cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mahasiswa S2 PAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Memuat jurnal hasil penelitian Mahasiswa Strata 2(Dua) Program Studi Pendidikan Agama Hindu Program Pascasarjana (PPs.) IHDN Denpasar.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
GAGURITAN SANDYAKA KAJIAN NILAI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI Budana, I Wayan
Mahasiswa S2 PAH Vol 1, No 1 (2013): E-Journal S2 Dharma Acarya
Publisher : Mahasiswa S2 PAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.87 KB)

Abstract

Karya sastra Bali klasik banyak mengandung nilai luhur yang sangat penting dan berharga bagi kehidupan manusia, sehingga perlu adanya pengkajian terhadap nilai luhur tersebut. Nilai yang terkandung dalam kesusastraan Bali klasik banyak ditemukan pada khasanah sastra berupa kidung, kakawin, parwa maupun gaguritan yang dikemas di dalam daun lontar. Naskah Gaguritan Sandyaka merupakan salah satu karya sastra Bali klasik yang disajikan dalam bentuk pupuh dan diikat oleh aturan padalingsa. Selain itu naskah Gaguritan Sandyaka kaya akan nilai-nilai luhur pendidikan etika dan moralitas, yang dapat dijadikan pedoman untuk menuju kehidupan yang lebih baik.Beranjak dari fenomena di atas, adapun masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu struktur naratif naskah Gaguritan Sandyaka, nilai pendidikan budi pekerti yang terdapat dalam Gaguritan Sandyaka dan manfaat nilai pendidikan budi pekerti dalam Gaguritan Sandyaka bagi remaja Hindu Bali. Tujuan penelitian adalah untuk pelestarian karya sastra sebagai salah satu kebudayaan yang patut dipelihara, dikembangkan dan dilestarikan agar dapat memperkaya kasanah kebudayaan Bali. Sedangkan manfaat penelitian yaitu untuk memotivasi kepeduliannya terhadap pengkajian sebuah nilai yang terkandung dalam sebuah naskah, diaktualisasikan agar tercipta hubungan yang harmonis antara sesama manusia dan sebagai media informasi mengenai keberadaan karya sastra Bali klasik.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Strukturalisme, teori hermeneutik dan teori nilai. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan liberary research, dengan sumber data primer dan sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penulusuran naskah, wawancara, kepustakaan dan studi dokumen. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif baik melalui teknik induktif maupun argumentatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Struktur naratif Gaguritan Sandyaka terdiri dari, yaitu: tema dari gaguritan adalah tentang pertemuan rahasia dari kelahiran tokoh utama, penokohan yang terdiri dari tokoh primer yaitu menggambarkan tentang Sandyaka yang mengalami tekanan batin, sedangkan tokoh sekunder menggambarkan tentang Baginda Raja memiliki sifat yang licik, dan tokoh komplementer menggambarkan tentang seorang gadis yang patuh dan hormat kepada orang tua. Alur yang digunakan adalah alur maju yang menceritakan perjalanan kehidupan, insiden yang menyajikan kejadian penting tentang tuntunan menjalani kehidupan dengan berlandaskan pada ajaran luhur budi pekerti. Latar yang menggambarkan tempat terjadinya insiden dalam gaguritan, dan amanat yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca pada2Gaguritan Sandyaka yaitu pengembangan pendidikan budi pekerti untuk menjadi anak yang baik (suputra).Nilai pendidikan budi pekerti yang terdapat dalam Gaguritan Sandyaka adalah: Sikap Cerdas yang mampu untuk membedakan perbuatan baik dan buruk, sikap kemandirian tanpa terlalu ketergantungan dengan orang lain, sikap ramah tamah terhadap sesama, sikap hormat kepada orang yang lebih tua, rasa estetika mampu membawa kebahagiaan, sikap rendah hati terhadap setiap orang, rasa kasih sayang terhadap saudara atau keluarga, sikap mawas diri terhadap segala kejadian, sikap kerja keras untuk menuju kehidupan yang lebih baik, pengendalian diri untuk menuju keselamatan, beriman&bertaqwa terhadap Ida Hyang Widhi Wasa, Sikap cerdik mampu menanggapi masalah yang terjadi, sikap nalar mampu memprediksi kejadian yang terjadi, kreatif mengubah sesuatu hal menjadi lebih baik, tepat janji terhadap apa yang telah disepakati, sabar terdapat cobaan yang menimpa dan tahan uji terhadap setiap permasalahan yang datang.Manfaat nilai pendidikan budi pekerti dalam Gaguritan Sandyaka adalah: Membentuk sikap susila terhadap remaja Hindu Bali, kebahagiaan untuk menjalani suka duka kehidupan, keselamatan hidup di dunia dan setelah meninggal, kedamaian di dalam hati, intelektual untuk menuju kehidupan yang lebih baik, kemuliaan untuk mampu bersikap adil terhadap orang, kebijaksanaan dalam memutuskan setiap permasalahan, membangun tri hita karana terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesama umat dan alam di sekitar, meningkatkan sradha dan bhakti dan meningkatkan rasa estetik.Berdasarkan hasil analisis menyatakan bahwa Gaguritan Sandyaka kaya akan khasanah nilai pendidikan budi pekerti, maka hendaknya terus digali untuk media pembelajaran dalam meningkatkan dan membentuk sikap susila remaja hindu Bali.Kata Kunci : Gaguritan Sandyaka dan Nilai Pendidikan Budi Pekerti.

Page 2 of 2 | Total Record : 11