cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
KARAKTERISASI MATERIAL KOMPONEN KATUP HISAP & BUANG ORIGINAL DENGAN LOKAL SEPEDA MOTOR HONDA ASTREA GRAND Yudisworo, W Djoko; Heri, Junial
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1664.226 KB)

Abstract

Penyelidikan mengenai struktur suatu material logam dengan menggunakan peralatan optic (microskop optic) di kategorikan ke dalam pengujian metalografi.Dengan jalan ini struktur dan sifat logam dapat diketahui, pengujian metalografi memegang peranan penting dalam pengelolahan logam, karena dari pengujian ini dapat diketahui proses pembuatan material logam yang cocok untuk setiap konstruksi elemen mesin. Material logam yang akan di uji dalam percobaan di laboratirium metallurgi I.S.T.N berupa baja karbon dan besi murni. Proses pengujian metalografi yang di lakukan meliputi: cutting ,mounting, grinding (pengampelasan), polising (pemolesan) dan pengetesaan terhadap permukaan benda uji kemudian di lakukan pengujian lewat microscope dan untuk kemudian diabadikan lewat pemotretan. Jadi pengujian metalorgrafi memberikan gambaran yang pasti tentang struktur dan sifat dari material logam.Kata Kunci : Struktur Mikro, Katup, Metalografi, Microscope Metalurgi
ANALISIS PROYEK PEMELIHARAAN IRIGASI SUNGAI PEMALI DI CV. WIGATI DENGAN METODE CPM-PERT MENGGUNAKAN SOFTWARE MS. PROJECT Maret, Andi Hari; Hidayat, Tofik; Raharjo, Eko Budi
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1659.866 KB)

Abstract

CV Wigati merupakan perusahaan jasa kontraktor yang mengerjakan proyek pemeliharaan sungai Pemali demi menjaga kepercayaan pengguna jasa untuk menghasilkan pekerjaan yang baik dan tepat waktu sesuai jadwal pekerjaan yang ditentukan dengan waktu yang optimal dan biaya minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanamenggunakan waktu yang optimal sesuai waktu yang ditentukan yang tepat waktu dengan menggunakan metode CPM-PERT maka dihasilkan waktu yang optimal. Pelaksanaan pekerjaan proyek pemeliharaan Irigasi Sungai Pemali dilakukan percepatan pekerjaan dengan menambah jumlah tenaga kerja. Optimalisasi waktu dengan menggunakan Sofware Microsoft Project agar didapat waktu pekerjaan yang di targetkan. Metode Pengumpulan data diawali dari data rencana anggaran biaya (RAB) Peneliti akan menganalisis optimalisasi durasi percepatan proyek dengan menggunakan berbagai alternatif percepatanproyek yang memberikan kontribusi biaya paling maksimal dengan waktu penyelesaian tercepat.Proyek pekerjaan pemeliharaan irigasi sungai Pemali pada CV. Wigati dalam waktu pelaksanaan dengan waktu kritis 130 hari kalender menggunakan penjadwalan lama oleh perusahaan dengan biaya Rp 1.015.953.410,00 sedangkan pada jadwal usulan diperoleh waktu optimal 100 hari kerja dengan menggunakan metode CPM – PERT menggunakan program Ms. Project dan menambah jumlah tenaga kerja biaya mengalami perubahan Rp 1.021.802.112,00.Kata Kunci : CV. Wigati, CPM-PERT, Ms. Project, Waktu Kritis
ANALISA FAKTOR DOMINAN TERHADAP STANDAR RUMAH SAKIT YANG RAMAH LINGKUNGAN Mihrajhusnita, Isradias
ENGINEERING Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1701.61 KB)

