Articles
3,446 Documents
RANCANGAN BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS KELUARGA PT X UNTUK MENJAGA KEBERLANGSUNGAN DI MASA DEPAN
Lisia Gandhatama;
Sujoko Efferin
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan serta pertentangan yang terjadi di dalam perusahaan keluarga yang sudah berdiri sejak tahun 1991 ini serta alternatif apa saja yang bisa menjadi pilihan bagi perusahaan untuk dapat tetap menjaga keberlangsungannya di masa depan. Oleh karena itu, peneliti melakukan interview serta observasi yang cukup mendalam terhadap cara pandang dan tujuan yang dimiliki oleh kedua pimpinan di dalam perusahaan ini serta pertentangan apa saja yang terjadi di dalam perusahaan. Tidak lupa peneliti juga meminta pendapat mereka tentang masa depan perusahaan nantinya. Selain daripada itu, peneliti juga melakukan observasi yang cukup panjang terhadap kegiatan operasional perusahaan serta hubungan personal keduanya di dalam keluarga. Penelitian ini merupakan applied research dengan metode penelitian kualitatif yang menggunakan sumber data wawancara dan observasi. Penelitian menunjukkan 3 alternatif bentuk kepemilikan perusahaan keluarga yang tepat untuk diterapkan di dalam perusahaan ini. Untuk setiap alternatif, peneliti memberikan pertimbangan atas alternatif tersebut disertai pula dengan kelemahan serta keuntungan atas masing-masing alternatif tersebut. Hasil penelitian memberikan sebuah alternatif yang dipandang peneliti adalah pilihan yang paling tepat untuk diterapkan di dalam perusahaan keluarga ini, yaitu bentuk kepemilikan perusahaan Induk-Anak Perusahaan. Setiap pemimpin akan mengurus dan mengatur perusahaan miliknya sendiri tanpa campur tangan dari pemimpin yang lain. Harapannya, masing-masing perusahaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang ingin dicapai oleh pemimpinnya.
PENYUSUNAN MODUL PERILAKU CARING PADA PERAWAT
Gema Citra Pratiwi;
Hartanti Hartanti;
Nanik Nanik
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang menghambat perawat dalam melakukan perilaku caring kepada pasien. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut peneliti menyusun modul perilaku caring pada perawat. Partisipan penelitian ini terdiri atas tiga perawat melalui teknik incidental sampling, yaitu pemilihan subjek yang sesuai dengan kriteria inklusi serta eksklusi yang ditentukan dan dapat ditemui pada saat pelaksanaan penelitian. Pengambilan data asesmen dilakukan dengan wawancara, observasi, pemberian angket perilaku caring, dan pemeriksaan psikologis berupa pemeriksaan kepribadian. Hasil asesmen yang didapat dari penelitian adalah bahwa permasalahan yang didapat adalah kurang memahami teknik berperilaku caring, kurang dapat mengelola proses internal di dalam diri untuk berperilaku caring ke pasien (meliputi kesadaran diri; pengaturan diri; motivasi; dan empati) dan kurang dapat mengelola proses eksternal untuk menjalin hubungan interpersonal dengan pasien secara caring (meliputi komunikasi terapeutik; ekspresi dan bahasa tubuh; dan mengatur waktu dengan pasien). Hasil diseminasi modul dinilai menarik dalam segi tampilan; dalam segi isi mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan serta dapat diimplementasikan; dapat membuat perawat intropeksi atau mengevaluasi diri sendiri melalui latihan dan contoh modul.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA NON KEUANGAN PADA INDUSTRI JASA EKSPLORASI MINERAL DAN BATU BARA PADA PT. X DI JAKARTA
Kartika Puspitasari;
Fidelis Arastyo Andono
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perekonomian di Indonesia saat ini sudah semakin berkembang dan semakin kompetitif. Dalam menghadapi persaingan dalam dunia bisnis yang semakin ketat dibutuhkan adanya pengukuran kinerja yang dapat menilai dan menganalisis kinerja yang telah dicapai. Pengukuran kinerja yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengukuran kinerja non keuangan dengan cara melakukan analisis terhadap pengukuran kinerja non keuangan PT. X yang bergerak dalam bidang jasa eksplorasi mineral dan batubara Pengukuran kinerja non keuangan dapat memberikan informasi dalam mengambil keputusan jangka panjang perusahaan untuk mencapai profitabilitas dan tujuan strategis perusahaan. Dengan melakukan pengukuran kinerja non keuangan diharapkan dapat memberikan feedback bagi perusahaan untuk melakukan perbaikan kinerja sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT. X telah menggunakan pengukuran kinerja non keuangan namun masih terdapat beberapa masalah dan kelemahan dalam metode pengukuran yang digunakan sehingga menimbulkan masalah dalam kegiatan operasional perusahaan. Oleh karena itu PT. X diharapkan melakukan perbaikan dalam melakukan pengukuran kinerja non keuangan sehingga kinerja yang dihasilkan akan semakin baik.
