cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 1 (2017): BAHAS" : 9 Documents clear
ANALISIS MULTIMODAL DALAM TEKS IKLAN DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIK Zainuddin Zainuddin
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10134

Abstract

The study describes an analysis of multimodal in terms of semiotics in the text of advertisement. It is to find out the meanings of verbal and visual components in the text of advertisement. In other words, the analysis deals with two different aspects namely  verbal and visual meanings. The source of the data advertisement text  taken from brochure Honda BR-V dalam bentuk gambar visual. The analysis of multimodal in the text of advertisement applied the theory of Halliday (1994) and Cheong (2004). The findings indicating that verbal component consists of some components namely announcement: primary, secondary; enhancer; emblem; tag and call-and-visit information. And visual components comprising of some components they are Lead: Locus of Attention (LoA), Complement to the Locus of Attention (Comp. LoA), Display: Explicit, Implicit, Congruent, Incongruent (metaphorical), and Emblem.
EXPLICATING POETRY TO DESCRIBE THE POSSIBLE MEANING OF A POEM Feriyanti Elina Gultom
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10274

Abstract

Poetry is the literature that evokes a concentrated imaginative awareness of experience or a specific emotional response through language chosen and arranged for its meaning, sound, and rhythm. There are feelings, thoughts, and ideas that can be difficult to explain and analyze. Poetry is a kind of language within languages that allows people regardless of age, sex, religion, sexual orientation, and even time eras to communicate with one another. When some people hear the word "Poetry", images of unfathomable scenes, words and phrases come to mind. Poetry explication is needed to describe the possible meanings and relationships of the words, images, and other small units that make up a poem. Writing an explication is an effective way for a reader to connect a poem’s plot and conflicts with its structural features. Since each poem is unique, there is no one way of going about this, butt the elements of analyzing poetry;  to identify the meaning through its parts, give a sense of interpreting a poem: (1) Examine the structure of the poem, And (2) Examine the pattern of the poem. Key words: Explicating Poetry, Meaning of a poem.
ANALISIS PERGESERAN KELAS KATA DARI KATA BENDA KE KATA GANTI DALAM TERJEMAHAN MAJALAH VOILÀ Junita Friska
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10272

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian analisis transposisi kata benda menjadi kata ganti dalam terjemahan majalah voilà yang bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk transposisi kata benda ke kata ganti yang ditemukan dalam data. Sumber data yang digunakan adalah majalah voilà yang diterbitkan oleh IFI Surabaya. Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa  ditemukan perubahan kata benda yakni kata yang digunakan untuk menunjuk orang, binatang atau hal menjadi kata ganti. Penelitian ini menunjukkan adanya transposisi dari kata benda menjadi kata ganti dan  ini terjadi untuk mencapai kesetaraan. Kata Kunci: pergeseran, kata benda
KREASI RAGAM HIAS GEBENG Netty Juliana
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10273

