cover
Contact Name
Suharto
Contact Email
suharto@mail.unnes.ac.id
Phone
+628122853530
Journal Mail Official
suharto@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung B2 Lt.1 Kampus Sekarang Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Harmonia: Journal of Research and Education
ISSN : 25412426     EISSN : -     DOI : 10.15294
Core Subject : Education, Art,
Harmonia: Journal of Arts Research and Education is published by Departement of Drama, Dance, and Music, Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang in cooperation with Asosiasi Profesi Pendidik Sendratasik Indonesia (AP2SENI)/The Association of Profession for Indonesian Sendratasik Educators, two times a years. The journal has focus: Research, comprises scholarly reports that enhance knowledge regarding art in general, performing art, and art education. This may include articles that report results of quantitative or qualitative research studies.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2000)" : 7 Documents clear
FILSAFAT SENI : ANTARA PERTANYAAN DAN TANTNAGAN (Philosophy of Art : Between Question and Challenge) Susanti, Suaktmi
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.840

Abstract

Pemikiran filsafat hanya akan berhenti apabila pemikiran non filsafat jugaberhenti. Filsafat selalu bersifat terus-menerus (perenial). Kehidupan segidalam dan lingkungan intelektualnya menghadapkan seorang filsuf kepadabentuk persoalan-persoalan yang selalu berubah dan tidak akanmembebaskannya dari tugas berfikir lagi.(Kata kunci : filsafat seni, filsuf, simbolisasi ekspresif)
LOMBA MUSIK DALAM KONTEKSTUAL APRESIASI UMUM (Music Contest in General Appreciation Context) Josept, Wagiman
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.841

Abstract

Musik hidup dalam komunikasi pencipta dan penikmatnya, ia hadirsebagai sebuah bentuk seni dengan medium audio (pendengaran).Keberdayaannya di masyarakat tidak lepas dari suasanakeuniversalannya. Upaya-upaya memahami musik dengan lebih seriuskadang-kadang kurang begitu diperhatikan. Bentuk apresiasi musik yanglebih serius kurang mendapat tempat. Salah satu bentuk apresiasi musiksebenarnya sudah menggejala di masyarakat sejak tahun 70-an ialahlomba musik. Dengan adanya lomba musik diharapkan masyarakat dapatmemahami musik dengan lebih baik. Apresiasi musik denganmenggunakan metode lomba musik bersifat sederhana namun berdayajangkauluas, serta ekonomis.Kata kunci: apresiasi, musik, komponis, pemain, pendengar, media
PERAN LOKAL GENIUS DALAM KESENIAN LOKAL (The Role of Local Genius in The Local Art) Lestari, Wahyu
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.842

Abstract

Lokal genius yang sangat beragam dan dimiliki oleh suku-suku yang adadi setiap kawasan Nusantara merupakan tolok ukur peradaban diIndonesia. Lokal genius menjadi berarti jika dapat dipahami dan dihargaioleh orang-orang yang menggelutinya, sehingga menjadi suatukebanggaan masyarakat pendukung maupun pelestarinya. Jika LokalGenius masyarakat kuat, tak perlu ada yang dikhawatirkan akanmasuknya unsur budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadianbangsa Indonesia. Bahkan, lokal genius dari budaya luar dapatdimanfaatkan sebagai pengendali ataupun pemacu kualitas lokal geniusyang ada di Indonesia.Kata kunci : lokal genius, kebudayaan, kesenian, masyarakat
PROGRAMATISME DALAM MUSIK INSTRUMENTAL ERA ROMANTIK (Programatism of Romantic Era in Instrumental Music) Martopo, Hari
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.843

Abstract

Programatisme diartikan sebagai aliran atau faham yang berkembangsebagai kekuatan baru akibat dari sikap para komposer, seperti : Ludwigvon Beethoven (1770-1827) dan Franz Peter Schubert (1797-1828), yangmencipta musik program pada awal era Romantik abad ke-19. Sikapeksploratif Richard Wagner (1813-1883), Giussepe Verdi (1813-1901),maupun Franz Liszt (1811-1886), yang memberikan makna baru padakomposisi seakan mengoreksi dan bahkan menentang keterbatasan aliranmusik “absolut” yang tetap menekankan pada penggunaan bentuk-bentukmusik sebagai platform komposisi. Kandungan makna atau isi, maupunmuatan lain dipadukan dengan ide musikalnya sehingga terwujud musikyang lebih ekspresif bahkan sangat dramatis sesuai dengan “semanagtjaman” Romantik.Kata Kunci: musik, programatisme, era Romantik, komposer
SENI TARI DALAM PERSEPSI MASYARAKAT JAWA (Dance Art In Java Society Perception) Hartono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.844

Abstract

Tari tradisional dalam budaya rakyat didukung oleh masyarakat petaniatau masyarakat pedesaan. Sebagaimana budaya tradisi istana, budayatradisi rakyat muncul dalam perkembangan kebudayaan Indonesia setelahadanya pembeda sosial antara kelas kerajaan dengan kelas rakyat atauantara negara dengan pemerintahan desa. Konsep peisahan itu tidakdapat dielakkan mengingat akan kekuasaan absolut par apenguasa padajaman Hindia Belanda, di mana kedudukan yang kuat pada puncaktatanan kemasyarakatan dan kekuasaan magis politis yang diwariskandalam kerajaan begitu kuat berakar dalam kebudayaan Jawa. Dalamkonsentris kerajaan Jawa, dapat dilihat konsep-konsep yang menegaskankekuasaan tradisional Sultan sebagai sumber satu-satunya dari segenapkekuatan dan kekuasaan (Soemarjan, 1986). Lingkaran terakhir dalamkonsentris kerajaan Jawa, disebutkan daerah manca negara. Daerahtersebuh walaupun secara formal diakui sebagian dari kerajaan, tetapisistem yang berlaku serbab berbeda yang diberlakukan di daerahtersebut.Kata Kunci: persepsi, masyarakat, tari Jawa, kebudayaan
LATAR BELAKANG PENCIPTAAN SENI (Background of Creative Art) Aesijah, Siti
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.845

