cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Saraswati
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Jurnal Mahasiswa Desain Interior" : 71 Documents clear
PERANCANGAN INTERIOR KANTOR PT. JASA RAHARJA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA damar trimuryono putro
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.398

Abstract

PT Jasa Raharja merupakan perusahaan asuransi jiwa milik pemerintah mempunyai beberapa program yang melibatkan masyarakat seperti penyuluhan tentang tata tertib lalu lintas dan pengembangan usaha kecil, hal ini dilakukan untuk ajang promosi dan juga sebagai ajang publikasi PT Jasa Raharja kepada masyarakat. Dari segi desain interior gedung juga sangat berpengaruh dalam pencitraan perusahaan, hal ini harus diperhatikan karena perusahaan ini bergerak di bidang jasa pelayanan yang butuh ruang nyaman, suasana nyaman, dan tentunya pelayanan yang baik. Perancangan ini mengambil tema “Tree Of Life” yaitu dimana dalam penerapan desain pada interior menggambarkan bahwa PT Jasa Raharja sebagai pohon yang mengayomi masyarakat sesuai dengan visi dan misi perusahaan, serta didukung dengan gaya posmodern, dengan begitu memperkuat citra PT. Jasa Raharja sebagai perusahaan terkemuka di bidang asuransi.Kata kunci : perancangan, interior, kantor PT Jasa Raharja  Yogyakarta,postmodern.
STUDI PERUBAHAN STRUKTUR SPASIAL PADA RUMAH TINGGAL BERFUNGSI GANDA DI DAERAH PANGGUNGHARJO SEWON BANTUL YOGYAKARTA dina Astuti
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.399

Abstract

Urbanisasi spasial di pinggiran kota salah satunya dipicu oleh keberadaan kampus ditunjukkan dengan tumbuhnya kegiatan pelayanan di sekitar kampus, yaitu pelayanan indekos (efek primer) dan selain indekos (efek sekunder). Adanya kampus ISI Yogyakarta dan AKBID Yogyakarta yang berlokasi di Panggungharjo membawa dampak spasial bagi lingkungan sekitarnya. Rumah tinggal di daerah Panggungharjo banyak yang memanfaatkan sebagian rumah dan tanahnya untukmembangun fasilitas kebutuhan mahasiswa seperti kos, rumah makan, toko alat tulis dan fotokopi, rental komputer, dan laundry.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan struktur spasial pada rumah tinggal berfungsi ganda di daerah Panggungharjo akibat berdirinya kampus ISI Yogyakarta dan AKBID Yogyakarta. Perubahan struktur spasial tersebutdilihat dari pola fungsi dan pemanfaatan ruang ditinjau dari (organisasi ruang, hirarki ruang, orientasi ruang, akses/sirkulasi ruang, teritori fisik ruang).Menggunakan pendekatan rasionalistik bersifat deskriptif-eksplanatif dengan pemilihan sampel purposive sampel analisis kualitatif (terukur), data-data tersebut disusun secara sistematis yang diperoleh secara keseluruhan.Kesimpulan telah terjadi perubahan struktur spasial pada rumah tinggal berfungsi ganda di daerah Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Struktur spasial yang berubah tersebut meliputi perubahan pada teritori (elemen fisik) berupa lantai, dinding, plafon dengan arah perubahan ke arah bidang horisontal dan cara merubahnya dengan penambahan dan pengurangan elemen pada ruangan dan tanah kosong yang ada di sekitar rumah. Orientas tempat usaha ke jalan samadengan orientasi rumah tinggal karena letak dan posisinya rumah strategis menghadap jalan serta membuat orientasi ke ruang lain di dalam rumah untuk memudahkan komunikasi dan pengawasan terhadap tempat usaha, denganhubungan ruang yang saling bersebelahan dan saling berkaitan dengan ruang usaha. Akses menuju tempat usaha secara langsung sehingga mempermudah pembeli dari luar atau jalan menuju ke dalam ruang usaha. Antara ruang usahadengan ruang yang ada di dalam rumah saling berhubungan.Kata Kunci : Perubahan, Struktur Spasial, Rumah Tinggal Berfungsi Ganda, Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta.
SOKO TUNGGAL DAN MASJID MARGOYUWONO DALAM BENTENG KERATON YOGYAKARTA faisal .
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.400

