Dinamik
The Jurnal DINAMIK aims to: Promote a comprehensive approach to informatics engineering and management incorporating viewpoints of different applications (computer graphics, computer networks and security, computer vision, computational intelligence, databases, big data, IT project management, and other fields relevant to information technology. Encourage scientists, practicing engineers, and others to conduct research and similar activities.
Articles
455 Documents
Sistem Pencacah berbasis Arduino-RFID
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.47 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6072
Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.
Mesin Presensi Cepat menggunakan QR-Code dan Webcam
Eka Ardhianto
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.158 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6075
QR Code merupakan singkatan dari Quick Response Code atau yang dapat diterjemahkan sebagaikode respon cepat. QR Code ini telah dikembangkan oleh Denso Corporation sejak 1994 yang pertama kalidigunakan sebagai pengenal kendaraan dibagian manufaktur. Seiring dengan perkembangan kebutuhan, QRCode mulai menggeser penggunaan Bar Code di beberapa bidang hal ini karena QR Code dapat digunakanhanya dengan menamfaatkan kamera digital bahkan kamera webcam dan kamera telephon.Selain pemanfaatan QR Code sebagai salah satu perangkat keamanan dokumen dan QR Codemerupakan salah satu metode pengenalan cepat. Maka pada penelitian ini penulis mencoba untukmemanfaatkan QR Code sebagai perangkat cepat dalam melakukan presensi kehadiran mahasiswa. Hal yangmenjadi salah satu alasan adalah bahwa kehadiran mahasiswa dalam setiap pertemuan masih mejadi salahsatu poin penilaian dan penggunaan kamera digital sudah meluas dalam berbagai hal, tidak luput juga adalahsetiap laptop yang digunakan oleh para pengajar / dosen / instruktur sehingga presensi dapat dilakukan secaramudah dengan memanfaatkan webcam yang terintegrasi dalam lapotop.Hasil dari peneliatian ini adalah, adanya aplikasi yang dapat memanfaatkan QR Code sebagai mediapresensi mahasiswa dengan menggunakan webcam pada laptop pengajar/dosen/instruktur sehingga prosespresensi dilakukan dengan mudah dan langsung terupload pada sistem informasi akademik. Dengan cara inijuga, mahasiswa tidak dapat melakukan manipulasi presensi kehadiran.
Stemmer Bahasa Jawa Ngoko dengan Metode Affix Removal Stemmers (Rule Based Approach)
Fatkhul Amin;
Purwatiningtyas Purwatiningtyas
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.956 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6076
Proses pengembalian kata dasar bahasa Jawa ngoko dari kata jadian (tembung andhahan) menjadikata dasar yang salah akan mengakibatkan kata dasar menjadi rusak, tidak memiliki arti yang benar dantidak bisa digunakan untuk proses seteleah Stemming. Bahasa Jawa Ngoko memiliki morfologi dalampenyusunan kata yang didalamnya terdapat awalan (ater-ater), sisipan (seselan) dan akhiran(penambang). Penguasaan morfologi Bahasa Jawa ngoko membantu menciptakan cara untuk pengambilankata dasa dalam bahasa jawa ngoko secara benar. Stemmer Bahasa Jawa ngoko metode Affix Removaldigunakan untuk mendapatkan kata dasar dari hasil proses pengurangan awalan, sisipan dan akhiransecara benar. Hasil pengembalian kata dasar menggunakan Stemmer Bahasa Jawa ngoko metode AffixRemoval mampu membuat kata dasar dalam bahasa Jawa ngoko dengan hasil benar mencapai 62%.Kemampuan stemmer ini masih harus ditingkatkan sampai mencapai tingkat kebenaran dalampengembalian kata dasar mencapai 100%.
