cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
STUDI EKSPERIMEN MENGE NAI FLUKTUASI TEKANAN DAN TEGANGAN GESER ANTARMUKA PADA ALIRAN STRATIFIED AIR UDARA PADA PIPA HORIZONTAL Gunawan, Dony; Hudaya, Akhmad Zidni; ., Indarto
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.958 KB)

Abstract

Pola aliran stratified merupakan salah satu aliran dua fasa gas-cairan yang sederhana, akan tetapi pembahasan yang komprehensif tentang aliran ini masih kurang lengkap. Pada aliran stratified dalam pipa, fasa cairan dan fasa gas terpisah secara jelas oleh adanya perbedaan berat jenis antara kedua fasa. Banyak sistem perpipaan didesain untuk beroperasi pada daerah aliran stratified karena mempunyai tingkat keamanan operasional yang tinggi. Prediksi dari aliran stratified telah lama menjadi area yang menarik untukpenerapan dari model-model aliran terpisah ( two fluid model ), akan tetapi kesulitan utamanya adalah prediksi dari tegangan geser cairan-dinding dan tegangan geser antarmuka. Metodologi yang digunakan adalah visualisasi dan pengukuran beda tekanan. Pipa acrylic transparan ID 26 mm dan panjang total 9 m digunakan agar perilaku aliran dapatdiamati. Seksi uji visualisasi mempunyai panjang 1 meter, ditempatan pada jarak 200 D dari mixer. Tebal film aliran diamati mengguna kan kamera video kecepatan tinggi, kemudian diolah menjadi data kuantitatif menggunakan metode image processing. Fluida kerja air dan udara dicampur melalui mixerberjenis simpel T yang dilengkapi plat pemisah mengalir searah sepanjang pipa horisontal. Pengukuran fluktuasi beda tekanan pada seksi uji diukur dengan menggunakan sensor tekanan validynedengan posisi pressure tap berjarak 75 D dari mixerdan jarak antar pressure tap 3,38 m. Sinyal keluaran sensor tekanan diubah oleh Analog to Digital  Converter (ADC) menjadi sinyal tekanan fungsi waktu. Penelitian dilakukan pada tekanan atmosfir dan kondisi adiabatis dengan variabel pada penelitian inimeliputi kecepatan superfisial air (J L) dari 0,025 m/ssampai 0,1 m/s dan kecepatan superfisial udara (J G) dari 0,94 m/s sampai 12 m/s Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Pola aliran stratifiedyang meliputi stratified smooth , stratified wavy + ripple, stratified wavy + roll danpseudo-slug telah berhasil diidentifikasi baik secara visual dan sinyal tekanan. 2). Semakin besar J G dan JL maka pressure gradient akan semakin besar. 3). Pada J L dijaga konstan, semakin tinggi nilai J G maka tegangan geser antarmuka semakin tinggi. 4). Pada JG yang konstan dengan nilai kecil, perubahan JL tidak berpengaruh terhadap nilai tegangan geser antarmuka. Sedangkan pada J G yang konstan dengan nilai besar, semakin besar nilai J L maka tegangan geser antarmuka cenderung semakin besar. 5). Semakin besar nilai Re L dan J G maka nilai fi akan semakin besar.Kata kunci : aliran stratified air-udara, penurunan tekanan, tegangan geser antarmuka.
STUDI KASUS KEWIRAUSAHAAN DISTRO DENGAN PENDEKATAN EKONOMI TEKNIK Suganda, Aditya; Hidayat, Topik; Raharjo, Eko Budi
