaan dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan tersebut mulai dari pemilihan bahan, jenis alat yang digunakan dan perencanaan biaya manufakturnya. Serta menggunakan analisa DFA untuk mengetahui estimasi waktu perakitan secara teori dan waktu perakitan praktek.Kunci : QFD, DFMA, Wallshelf
REMAPPING PENGAPIAN PROGRAMMABLE CDI DENGAN PERUBAHAN VARIASI TAHANAN IGNITION COIL PADA MOTOR BAKAR 4 TAK 125 CC BERBAHAN BAKAR E-100 Pambudi, Agung Setyo; ,, Mustaqim; Willis, Galuh Renggani
ENGINEERING Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.671 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang dengan menggunakan etanol 96% pada motor bakar 4 tak 125 cc. Metode penelitian  yang  digunakan  adalah  dengan  mengatur timing  pengapian  yang  sudah ditentukan dan mengubah suatu tahanan primer tahanan sekunder pada koil sebesar 0,2 Ohm 5,2 Ohm, 0,4 Ohm 7,1 Ohm dan 1,3 Ohm 10,1 Ohm untuk motor bakar 4 tak menggunakan bahan bakar etanol 96% setelah itu diuji torsi, daya dan konsumsi bahan bakar.Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil nilai rata – rata torsi tertinggi saat menggunakan timing pengapian standar 15° dan koil dengan tahanan primer 1,3 Ohm dan tahahan sekunder 10,1 Ohm sebesar 11,81 N.m di putaran mesin 2000 rpm, dan untuk nilai rata – rata daya tertinggi saat menggunakan timing pengapian standar 15° dengan koil tahanan primer 1,3 Ohm dan tahanan sekunder 10,1 Ohm sebesar 9,63 Hp di putaran mesin 7000 rpm. Dan untuk nilai maksimum rata – rata torsi tertinggi sebesar 12.33 N.m pada putaran mesin 2875 rpm dan nilai maksimum rata – rata daya tertinggi sebesar 9.3 pada putaran mesin 7034 rpm, nilai maksimum tersebut didapat saat menggunakan koil dengan tahanan primer 1,3 Ohm dan  tahanan sekunder 10,1 Ohm dan timing pengapian map 2 (20°). Untuk nilai Sfc yang paling maksimum (lebih irit saat menggunakan bahan bakar E – 100) adalah saat menggunakan koil dengan tahanan primer 1,3 Ohm dan tahanan sekunder 10,1 Ohm dan timing pengapian standar 15° sebesar 253.9 gr/kW.h. Dan untuk nilai kadar emisi yang paling rendah antara bahan bakar premium dan bahan bakar E – 100 (etanol 96 %) adalah saat Honda Supra X 125 cc menggunakan bahan bakar E – 100 dengan konsentrasi kadar HC sebesar 637 ppm. Kata Kunci : Koil, E – 100, CDI programmable, terhadap torsi, daya, konsumsi bahan bakar, dan emisi gas buang.
PROTOTYPE PERANCANGAN PEMINDAH DAYA PADA TURBIN PELTON Bawich, Kikit; ., Zulfah; Wibowo, Hadi
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.369 KB)

Abstract

Turbin air pelton adalah salah satu turbin yang dapat memanfaatkan sumber mata air yang besar dengan putaran lebih cepat dan dapat memanfaatkan head yang lebih tinggi. Hasil dari analisa data dan pembahasan pada penelitian ini menyatakan setelah dilakukan perhitungan-perhitungan dengan menggunakan  persamaan-persamaan yang telah ditetapkan, maka data hasil perencanaan puli dapat disimpulkan tipe penampang sabuk-V yang digunakan adalah tipe A No. 51, panjang sabuk yang digunakan 1295 mm denganjumlah sabuk 1 (satu) buah, jarak sumbu poros yang sesuai adalah 314,27 mm, diameter puli 65mm dan 351 mm. Variasi kemiringan sudut nossel yang digunakan dalam perancangan turbin air ini didapat hasil dari kemiringan sudut nossel 1800 dan 900, putaran yang dihasilkan = 555 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 192 watt, pada kemiringan sudutnossel 1000 dan 1900, putaran yang dihasilkan n = 526 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 178 watt, dan pada kemiringan sudut nossel 1100 dan 2000, putaran yang dihasilkan n = 479 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 155 watt. Jadi putaran dan daya yang dihasilkan turbin air terbesar terletak pada variasi sudut nossel dengan kemiringan sudut nossel 180 0 dan 90 0, yakni putaran yang dihasilkan = 555 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 192 watt. Kata Kunci:Turbin Pelton, Puli, Nossel, Sabuk V
54 Vol 10 No. 1 April 2015 PERANCANGAN MEDIA KOMPRESI VIDEO BERBASIS FAST MODE DECISION ALGORITHM Arifin, Noor; Heranurweni, Sri; Jayanti, Ari Endang
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.018 KB)