Abstract

Dalam Benteng Keraton terdapat enam bangunan masjid di antaranya adalah bangunan Masjid Soko Tunggal, Masjid Penapen, Masjid Selo, Masjid Sumur Gemuling, Masjid Rotowijayan dan Masjid Morgoyuwono, dari enam masjid tersebut hanya ada dua masjid yang kaya akan ornamen yaitu Masjid Morgoyuwono dan Masjid Soko Tunggal, pada interior Masjid Soko Tunggal ornamen banyak terdapat pada tiang yang berfungsi sebagai penopang atap yang memayungi bangunan masjid sehingga menyerupai payung yang sedang terbuka, sedangkan pada interior Masjid Margoyuwono ornamen banyak ditemukan sebagai konstruksi dan juga sebagai elemen hias saja sehingga menarik untuk diteliti dengan metode ikonografi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ikonografi ornamen yang terdapat pada Masjid Soko Tunggal dan Masjid Margoyuwono Yogyakarta dari aspek preikonografi, aspek ikonografi dan aspek ikonologi. Ikonografi adalah pembahasan tentang makna, data diperoleh melalui proses observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan metode ikonografi menurut Erwin Panofsky dengan tiga tahapan yaitu; tahap preikonografi, tahap ikonografi dan tahap ikonologi. Ornamen interior pada Masjid Soko Tunggal Yogyakarta dan Masjid Margoyuwono Yogyakarta adalah ornamen tradisional Yogyakarta yang mendapat pengaruh Islam, Hindu dan Budha, Walaupun kedua masjid merupakan perpaduan dari berbagai budaya yang berbeda, budaya yang berasal dari Indonesia dalam hal ini adalah budaya Jawa merupakan yang dominan sehingga kedua masjid tersebut merupakan ikon Jawa. Keyword: Ikonografi, Interior,ornamen, Masjid Soko Tunggal, Masjid Margoyuwono
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERIOR KANTOR PT. GAMELOFT YOGYAKARTA Febriwal .
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.401

Abstract

PT. GAMELOFT is a company that has a branch office in Klitikan region, Yogyakarta. To more increase the image and image it, from the factor service to clients also prioritizes comfort to employees is through from circulation, zone, space-forming elements, furniture, lighting, temperature, and color. Themes come from removal of information shaped logo with modern style, shape and material of the elements of space.Employee comfort get from the analysis of the function from the space that is based on the activities conducted, start from the settlement zone, circulation, lighting, and color as well as the facilities required by the user space.Election forms and use of materials and colors is one metod to achieve the image of the desired office interiors.The conclusion of this design is the employees can work more passion, interior design necessary to support all the activities and amenities that exist in the office. Application form, color, and material appropriate to the space will be able to provide value-added creation of atmosphere and character to any design style.Keyword : office design, modern , logo
KONTINUITAS DAN PERUBAHAN PADA INTERIOR GEDUNG BANK INDONESIA KOTA, DKI JAKARTA hanggara surya dewangga
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.402

Abstract

Sebuah bangunan yang sudah melewati jangka waktu yang lama pasti akan melewati berbagai perubahan dan kerusakan. Tidak terkecuali bangunan-bangunan yang terdapat di kawasan kota tua, DKI Jakarta. Salah satunya adalah Gedung Bank Indonesia Kota. Gedung yang sudah tidak digunaka ini telah melalui berbagai perubahan sepanjang usianya yang hampir 200 tahun. Saat ini Bank Indonesia menggunakan gedung ini sebagai Museum Bank Indonesia. Berbagai penyesuaian pun dilakukan pada gedung ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kontinuitas dan perubahan pada interior gedung Bank Indonesia Kota. Gedung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya ini dirubah interiornya untuk menyesuaikan dengan fungsi barunya sebagai museum. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif yang mengkorelasikan antara data-data dari fungsi yang lama dengan fungsi yang baru. Hasil yang diperoleh yaitu telah terjadi kontinuitas dan perubahan pada interior gedung Bank Indonesia Kota. Kontinuitas terjadi pada gedung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Namun terjadi perubahan pada interior beberapa ruang untuk menunjang fungsi gedung yang berubah dari kantor menjadi museum.Kata Kunci : Kontinuitas dan Perubahan, Kantor Bank, Museum, Elemen Pembentuk Ruang
KAJIAN ORNAMEN DAN TATA RUANG RESTORAN DAE JANG GEUM YOGYAKARTA ika indriyani
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.403