Abstract

Kain gebeng ini adalah salah satu proses dari desain struktur, karena penciptaan gebeng dibuat melalui susunan jalinan benang pakan dan benang lungsi pada ATBM.Bahan yang digunakan pada gebeng adalah benang sutera yang menggunakan lebih dari dua macam warna atau disebut dengan warna pelangi. Aneka warna-warni benang pakan itu yang akan membentuk berbagai macam corak yang dihasilkan sesuai konsep rancangan. Hal ini yang disebut dengan benang limar dalam bahasa budaya Sumatera Selatan. Proses pembuatan benang limar dapat dilakukan dengan proses pencelupan (dyeing) dan proses coletan kuas) serta Peawarnaan yang digunakan pada gebeng limar yaitu reaktif dan napthol.Ragam hias pada gebeng ini umumnya berbentuk limar yang menampilkan corak lebih dari dua macam ragam hias. Pada penelitian ini akan mengkaji dua jenis gebeng yaitu gebeng limar bungo mawar dan gebeng limar bintang tawur.Perbedaan dua jenis gebeng tersebut terletak pada bentuk susunan ragam hiasnya.Gebeng limar bungo mawar merupakan desain strukturnya dipenuhi dengan limar ragam hias. Sedangkan gebeng limar bintang tawur yakni  susunan pola coraknya berbentuk berserak atau corak limarnya tidak seluruhnya menutupi permukaan benang. Hal ini yang membedakan gebeng limar bungo mawar dengan gebeng limar bintang tawur.Bentuk ragam hias gebeng umumnya ditemukan berbentuk stilasi geometrik.Gebeng ini diaplikasikan sebagai sarung pendek pria dewasa yang dikenakan pada acara resmi maupun adat istiadat Sumatera Selatan.
PENGEMBANGAN MEDIA FAMOUS PEOPLE PROFILE BERBASIS KKNI TERHADAP PENGAJARAN ENGLISH GRAMMAR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNIMED Sumarsih Sumarsih; Masitowarni Masitowarni
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Bahasa Inggris dalam menguasai grammar Bahasa Inggris (Mata kuliah English Grammar) melalui penggunaan media berbasis IT. Adapun penelitian ini dilaksanakan untuk mencapai luaran berupa CD yang berisi media mengenai berbasis I, sehingga dapat memudahkan para pengajar untuk mengajarkan mata kuliah English Grammar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) karena peneliti mengembangkan dan menghasilkan satu produk media yang dapat digunakan oleh para pengajar khususnya pada mata kuliah English Grammar. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti merencanakan beberapa kegiatan: 1) melakukan observasi, 2) analasis masalah dan kebutuhan, 3) mengumpulkan referensi yang dibutuhkan, 4) merancang media, 5) Validasi, 6) Menghasilkan luaran berupa media yang tepat dan sesuai kebutuhan pengajar dan siswa. Kata Kunci : famous people profile, media, pengajaran english grammar
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMAIN PIANO MAHASISWA PRODI. PENDIDIKAN MUSIK FBS UNIMED MENGGUNAKAN METODE ANALISIS KESALAHAN Herna Hirza; Wiflihani Wiflihani; Riki Andika
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10276

Abstract

Penelitian ini pada dasarnya memiliki tujuan akhir untuk menemukan metode yang tepat untuk digunakan di dalam mata kuliah piano dasar yaitu penggunaan metode analisis kesalahan. Metode ini diyakini mampu untuk memperbaiki kualitas kemampuan bermain piano mahasiswa sehingga di dapat hasil lebih memuaskan. Bermain piano membutuhkan latihan yang terus menerus dan berkesinambungan, tanpa adanya latihan bermain piano yang terus menerus disertai dengan kemampuan teori dasar musik yang baik maka kemungkinan besar hasil yang didapat kurang bahkan jauh dari memuaskan. Ketika proses pembelajaran piano di kelas sedang berlangsung, dimana satu orang mahasiswa berhadapan secara pribadi dengan satu orang dosen  banyak hal yang terjadi dalam diri dan pikiran mahasiswa. Bermain piano menuntut kemampuan berpikir baik kognitif juga psikomotorik. Sebelum bermain piano, ada beberapa tahapan yang harus dikuasai oleh mahasiswa antara lain: menguasai pembacaan notasi balok pada dua tanda kunci G dan kunci F, menguasai variasi pola ritem, menguasai letak nada pada tuts piano. Jadi ada tiga tahapan penting yang harus dikuasai mahasiswa secara teori sebelum mahasiswa memainkan atau mempraktekan piano tersebut. Apabila ketiga tahapan ini sudah dikuasai mahasiswa maka proses pembelajaran piano akan berjalan dengan sukses. Kata Kunci: pembelajaran piano, metode analisis kesalahan 
PERAN MEDIA MASSA DALAM PERKEMBANGAN DEBAT Rumasi Simare-mare
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10270

Abstract

Media massa selama ini dimaknai sebagai salah satu pilar demokrasi. Artinya, media memiliki peranan yang penting di dalam menjaga bahkan mempengaruhi jalannya suatu sistem politik yang demokratis di suatu negara atau wilayah tertentu. Sedikit banyaknya praktek media massa berkontribusi terhadap bagaimana prinsip-prinsip demokratisasi mampu terselenggarakan dalam tatanan masyarakat. Melalui media massa debat yang sering terjadi dibidang politik, ekonomi, sosial dan yang lainnya, dapat kita ikuti atau kita lihat bagaimana perkembangan debat tersebut seiring dengan debat-debat yang terjadi dimedia massa tersebut. Media diharapkan mampu mengemansipasi kesaradan masyarakat dan tatanan sosial agar berperan sebagai instrumen kebebasan berekspresi dan berpendapat. Kata Kunci : Debat, Media Massa, Bahasa dan Budaya 
ANALISIS KESALAHAN DALAM PENGGUNAAN LIAISON PADA LETTRE MUETTE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NYARING DI PROGRAM STUDI BAHASA PRANCIS UNIMED Nurilam Harianja
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10275