PEMBUATAN FILM ANIMASI 3D BERTEMAKAN NATAL
Hornestha Eben Jo
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Film-film Natal yang tersebar di Indonesia banyak yang menceritakan hanya kelahiran Tuhan Yesus maupun menceritakan Santa Klause, akan tetapi cerita yang terjadi pada saat kelahiran Tuhan Yesus yaitu kekerasan Herodes sudah jarang diceritakan. Tugas Akhir ini penting karena banyak remaja saat ini kurang memahami kisah yang terjadi pada saat Tuhan Yesus lahir. Para remaja saat ini selain ingin mengetahui kisah kelahiran Tuhan Yesus, para remaja juga ingin tahu dan mengerti apa yang terjadi dalam kisah kelahiran Tuhan Yesus yaitu kekejaman Herodes yang memerintah. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dibuatlah sebuah film animasi 3D yang menceritakan pemerintahan Herodes dimasa Tuhan Yesus lahir. Film animasi 3D ini dibuat bertujuan untuk membantu para remaja untuk lebih memahami kisah pemerintahan Herodes dan hubungannya dengan kelahiran Yesus. Pembuatan film animasi ini diawali dengan analisis target audience yaitu remaja berusia 15 hingga 17 tahun. Analisis tersebut ditujukan untuk mengetahui permasalahan dan kebutuhan apa saja yang perlu diketahui untuk dapat mulai merancang desain awal film. Perancangan desain film meliputi karakter, cerita, naskah, diakhiri dengan penggambaran concept art dan storyboard. Desain yang telah dibuat mulai diimplementasikan pada tahap produksi. Film animasi ini dibuat dengan menggunakan software Autodesk 3Ds Max 2014 untuk pembuatan karakter dan animasi, Adobe Photoshop CS6 untuk membuat texture karakter dan aset pendukung lain, Adobe After Effects CS6 dan Adobe Premiere Pro CS6 untuk compositing, ProTools MP9 untuk Proses dubbing, dan Adobe Flash CS6 untuk membuat tampilan menu film. Film animasi ini telah melewati tahap uji coba dan evaluasi. Hasil uji coba dan evaluasi memberikan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan karena pengguna dapat memahami kisah pemerintahan Herodes
PENGARUH INDEPENDENT BOARD DAN FAMILY CONTROL TERHADAP TINGKAT EARNINGS MANAGEMENT PADA BADAN USAHA SEKTOR TERSIER TERCATAT DI BEI PERIODE 2011-2013
Ericka Nova Suciatno
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah independent board akan dapat mengurangi aktivitas earnings management perusahaan. Selain itu peneliti juga menguji apakah family control dalam perusahaan akan memoderasi pengaruh independent board terhadap earnings management pada badan usaha sektor tersier yang terdaftar di BEI periode 2011-2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Aktivitas earnings management dapat diukur melalui discretionary accruals dimana manajemen perusahaan dapat melakukan manipulasi terkait laporan keuangan. Beberapa penelitian menggunakan Model Jones (1991) yang dimodifikasi untuk mengukur discreationary accruals. Jaggi et al. (2009) menggunakan Modified Jones Model by Dechow (1995) untuk mengukur aktivitas earnings management melalui tingkat discretionary accruals perusahaan. Perusahaan yang digunakan sebagai obyek pada penelitian ini adalah badan usaha sektor tersier yang terdaftar di BEI periode 2011-2013. Hasil penelitian ini menemukan bahwa independent board dan family control tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat aktivitas earnings management yang diproksikan dengan discretionary accruals. Hal ini dapat terjadi karena penerapan corporate governance yang cenderung hanya diterapkan untuk sekedar memenuhi peraturan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. Selain itu tingkat pengungkapan dan transparansi perusahaanperusahaan di Indonesia juga cenderung kurang sehingga dapat mengurangi keakuratan data yang diperoleh peneliti.