Abstract

Restoran Dae Jang Geum adalah restoran pertama di Yogyakarta yang menerapkan konsep Istana Korea. Restoran Dae Jang Geum digolongkan dalam specialty restaurant di mana suasana dan dekorasi disesuaikan dengan masakankhas Korea. Penelitian ini mengkaji ornamen Korea beserta makna filosofinya dan tata ruang restoran, menggunakan metode pendekatan studi kasus. Hasil penelitianmenunjukkan ornamen yang terdapat pada restoran Dae Jang Geum baik dari bentuk, penempatan dan ukuran mendekati dengan ornamen asli Korea tetapi terdapat beberapa ornamen dari luar Korea yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari ornamen Korea. Warna ornamen pada restoran lebih cerahdibandingkan dengan aslinya. Dari segi fungsi ornamen tersebut hanya sebagai hiasan yang mendukung konsep Korea. Tata ruang restoran mengadopsi tata ruang Korea dan Jepang akan tetapi dimodifikasi seperti pada ruang tatami. Tradis duduk dengan posisi bersimpuh pada tatami diganti menggunakan lantai papan kayu yang didesain untuk pengunjung agar merasa nyaman seperti duduk dikursi.Kata kunci : Restoran, Ornamen, Tata ruang, Korea
Karakter Formal Arsitektur dan Desain Interior Karya Ridwan Kamil mahdi nurcahyo
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.404

Abstract

Ridwan Kamil adalah arsitek dan desainer Indonesia yang cukup berpengalaman ditaraf nasional dan internasional baik dalam karya rancang bangunan maupun kawasan binaan. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, melalui pendekatan Monografis-Biografis (Biographic Approach).Arsitektur dan desain interior yang dikaji terdiri atas 3 bangunan yang representatif dalam arti dapat mencerminkan sebagian besar karakter karya arsitek, difungsikan sampai saat ini dan memiliki peran besar bagi masyarakatluas. Rumah Botol Bandung, Masjid Al-Irsyad Parahyangan dan Museum Tsunami Aceh. Karya Ridwan Kamil yang diteliti, tampak adanya keterkaitan yang kuat antara aspek ruang, site, material dan pencahayaan. Penggunaan konsepruang terbuka dengan memanfaatkan ventilasi alami melalui pengolahan bentuk dan ruang yang simpel tanpa sekat pada bangunan merupakan kekuatan arsitektur dan desain interior karya Ridwan Kamil. Komposisi bentuk geometri dasar yangdisusun secara berulang ditambah aplikasi material tekstur pada elemen fasad bangunan merupakan karakteristik yang menonjol yang ditemukan di ketiga bangunan karya Ridwan Kamil. Permainan cahaya dan bentukan arsitektural yangmenghasilkan estetika ilusi bayangan adalah karakter formal yang tidak hanya dapat dilihat namun juga dirasakan sebagai output dari kreativitas Ridwan Kamil sepanjang proses perancangan.
INTERIOR DESIGN OF SURABAYA ARTS and CULTURAL THEATRE naniek indriani
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.405

Abstract

Surabaya Arts and Cultural Theater is a building constructed on top of the old ruins situated among the old colonial era buildings in Surabaya with their Dutch colonial architectural styles. The building was previously a movie theaterbefore its demolition for the purpose of new building construction project. During the colonial era the building was the place where the Dutch met to engage in pool billiard sports during their leisure times. Right now the building has beenrevamped as the Surabaya Arts and Cultural Theatre.As an arts and cultural center, the building is equipped with various supporting facilities which may reflect and present the true culture of East Java. It should be able to accommodate the inspirations of all local artists. The arts and cultural theater is a building with classifications, facilities, and certain requirements in which it should be able to meet the demands to introduce the unique characteristics, arts, and cultures of the region in which the building is situated.The interior design of Surabaya Arts and Cultural Theater include the lobby area, auditorium, art gallery, coffee shop, changing/dressing room, and toilet which carries the "Sparkling Surabaya" theme with its Post-Modern style. The concept above is expected to enhance the image and bring a new atmosphere for other cultural centers in East Java as well, with particularemphasis on Surabaya Arts and Cultural Theater.
IKONOGRAFI ORNAMEN PADA INTERIOR KLENTENG CU AN KIONG DI LASEM pradnya paramytha
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.406