Abstract

Membaca nyaring merupakan aktifitas antara guru dan siswa atau pembaca dengan pendengar untuk bersama-sama memahami makna suatu bacaan penyambungan kata dalam pengucapan antar kata dalam bahasa Prancis adalah merupakan masalah dalam mempelajari bahasa Prancis. kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa adalah mereka sering kali mengucapkan kata yang seharusnya tidak diucapkan (bisu) dalam suatu kalimat bahasa Prancis. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui jumlah persentase kesalahan dalam penggunaan liaison pada lettre muette untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring di Program Studi Bahasa Prancis Unimed (2) Mengetahui kesalahan kesalahan yang dilakukan dalam penggunaan liaison pada lettre muette untuk meningkatkan kemampuan membaca nyaring di Program Studi Bahasa Prancis Unimed. Metode penelitian yang digunakan dalam metode penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 mahasiswa bahasa Prancis Unimed. Dan lokasi penelitian di prodi Pendidikan Bahasa Prancis. Data berupa kalimat yang terdiri dari penyambung kata (liaison) pada lettre muette. Mahasiswa membaca kalimat tersebut dengan nyaring. Setelah data rekaman dikumpulkan, kemudian data tersebut dikelompokkan sesuai dengan liaison obligatoire dan liaison Interdit. Setelah dikelompokkan maka data tersebut akan dianalisis menggunakan teori liaison pada lettre muette dan kemudian diverifikasi ke native. Hasil kesalahan mahasiswa yang diperoleh berdasarkan penelitian tersebut adalah 42,50%. Kata Kunci: liaison, lettre muette, membaca nyaring, analisis kesalahan
IDENTIFIKASI BAKAT SENI ANAK DAN TAHAPANNYA DALAM PENERAPAN TEORI LOWENFELD Azmi Azmi
BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i1.10271

Abstract

Melihat antusiasme anak-anak dalam melukis atau menggambar tidak bisa diragukan lagi bahwa anak dalam kondisi apapun, mereka pasti menyukai dunia coret-coret ini. Maka diharapkan para seniman, guru dan para mahasiswa seni rupa mau dan peduli serta bisa mengidentifikasi persoalan bakat seni anak dan tahapannya. Selanjutnya ikut merencanakan bahan-bahan kajian yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan seni rupa anak di lembaga formal maun informal. Mahasiswa senirupa  untuk segera melakukan penelitian persoalan bakat seni anak sebagai salah satu alternatif penyelesaian tugas akhir atau skripsinya. Lewat tulisan ini mencoba gagasan untuk membuka wawasan pemecahan masalah bakat seni anak dan tahapannya terutama berkaitan dengan  upaya penerapkan teori Lowenfeld. Pemiihan pendekatan teori ini berdasarkan ada kesesuaian perkembangan usia anak dengan segala potensi yang mereka miliki, kurang mendapat porsi yang seimbang antara spritual, intelektual, fisik dan sosialnya.Teori Lowenfeld ini juga bisa mengungkapkan sejauhmana keempat hal di atas bersinergi dengan pengawasan lembaga terkait di mulai dari TK hingga PT. Sehingga ada pembinaan bakat seni anak terutama masa “golden age/usia emas” tidak terhambat atau tidak terlaksana karena tak teecantum dalam kurikulum endidikan senirupa. Melalui penelitian ini telah didapat bahwa ada cara identifikasi  bakat seni anak yakni penerapan teori Lowenfeld dan para ahli, serta melalui pengamatan hasil karya yang dihasilkan dari penerapan teori tersebut. Kata Kunci: identifikasi, bakat seni anak, tahapan, penerapan dan   teori Lowenfeld.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue