Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 32, No 1 (2014): Bahastra"
:
12 Documents
clear
BIPA DI MATA BADAN BAHASA: PEMUTAKHIRAN PETA PENYELENGGARA PROGRAM BIPA DI TIONGKOK PADA LAMAN BADAN BAHASA
Sudaryanto, Sudaryanto
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.318 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3243
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa atau Badan Bahasa melalui lamannya, www.badan.bahasa.kemdikbud.go.id menginformasikan tentang peta penyelenggara program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), baik di dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu negara penyelenggara program BIPA ialah Tiongkok. Badan Bahasa hanya mencantumkan dua lembaga penyelenggara program BIPA di Tiongkok, yaitu Fakultas Bahasa Timur Universitas Peking (Kota Beijing) dan Universitas Bahasa-bahasa Asing Guangdong (Provinsi Guangdong), padahal menurut sejumlah pakar atau referensi, termasuk liputan khusus di Majalah Tempo, terdapat sembilan lembaga penyelenggara program BIPA yang tersebar di sejumlah kota/provinsi, seperti Tianjin, Shanghai, Guangxi, dan Yunnan. Kata Kunci: BIPA, Badan Bahasa, program BIPA di TiongkokÂ
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL TUMBUH DI TENGAH BADAI KARYA HERNIWATTY MOECHIAM
Sudigdo, Anang
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.618 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3239
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan konflik batin tokoh utama yang terkandung dalam novel Tumbuh di Tengah Badai karya Herniwatti Moechiam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis atau analisis isi yang digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Dokumen dalam penelitian ini adalah novel Tumbuh di Tengah Badai Karya Herniwatty Moechiam. Data atau informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa kata dari catatan hasil analisis dokumen dan catatan hasil wawancara, sedangkan sumber data yang digunakan adalah novel Tumbuh di Tengah Badai dan informan yaitu pengarang novel. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pembacaan, pencatatan, analisis, dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data, triangulasi metodologi dan triangulasi teoretis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif, dengan langkah-langkah, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh utama dalam novel Tumbuh di Tengah Badai karya Herniwatty Moechiam yaitu id, ego, dan superego.Kata kunci: novel, konflik batin, tokoh utama.
TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS DAN MEDIA INDONESIA MENGUPAS NASIB TKI: ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR TEKS
Wulandari, Yosi
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.605 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3244
 Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stuktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Hal tersebut akan menguraikan tentang tiga hal sehubungan dengan kajian stuktur teks yang diungkapkan Van Dijk. Pertama, perbandingan tematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Kedua, perbandingan skematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Ketiga, perbandingan stilistik tajuk rencana haraian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif untuk menjelaskan struktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia berdasaran kategori analisis wacana Van Dijk. Pemaknaan tersebut dilakukan dengan memperhatian konteks yang melatarbelakanginya. Berdasarkan hasil pembahasan tentang perbandingan struktur teks tajuk rencana pada harian Kompas dan Media Indonesia dapat diungkapkan dengan menggunakan struktur tematik, skematik, dan stilistik sebagai teori Van Dijk. Penganalisisan wacana dapat memberikan kesimpulan bahwa bentuk sikap, langkah peletakan tulisan, serta pemilihan kata dalam sebuh wacana tidak dianggap sebagai suatu kesimpulan Kata Kunci: Tajuk rencana, Nasib TKI, Kompas, Media Indonesia
RAGAM BAHASA TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR NITEN BANTUL
Fujiastuti, Ariesty
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.347 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3240
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ragam bahasa transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Mendeskripsikan faktor-faktor penentu yang mneyebabkan terjadinya ragam bahasa pada transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Mendeskripsikan fungsi ragam bahasa transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode rekam dan catat. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik lanjut SBLC (Simak Bebas Libat Cakap). Instrumen yang digunakan dalam penleitian ini adalah penulis, hardwere (perangkat keras) berupa MP4, dan kartu data. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik ragam bahasa transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul ada tiga. Pertama, penggunaan kata-kata sesuai dengan barang yang dijual. Kedua, kalimat yang digunakan pendek dan tidak lengkap (kalimat tidak formal). Ketiga, penggunaan kata dari bahasa Jawa. Faktor-faktor yang mneyebabkan terjadinya ragam bahasa pada transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul meliputi: (1) faktor usia, (2) faktor pendidikan, dan (3) faktor asal daerah. Fungsi ragam bahasa pada transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul meliputi: (1) fungsi emotif, (2) fungsi direktif, (3) fungsi fatik, dan (4) fungsi referensial. Kata Kunci: Ragam Bahasa, Transaksi Jual Beli, Pasar.