Abstract

Bangunan gedung sebagai tempat manusia dalam melakukan kegiatannya, mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak, perwujudan produktivitas, serta jatidiri. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, keagamaan, usaha, sosial budaya maupun kegiatan khusus. Dewasa ini sering dijumpai penurunan laik fungsi bangunan gedung akibat kurangnya biaya perawatan, perubahan fungsi, pemeliharaan dan perawatan rutin Bangunan Gedung yang tidak kontinu. Penurunan kualitas dapat disebabkan oleh umur bangunan seperti terjadinya proses pelapukan maupun perubahan fungsi bangunan, sehingga akan timbul masalah berkurangnya tingkat keamanan struktur dan rasa kenyamanan yang pada akhirnya bisa berakibat pada resiko keselamatan pengguna bangunan. Berkaitan dengan hal tersebut sangat memungkinkan terjadi penurunan kualitas lingkungan di sekitar. Di lain pihak kemampuan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memberikan arahan terwujudnya bangunan gedung yang fungsional, produktif, dapat menjamin keselamatan masyarakat, keandalan bangunan dan kelestarian lingkungan, baik melalui mekanisme perizinan, maupun pengawasan masih sangat terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lingkungan dan struktur pada bangunan gedung. Obyek bangunan yang ditinjau adalah dua gedung pemerintah milik Pemerintah Kota Semarang. Evaluasi kelayakan struktur maupunlingkungan mengacu diantaranya pada Peraturan Menteri PU No.29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung. Secara umum hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi penurunan kualitas baik dari segi struktur maupun pengelolaan lingkungan pada dua gedung yang ditinjau.kata kunci: struktur, lingkungan, kelayakan, keandalan
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA OMBAK LATERAL DAN TENAGA ANGIN PUTARAN RENDAH ., Soebyakto
ENGINEERING Vol 6, No 1 (2013): April
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.696 KB)

Abstract

Pengembangan energi terbarukan (renewable energy) yang hemat dan ramah lingkungan, memerlukan suatu sistem perolehan energi yang dapat dikonversikan ke energi listrik dan terjangkau oleh masyarakat. Pengembangan energi terbarukan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pengembangan energi pembangkit listrik tenaga ombak lateral dan tenaga angin kecepatan rendah di daerah pesisir pantai. Sistem perolehan energinya dicari untuk mendapatkan suatu metode yang secara ekonomi terjangkau oleh masyarakat pesisir pantai. Dalam penelitian pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga ombak lateral dan tenaga angin putaran rendah dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama perancangan sistem PLTOBA (Pembangkit Listrik Tenaga Ombak dan Bayu/angin), pembuatan prototype dan uji-coba prototype tersebut di daerah pantai. Tahap kedua, Sistem Pembangkit Listrik Tanaga Ombak Lateral dan Tenaga Angin Putaran Rendah, diupayakan menghasilkan listrik dengan studi kasus di Pantai Kota Tegal dan dicari segi ekonominya. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan secara teoritis dan eksperimental. Secara teoritis untuk mendapatkan parameter-parameter utama dalam sistem pembangkit tenaga ombak dan tenaga angin. Pendekatan secara eksperimental dilakukan dengan pembuatan prototype dan pengujian  sistem pembangkit tersebut. Dalam penelitian ini didapat kecepatan ombak lateral rata-rata, v = 0,3 m/s dan daya ombak lateral rata-rata, P = 17,08 Watt. Kecepatan angin rata-rata dengan menggunakan turbin Savonius, v = 1,48 m/s. Dengan pemanfaataan hasil penelitian ini, sistem pembangkit tenaga ombak lateral dan tenaga angin daerah pantai, dapat dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga ombak dengan memperhatikan daya angin pantai.     Kata kunci : Ombak, Angin, Turbin, listrik.
ANALISIS DESTILASI AIR KERUH DENGAN MENGGUNAKAN TENAGA SURYA DAN TENAGA LISTRIK ., Soebyakto; Shidiq, M. Agus
ENGINEERING Vol 7, No 2 (2013): Oktober
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.04 KB)