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.002 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan sebuah usaha distro yang dijalankan oleh penulis, Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode ekonomi teknik yaitu  menganalisa semua biaya dari modal awal hingga pendapatan dengan menggunakan NPV, AE, PBP, BCR, dan IRR. Hasil penelitian dengan menggunakan metode ekonomi teknik menghasilkan nilai NPV sebesar sebesar Rp. 439.955.627 dan AE sebesar Rp.12.924.107 nilai ini jauh lebih besar dari nol, dengan demikian rencana inevstasi membuka toko / distro pakaian & sepatu ini direkomendasikan layak (feasible) secara ekonomis. Hal ini didukung pula hasil perhitungan dengan metode payback period (PBP) dengan nilai k= 3,565 nilai k ini lebih kecil dari periode investasi yang direncanakan 12 bulan dan diperkuat juga dengan nilai IRR lebih besar dari MARR yaitu 23,37% dengan IRR 18%, hal ini semakin memperkuat bahwa rencana investasi membuka toko / distro pakaian & sepatu inidirekomendasikan untuk diterapkan. Tapi pada metodeBenefit Cost Ratio (BCR) nilai BCR= 3,41 lebih besar dari 1 dan ini menunjukan investasi layak untuk di terapkan.kunci :Kelayakan Usaha Distro, NPV, AE, IRR
PERPINDAHAN PANAS PADA HEAT EXCHANGER DOBEL PIPA DENGAN SIRIP BER BENTUK SIKU EMPAT ., Suswanto; ., Mustaqim; Wibowo, Agus
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.984 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan suhu yang di hasilkan oleh penelitian tersebut dengan melakukan variasi jumlah sirip dan mengetahui seberapa besar penurunan suhu yang terjadi pada variasi tersebut menggunakan perpindahan panas padaheat exchanger pipa ganda dengan sirip siku empat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbuat dari stainless steel, sebagai tube yang dipasangi sirip (segi empat) dengan jarak dan jumlah tertentu. Jarak sirip bervariasi 15 cm, 20 cm dan jumlah sirip bervariasi 4 dan 6 pada masing-masing tube.Spesimen tersebut dimasukkan dalam Shell kemudian diisolasi secara rapat untuk dilakukan pengujian.Air dingin dialirkan ke dalam shell dengan kecepatan tetap dan air panas dialirkan ke dalam tube dengan kecepatan tetap, ini dilakukan dalam jangka waktu 10 menit. Dengan mengukur perubahan suhu yang terjadi antara sisi masuk dan keluar shell dan tube, makadapat dihitung koefisien perpindahan kalornya dan korelasi (persamaan) antara U vs jumlah sirip. Hasil eksperimen yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan hasil teoritik. Penelitian ini memberikan gambaran suatu Hasil penelitian secara sistematik, dan faktual mengenai fenomena perubahan suhu di sisishell dan tube, dan penurunan suhu pada saat dilakukan pengujian sehingga dapat diketahui pada variasi jumlah sirip segi empat paling efektif memberikan kontribusi. Data yang diperoleh dari eksperimen berupa penurunan suhu, temperature masuk dankeluar pada sisi shell dan tube, debit fluida masuk pada sisi shell dan tube. Fenomena-fenomena yang didapat dalam penelitian digambarkan secara grafis untuk menggambarkan koefisien perpindahan panastotal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jumlah sirip pada permukaan tube dapat meningkatkan penurunan suhu pada Perpindahan panas.Kata Kunci : Heat Exchager, Dobel Pipa Siku Empat, tube,
54 Vol 10 No. 1 April 2015 PERANCANGAN MEDIA KOMPRESI VIDEO BERBASIS FAST MODE DECISION ALGORITHM Arifin, Noor; Heranurweni, Sri; Jayanti, Ari Endang
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.018 KB)

Abstract

Kompresi video digital sangat dibutuhkan pada media video digital untuk menghemat ruang penyimpanan dan bandwidth yang besar tanpa mengurangi kualitasvideo yang terlalu signifikan. Sehingga dibutuhkan sebuah media kompresi yang mampu mengurangi ukuran file video agar lebih efisien.Untuk merancang media kompresi video pada penelitian ini digunakan bahasa pemrograman C# dengan format keluaran file video berupa .MP4 dan MKV. Hasil kompresi dianalisa nilai MSE dan PSNR pada frame  pertama.Hasil pengujian menunjukkan nilai PSNR berada pada kisaran 30dB sampai 50dB sesuai standar yang diperbolehkan ITU-T 2014.Kata kunci : kompresi, video, PSNR.
PROTOTYPE PERANCANGAN PEMINDAH DAYA PADA TURBIN PELTON Bawich, Kikit; ., Zulfah; Wibowo, Hadi
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.369 KB)

Abstract

Turbin air pelton adalah salah satu turbin yang dapat memanfaatkan sumber mata air yang besar dengan putaran lebih cepat dan dapat memanfaatkan head yang lebih tinggi. Hasil dari analisa data dan pembahasan pada penelitian ini menyatakan setelah dilakukan perhitungan-perhitungan dengan menggunakan  persamaan-persamaan yang telah ditetapkan, maka data hasil perencanaan puli dapat disimpulkan tipe penampang sabuk-V yang digunakan adalah tipe A No. 51, panjang sabuk yang digunakan 1295 mm denganjumlah sabuk 1 (satu) buah, jarak sumbu poros yang sesuai adalah 314,27 mm, diameter puli 65mm dan 351 mm. Variasi kemiringan sudut nossel yang digunakan dalam perancangan turbin air ini didapat hasil dari kemiringan sudut nossel 1800 dan 900, putaran yang dihasilkan = 555 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 192 watt, pada kemiringan sudutnossel 1000 dan 1900, putaran yang dihasilkan n = 526 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 178 watt, dan pada kemiringan sudut nossel 1100 dan 2000, putaran yang dihasilkan n = 479 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 155 watt. Jadi putaran dan daya yang dihasilkan turbin air terbesar terletak pada variasi sudut nossel dengan kemiringan sudut nossel 180 0 dan 90 0, yakni putaran yang dihasilkan = 555 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 192 watt. Kata Kunci:Turbin Pelton, Puli, Nossel, Sabuk V
OPTIMALISASI IGNITION TIMING PADA PENGGUNAAN E–100 DAN PISTON MODIFIKASI GM.1–54/50/13 ., Gunawan; Wibowo, Agus; Shidiq, M. Agus
ENGINEERING Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : ENGINEERING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.393 KB)

Abstract

Beberapa tahun yang akan datang dunia akan mengalami krisis bahan bakar minyak, dan salah satu alternatif bahan bakar yang dapat digunakan adalah alkohol fuel grade/etanol (Billah, 2009 : 24). Alkohol memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan bensin karena angka oktan Alkohol sebesar 108 dan dapat bekerja pada rasio kompresi yang lebih tinggi(Muku & Sukadana, 2009 : 26). Pada umumnya penggunaan bahan bakar alkohol masih membutuhkan campuran bensin. Pada penelitian kali ini digunakan bahan bakar alkohol tanpa campuran bensin, bahan bakar ini disebut E – 100 (100 % alkohol). Karena E–100(etanol/alkohol) memiliki nilai oktan yang lebih tinggi dari bensin, maka perbandingankompresi dan ignition timing mesin empat langkah harus disesuaikan (karena pada umumnya mesin sepeda motor empat langkah dirancang menggunakan bensin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan kompresi dan ignition timingterhadaptorsi, daya dan Spesific Fuel Consumption (Sfc) Honda Vario 110 cc pada saat menggunakan  E–100. Variabel bebas pada penelitian ini adalahignition timing, dan variabel terikatnya adalah torsi, daya dan Spesific Fuel Consumption (Sfc). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana terdapat perlakuan berupa : modifikasi padatonjolan sensor pengapian (Pick Up - Pulser/Triger) sehingga ignition timing dapatdivariasikan. Terdapat 8 (delapan) sampel ujicoba yaitu : sampel – 1 (bahan bakar Pertamax 92, kompresi 10 : 1 dan ignition timing 15 BTDC), sedangkan pada saat menggunakan E –100 perbandingan kompresi disetel 13 : 1 dantiming pengapian disetel 10 BTDC (sampel –2), 15 BTDC (sampel – 3), 20BTDC (sampel – 4), 25BTDC (sampel – 5), 30BTDC (sampel – 6), 35°BTDC (sampel – 7) dan 40°BTDC (sampel – 8). Perbandingan kompresi13 : 1 dicapai dengan modifikasi pada kepala piston sehingga volume kepala piston menjadi 3,5 cm³ (piston GM.1–54/50/13), dengan menggunakan piston ini tekanan silinder dapat mencapai 170 psi (11.95 kg/cm 2). Berdasarkan pengujian dan perhitungan, daya optimal diperoleh denganignition timing disetel 37,65BTDC, sedangkan Sfc optimal diperoleh denganignition timing disetel 25,5BTDC.Kata kunci : etanol, kompresi, piston, ignition timing, torsi, daya
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA OMBAK LATERAL DAN TENAGA ANGIN PUTARAN RENDAH ., Soebyakto
ENGINEERING Vol 6, No 1 (2013): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.696 KB)

