cover
Contact Name
-
Contact Email
mipa.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mipa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences, D12 Building 1st Floor, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
ISSN : 02159945     EISSN : 27747832     DOI : https://doi.org/10.15294/ijmns
Core Subject : Education,
The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied Sciences
Articles 506 Documents
MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DENGAN MEMANFAATKAN METODE HEURISTIK BERBASIS ALGORITMA A*
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v42i1.22782

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sebuah permasalahan untuk mencari solusi terkait penentuan rute terpendek yang harus ditempuh. Tujuan dari penelitian ini adalah unutk mengetahui dasar-dasar algoritma A* yang berguna untuk meneliti rute pendistribusian bahan baku berupa kacang tanah dari PT. Dua Kelinci ke beberapa daerah di Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan bantuan program MATLAB. Data yang dibutuhkan berupa tempat-tempat produksi kacang tanah yang diperoleh dari kantor PT. Dua Kelinci. Selanjutnya, peneliti melakukan pencarian jarak dengan menggunakan bantuan Google Maps. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan penghitungan manual yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan hasil penghitungan yang menggunakan program MATLAB. Dari kedua cara penghitungan data tersebut, jarak terpendek pendistribusian kacang tanah di Kabupaten Pati adalah 218,4 km. Rute nya adalah sebagai berikut: PT. Dua Kelinci – Kecamatan Margorejo – Kecamatan Pati – Kecamatan Tayu – Kecamatan Tlogowungu –Kecamatan Gembong – Kecamatan Tambakkromo – Kecamatan Gunung Wungkal – Kecamatan Trangkil – Kecamatan Puncakwangi – PT. Dua Kelinci. Analisis penghitungan dengan cara manual maupun MATLAB menghasilkan jarak tempuh dan rute yang sama untuk mencapai semua titik dengan jarak minimal. This research studies a problem solution related to the determination of the shortest route to pass. It aims to find out the basics of algorithm A* due to the analysis of the shortest route to distribute peanuts materials from Dua Kelinci Company to the certain subdistricts in Pati Regency. This analysis uses the help of MATLAB program. The collected data is about the places of peanuts production. It was taken from the office of Dua Kelinci Company. After collecting the data, the mileage between the company and the distribution places was taken using Google Maps application. The data is analysed by using manual calculation. The result of it is then compared with the result of MATLAB calculation. The analysis using both ways of calculation shows that the shortest mileage to distribute peanuts materials in Pati Regency is 218,4 km. The route is described as follows: Dua Kelinci Company – Margorejo Subdistrict – Pati Subdistrict – Tayu Subdistrict – Tlogowungu Subdistrict – Gembong Subdistrict – Tambakkromo Subdistrict – Gunung Wungkal Subdistrict – Trangkil Subdistrict – Puncakwangi Subdistrict – Dua Kelinci Company. Both manual and MATLAB calculation result the same mileage and route to reach all points with the minimum distance.
PERKEMBANGAN OVARIUM TIKUS YANG DIPAPAR RADIASI SINAR X
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 39, No 2 (2016): October 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v39i2.9111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan ovarium tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar yang dipapar radiasi sinar X, meliputi bobot dan gambaran histologisnya.  Penelitian menggunakan 20 ekor tikus betina usia 1,5 bulan dengan bobot badan rata-rata 150±13 gram.  Tikus  dikelompokkan ke dalam 4 perlakuan yaitu  perlakuan dosis radiasi sinar X sebesar 50, 100 dan 150 mGray serta satu kelompok kontrol. Variabel yang diukur meliputi bobot ovarium utuh dan gambaran histologis ovarium. Radiasi dilakukan dengan cara penyinaran satu kali tembakan pada setiap tikus per hari selama 5 hari.  Analisis data bobot ovarium dilakukan dengan dengan anova satu arah dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf signifikansi 5%, sedangkan untuk data kualitatif gambaran histologis ovarium dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis statistik memperlihatkan bahwa perlakuan dosis radiasi 50, 100 dan 150 mGray berpengaruh nyata terhadap bobot ovarium, yakni cenderung menurun dibanding kelompok kontrol. Pengamatan terhadap gambaran histologis ovarium memperlihatkan kerusakan ovarium mulai terjadi pada dosis 100 dan 150 mGray. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan radiasi sinar X menyebabkan penurunan bobot ovarium dan pada dosis 100 mGray telah menimbulkan tanda kerusakan pada struktur histologi ovarium tikus putih galur Wistar.This study aims to determine ovarian development of rats (Rattus norvegicus) after exposure X-ray radiation, especially weights and ovarian histology. The study used 12 female rats of 1.5 months and average body weight of 150 ± 13 grams. Female rats were devided into four groups: control, and variations in dose of 50 mGray (T1), 100 mGray (T2) and 150 mGray (T3). This study used a complete randomized block design.  Radiation is done by irradiating one shot on each rat per day for 5 days. Statistical analysis for ovarian weight was performed by one way Anova and LSD Test, while qualitative data of ovarian histological were analyzed descriptively. The results showed that the variations in dose of  X-ray radiation significantly (P ≤ 5 %) of the ovarian weight. LSD test results further demonstrate that treatment of radiation doses 50, 100 and 150 mGray significant effect on ovarian weight, which decreases compared to the control group. This study concluded that exposure to X-ray radiation causes a decrease in ovarian weight and radiation dose of 100 mGray has caused damage to the structure of the ovarian histology Wistar rats.
POROSITAS DAN PERMEABILITAS KOMPOSIT BERPORI DENGAN BAHAN DASAR LIMBAH KACA (CULT)
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 37, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v37i1.3146