Abstract

Seni adalah sebagian dari kehidupan manusia sejak berabad-abad yanglalu. Menjadi persoalan sehari-hari dan berkembang sejarah denganperkembangan hidup manusia itu sendiri. Bahkan hasil-hasil karya senidapat dikatakan merupakan sebagian indikator dari fitrah kemanusiaan.Dalam masyarakat modern sekarang ini seni mempunyai peranan hampirdi segala sektor kehidupan, dan menyangkut berbagai kebutuhanmanusia. Berbagai faktor pendorong kelahiran seni adalah merupakangejala kejiwaan yang menimbulkan hidup manusiawi. Jiwa manusia yangdikatakan sebagai rahasia agama, dari padanya timbul berbagai doronganhidup. Dorongan hidup itu antara lain adalah dorongan untuk melahirkanseni, yang bersumber pada rasa keindahan (Read, 1973).Kata Kunci : manusia, kebudayaan, penciptaan, seni
TARI BALI : SEBUAH TELAAH HISTORIS (Bali Dance : A Historical Reasearch)) Iryanto, V Eny
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 1, No 2 (2000)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v1i2.846

Abstract

Tari Bali sangat erat hubungannya dengan kehidupan masyarakatnya.Sejak jaman primitif, pra-Hindu, feodal hingga kini tari Bali terusdikembangkan dengan kurangnya ide-ide para sneiman penciptanya,tetapi ia betul-betul hadir dan menjadi suatu kebutuhan di dalam rodakehidupan. Ia hadir dalam lintasan sejarah dan membentuk komunitasyang khas. Corak tari Bali memang unik. Perpaduan antara kepercayaanmasyarakatnya, Hinduisme, Budhisme, dan unsur-unsur kebudayaan luar,membuat tari Bali mempunyai corak khas dan mengundang parasejarawan untuk meneliti, dan menawarkan panorama estetis bagiwisatawan.Kata Kunci: Sejarah, kebudayaan, tari Bali, ritual, sekuler

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2000 2000


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 1 (2024): June 2024 Vol 23, No 2 (2023): December 2023 Vol 23, No 1 (2023): June 2023 Vol 22, No 2 (2022): December 2022 Vol 22, No 1 (2022): June 2022 Vol 21, No 2 (2021): December 2021 Vol 21, No 1 (2021): June 2021 Vol 20, No 2 (2020): December 2020 Vol 20, No 1 (2020): June 2020 Vol 19, No 2 (2019): December 2019 Vol 19, No 1 (2019): June 2019 Vol 18, No 2 (2018): December 2018 Vol 18, No 1 (2018): June 2018 Vol 17, No 2 (2017): December 2017 Vol 17, No 1 (2017): June 2017 Vol 16, No 2 (2016): (Nationally Accredited, December 2016) Vol 16, No 2 (2016): December 2016 Vol 16, No 1 (2016): June 2016 Vol 16, No 1 (2016): (Nationally Accredited, June 2016) Vol 15, No 2 (2015): December 2015 Vol 15, No 2 (2015): (EBSCO, DOAJ & DOI Indexed, December 2015) Vol 15, No 1 (2015): June 2015 Vol 15, No 1 (2015): (EBSCO, DOAJ & DOI Indexed, June 2015) Vol 14, No 2 (2014): (EBSCO, DOAJ & DOI Indexed, December 2014) Vol 14, No 2 (2014): December 2014 Vol 14, No 1 (2014): June 2014 Vol 14, No 1 (2014): (DOI & DOAJ Indexed, June 2014) Vol 13, No 2 (2013): (DOI & DOAJ Indexed, December 2013) Vol 13, No 2 (2013): December 2013 Vol 13, No 1 (2013): June 2013 Vol 13, No 1 (2013): (DOI & DOAJ Indexed, June 2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 8, No 3 (2007) Vol 8, No 3 (2007) Vol 8, No 2 (2007) Vol 8, No 2 (2007) Vol 8, No 1 (2007) Vol 8, No 1 (2007) Vol 7, No 3 (2006) Vol 7, No 3 (2006) Vol 7, No 2 (2006) Vol 7, No 2 (2006) Vol 7, No 1 (2006) Vol 7, No 1 (2006) Vol 6, No 3 (2005) Vol 6, No 3 (2005) Vol 6, No 2 (2005) Vol 6, No 2 (2005) Vol 5, No 3 (2004) Vol 5, No 3 (2004) Vol 5, No 1 (2004) Vol 5, No 1 (2004) Vol 4, No 3 (2003) Vol 4, No 3 (2003) Vol 4, No 2 (2003) Vol 4, No 2 (2003) Vol 4, No 1 (2003) Vol 4, No 1 (2003) Vol 3, No 2 (2002) Vol 3, No 2 (2002) Vol 2, No 3 (2001) Vol 2, No 3 (2001) Vol 2, No 2 (2001) Vol 2, No 2 (2001) Vol 1, No 2 (2000) Vol 1, No 2 (2000) Vol 1, No 1 (2000) Vol 1, No 1 (2000) More Issue