Abstract

Pengembangan energi terbarukan (renewable energy) yang hemat dan ramah lingkungan, memerlukan suatu sistem perolehan energi yang dapat dikonversikan ke energi listrik dan terjangkau oleh masyarakat. Pengembangan energi terbarukan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pengembangan energi pembangkit listrik tenaga ombak lateral dan tenaga angin kecepatan rendah di daerah pesisir pantai. Sistem perolehan energinya dicari untuk mendapatkan suatu metode yang secara ekonomi terjangkau oleh masyarakat pesisir pantai. Dalam penelitian pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga ombak lateral dan tenaga angin putaran rendah dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama perancangan sistem PLTOBA (Pembangkit Listrik Tenaga Ombak dan Bayu/angin), pembuatan prototype dan uji-coba prototype tersebut di daerah pantai. Tahap kedua, Sistem Pembangkit Listrik Tanaga Ombak Lateral dan Tenaga Angin Putaran Rendah, diupayakan menghasilkan listrik dengan studi kasus di Pantai Kota Tegal dan dicari segi ekonominya. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan secara teoritis dan eksperimental. Secara teoritis untuk mendapatkan parameter-parameter utama dalam sistem pembangkit tenaga ombak dan tenaga angin. Pendekatan secara eksperimental dilakukan dengan pembuatan prototype dan pengujian  sistem pembangkit tersebut. Dalam penelitian ini didapat kecepatan ombak lateral rata-rata, v = 0,3 m/s dan daya ombak lateral rata-rata, P = 17,08 Watt. Kecepatan angin rata-rata dengan menggunakan turbin Savonius, v = 1,48 m/s. Dengan pemanfaataan hasil penelitian ini, sistem pembangkit tenaga ombak lateral dan tenaga angin daerah pantai, dapat dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga ombak dengan memperhatikan daya angin pantai.     Kata kunci : Ombak, Angin, Turbin, listrik.
ANALISA PERUBAHAN DIAMETER PIPA KAPILER TERHADAP UNJUK KERJA AC SPLIT 1,5 PK Wibowo, Agus; Farid, Ahmad; Purwanto, Moh. Ade
ENGINEERING Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.812 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi mengakibatkan banyak orang yang memodifikasi komponen AC salah satu diantaranya dengan melakukan perubahan dengan diameter pipa kapiler yang berbeda- beda dan pemanfaatan air kondensat sebagai media pendingin tambahan setelah kondensor. Dari perubahan pipa kapiler tersebut diharapkan mendapatkan performance yang lebih pada rancangan AC dengan media tambahan air kondensat tersebut.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan melakukan rancang bangun AC 1,5 PK dengan penambahan media bak air kondensat yang dipasang setelah kondensor. Dengan variasi diameter pipa kapiler A (0,50), B (0,58) dan C (1,08) adalah gabungan dari pipa A dan B. Data yang diperoleh dari percobaan kemudian dibandingkan guna menghasilkan pengaruh terhadap COP.Hasil   penelitian   diperoleh   data   koefisien   prestasi/COP   pada   masing-masing perlakuan pipa dapat diketahui bahwa semakin kecil diameter pipa kapiler maka COP semakin meningkat dimana pipa kapiler A dengan kondisi paling tinggi dengan operasional selama penelitian cenderung stabil dengan rata-rata 6,55, pipa kapiler B  dengan rata-rata 5,84, dan pipa kapiler C berada pada COP paling rendah dengan rata-rata 5,56.Kata Kunci : Kondensat, AC, COP
ANALISA SIFAT MEKANIS KOMPOSIT METRIK EPOKSI DIPERKUAT SERBUK CANGKANG TELUR ITIK UNTUK RODA GIGI TRANSPORTIR PADA MESIN BUBUT Utomo, Tri Manunggal; ,, Rusnoto; Samyono, Drajat
ENGINEERING Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.991 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari variasi penambahan unsur serbuk cangkang telur itik komposit pada kekuatan tarik, keausan dan impak untuk aplikasi roda gigi transportir pada mesin bubut. Sehingga dapat digunakan untuk pengganti roda gigi trasportir berbahan komposit yang memiliki sifat mekanis yang lebih baik, ringan dan kuat sehingga dapat dibuat/ dipraktekan di bengkel – bengkel atau sekolah dengan biaya yang sangat murah. Dari data yang diperoleh setelah masing – masing spesimen dilakukan pengujian.  Maka  pada  pengujian  tarik  penambahan  serbuk  cangkang  telur  itik tidak memiliki pengaruh yang sangat signifikan pada kekuatan tarik. Dengan penambahan 0%, 6%, 9%, 12% dan 18% mempunyai kekuatan tarik sebesar 57,77 N/mm2, 38,74 N/mm2, 39,36 N/mm2, 40,46 N/mm2 dan 28,77 N/mm2. Pada pengujian keausan nilai tertinggi pada spesimen  dengan campuran penguat  serbuk  cangkang  telur itik  6%    yang mana  nilai abrasive  mencapai  1,0177  x 10-6dan  nilai keausan terendah  pada  spesimen  dengan campuran penguat serbuk cangkang telur itik 9% dengan niali abrasive 2,1880 x 10-7. Kemudian  pada  pengaujian  impak nilai  kekuatan impak tertinggi  spesimen  dengan campuran penguat serbuk cangkang telur itik 6% sebesar 0,0016 J/mm2  sedangkan nilai terendah  pada  spesimen  dengan  penguat  serbuk  cangkang  telur  itik  18%  sebesar 0,0005J/mm2.Kata kunci : Komposit, Roda gigi transportir, Resin Epoxy, Hardener, Serbuk cangkang telur itik, uji tarik, uji keausan dan uji impak
ANALISA INTENSITAS KONSUMSI LISTRIK MELALUI AUDIT ENERGI SKALA RUMAH TANGGA Santosa, Irfan
ENGINEERING Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.196 KB)