Abstract

Kompresi video digital sangat dibutuhkan pada media video digital untuk menghemat ruang penyimpanan dan bandwidth yang besar tanpa mengurangi kualitasvideo yang terlalu signifikan. Sehingga dibutuhkan sebuah media kompresi yang mampu mengurangi ukuran file video agar lebih efisien.Untuk merancang media kompresi video pada penelitian ini digunakan bahasa pemrograman C# dengan format keluaran file video berupa .MP4 dan MKV. Hasil kompresi dianalisa nilai MSE dan PSNR pada frame  pertama.Hasil pengujian menunjukkan nilai PSNR berada pada kisaran 30dB sampai 50dB sesuai standar yang diperbolehkan ITU-T 2014.Kata kunci : kompresi, video, PSNR.
PERPINDAHAN PANAS PADA HEAT EXCHANGER DOBEL PIPA DENGAN SIRIP BER BENTUK SIKU EMPAT ., Suswanto; ., Mustaqim; Wibowo, Agus
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.984 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan suhu yang di hasilkan oleh penelitian tersebut dengan melakukan variasi jumlah sirip dan mengetahui seberapa besar penurunan suhu yang terjadi pada variasi tersebut menggunakan perpindahan panas padaheat exchanger pipa ganda dengan sirip siku empat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbuat dari stainless steel, sebagai tube yang dipasangi sirip (segi empat) dengan jarak dan jumlah tertentu. Jarak sirip bervariasi 15 cm, 20 cm dan jumlah sirip bervariasi 4 dan 6 pada masing-masing tube.Spesimen tersebut dimasukkan dalam Shell kemudian diisolasi secara rapat untuk dilakukan pengujian.Air dingin dialirkan ke dalam shell dengan kecepatan tetap dan air panas dialirkan ke dalam tube dengan kecepatan tetap, ini dilakukan dalam jangka waktu 10 menit. Dengan mengukur perubahan suhu yang terjadi antara sisi masuk dan keluar shell dan tube, makadapat dihitung koefisien perpindahan kalornya dan korelasi (persamaan) antara U vs jumlah sirip. Hasil eksperimen yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan hasil teoritik. Penelitian ini memberikan gambaran suatu Hasil penelitian secara sistematik, dan faktual mengenai fenomena perubahan suhu di sisishell dan tube, dan penurunan suhu pada saat dilakukan pengujian sehingga dapat diketahui pada variasi jumlah sirip segi empat paling efektif memberikan kontribusi. Data yang diperoleh dari eksperimen berupa penurunan suhu, temperature masuk dankeluar pada sisi shell dan tube, debit fluida masuk pada sisi shell dan tube. Fenomena-fenomena yang didapat dalam penelitian digambarkan secara grafis untuk menggambarkan koefisien perpindahan panastotal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jumlah sirip pada permukaan tube dapat meningkatkan penurunan suhu pada Perpindahan panas.Kata Kunci : Heat Exchager, Dobel Pipa Siku Empat, tube,
STUDI KASUS KEWIRAUSAHAAN DISTRO DENGAN PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK Suganda, Aditya; Hidayat, Topik; Raharjo, Eko Budi
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.002 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan sebuah usaha distro yang dijalankan oleh penulis, Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode ekonomi teknik yaitu  menganalisa semua biaya dari modal awal hingga pendapatan dengan menggunakan NPV, AE, PBP, BCR, dan IRR. Hasil penelitian dengan menggunakan metode ekonomi teknik menghasilkan nilai NPV sebesar sebesar Rp. 439.955.627 dan AE sebesar Rp.12.924.107 nilai ini jauh lebih besar dari nol, dengan demikian rencana inevstasi membuka toko / distro pakaian & sepatu ini direkomendasikan layak (feasible) secara ekonomis. Hal ini didukung pula hasil perhitungan dengan metode payback period (PBP) dengan nilai k= 3,565 nilai k ini lebih kecil dari periode investasi yang direncanakan 12 bulan dan diperkuat juga dengan nilai IRR lebih besar dari MARR yaitu 23,37% dengan IRR 18%, hal ini semakin memperkuat bahwa rencana investasi membuka toko / distro pakaian & sepatu inidirekomendasikan untuk diterapkan. Tapi pada metodeBenefit Cost Ratio (BCR) nilai BCR= 3,41 lebih besar dari 1 dan ini menunjukan investasi layak untuk di terapkan.kunci :Kelayakan Usaha Distro, NPV, AE, IRR
STUDI EKSPERIMEN MENGE NAI FLUKTUASI TEKANAN DAN TEGANGAN GESER ANTARMUKA PADA ALIRAN STRATIFIED AIR UDARA PADA PIPA HORIZONTAL Gunawan, Dony; Hudaya, Akhmad Zidni; ., Indarto
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.958 KB)