PERJALANAN DALAM PUISI âPERJALANAN TANPA HENTIâ KARYA REMY SYLADO
Merawati, Fitri
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.859 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3241
Makalah ini bertujuan untuk mendiskripsikan konsep perjalanan yang terdapat dalam puisi âPerjalanan Tanpa Hentiâ karya Remy Sylado. Teori yang mendasari adalah teori poskolonial yang dikemukakan oleh Sara Upstone. Teknik analisis dimulai dari teks puisi dan mengungkapkan instabilitas atau ketidakstabilan dalam perjalanan. Tiga jenis perjalanan dalam poskolonial yaitu perjalanan nomad, perjalanan excellence, dan perjalanan migrant. Perjalanan nomad tidak terikat pada ruang dan tidak ada yang mengendalikan. Perjalanan excellence, seperti pengasingan dan melarikan meskipun tampaknya menjauhkan diri namun masih tetap mengingat pada ruangnya terdahulu. Perjalanan migrant adalah perjalanan yang masih terkontrol karena masih memiliki tujuan.Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi berjudul âPerjalanan Tanpa Hentiâ karya Remy Sylado memiliki konsep perjalan jenis nomad. Hal ini dapat dilihat dari tokoh wanita dalam puisi tersebut. Perjalan yang dilakukan oleh wanita itu tidak terikat oleh ruang. Sejak usia 15 tahun hingga usia 29 tahun, dia terus melakukan perjalanan. Dalam perjalanan itu dia bertemu banyak peristiwa yang kemudian peritiwa itu memunculkan adanya chaos atau kekacauan dalam dirinya. Namun hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk terus melakukan perjalanan. Dia terus melakukan resistensi terhadap rintangan-rintangan yang menghalangi perjalanannya. Dia tidak lagi terikat pada ruang dan tidak lagi ada yang mengendalikan. Dia akan terus melakukan perjalanan. Oleh sebab itu, puisi karya Remy Sylado telah menyajikan konsep perjalanan dan termasuk karya sastra poskolonial. Kata kunci: perjalanan, poskolonial, nomade, puisiÂ
ANALISIS TEKS EKSPLANASI PADA MEDIA MASA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Suwartini, Iis
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.605 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3242
Proses pembelajaran materi teks eksplanasi perlu menerapkan metode pembelajaran yang efektif. Pembelajaran hendaknya mencakup empat aspek keterampilan berbahasa yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Penerapan pembelajaran berbasis masalah pada materi teks eksplanasi merupakan salah satu cara untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif.Metode Pembelajaran berbasis masalah mengangkat permasalahan yang ada disekitar kita. Peserta didik dapat mengetahui permasalahan yang ada melalui teks eksplanasi. Permasalahan tersebut kemudian dianalisis bersama teman sekelompok dan dievaluasi oleh dosen. Metode pembelajaran berbasis masalah ialah suatu model pembelajaran yang menekankan pada permasalahan yang ada disekitar. Metode ini sengaja dipilih karna terdapat beberapa keuntungan diantaranya: (1) membangun kerjasama antar mahasiswa, (2) membentuk mahasiswa yang cerdas,kritis, aktif dan kreatif. (3) terbentuknya lingkungan belajar yang kondusif. Kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah, teks eksplanasi dan media masa
TAJUK RENCANA HARIAN KOMPAS DAN MEDIA INDONESIA MENGUPAS NASIB TKI: ANALISIS PERBANDINGAN STRUKTUR TEKS
Yosi Wulandari
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.605 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3244
 Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stuktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Hal tersebut akan menguraikan tentang tiga hal sehubungan dengan kajian stuktur teks yang diungkapkan Van Dijk. Pertama, perbandingan tematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Kedua, perbandingan skematik tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI. Ketiga, perbandingan stilistik tajuk rencana haraian Kompas dan Media Indonesia tentang nasib TKI.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif untuk menjelaskan struktur teks tajuk rencana harian Kompas dan Media Indonesia berdasaran kategori analisis wacana Van Dijk. Pemaknaan tersebut dilakukan dengan memperhatian konteks yang melatarbelakanginya. Berdasarkan hasil pembahasan tentang perbandingan struktur teks tajuk rencana pada harian Kompas dan Media Indonesia dapat diungkapkan dengan menggunakan struktur tematik, skematik, dan stilistik sebagai teori Van Dijk. Penganalisisan wacana dapat memberikan kesimpulan bahwa bentuk sikap, langkah peletakan tulisan, serta pemilihan kata dalam sebuh wacana tidak dianggap sebagai suatu kesimpulan Kata Kunci: Tajuk rencana, Nasib TKI, Kompas, Media Indonesia
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL TUMBUH DI TENGAH BADAI KARYA HERNIWATTY MOECHIAM
Anang Sudigdo
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.618 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3239
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan konflik batin tokoh utama yang terkandung dalam novel Tumbuh di Tengah Badai karya Herniwatti Moechiam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis atau analisis isi yang digunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen. Dokumen dalam penelitian ini adalah novel Tumbuh di Tengah Badai Karya Herniwatty Moechiam. Data atau informasi penting yang dikumpulkan dan dikaji dalam penelitian ini berupa kata dari catatan hasil analisis dokumen dan catatan hasil wawancara, sedangkan sumber data yang digunakan adalah novel Tumbuh di Tengah Badai dan informan yaitu pengarang novel. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pembacaan, pencatatan, analisis, dan wawancara. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data, triangulasi metodologi dan triangulasi teoretis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif, dengan langkah-langkah, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh utama dalam novel Tumbuh di Tengah Badai karya Herniwatty Moechiam yaitu id, ego, dan superego.Kata kunci: novel, konflik batin, tokoh utama.