Algoritma Partitioning Around Medoids (PAM) Clustering untuk Melihat Gambaran Umum Skripsi Mahasiswa
Herny Februariyanti;
Dwi Budi Santoso
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.943 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6077
Informatika dan Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi UniversitasStikubank Semarang. Fakultas Teknologi Informasi dipilih karena jumlah data penelitiannya cukupbanyak. Setiap tahunnya Fakultas Teknologi Informasi meluluskan mahasiswa dengan penelitian skripsiyang beragam. Setiap tahunnya jumlah data skripsi selalu bertambah. Semakin bertambahnya penelitianskripsi dengan mata kuliah terbatas menyebabkan semakin banyak pula mahasiswa yang mengambilpenelitian yang mirip tema, objek, atau metode penelitian dengan penelitian sebelumnya. Pengelompokandata penelitian yang umumnya berbentuk teks dapat dilakukan dengan text mining.Algoritma yang digunakan adalah Partitioning Around Medoids (PAM) Clustering untuk melihatgambaran umum kemampuan akademik mahasiswa. Aplikasi dapat memberikan layanan pemilihanmedoids sejumlah 3 dokumen sebagai objek medoid. Untuk menghitung similaritas antar dokumen yangdiuji dengan medoids yang telah ditentukan menggunakan algoritma Jaccard Coefficient.Aplikasi dapat memlakukan proses menentukan sejumlah 3 (tiga) medoids oleh user dari dokumenabstrak skripsi mahasiswa.. Aplikasi juga dapat melakukan perhitungan jarak antara dokumen abstrakskripsi yang dipilih sebagai medoids dengan dokumen diluar medoid dan menampilkan hasil klasteringdokumen abstrak skripsi menggunakan algoritma PAM
Visualisasi Pohon Rentang Minimum Menggunakan Algoritma Kruskal dan Prim
Imam Husni Al-Amin;
Rina Candra Noor Santi;
Budi Hartono
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (923.746 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6078
Graf memuat objek titik dan objek garis yang menghubungkan titik. Properti penting yang dimilikioleh graf adalah arah dan bobot pada garis. Graf berbobot adalah graf yang setiap garis atau sisinya diberisebuah harga (bobot). Bobot ini dapat menyatakan jarak antara dua buah kota, biaya perjalanan, waktutempuh yang dibutuhkan, dan sebagainya.Penelitian ini melakukan analisa pada salah satu bentuk graf yaitu pohon, khususnya pada prosespenyusunan dan pembentukan pohon rentang minimum (minimum spanning tree) menggunakan algoritmaKruskal dan Prim. Kedua algoritma ini menghasilkan struktur pohon rentang minimum yang sama,meskipun proses penyusunannya berbeda.Proses penyusunan melalui dua buah contoh graf akan divisualisasikan menggunakan perangkat lunakpengolah dokumen LaTeX. Graf A disusun oleh 7 buah titik dan 11 garis sedangkan graf B memiliki 7buah titik dan 12 garis. Hasil visualisasi disimpan ke dalam berkas PDF (portable document format). Berkasini dapat digunakan sebagai modul ajar yang menarik, khususnya untuk pokok bahasan pohon rentangminimum.
Game dengan Teknik Single-Layout
Muji Sukur;
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.327 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6079
Beberapa permainan yang telah dibuat oleh komunitas baik dalam tingkat pemula maupun tingkatmahir dengan menggunakan fitur perangkat bantu Construct 2.0 menjadi tantangan tersendiri. Beberaparancangan desainer permainan berbasis construct memiliki fitur layout yang bervariasi ragam sertamenyebabkan kebutuhan kapasitas memori yang lebih besar. Upaya yang akan dijadikan tematik padapenelitian in adalah pengamatan terhadap kapasitas kebutuhan memori khususnya sebagai upayaminimalisasi kapasitas memori yang dibutuhkan dengan menggunakan teknik single layout multilayer,dibandingkan dengan penggunaan teknik sebelumnya yaitu multi layout dan multilayer. Hal ini akandikomparasi dalam model tabulasi terkait. Adapun tujuan dalam penelitian pada kesempatan kali ini adalahMengimplementasikan salah teknik animasi gambar dengan teknik single layout. Mengetahui implementasiteknik single layout multilayer. Adapun kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan hasil dan analisapenelitian ini bahwa Teknik single layout multi layer mampu didesain dengan baik dengan menggunakanperangkat Construct 2.0, namun dalam pengamatan terhadap kapasitas memori sejauh pengamatan tidakmemberikan pengaruh secara signifikan, dimana hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya: sejumlahresolusi gambar yang terlibat (karakter, latar belakang, animasi), sejumlah media audio yang terlibat,sejumlah animasi dari sejumlah framenya, sejumlah event-action yang terlibat dalam permainan(kompleksitas permainan).