PENGARUH PELAYANAN PAJAK, SANKSI PERPAJAKAN, DAN KEMUDAHAN PP NO. 46 TAHUN 2013 TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KPP PRATAMA RUNGKUT SURABAYA
Songsong Kenconowati
CALYPTRA Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi Wajib Pajak terhadap pelayanan pajak, sanksi perpajakan dan kemudahan PP No. 46 Tahun 2013 dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam membayar pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan pembagian kuisioner kepada 96 responden yang sesuai dengan kriteria yaitu subjek pajak yang terdaftar dan efektif sebagai subjek pajak PP No. 46 Tahun 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelayanan pajak yang berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak (2) Sanksi perpajakan dan (3) Kemudahan PP No. 46 Tahun 2013 tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak.
PENGOLAHAN BATANG BAMBU GIGANTOCHLOA APUS MENJADI PRODUK SARANA BAWA DENGAN TAMBAHAN AKSESORIS MODULAR
Wenda Anita
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bambu merupakan material yang bersifat kokoh dan cukup lentur yang memiliki banyak kegunaan. Namun, Indonesia sebagai negara yang memiliki 147 jenis bambu masih kurang dalam hal pemanfaatan dan pengolahan bambu. Selain itu penghargaan masyarakat Indonesia sendiri terhadap produk-produk bambu sangat rendah. Hal ini salah satunya disebabkan masalah katahanan serta jenis produk bambu yang di produksi Indonesia masih sebatas kerajinan dan peralatan dapur. Maka melalui eksperimen, observasi, dan wawancara didapatkan bahwa bambu dapat dijadikan sebagai produk lifestyle sarana bawa. Produk sarana bawa tersebut terdiri dari handbag, clutch, dan dompet. Ketiga produk tersebut menggunakan konsep eco- cardio modular bamboo bag yang menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai pengawet alami dan aksesoris modular sebagai nilai tambah produk.
PEMBUATAN APLIKASI PERTAHANAN DIRI KRAV MAGA UNTUK WANITA BERBASIS VIDEO INTERAKTIF
Aditya Maniek Dwi Putri
CALYPTRA Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kejahatan kebanyakan terjadi pada wanita, karena secara umum wanita lebih lemah dari laki-laki. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kejahatan yang tidak diinginkan, misalnya mengikuti beladiri, menyewa bodyguard, tidak pergi sendirian dan sebagainya. Alasan pemilihan bela diri krav maga dibanding beladiri lain, karena ada banyak keuntungan yang dimiliki oleh krav maga. Beberapa keuntungan Krav Maga adalah Krav Maga untuk semua, teknik-teknik Krav Maga dirancang untuk menjadi efektif terlepas dari seseorang ukuran, kekuatan atau jenis kelamin. Tidak seperti seni bela diri lain yang bergantung pada kemampuan atletik seseorang, Krav Maga didasarkan pada prinsip-prinsip ilmiah tempur. Krav Maga tidak memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mencapai pembelaan diri yang profesional.Krav maga merupakan salah satu alternatif pembelaan diri untuk wanita yang dapat digunakan untuk mengantisipasi kejahatan di tempat umum misalnya penodongan, pemerkosaan dan penyerangan. Oleh karena itu, berdasarkan masalah-masalah di atas, maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu wanita untuk mengetahui teknik-teknik dasar dari krav maga. Aplikasi ini menggunakan fitur multi angle video sehingga membuat pengguna mengerti gerakan krav maga. Aplikasi ini juga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya dan diperankan oleh wanita. Aplikasi ini sudah melalui proses uji coba dan evaluasi. Dari hasil uji coba, membuktikan tidak ada kesalahan yang terjadi di dalam aplikasi. Dari hasil evaluasi juga disimpulkan bahwa aplikasi ini membantu pengguna untuk memahami kejahatan apa saja yang terjadi pada wanita.