Abstract

Untuk membuat penyulingan air tenaga surya dibutuhkan beberapa bahan dari logam dengan konduktifitas bahan tertentu. Bahan-bahan penyulingan air tenaga surya secara sederhana meliputi; plastik, beban, bak penampungan air dari aluminium (baskom), mangkok, pengikat lentur, termometer digital, dan timbangan digital. Komponen dari penyulingan air tenaga surya meliputi kolektor dan bak penguapan. Kolektor fungsinya untuk menyerap dan mengumpulkan radiasi matahari sehingga dapat digunakan secara lebih optimal. Bak penguapan fungsinya untuk menguapkan air panas dari kolektor dan mengembunkan uap panas tersebut sehingga diperoleh embun yang banyak/air suling.Baskom berfungsi ganda sebagai bak penguapan dan kolektor. Baskom yang berisi air, ditengahnya diletakkan mangkok kosong, ditutup plastik dan di atas plastik diberi beban, sehingga posisi plastik cekung ke arah mangkok. Radiasi matahari diarahkan ke baskom yang berisi air tertutup plastik selama kurang lebih enam jam. Perubahan suhu air saat awal dan akhir pengamatan dicatat untuk mengetahui beda suhu selama proses destilasi. Hasil pengamatan destilasi air tenaga surya, menunjukkan bahwa untuk mendapatkan air bersih dengan tenaga surya, air murni V = 100 ml dari 2150 ml air berwarna, diperlukan kalor, Q = 218956 kalori, selama 15,25 jam. Hasil perhitungan daya (tenaga) surya jauh lebih kecil (P = 16,75 Watt) untuk mendapatkan air bersih, V = 100 ml dari air berwarna 2150 ml, selama 15,25 jam, dibandingkan dengan tenaga listrik (P = 105,72 Watt) mampu menghasilkan air bersih, V = 50 ml selama 0,833 jam atau selama 50 menit. Daya atau tenaga surya, dihitung berdasarkan jumlah energi yang digunakan untuk penguapan air per satuan waktu Dari hasil data yang diperoleh dalam penelitian ini, kita dapat memperoleh gambaran yakni sekiranya kita dapat membuat suatu sistem kolektor atau alat yang mampu menyimpan panas dengan lebih baik, akan didapat air bersih yang lebih banyak. Kata Kunci : Destilasi, Tenaga Matahari, Tenaga  Listrik, Air Bersih
SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA OMBAK LATERAL DAN TENAGA ANGIN PUTARAN RENDAH ., Soebyakto; Farid, Ahmad
ENGINEERING Vol 6, No 1 (2013): April
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.562 KB)

Abstract

Sistem pembangkit listrik tenaga ombak lateral dan tenaga angin putaran rendah dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama perancangan sistem PLTOBA (Pembangkit Listrik Tenaga Ombak dan Bayu/angin), pembuatan prototype dan uji-coba prototype tersebut di daerah pantai. Tahap kedua, Sistem Pembangkit Listrik Tanaga Ombak Lateral dan Tenaga Angin Putaran Rendah, diupayakan menghasilkan listrik dengan studi kasus di Pantai Kota Tegal dan dicari segi ekonominya. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan secara teoritis dan eksperimental. Secara teoritis untuk mendapatkan parameter-parameter utama dalam sistem pembangkit tenaga ombak dan tenaga angin. Pendekatan secara eksperimental dilakukan dengan pembuatan prototype dan pengujian  sistem pembangkit tersebut. Dalam penelitian ini didapat kecepatan ombak lateral rata-rata, v = 0,3 m/s dan daya ombak lateral rata-rata, P = 17,08 Watt. Kecepatan angin rata-rata dengan menggunakan turbin Savonius, v = 1,48 m/s. Dengan pemanfaataan hasil penelitian ini, sistem pembangkit tenaga ombak lateral dan tenaga angin daerah pantai, dapat dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga ombak dengan memperhatikan daya angin pantai. Kata kunci : Ombak, Angin, Turbin, listrik.  
PENGARUH SUDUT NOZEL TERHADAP HASIL SERBUK LOGAM DENGAN METODE ATOMISASI Sidiq, M. Fajar
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.272 KB)

Abstract

Dalam proses pengerjaan logam yang dikenal saat ini antara lain proses permesinan,proses pengecoran, forging, rolling, dan masih banyak proses lainnya, metalurgi serbuk ( powder metallurgy ) adalah salah satu proses pengerjaan logam yang sudah dikenal saat ini. Semua jenis logam secara teoritis dapat dibuat menjadi serbuk, hanya beberapa jenis logam yang dimanfaatkan dalam pembuatan benda jadi. Atomisasi dapat didefinisikan secara sederhana proses memecah cairan logam yangjatuh dengan pancaran bertekanan tinggi dari fluida air atau gas yang disebut “ Water Atomisation ” atau “ Gas Atomozation “, umumnya menggunakan dua fluida untuk atomisasi. Penggunaan gaya sentrifugal untuk memecahkan aliran logam cair disebut “Sentrifugal Atomozation “. Atomisasi dalam ruang vakum disebut “ vacuum” atau “ Soluble-gas Atomization”.Penggunaan Energi Ultrasonik Untuk efek memecah aliran disebut “ Ultrasonik Atomozation “. Hasil pengujian pembuatan serbuk dengan metode atomisasi air dihasilkandiameter serbuk rata-rata sudut nosel 600sebesar 748.8206 m, sedangkan diameter ratarata serbuk dengan sudut nozel 500 sebesar 832.5306 m.Hasil pengujian ini menunjukan bahwa semakin naik sudut nosel maka serbuk yang dihasilkan semakin kecil.Kata kunci : Serbuk logam, Atomisasi, Alumunium
PERANCANGAN NOSSEL DAN SISTEM PERPIPAAN PADA TURBIN PELTON Prihastuty, Endang; Fahmadi, Heru Dwi
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.042 KB)