RAGAM BAHASA TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR NITEN BANTUL
Ariesty Fujiastuti
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.347 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3240
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ragam bahasa transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Mendeskripsikan faktor-faktor penentu yang mneyebabkan terjadinya ragam bahasa pada transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Mendeskripsikan fungsi ragam bahasa transaksi jual beli di pasar Niten Bantul. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode rekam dan catat. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik lanjut SBLC (Simak Bebas Libat Cakap). Instrumen yang digunakan dalam penleitian ini adalah penulis, hardwere (perangkat keras) berupa MP4, dan kartu data. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik ragam bahasa transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul ada tiga. Pertama, penggunaan kata-kata sesuai dengan barang yang dijual. Kedua, kalimat yang digunakan pendek dan tidak lengkap (kalimat tidak formal). Ketiga, penggunaan kata dari bahasa Jawa. Faktor-faktor yang mneyebabkan terjadinya ragam bahasa pada transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul meliputi: (1) faktor usia, (2) faktor pendidikan, dan (3) faktor asal daerah. Fungsi ragam bahasa pada transaksi jual beli di Pasar Niten Bantul meliputi: (1) fungsi emotif, (2) fungsi direktif, (3) fungsi fatik, dan (4) fungsi referensial. Kata Kunci: Ragam Bahasa, Transaksi Jual Beli, Pasar.
PERJALANAN DALAM PUISI “PERJALANAN TANPA HENTI†KARYA REMY SYLADO
Fitri Merawati
BAHASTRA Vol 32, No 1 (2014): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.859 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v32i1.3241
Makalah ini bertujuan untuk mendiskripsikan konsep perjalanan yang terdapat dalam puisi “Perjalanan Tanpa Henti†karya Remy Sylado. Teori yang mendasari adalah teori poskolonial yang dikemukakan oleh Sara Upstone. Teknik analisis dimulai dari teks puisi dan mengungkapkan instabilitas atau ketidakstabilan dalam perjalanan. Tiga jenis perjalanan dalam poskolonial yaitu perjalanan nomad, perjalanan excellence, dan perjalanan migrant. Perjalanan nomad tidak terikat pada ruang dan tidak ada yang mengendalikan. Perjalanan excellence, seperti pengasingan dan melarikan meskipun tampaknya menjauhkan diri namun masih tetap mengingat pada ruangnya terdahulu. Perjalanan migrant adalah perjalanan yang masih terkontrol karena masih memiliki tujuan.Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi berjudul “Perjalanan Tanpa Henti†karya Remy Sylado memiliki konsep perjalan jenis nomad. Hal ini dapat dilihat dari tokoh wanita dalam puisi tersebut. Perjalan yang dilakukan oleh wanita itu tidak terikat oleh ruang. Sejak usia 15 tahun hingga usia 29 tahun, dia terus melakukan perjalanan. Dalam perjalanan itu dia bertemu banyak peristiwa yang kemudian peritiwa itu memunculkan adanya chaos atau kekacauan dalam dirinya. Namun hal ini tidak menyurutkan semangatnya untuk terus melakukan perjalanan. Dia terus melakukan resistensi terhadap rintangan-rintangan yang menghalangi perjalanannya. Dia tidak lagi terikat pada ruang dan tidak lagi ada yang mengendalikan. Dia akan terus melakukan perjalanan. Oleh sebab itu, puisi karya Remy Sylado telah menyajikan konsep perjalanan dan termasuk karya sastra poskolonial. Kata kunci: perjalanan, poskolonial, nomade, puisiÂ