PEMBUATAN APLIKASI PEMBELAJARAN TENTANG KATA DALAM BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Laurensia Tanumulya
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahasa Indonesia merupakan bahasa pokok yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia sejak masih anak-anak hingga lanjut usia. Hampir setiap tahun terjadi pergantian kurikulum yang mengakibatkan pergantian buku paket sehingga mengalami perubahan beberapa materi terutama tentang kata. Pada kurikulum yang lama (KTSP 2006 atau bahkan sebelumnya) materi tentang kata diajarkan secara detail. Sedangkan pada Kurikulum 2013 materi tersebut hanya diajarkan secara garis besar. Materi tentang kata tersebut merupakan suatu esensi dasar yang penting dan perlu dipahami oleh para siswa Sekolah Dasar. Teori yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini meliputi materi tentang kata serta teori warna untuk anak-anak. Analisis dilakukan dengan cara wawancara terhadap beberapa guru Sekolah Dasar untuk menentukan materi yang akan disajikan dalam aplikasi. Berdasarkan hasil analisis dapat diperoleh kebutuhan sistem yang dapat digunakan sebagai panduan pembuatan aplikasi. Desain yang dibuat meliputi desain materi, proses, warna, tipografi, karakter, serta tampilan user interface. Tahap selanjutnya adalah mengimplementasikan keseluruhan desain yang telah dibuat tersebut dalam bentuk sebuah aplikasi. Di dalam tahap ini dilakukan penyusunan segala elemen implementasi desain dan pemrograman terhadap aplikasi. Setelah tahap implementasi ini selesai, dilakukan uji coba untuk memastikan bahwa aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan dan bebas dari error. Tahapan yang paling akhir adalah dapat diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi pembelajaran tentang kata dalam Bahasa Indonesia ini dapat memenuhi tujuan yaitu sebagai penunjang pemahaman tentang kata dalam Bahasa Indonesia untuk siswa Sekolah Dasar.
IMPLIKASI GENDER TERHADAP KINERJA PEKERJAAN DALAM SATU TIM DI BAGIAN KEUANGAN UNIVERSITAS SURABAYA
Henny Agustin
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menyediakan wawasan mengenai kelebihan dan kelemahan masing-masing perempuan dan laki-laki yang dilihat dari perspektif gender dalam hubungannya dengan proses menghasilkan kinerja pekerjaan di bidang keuangan yang tergabung dalam satu tim. Hasil temuan dari penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan hasil kinerja antara laki-laki dan perempuan yang akan mempengaruhi kinerja tim secara signifikan. Masing-masing individu dalam tim akan bekerja sesuai dengan target yang ditetapkan, tetapi proses penyelesaian tiap individu berbeda. Kinerja tim juga dipengaruhi oleh faktor-faktor selain gender, yaitu leadership, commitment to shared objectives, member skills and role clarity, internal organization and coordination, external coordination, resources and political support, mutual trust and cooperation, collective efficacy and potency. Semua hal tersebut menyebabkan suasana kerja nyaman dan mempengaruhi kinerja tim. Sifat dan sikap yang sering diasosiasikan dengan karakter maskulin dan feminin tidak selalu konsisten atau tetap. Seseorang yang berkarakter maskulin dapat memiliki beberapa sifat feminin dan tidak memiliki beberapa sifat maskulin yang seharusnya atau sebaliknya. Hasil analisis tersebut bertentangan dengan beberapa teori terkait setiap gender dengan karakteristiknya, sedangkan hasil analisis lainnya mendukung teori yang menyatakan perempuan telah melakukan berbagai perjuangan dan kepuasan serta penghargaan setiap harinya. Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian bahwa dua orang perempuan telah memperoleh kenaikan pangkat.