Abstract

Klenteng Cu An Kiong merupakan klenteng tertua dan terindah di Lasem. Ornamen klenteng Cu An Kiong berumur ratusan tahun dan keadaannya masih terawat dengan baik hingga kini. Pasang surut yang terjadi di Lasem tidak membuat klenteng Cu An Kiong kehilangan daya tariknya. Keberagaman dan keaslian ornamennya menjadi daya tarik tersendiri untuk diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ornamen yang terdapat pada interior klenteng Cu An Kiong dan apa saja makna yang terkandung di dalam ornamen tersebut berdasarkan pendekatan ikonografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ornamen pada Klenteng Cu An Kiong lebih cenderung pada kepercayaan Tao. Hal ini dapat diketahui dari beberapa hal yaitu nama klenteng Cu An Kiong atau Ci An Gong. Gong merupakan salah satu ciri nama dari tempat ibadah Tao. Kemudian, bila dilihat dari orientasinya, klenteng Cu An Kiong yang menghadap ke sungai juga merupakan salah satu ciri dari orientasi tempat ibadah Tao. Dewi utama yang berada di Klenteng Cu An Kiong adalah Mak Co yang merupakan Dewi Pelindung Laut dari kepercayaan Tao. Pada ornamennya seperti dewi Xiwangmu yang merupakan salah satu dewi terpenting dalam kepercayaan Tao. Dewi Xiwangmu di klenteng ini tidak disakralkan lagi tetapi justru diletakkan di bagian bawah panil dinding teras yang tidak terlihat dengan mudah. Ornamen lain yang menunjukkan klenteng ini cenderung pada kepercayaan Tao antara lain Yin Yang, Delapan Trigram, Botol Labu, Seruling, serta Han Zhong Li dan Cao Guo Jiu yang merupakan perwakilan dari delapan dewa dari kepercayaan Taois. Ornamen pada klenteng Cu An Kiong juga mendapat sedikit pengaruh dari era Kolonial, hal ini dapat dilihat dari berbagai ornamen seperti, motif zig zag, motif lantai, dan patung singa di depan gerbang klenteng. Kata Kunci : makna, ornamen, klenteng
PERANCANGAN INTERIOR KANTOR PRODUKSI PT. RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA (RCTI) ratih kusuma dewi
Saraswati Jurnal Mahasiswa Desain Interior
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/srs.v0i0.407

Abstract

RCTI (PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia) salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, perusahaan ini bergerak di bidang entertaiment, berlokasi di JL. Raya Perjuangan, No. 1 Kebon Jeruk – Jakarta Barat 11530. RCTI mengharapkan interior ruang kantor yang baru (ReDesign) dengan menerapkan konsep dan Gaya Futuristik dan tidak melupakan motto "Kebanggan Bersama Milik Bangsa" juga visi dan misi di dalamnya. Perancangan interior kantor Produksi RCTI adalah Redesign Gedung Anex Lantai 2 "kantor produksi" dengan mengangkat tema "Rajawali" dalam gaya Futuristik. Tema Rajawali diangkat, karena rajawali merupakan logo dari RCTI tersebut dan memiliki makna yang sangat besar, burung rajawali mampu terbang tinggi, memiliki pandangan yang luas dan tajam, kesabaran, dan pantang menyerah dalam mendapatkan buruannya. RCTI juga memiliki visi dan misi seperti cerminan burung rajawali tersebut.Konsep di atas diharapkan mampu menambah semangat kinerja para staff di dalam kantor, dengan penataan ruang yang lebih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pengguna ruang di dalamnya. Kata kunci : RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia), Rajawali, Futuristik