Abstract

Audit energi merupakan tahapan pengumpulan data mengenai penggunaan energi listrik pada periode sebelumnya dengan menghitung intensitas kebutuhan energi listrik (IKE) serta analisa mengenai peluang hemat energi. Permasalahan sekarang ini adalah adanya kenaikan tarif dasar listrik khususnya Rumah tangga untuk golongan R-1 daya 900VA-RTM  yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama dibulan Januari-Februari 2017 dengan tarif dasar listrik sebesar Rp. 791/KWh,  kemudian tahap kedua dibulan Maret-April 2017 dengan tarif dasar listrik sebesar Rp. 1034/KWh dan tahap ketiga dibulan Mei-Juni 2017 dengan tarif dasar listrik sebesar Rp. 1352/KWh dan setelah bulan Juli nanti tarif dasar listrik rumah tangga mampu (RTM) sebesar 1467,28/KWh. Kenaikan akan mengakibatkan naiknya harga tariff dasar listrik rumah tangga.Tujuan penelitian semester 1 adalah memfokuskan menganalisa perhitungan konsumsi listrik skala rumah tangga golongan R-1 daya 900VA-RTM  kemudian menginventarisir peralatan listrik, menghitung IKE pada rumah tangga golongan R-1 daya 900VA-RTM.Penggunaan peralatan listrik pada responden 1 rata-rata dalam satu bulan sebesar 129,63 kWh, responden 2 sebesar 112,08 kWh, responden 3 sebesar 324,66 kWh dan responden 4 sebesar 163,02 kWh. Kemudian biaya listrik yang harus dibayarkan rata-rata dalam satu bulan sebesar untuk responden 1 sebesar Rp. 175.000,00; responden 2 sebesar Rp. 151.532,00; responden 3 sebesar Rp. 438.940,00 dan responden 4 sebesar Rp. 220.077,00. Perhitungan Intensitas Konsumsi Listrik (IKE) untuk masing-masing responden masih dibawah 50 kWh/m2 per tahun. Ini bisa dilihat dari perhitungan IKE responden 1 sebesar 23,57 kWh/m2 per tahun dengan luas bangunan 66 m2. Responden 2 sebesar 20,38 kWh/m2 per tahun dengan luas bangungan 66 m2. Responden 3 sebesar 39,35 kWh/m2 per tahun dengan luas bangunan 99 m2. Responden 4 sebesar 29,64 kWh/m2 per tahun dengan luas bangunan 66 m2. Kata kunci : Energi listrik, Intensitas Konsumsi Energi, Luas bangunan

Page 9 of 39 | Total Record : 386