cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
ANALISA PENGARUH SUDUT KELUAR SUDU TERHADAP PUTARAN TURBIN PELTON Thobari, Ali; ., Mustaqim; Wibowo, Hadi
ENGINEERING Vol 7, No 2 (2013): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.974 KB)

Abstract

Turbin Pelton merupakan salah satu jenis turbin air yang cocok untuk daerah yang mempunyai tinggi jatuh (head) yang tinggi. Berdasarkan debit air dan head yang tinggi pada sumber mata air inilah maka di buat sebuah turbin air jenis pelton dimana untuk memperoleh putaran dan daya yang maksimal, maka perlu dibuat perencanaan turbin pelton dengan variasi sudut keluar sudu β2 yang berbeda. Pengujian awal dilakukan dengan menggunakan dua nosel dengan variasi sudut keluar sudu β2 10o, 20o , 30o , 40o dan 50o dengan ketinggian air jatuh (head) 16 meter. Pada pengujian ini debit air yang masuk dan keluar nosel konstan dengan kemiringan jatuhan air 85o. Untuk proses pengambilan data dilakukan untuk setiap variasi sudut keluar sudu β1 sebanyak tiga kali dengan variasi sudut masuk sudu β2 10o, 20o , 30o , 40o , dan 50o . Dari hasil pengujian dan analisa perhitungan pada sudut keluar sudu β2 10o, 20o , 30o , 40o , 50o diperoleh putaran 555 rpm , 526 rpm , 479 rpm , 427 rpm , 357 rpm dan daya 192 Watt, 178 Watt, 155 Watt, 130 Watt, 100 Watt. Dengan demikian semakin besar sudut keluar sudu β2 yang digunakan maka semakin kecil putaran dan daya yang akan diperoleh Kata kunci : Turbin Air Pelton, Sudut Keluar Sudu, Putaran Turbin.
VARIASI KONSTANTA BERAT ROLLER SENTRIFUGAL TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN PADA MOTOR GOKART MATIC Saputra, Andi; ., Zulfah; ., Rusnoto
ENGINEERING Vol 5, No 2 (2012): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.886 KB)

Abstract

Indonesia banyak mekanik bengkel yang melakukan modifikasi pada sistem CVT, salah satunya adalah merubah massa dari roller penggerak, akan tetapi belum ada data pasti yang menunjukkan pengaruh perubahan massa roller tersebut terhadap performa dari mesin motor gokart matic itu sendiri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil daya dan torsi pada motor gokart matic dengan variasi konstanta berat roller sentrifugal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen deskriptif, yaitu pada motor gokart matic dengan konstanta berat roller sentrifugal. Dengan mengetahui variasi berat roller 6, 8, 10, 12, 14 gram dengan bahan uji gokart dan roller sedangkan alat yang digunakan alat ukur dynamometer,kunci sok, kunci leter T, kunci puli. Dalam hal ini pengujian dilakukan sebanyak 3 kali percobaan kemudian diambil max power (daya) dan max torsi pada masing-masing pengujian.Hasil penelitian menunjukan variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap daya mesin pada motor gokart matic.Untuk menghasilkan kecepatan yang tinggi kita membutuhkan tenaga maksimum yang besar.Variasi konstanta berat roller sentrifugal berpengaruh terhadap torsi mesin pada motor gokart matic yang menunjukan berat roller 6 gr bisa menghasilkan torsi 15,2 Nm. Untuk medan yang berat dibutuhkan torsi yang besar karena untuk menaklukkan medan berat dan tidak perlu kecepatan tinggi. Kata kunci : Roller , Sentrifugal , Torsi
Perancangan Alat Pemotong Besi Strip Untuk Meningkatkan Kecepatan Potong Nur Zaman, Akhmad Kharis; ., Zulfah; Hidayat, Tofik
ENGINEERING Vol 5, No 2 (2012): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.592 KB)

Abstract

Dewasa ini kebutuhan akan permintaan produk yang berbahan utama besi strip(striptizer) sangat banyak. Sebagai contoh pada pagar besi, penutup selokan, alat bermain anak, rangka penyangga fairing motor modifikasi, rangka pelindung jendela/pintu, dll. Pada pengerjaan pemotongan besi jenis ini, biasanya tukang menggunakan gunting plat/grenda potong. Padahal sebenarnya cara ini dirasa kurang efektif, karena pada pemotongan besi strip hanya membutuhkan pemotongan area pendek saja. Oleh sebab itu, penulis merancang ulang alat yang sudah ada dipasaran (berupa gunting besi beton). Penelitian ini bertujuan untuk dapat memodifikasi/membuat prototype, mengetahui waktu standar pemotongan, serta mengetahui analisis investasinya. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tinggi jangkauan tangan dan diameter genggaman tangan menghasilkan dimensi panjang pipa tuas190,3 cm dan lebar diameter pipa tuas 3,4 cm(dengan menggunakan uji keseragaman, normalitas, dan kecukupan sampel melalui SPSS 16.0). Perancangan produk menggunakan AutoCAD 2007 yang kemudian produk dibuat dan diuji dimensi potongannya dengan menghasilkan selisih potongan 0,07 cm lebih balik dari alat sebelumnya, waktu proses potong yang lebih singkat dengan selisih waktu potong 0,24 sekon dari alat sebelumnya dan kerapihan potongan yang lebih baik dari alat sebelumnya. Hasil dari nilai NPV sebesar 341.943.625 dan nilai AE sebesar 31.349.447,5 dimana kedua nilai tersebut lebih besar dari nol, sehingga rencana investasi pembuatan gunting besi strip ini dinyatakan layak. Hal ini diperkuat dengan nilai k dalam analisis metode PBP adalah 1 yang berarti lebih kecil dari periode investasi yang direncanakan yaitu 12 bulan. Kata kunci : Besi Strip, Merancang Ulang, Kelayakan Investasi
PENGGUNAAN LOGARITMA PADA PENENTUAN LAJU REAKSI PENCAMPURAN MINYAK JARAK DAN AIR Wibowo, Agus; Cahyani, Indah Eko
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1647.039 KB)

Abstract

Laju reaksi dapat dipergunakan untuk memprediksi kebutuhan bahan pereaksi dan produk reaksi tiap satuan waktu, dan dapat juga dipergunakan untuk menghitung kebutuhan energi untuk produksi hidrogen. Persamaan laju reaksi diperoleh melalui eksperimen, dan tidak bisa hanya dilihat dari persamaan reaksinya saja. Dengan pengukuran jumlah kosentrasi minyak jarak dan kosentrasi air pada perbandingan tertentu serta jumlah kosentrasi hasil reaksi, persamaan laju reaksi dapat diperoleh dengan menggunakan sifat logaritma. Teori perbandingan pencampuran antara minyak jarak dengan air dapat diperoleh dari rumus kimia minyak jarak dan air. Adapun kandungan minyak jarak terdiri dari bermacam asam yang menyusunnya. SehinggaPenelitian ini didesain untuk mencari persamaan laju reaksi, enengi yang diperlukan untuk reaksi serta mencari perbandingan yang optimal campuran minyak jarak dan air. Eksperimen menggunakan variasi perbandingan 1:1, 1:1,5, 1:2 dan 1:3 antara minyak jarak dengan air yang diberi katalis Cu dan dipanaskan pada suhu rata-rata 700oC pada pemanas 1 dan suhu rata-rata 700oC pada pemanas 2 serta pada katalis dengan suhu ratarata 300oC.dan dengan menggunakan sifat logaritma hasil yang diperoleh yaitu persamaan laju reaksi v = 0,0081[M]0,1133.[A]-0,1714Kata Kunci: Logaritma, Hidrogen reformer, Laju reaksi
PENGARUH INHIBITOR KOROSI TERHADAP LAJU KOROSI INTERNAL PIPA Sidiq, M Fajar; ,, Soebyakto; Shidiq, M Agus
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1663.315 KB)

Abstract

Minyak bumi adalah suatu senyawa hidrokarbon dengan unsur utama karbon dan hidrogen, serta bahan ikutan lainya seperti nitrogen, sulfur, dan oksigen. Minyak mentah (crude oil) hasil dari sumur tersebut mempunyai kandungan air yang sangat besar, dan juga komponen-komponen lain berupa pasir, garam-garam mineral, aspal, gas CO2 dan H2S, dapat menyebabkan korosi dan dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada pipa minyak bumi.. Jenis pipa minyak bumi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah tipe ERW / API 5L X – 42. Untuk menghambat dan mengurangi laju korosi maka dipergunakan inhibitor korosi. Inhibitor yang dipergunakan adalah Natrium Asetat dengan tiga variasi konsentrasi yang berbeda. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa inhibitor Natrium Asetat dengan konsentrasi 0,15% menghasilkan laju korosi yang paling rendah. Hal ini membuktikan bahwa inhibitor korosi mampu memperlambat laju korosi yang terjadi pada material dengan salah satu caranya yaitu membuat pasif permukaan logam.Kata kunci : pipa minyak bumi, korosi, inhibitor korosi
KONDUKTOR ALUMUNIUM PADA SISTEM GROUNDING Wilis, Galuh Renggani
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1652.114 KB)

Abstract

Grounding adalah sistem pengamanan terhadap perangkat perangkat yang mempergunakan listrik sebagai sumber tenaga, dari lonjakan listrik, petir, dll. Tujuan utama dari adanya pentanahan adalah menciptakan jalur yang low-impedance (tahanan rendah) terhadap permukaan bumi untuk gelombang listrik dan transient voltage. Konduktor grounding (ground grid) dan batang grounding (ground rod) adalah bagian dari grounding yang berperan untuk menyalurkan arus dari satu bagian ke bagian lain, harus jenis penghantar yang baik, kuat secara mekanis dan dilindungi untuk menjaga kemungkinan gangguan mekanis yang dapat menyebabkan turunnya daya hantar ataupun terputus. Ground rod adalah penghantar yang ditanam dalam tanah dan sebagai kontak langsung dengan tanah.Penelitian ini diawali dengan studi literature kemudian mengumpulkan data – data untuk menghitung luas material grounding. Perencanaan konduktor grounding meliputi elektroda, jaringan, ground mat, system grounding. Pengukuran tahanan grounding membutuhkan tanah yang mempunyai nilai tahanan berharga nol. Dengan rumus Schwarz,perhitungan arus maksimum, perhitungan ukuran konduktor, tahanan jenis konduktor,didapat bahwa ukuran konduktor alumunium yang digunakan adalah 95 mm2. Tahanan thermal 1,951 Ohm, tegangan langkah 69,1 volt dan tegangan sentuh 243 volt. Kesimpulan yang diambil adalah alumunium dapat digunakan sebagai bahan altenatif konduktor grounding pengganti tembaga.Kata kunci : konduktor, grounding, alumunium
VARIASI TINGGI PIPA HISAP PADA POMPA TERHADAP PERUBAHAN KAPASITAS ALIRAN(APLIKASI PADA PENAMPUNGAN EMBER TUMPAH WATERBOOM ) Johan, Budi; Wibowo, Agus; Santoso, Irfan
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa perubahan kapasitas aliran pompa dari variasi tinggi pipa hisap 20cm, 40cm dan 60cm untuk mengetahui debit air yang paling optimal dengan jarak pipa 20cm, 40cm, 60cm. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Ekperimental yaitu perencanaan alat, pembuatan alat, uji ketinggin level air dengan mencari data turbin untuk menggerakan pompa. Hasil dari kapasitas aliran dari tinggi pipa 20cm, 40cm, 60cm sangat berbeda kapasitas aliranya, dengan memiliki bilangan Re yang paling besar yaitu 18694.223 dengan tingi pipa 40cm dengan profil aliranya adalah turbulen. pengujian ditunjukan debit air yang ideal yaitu pada tinggi pipa 40cm yaitu 0,0000577(m3/s) dengan putaran turbin 110 rpm, sedangkan debit aliran yang paling rendah yaitu 0,0000551(m3/s) dengan putaran turbin40rpm, dengan ratarata kapasitas aliran dapat untuk mengetahui debit air yang optimal dengan menghasilkan air 0,0004 m3 sampai 0,00077 m3 dengan waktu 10menit.Kata Kunci: tinggi pipa air , kapasitas aliran,volume air
GENERATOR TURBIN ANGIN PUTARAN RENDAH Budiyanto, Frasongko; ,, Mustaqim; Wibowo, Hadi
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1681.144 KB)

Abstract

Pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan sebagai penanggulangan krisis energi listrik di indonesia perlu di kembangkan dan ditingkatkan,dengan memanfaatkan energi angin sebagai penggerak turbin yang dikopel dengan generator sebagai mesin pembangkit listrik. Dengan memanfaatan energi primer yang ada, generator yang dirancang dapat bekerja pada putaran rendah dan daya yang dihasilkan untuk mengisi aki.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terhadap generator yang dibuat dengan melakukan perhitungan secara teoritis dan pengukuran secara nyata terhadap daya yang dibangkitkan oleh generator yang dibuat. Jenis generator yang dirancang bangun adalah generator fluks aksial, cakram tunggal dengan 18 magnet permanen jenis Neodymium iron –boron (NdFeB),stator tanpa inti besi. Tegangan keluaran AC satu fasa ,kumparan stator hubung seri non overlapping ,putaran generator maksimum 200rpm. agar energi listrik yang dihasilkan bisa disimpan pada aki maka tegangan AC generator dirubah ke tegangan DC dengan penyearah tegangan.Dari hasil pengujian , Pada pengujian berbeban dengan akumulator 12 Volt, pada putaran 200 rpm dengan 300 lilitan tiap 1 kumparan , sistem satu fasa dengan 6,7,8, 9, kumparan generator mampu mengisi akumulator , tegangan DC yang dihasilkan 11,8V, 12,8V, 13,14V dan 13,64 V. Arus yang dihasilkan 0,09A, 0,136A, 0,182A dan 0.228 A. Daya yang dihasilkan 1,0558 Watt, 1,7406Watt, 2,3912Watt dan 3,1096 Watt. Sedangkan dengan 5 kumparan generator belum mampu untuk mengisi aki karena tegangan yang dihasilkan 10.16 Vdc dan Arus 0.02A jadi belum mencukupi untuk proses pengisisan aki 12 volt.Kata Kunci : Putaran Rendah, Fluks Aksial, Generator, Magnet Permanent, Penyearah Tegangan
PENGARUH PERMEABILITAS PASIR CETAK DALAM PENANGGULANGAN CACAT RONGGA GAS (BLOWHOLES) PRODUK NIPPLE REM ANGIN KERETA API ,, Jaelani
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1669.223 KB)

Abstract

Pengecoran logam sangat adaptif terhadap tuntutan persyaratan, terutama untuk menghasilkan produk dengan jumlah banyak, perubahan dimensi dan bentuk dapat dilakukan dalam waktu relative cepat dengan kecepatan produksinya cukup tinggi. Sebagai contoh pada pembuatan nipple rem angin kereta api. Nipple rem angin kereta api menggunakan besi cor kelabu karena tidak memerlukan persyaratan sifat mekanis spesifik dan harganya murah. Tetapi pada pembuatan nipple rem angin kereta api dijumpai banyak cacat, terutama cacat gas. Untuk menghemat biaya produksi diperlukan penelitian untuk menanggulangi cacat gas.Untuk mengetahui penyebab cacat gas dilakukan melalui pengujian-pengujian sebelum maupun sesudah pengecoran.Sebelum pengecoran dilakukan pengujian permeabilitas pasir cetak, Selain itu dilakukan percobaan untuk membuktikan factor-faktor penyebab terjadinya cacat. Percobaan itu antara lain membuat variable perbedaan ventilasi pada cetakan, dari hasil percobaan dilakukan verifikasi dengan produk yang baik.Dari hasil hasil penelitian diperoleh penyebab terjadinya cacat gas antara lain permeabilitas pasir cetak yang kurang sempurna, sebesar 36 cm³ /menit.Sedangkan persyaratan permeabilitas sebesar 75-85 cm³ / menit.Kata kunci : cacat gas, pasir perak, permeabilitas, ventilasi.
MODEL STRATEGI GREEN LOGISTIC (PENYIMPANAN) PADA PERUSAHAAN MODAL ASING PT. XYZ Indrasari, Lolyka Dewi; Nursanti, Ellysa; Vitasari, Prima
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1684.033 KB)

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan bersaing perusahaan adalah dengan melakukan perencanaan dan peningkatan sistem green logistic untuk efisiensi biaya, ramah lingkungan, persediaan, penataan Lin HO, 2009.Tujuan utama penelitian tesis ini adalah untuk mendapatkan strategi green logistic pada bagian penyimpanan barang di PT. XYZ. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan strategi dapat mewujudkan green logistic. Penelitian ini dilakukan dalam empat tahap sebagai berikut: Mencari Standard “Green”: ISO14000, UU Pemerintah No.05 TH.2011, HACCP. Studi lapangan mengenai penerapan Green Logisticyang dilakukan PT. XYZ pencarian data dengan jalan interview, observasi, dokumentasi selanjutnya dilakukan kuisioner. Perencanaan strategi GreenLogistic dengan menggunakan alat tersusun sesuai prosedur dan penjadwalan, sehingga pengiriman dapat dilakukan tepat waktu dan diukur SPSS 20.0 dan QFD. Dari nilaiRaw Weight diperoleh perkalian dua komponen yaitu tingkat kepentingan dan Improvement Ratio.selanjutnya diambil 5 teratas dari Raw Weightnya yang menjadi prioritas karena nialinya lebih dari 3.50 untuk perencanaan strategi.Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan lima strategi prioritas. Strategi utama secara berurutan sebagai berikut: Perusahaan memilikisertikat ISO 14000, Perusahaan memiliki standart dalam pemilihan penyimpanan, Perusahaan menggunakan alat angkut ramah lingkungan, Perusahaan memilki standart pengiriman sesuai jadwal yang diminta, Perusahaan sudah memiliki daya tampung gudang yang memenuhi kapasitas barang. Selanjutnya penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menyusun Standard Operation Prosedure (SOP) sebagai pelaksanaan strategi yang diusulkan.Kata kunci:Green Logistic, QFD.

Page 7 of 39 | Total Record : 386