Dinamik
The Jurnal DINAMIK aims to: Promote a comprehensive approach to informatics engineering and management incorporating viewpoints of different applications (computer graphics, computer networks and security, computer vision, computational intelligence, databases, big data, IT project management, and other fields relevant to information technology. Encourage scientists, practicing engineers, and others to conduct research and similar activities.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10 No 3 (2005)"
:
8 Documents
clear
Web GIS untuk Bank Swasta di Kota Semarang
Much Aziz Muslim
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.20
Masyarakat membutuhkan informasi mengenai bank yang dirasa masih kurang di semarang, baik berupa lokasi kantor maupun jenis produk pelayanan yang ditawarkan secara cepat dan akurat. SistemInformasi Geografis (SIG) mampu mengatasi permasalahan ini dengan cara pengguna memasukkan nama bank melalui input pencarian, kemudian sistem akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna. Sedangkan SIG berbasis web mampu memberikan informasi secara lengkap kepada nasabah dandapat diakses secara online oleh masyarakat melalui media internet. Penelitian ini merancang suatu aplikasi berbasis SIG yang dapat dijalankan dan diaplikasikan pada suatu web browser yang mampu memberikan informasi mengenai lokasi, jenis-jenis layanan produk jasa yang ditawarkan pada BCA wilayah Semarang.Penelitian ini dimulai dengan memperoleh data-data yaitu data primer dan data sekunder yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan SIG kemudian melakukan rancang bangun SIG danmengimplementasikannya pada suatu web secara keseluruhannya. Perencanaan kebutuhan SIG terdiri dari metode pengumpulan data, data spasial dan data non spasial/atribut. Data spasial berupa lokasi BCA yang ditunjukkan dengan peta kota Semarang dan layer-layer peta yang terdiri dari layer wilayah, layer jalan, layer lokasi dan sebagainya. Sedangkan data non spasial terdiri dari data lokasi dan produk jasa pada kantor BCA wilayah Semarang. Perancangan SIG berbasis web terdiri dari perancangan proses dan perancanganhalaman web. Perancangan proses yang memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi dihasilkan, yang terdiri dari proses pembuatan peta, editing peta dan pembuatan database. Sedangkan perancangan halaman web memberikan gambaran mengenai bagaimana informasi akan ditampilkan. Implementasi aplikasi SIG ini memerlukan hardware, software dan brainware.
Rancang Bangun Aplikasi Pemutar Suara Digital untuk Laboratorium Bahasa menggunakan Delphi 6.0
Mardi Siswo Utomo
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.21
Laboratorium bahasa yang masih menggunakan teknologi analog, mengandalkan media pita kaset untuk memutar suara. Walaupun media ini punya kelebihan di investasinya yang murah, tetapi padapenggunaan jangka panjang media ini menjadi jauh lebih mahal dari pada teknologi digital. Kaset akan turun kualitas suaranya setiap kali dimainkan, dan lama kelamaan kaset akan hilang data suaranya. Pada Laboratorium bahasa berteknologi digital semua materi audio video yang tersimpan, disimpan dalam format digital. Laboratorium ini menggunakan PC sebagai Konsole pengendali (Master Kontrol). PC lebih mudah, murah didapat dan banyak aplikasi multimedia pendukung. Selain menggunakan PC, Laboratorium bahasa berteknologi digital juga menggunakan peralatan berbasis komputer (embeded system) yang lebihkecil dan ringkas.
Pengembangan Database Spasial untuk Pembuatan Aplikasi Berbasis GIS
- Saefurrohman
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.22
Sistem Informasi Geografi tidak hanya menangani peta atau gambar, tetapi yang terpenting adalah kemampuan menangani database dalam volume besar. Konsep database merupakan pusat dari SIG dan merupakan perbedaan utama antara SIG dan sistem drafting sederhana atau sistem pemetaan komputer yang hanya dapat memproduksi keluaran berupa grafik yang baik. Pengembangan Database Sistem Informasi yang terbentuk memiliki stuktur topologi data spasial , dan bisa digunakan sebagai data dasar untuk membuat bermacam aplikasi yang berbasis Sistem Informasi Geografi. Database internal terbentuk secara otomatis dari hasil rancangan data spasial, database ekternal bisa direlasikan dengan database internal untuk menghasilkan database Sistem Informasi Geografi yang baru hasil penggabungan.
Computer Aided Design / Computer Aided Manufactur [CAD/CAM]
Dewi Handayani U.N
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.23
Computer-aided design (CAD) atau computer-aided design and drafting (CADD), merupakan satu bentuk otomatisasi yang membantu perancang untuk memperbaiki gambar, spesifikasi, dan elemen-elemen yang berhubungan dengan perancangan yang menggunakan efek grafik khusus dan perhitungan program-program komputer. Teknologi yang digunakan untuk bermacam produk dalam lingkungan dan arsitektur, elektronik, dan erodinamika (ilmu dinamika udara), teknik otomotif dan desain produk. Walaupun sistem CAD biasanya tidak selalu menggambar otomatis, biasanya meliputi pemodelan 3 dimensi dan model operasi simulasi komputer. Sistem CAD dijalankan melalui PC untuk desain dan pemodelan 2D serta proses drafting, kemudian dijalankan dan diintegrasikan dengan sistem CAM (Computer Aided Manufacture) yang disesuaikan dengan format mesin CNC (Computer Numeric Control) yang akan digunakan.
Enterprise Resource Planning (ERP) Solusi Sistem Informasi Terintegrasi
Setyawan Wibisono
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.24
Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sistem informasi terintegrasi yang dapat mengakomodasikan kebutuhan – kebutuhan sistem informasi secara spesifik untuk departemen –departemen yang berbeda pada suatu perusahaan. ERP Terdiri dari bermacam – macam modul yang disediakan untuk berbagai kebutuhan dalam suatu perusahaan, dari modul untuk keuangan sampai modul untuk proses distribusi. Penggunaan ERP menjadikan semua sistem di dalam suatu perusahaan menjadi satu sistem yang terintegrasi dengan satu database, sehingga beberapa departemen menjadi lebih mudah dalam berbagi data, dan lebih mudah pula dalam melakukan komunikasi. Perangkat lunak ERP yang beredar di pasaran, tidak hanya dalam versi komersial saja, tetapi juga sudah tersedia dalam versi open source. Penerapan ERP dalam suatu perusahaan tidak harus dalam satu sistem yang utuh, tetapi dapatditerapkan dengan hanya menggunakan satu modul saja dulu sebagai pilot project. Jika penerapan satu modul dinilai berhasil, maka dapat menerapkan modul lain dengan referensi modul yang sudah berhasil. Proses bisnis yang berbeda antara satu perusahaan satu dengan perusahaan lain, memungkinan dilakukan kustomisasi ERP dalam penerapannya.
Pengamanan Data Informasi menggunakan Kriptografi Klasik
Jati Sasongko
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.25
Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar aman. (Cryptography is the art and science of keeping messages secure) “Crypto” berarti “secret” (rahasia) dan “graphy” berarti “writing” (tulisan). Para pelaku atau praktisi kriptografi disebut cryptographers. Sebuah algoritma kriptografik (cryptographic algorithm), disebut cipher, merupakan persamaan matematik yangdigunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi. Biasanya kedua persamaan matematik (untuk enkripsi dan dekripsi) tersebut memiliki hubungan matematis yang cukup erat. Enkripsi digunakan untuk menyandikan data-data atau informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Dengan enkripsi data disandikan (encrypted) dengan menggunakan sebuah kunci (key). Untuk membuka (decrypt) data tersebut digunakan juga sebuah kunci yang sama dengan kunci untuk mengenkripsi (untuk kasus private key cryptography) atau dengan kunci yang berbeda (untuk kasus public key cryptography).
Mengenal Harddisk Lebih Dekat
Eko Nur Wahyudi
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.26
Hard Disk Drive (HDD) atau biasa dikenal dengan harddisk saja adalah sebuah media penyimpanan sekunder pada sebuah komputer. Meskipun disebut sebagai media penyimpanan sekunder namun pada kenyataannya fungsinya adalah sangat penting bahkan tidak bisa ditinggalkan lagi untuk kebutuhan sebuah komputer. Hal tersebut sangat jelas mengingat kebutuhan akan software berupa program maupun aplikasinya, serta data yang diolah membutuhkan media penyimpanan yang sangat besar, yang tidak cukup hanya ditampung oleh sebuah media penyimpanan utama berupa ROM (Read Only Memory) dan RAM (RandomAccess Memory).Sebagai salah satu media penyimpanan sekunder (selain disket, flashdisk, compact disc, disk tape, dll), selain memiliki kemampuan untuk menyimpan data yang sangat besar, yaitu dalam ukuranGiga Byte (GB), harddisk juga memiliki kelebihan lain diantaranya adalah kecepatan akses, baik dalam membaca maupun menulis data, serta ketahanannya dalam menyimpan data secara fisikuntuk jangka waktu yang cukup lama.
Aplikasi ISO 8583 Bridging pada Billing untuk Layanan Online Payment
Wahyu Anggraeni
Dinamik Vol 10 No 3 (2005)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v10i3.27
Layanan online payment pada electronic commerce digunakan untuk berbagai keperluan, yaitu untuk pembayaran tagihan telepon, pemesanan tiket pesawat terbang, dan lain-lain. Terdapat tiga entiti yang terlibat pada sistem yang menyediakan layanan online payment ini. Ketiga entiti ini adalah billing, payment gateway dan payment point. Pada penelitian ini akan dirancang dan dibuat suatu aplikasi yang berada pada billing untuk menjembatani proses transaksi keuangan antara payment point dengan basisdata billing pada penyedia jasa telepon dengan menggunakan standar keuangan ISO 8583. Standar ini digunakan untuk mengelola transaksi jaringan yang terdiri dari Sign On, Sign Off dan Echo Test. Transaksi keuangan yang dilakukan adalah transaksi tagihan telepon, pembayaran tagihan telepon dan pembatalanpembayaran tagihan telepon antara billing penyedia jasa telepon dengan institusi keuangan/collecting agent pada payment point. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi ini untuk menguji fungsionalitas komunikasi dan transaksi keuangan pembayaran tagihan telepon pada e-commerce. Pelanggan telepon melakukanpembayaran melalui collecting agent dan kemudian transaksi pembayaran tersebut dikirimkan ke billing penyedia jasa telepon.