cover
Contact Name
Tri Wahyu Widodo
Contact Email
notasi3@yahoo.co.id
Phone
+6287839174055
Journal Mail Official
promusika7@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Musik Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indoneisa Yogyakarta Jl. Parangtritis Km 6,5 Sewon Bantul Yogyakarta Telp: 0274-384108, 375380, fax: 0274-384108/0274-484928 HP: Hp. 087839174055
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik
ISSN : 2338039X     EISSN : 2477538X     DOI : https://doi.org/10.24821/promusika.v1i2
Core Subject : Art,
PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik, focuses on the results of studies in the field of music, that its topics scope encompasses: Western Music Studies; History of music; Music theory/ analysis; Choir; Orchestra/ Ensemble/ Chamber Music; Composition/ Arrangement; Music Pedagogy/ education; Instrumental/ Vocal Studies; Music Technology; Popular/ folk Music; Music Esthetic/ philosophy
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): April 2017" : 6 Documents clear
Peran Lagu Perjuangan dan Pendidikan Kesadaran Nasionalisme di Indonesia Wisnu Mintargo
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2285

Abstract

Paper ini membahas peran lagu-lagu perjuangan dan lagu-lagu pendidikan dalam menumbuhkan kesadaran nasionalisme pada masyarakat Indonesia. Kajian fungsi lagu pada masyarakat Indonesia dilakukan melalui pendekatan sosiologi musik dengan menerapkan analisis kontekstual dan konstruktif musikologis. Kajian ini menyimoulkjan bahwa lagu-lagu kebangsaan Indonesia adalah ekspresi para pejuang bangsa yang seara musikologis melodinya dibuat sederhana, menggunakan teks berbahasa Indonesia. Secara sosiologis lagu-lagu tersebut tercipta akibat adanya tekanan dari bangsa penjajah
Studi Eksploratif Bahan Ajar Cello Berbasis Metode Suzuki Nandya Abror Nurmusabih; Hari Martopo; Ayu Tresna Yunita
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2281

Abstract

Metode Suzuki merupakan metode pembelajaran musik yang menekankan pentingnya pendidikan bakat musik sedini mungkin untuk anak-anak dengan menggunakan bahasa ibu (mother tongue). Metode ini banyak disalahartikan oleh masyarakat hanya dengan menggunakan kurikulum buku saja, tanpa menerapkan filosofi dari penciptanya, Shinici Suzuki yaitu dididik dengan kasih sayang Nurtured by Love (dididik dengan kasih sayang) dan teorinya yaitu Talent Education (pendidikan bakat). Tujuan eksplorasi Metode Suzuki ini yaitu: (1) untuk memperkaya bahan ajar cello berbasis Metode Suzuki Cello menggunakan metode eksploratif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti sesuatu yang belum diketahui, belum dipahami, dan belum dikenali dengan baik, (2) untuk mensosialisasikan Metode Suzuki dalam pembelajaran cello. Kesimpulan yang dapat diambil adalah: (1) pengayaan bahan ajar cello dalam Metode Suzuki menggunakan metode eksploratif, (2) metode eksploratif yang diterapkan pada pengayaan bahan ajar cello sebagai upaya mensosialisasikanera.
Teknik Vokalisasi Seni Baca A l-Qur’an dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an Suryati Suryati
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2286

Abstract

Vokalisasi berkaitan dengan hal-hal berolah vokal. Proses teknik vokalisasi dilakukan bagi seseorang yang ingin memiliki suara baik, merdu dan indah. Hal ini salah satu dambaan seseorang yang mendalami seni suara, seperti menyanyi dan  tilawah Al-Qur’an.  Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang lazim disebut seni baca Al-Qur’an (Qira’ah) merupakan salah satu yang dapat diterima di kalangan masyarakat luas. Seni baca Al-Qur’an  seringkali dipertunjukan dan dilombakan secara langsung dalam acara keagamaan dengan istilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) dari jenis bacaan tartil, murottal, dan Qiro’ah (mujawwad). Penelitian ini terfokus mengkaji tentang vokalisasi  seni baca Al-Qur’an jenis Qira’ah atau mujawwad, yang dilantunkan seorang Qori’ah terbaik MTQ tingkat Nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif analisis dan interpretatif dengan memanfaatkan data kualitatif. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa teknik vokalisasi yang terjadi pada menyanyi dan lantunan seni baca Al-Qur’an memiliki perbedaan dan persamaan. Teknik vokalisasi yang memiliki kesamaan terutama dalam pernafasan, artikulasi,  dan vibrasi.  Perbedaannya dalam pemanfaan rongga resonansi, menyanyi  penggunaan resonansi lebih pada jangkauan nada atau suara, sedangkan tilawah Al-Qur’an penggunaan resonansi lebih pada pelafalan huruf hijaiyah dan jangkauan nada.
Model Pemanasan Multi-Tenor pada Battery Percussion Marching Band Institut Seni Indonesia Yogyakarta Fisabil Mahardika; Agus Salim
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2282

Abstract

Multi tenor adalah salah satu seksi instrumen dari kelompok battery percussion pada sebuah marching band. Hal yang menarik untuk diteliti, multi tenor memiliki drum lebih banyak dibanding instrumen battery percussion lainnya. Dengan demikian tentunya memiliki tingkat kesulitan yang lebih kompleks dibanding instrumen battery percussion lainnya. Tahap pembentukan pemain marching band (skill, visual, dan sebagainya) ada tiga tahap yaitu technique, reading, dan musicianship. Di dalam tiga tahap tersebut, penelitian ini berada pada tahap technique atau hal yang paling dasar. Fokus yang diteliti adalah cara atau model pelatihan warming up multi tenor dengan studi kasus pada Marching band Saraswati ISI Yogyakarta. Selain cara/model melatih, juga diteliti mengenai kendala-kendala dan cara mengatasi kendala-kendala dalam melatih 15 warming up multi tenor.
Metamorfosis Kupu-kupu: Sebuah Komposisi Musik Amiruddin Sitompul
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2283

Abstract

Gagasan menciptakan karya seni terkadang berasal dari lingkungan sekitar, di antaranya yang banyak digunakan sebagai ide ialah kupu-kupu yang perkembangbiakannya melalui proses metamorfosis. Metamorfosis Kupu-kupu dipilih sebagai gagasan komposisi musik karena memiliki metamorfosis sempurna, atau holometabolisme. Penerapan gagasan Metamorfosis Kupu-kupu dalam komposisi ini menggunakan unsur ekstra-musikal sebagai gagasan dasar penciptaannya. Elemen ekstra musikal tersebut ditransformasikan ke dalam ide musikal dengan menggunakan unsur musikal di wilayah musik tonal. Karya ini dibuat oleh sumber program musik apelatif, yaitu yang dapat menempatkan karakter tertentu menjadi judulnya. Musik program musikal ini dibudidayakan dengan mengeksplorasi bentuk dan harmonisasinya. Pada karya ini penulis memperdalam ide dengan konsep-konsep harmoni, melodi, dinamika dan timbre. Penggunaan ukuran elemen eksplorasi dan pengolahan konsep-konsep tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap orisinalitas karya. Metamorfosis Kupu-kupu dilambangkan dengan catatan kunci soprano yang tenang pada bagian awal, kemudian menjadi lebih kompleks, dan didasarkan atas harmoni dan ritme yang dipertahankan sebagai iringan dengan penggunaan arpeggio sehingga menciptakan amosfir tenang pada proses tahap metamorfosis. Pemilihan alat musik yang tepat, penggunaan teknik-teknik kontrapung stretto, modus, polikordal, metrik, dan juga motif ekspansi maupun penyempitan yang digunakan dalam budidaya, diharapkan dapat memberi warna baru dalam penciptaan karya seni musik dan orisinalitasnya.
Analisis Teknik Permainan Bagian Pertama Konserto Oboe dalam C Mayor karya Wolfgang Amadeus Mozart (1756- 1791) Afdhal Zikri
PROMUSIKA Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v5i1.2284

Abstract

Teknik permainan oboe yang terkandung dalam Konserto C Major Oboe karya Mozart memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Teknik-tekniknya, khususnya fingering dan pernapasan tidaklah mudah untuk dicapai kecuali melalui latihan-latihan yang penuh disiplin dalam waktu yang tidak sebentar. Dengan tingkat kesulitan yang tinggi karya ini sering dipakai untuk audisi untuk orkestra yang berkelas internasional. Karya ini dimainkan oleh penulis saat menyelesaikan studi Sarjana di Jurusan Musik ISI Yogyakarta. Melalui penelitian ini penulis mencari pendekatan tekknik permainan dengan mencoba berbagai berbagai kemungkinan musikologis maupun teknis dalam menginterpretasikan karya ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 6