Abstract

Turbin Pelton merupakan salah satu jenis turbin air yang cocok untuk daerah yang mempunyai tinggi jatuh (head) yang tinggi. Berdasarkan debit air dan head yang tinggi dari pompa yang ada, maka direncanakan sebuah rancang bangun turbin air jenis Pelton dalamskala laboratorium untuk pengujian. Dimana untuk memperoleh putaran dan daya yang maksimal, dilakukan perencanaan nossel dan system perpipaan.Berdasarkan potensi head yang berasal dari pompadidapatkan hasil perencanaan diameter jet dari nossel sebesar 12 mm. Turbin Pelton memakai system 2 nossel dari bahan paduan Aluminium Al 6061-T6 dan Brass 360 yang menghasilkan kecepatan relative terhadap mangkok sebesar 12,56 m/s. Peralatan pengujian turbin Pelton memakai system perpipaandari bahan Polyvinil chloride (PVC) berdiameter 25,4 mm dengan head loss total sebesar 7,4 m.Kata Kunci :Turbin Pelton, Head, Nossel, Pipa
EVALUASI SPEKTRUM VIBRASI KERUSAKAN MISSALIGMENT SHAFT DAN NILAI INVESTASI BALANCING SHAFT PADA BOOSTER PUMP BFP Surindra, M. Denny
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.435 KB)

Abstract

Bekerjanya booster pump menimbulkan gaya vibrasi. Gaya vibrasi yang berlebihan merupakan permasalahan kontak mekanik diantara elemen-elemen yang bergerak rotasional seperti akibat putaran shaft yang tidak center (missaligment), putaran dari massa yang tidak seimbang (unballance mass), dan juga karena kerusakan bantalan (bearing fault). Tujuan paper ini untuk mendapatkan nilai investasi balancing shaft agardidapatkan analisa perhitungan ekonomi yang menguntungkan tanpa menghilangkan unsur kehati-hatian. Disamping itu sebelum analisis ekonomi dilakukan, tahapan-tahapan investigasi terhadap semua aspek yang dapat menyebabkan vibrasi tinggi pada booster pump dilakukan kajian terlebih dahulu, dimana tahapan investigasi tersebut akan menemukan penyebab yang sebenarnya bagaimana dapat terjadi vibrasi yang sangat tinggi pada booster pump di sistem boiler feed pump. Metode penelitian dengan carapengambilan data spektrum vibrasi sehingga  didapatkan data vibrasi overall dan trending analysis, kemudian menentukan frekuensi vibrasi shaft dan mengukur balancing dengan run-out check. Untuk lebih memfokuskan pada akar permasalahan digunakan fish bone diagram. Penyebab vibrasi booster pump adalah shaft bending dengan bukti data test run-out check. Perhitungan analisis NPV dan IRR menunjukan bahwa investasi balancing shaft lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan penggantian shaft dan pembelian motor booster pump baru.Keyword:Spektrum vibrasi, Missaligment shaft, Booster pump, BFP.
RANCANGAN ALAT BANTU PEMUPUK BAWANG MERAH YANG ERGONOMIS SEBAGAI UP AYA MENGURANGI KELUHAN Studi Kasus Kelompok Tani "Bina Tani Mandiri” Desa Dukuhwringin, Wanasari, Brebes Asfuri, Hadi; ., Siswiyanti; Luthfianto, Saufik
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.43 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan suatu alat sesuai dengan aspek ergonomi untuk mengurangi keluhan kerja pada proses pemupukan bawang merah.. Perancangan alat ini menggunakan pendekatan anthropometri untuk merancang sebuah alat yang sesuai dengan kebutuhan kelompok tani bawang merah. Hasil dari penelitian ini, yaitu dengan menggunakan perhitungan percentile P95 diperoleh rancangan yang lebih ergonomis. Adapun ukuran rancangan yang didapat dalam pembuatan alat bantu pemupukan bawang merah adalah dengan pendekatan anthropometri dengan lebar : 31,24 cm dan Tinggi : 52,32 cm. Hasil perbandingan alat baru dan alat lama dihasilkan tingkat keluhan yang mengalami penurunan, dibandingkan menggunakan alat lama dengan membandingkan bagian tubuh yang sering mengalami sakit.Kata Kunci : Perancangan, Anthropometri, Percentile, Ergonomi, Musculosceletal

Page 8 of 39 | Total Record : 386