Desain Motif Batik Dengan Metode Fraktal Dan Algoritma L-System untuk Membangun Pustaka Batik Wali
Saefurrohman Saefurrohman;
Dewi Handayani Untari Ningsih
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (666.255 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6080
Desain Motif batik merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan batik, baik itu untuk batik tulis,batik cap maupun printing. Dalam melakukan desai motif batik banyak yang bisa dilakukan dengan caramengali imajinasi maupun dengan menyimbolkan dari beberapa benda yang ada yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk alur tu;ilsan di selembar kain batik.Menarik atau tidaknya suatu batik tergantung pada desain motif yang dihasilkan sehingga disukai olehpelanggan. Kepiawaian desain motif juga akan mempengaruhi nilai jual suatu batik. Motif juga bisamenggambarkan dan mencirikan asal muasal satu batik dengan ciri khas lokalnya.Batik Fraktal adalah batik yang sentuhan desainnya (corak dan ragam hiasnya) dibuat dengan rumusrumus matematika yang dikerjakan dengan teknologi komputer. Secara proses pembuatan batik fraktalmenjadi satu produk batik dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama adalah pembuatan desain yang dilakukanoleh tim desain fraktal, dan tahap kedua dilakukan oleh tim pembuat batik. Bentuk Fraktal mudahdimodelkan dengan metode L-System. L-System terdiri dari himpunan karakter , kumpulan aturan yangdikembangkan ke setiap karakter menjadi string karakter yang
Penggunaan K-Means untuk Pengelompokan Berita pada Media Sosial
Sri Eniyati;
Rina Candra Noor Santi;
Edy Supriyanto
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6081
Media Sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudahberpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan olehmasyarakat di seluruh dunia. Clustering merupakan suatu metode untuk mencari dan mengelompokkandata yang memiliki kemiripan karakteriktik (similarity) antara satu data dengan data yang lain. Clusteringmerupakan salah satu metodedata mining yang bersifat tanpa arahan (unsupervised).
Sindikasi Web menggunakan Teknik Web Scrapping untuk Kolaborasi Pemasaran UMKM Handicraft
Sri Mulyani;
Felix Andreas Sutanto;
Heribertus Yulianton
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.462 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6082
Pemasaran online menjadi salah satu usaha yang dilakukan sebagian besar UMKM pada saat ini.Media web dan sosial media seperti BBM, Facebook, Twitter dan Instagram menjadi pilihan UMKMdalam menyebarluaskan informasi produknya. Namun cara ini juga tidak memecahkan masalah UMKMbegitu saja, masalah promosi media internet juga merupakan tantangan tersendiri. Penelitian ini akanmencoba suatu cara promosi lewat web melalui kolaborasi beberapa web yang dimiliki oleh UMKM. Carayang dimaksud adalah sindikasi web. Sindikasi web pada dasarnya akan mengambil informasi dari suatuweb untuk digunakan di web yang lain. Akan diatur mekanisme supaya antar website UMKM dapat salingbertukar informasi dengan mudah. Teknik yang dipakai adalah scrapping web menggunakan SimpleHTML DOM Parser. Teknik scrapping lazim digunakan untuk mengambil isi web apabila suatu web tidakmenyediakan format RSS (Really Simple Syndication). Simple HTML DOM Parser dapat mengambil isiweb dengan cara menemukan format atau tag HTML tertentu yang berisi informasi produk suatu UMKM.Hasil dari penelitian ini adalah suatu program yang dapat digunakan untuk kolaborasi antar web UMKM.Sehingga dapat digunakan untuk UMKM Handicraft dalam memasarkan produknya.
Implementasi Pengendali Digital Arduino UNO pada Electrical Stimulator
Zuly Budiharso;
Hersatoto Listiyono
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.527 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6083
Perkembangan teknologi digital secara umum menyebabkan teknologi sistem kendali berkembangsejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Kendali analog menjadi sistem kendalidigital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali. Dengan berubahnyasistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan juga berubah.Mikrokontroler merupakan perangkat yang mewakili suatu figur sistem kendali modern yang telahdikemas dalam sebuah chip / rangkaian terpadu. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapatdilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fiturpenunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapakemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog.Perancangan sebuah sistem kendali dengan menggunakan mikrokontroler terdiri 3 tahapan. Tahappertama adalah merancang model sistem kendali. Pada tahap ini ditentukan semua parameter yangberhubungan, model sistem kendali, kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap kedua adalahperancangan algoritma untuk menyelesaikan masalah dalam sistem kendali. Pada tahap ini dibuat tahapdemi tahap proses penyelesaian masalah sistem kendali secara rinci dan perancangan program. Tahap ketigaadalah implementasi dan pengujian sistem kendali. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mencobasemua fasilitas yang tersedia dalam sistem kendali.Sistem kendali electrical stimulator terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok, yaitu yaitu Power Suply, SistemKendali dan Display. Masing-masing kendali mempunyai masukan dan keluaran yang berbeda. Masukandan keluran sistem kendali terdiri dari masukan dankeluran analog dan digital. Masukan digital berfungsimemberikan sinyal kepada sistem secara digital sedangkan keluran analog dihubungkan dengan perangkatindikator. Kendali sinyal berfungsi memilih jenis sinyal sesuai dengan keluran yang dipilih, yaitu sinyalsinusoidal, segitiga dan kotak.Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungandiantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat,pengembangan sistem kendali lebih mudah.