Abstract

Pola aliran stratified merupakan salah satu aliran dua fasa gas-cairan yang sederhana, akan tetapi pembahasan yang komprehensif tentang aliran ini masih kurang lengkap. Pada aliran stratified dalam pipa, fasa cairan dan fasa gas terpisah secara jelas oleh adanya perbedaan berat jenis antara kedua fasa. Banyak sistem perpipaan didesain untuk beroperasi pada daerah aliran stratified karena mempunyai tingkat keamanan operasional yang tinggi. Prediksi dari aliran stratified telah lama menjadi area yang menarik untukpenerapan dari model-model aliran terpisah ( two fluid model ), akan tetapi kesulitan utamanya adalah prediksi dari tegangan geser cairan-dinding dan tegangan geser antarmuka. Metodologi yang digunakan adalah visualisasi dan pengukuran beda tekanan. Pipa acrylic transparan ID 26 mm dan panjang total 9 m digunakan agar perilaku aliran dapatdiamati. Seksi uji visualisasi mempunyai panjang 1 meter, ditempatan pada jarak 200 D dari mixer. Tebal film aliran diamati mengguna kan kamera video kecepatan tinggi, kemudian diolah menjadi data kuantitatif menggunakan metode image processing. Fluida kerja air dan udara dicampur melalui mixerberjenis simpel T yang dilengkapi plat pemisah mengalir searah sepanjang pipa horisontal. Pengukuran fluktuasi beda tekanan pada seksi uji diukur dengan menggunakan sensor tekanan validynedengan posisi pressure tap berjarak 75 D dari mixerdan jarak antar pressure tap 3,38 m. Sinyal keluaran sensor tekanan diubah oleh Analog to Digital  Converter (ADC) menjadi sinyal tekanan fungsi waktu. Penelitian dilakukan pada tekanan atmosfir dan kondisi adiabatis dengan variabel pada penelitian inimeliputi kecepatan superfisial air (J L) dari 0,025 m/ssampai 0,1 m/s dan kecepatan superfisial udara (J G) dari 0,94 m/s sampai 12 m/s Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Pola aliran stratifiedyang meliputi stratified smooth , stratified wavy + ripple, stratified wavy + roll danpseudo-slug telah berhasil diidentifikasi baik secara visual dan sinyal tekanan. 2). Semakin besar J G dan JL maka pressure gradient akan semakin besar. 3). Pada J L dijaga konstan, semakin tinggi nilai J G maka tegangan geser antarmuka semakin tinggi. 4). Pada JG yang konstan dengan nilai kecil, perubahan JL tidak berpengaruh terhadap nilai tegangan geser antarmuka. Sedangkan pada J G yang konstan dengan nilai besar, semakin besar nilai J L maka tegangan geser antarmuka cenderung semakin besar. 5). Semakin besar nilai Re L dan J G maka nilai fi akan semakin besar.Kata kunci : aliran stratified air-udara, penurunan tekanan, tegangan geser antarmuka.