Abstract

Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glycol  (PEG) telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana. Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam. Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%. Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG. Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25)x10-15 m2. Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai. Hasil pengujian diperoleh air dengan sifat fisis air bening dan tidak berbau, sehingga komposit berpori dari limbah kaca dapat menyaring air limbah.  {0Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glicol (PEG) telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana.}0{Porous composites from waste glass and Polyethylene Glycol (PEG) have been synthesized by a simple mixing method.0} {0Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam.Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%.Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG.}0{The pores of the composite were formed due to the evaporation of PEG when heated at temperature of 700oC for 2.5 hours. The pore variation may be obtained by adjusting the PEG composition, i.e. 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, and 9%. The porous composites have higher porosity because of the PEG composition.0} {0Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25)x10-15m2.Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai.}0{Mesoporous composites have porosity ranging from 1% to 5% and the permeability has value at (0.3-25)x10-15 m2. The potential of the porous composites as water filter has been tested by flowing the river wastewater into the composites.0} {0Hasil pengujian diperoleh air dengan sifat fisis air bening dan tidak berbau, sehingga komposit berpori dari limbah kaca dapat menyaring limbah air.}0{The results showed that the wastewater has changed to clear and odorless potable water, and therefore the glass porous composites of could filter the wastewater.0}
SEQUENTIAL INJECTION-FLOW REVERSAL MIXING (SI-FRM) UNTUK PENENTUAN KREATININ DALAM URIN
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 35, No 2 (2012): October 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v35i2.2627

Abstract

Jumlah kreatinin yang diekskresikan melalui urin menunjukkan keadaan ginjal seseorang. Dalam penelitian ini, dikembangkan metode untuk penentuan kreatinin secara otomatis yaitu sequential injection-flow reversal mixing (SI-FRM). Pendeteksian kreatinin didasarkan pada pembentukan senyawa berwarna (merah-orange) yang dihasilkan dari reaksi antara kreatinin dan asam pikrat dalam suasana basa dan diukur pada panjang gelombang 530 nm. Reaksi pembentukan senyawa kreatinin-pikrat dilakukan melalui pembentukan segmen antara sampel dan reagen di-holding coil dan selanjutnya dilakukan proses flow reversal di-mixing coil. Parameter-parameter yang mempengaruhi metode ini diuji secara detail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum pengukuran kreatinin yaitu menggunakan konsentrasi asam pikrat 0,035 M dan NaOH 3,5%, laju alir flow reversal 5 µL/detik, laju alir produk reaksi 20 µL/detik, jumlah flow reversal empat kali dan menggunakan tiga segmen (pikrat-kreatinin-pikrat) dengan masing-masing volume segmen 100 µL. Metode SI-FRM ini telah diaplikasikan langsung untuk penentuan kadar kreatinin dalam urin dengan limit deteksi 1,7 µg/g. The amount of creatinine excreted in urine indicates kidney condition. In this experiment, the automatic determination method of determining creatinine was developed by using sequential injection-flow reversal mixing (SI-FRM). The detection of creatinine is based on the formation of a colored product (red-orange) yielded from the reaction of creatinine with picrate at alkaline medium. The absorbance is measured at wavelength of 530 nm.  The formation of creatinine-picrate complex is performed through the segment formation between sample and reagent in the holding coil and then flow reversal process in the mixing coil of SI-FRM. Several parameters affecting to this method are investigated in detail. The results show that the optimum concentrations of picric acid and NaOH are 0.035 M and 3.5%, respectively. Other optimized conditions, such as the flow reversal rate of there 5 µL/s, flow rate of product of 20 µL/s, amount of flow reversal process of four times, and segment amount of three (picrate-creatinine -picrate) with each volume of 100 µL, were obtained. This method is successfully applied to the determination of creatinine in urine with the detection limit of 1.7 µg/g.
Enkapsulasi Minyak Lemon (Citrus limon) Menggunakan Penyalut β-Siklodekstrin Terasetilasi
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 40, No 2 (2017): October 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v40i2.12882

Abstract

Minyak lemon bermanfaat untuk mengurangi rasa tertekan dan menyegarkan pikiran bila dihirup uapnya.  Minyak atsiri umumnya mudah menguap dan mudah rusak. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan enkapsulasi. Senyawa β-siklodekstrin adalah penyalut yang baik untuk enkapsulasi minyak atsiri. Tujuan penelitian ini adalah melakukan enkapsulasi minyak lemon menggunakan penyalut β-siklodekstrin terasetilasi, dan mendapatkan rasio (b/b) terbaik β-siklodekstrin terasetilasi : minyak lemon melalui pengujian controlled release limonene dalam mikrokapsul minyak lemon. Penelitian yang dilakukan meliputi preparasi katalis Zr4+-zeolit beta, asetilasi β-siklodekstrin, enkapsulasi minyak lemon dan pengukuran controlled release. Hasil yang didapatkan adalah sebanyak 6,40% logam zirkonium teremban dalam zeolit beta. Hasil spektra FTIR adalah intensitas-OH yang muncul pada bilangan gelombang 3336,93 cm-1pada β-siklodekstrin terasetilasi mengalami penurunan, sedangkan C=O pada bilangan gelombang 1738,45 cm-1mengalami peningkatan. Controlled release limonene terbaik dalam mikrokapsul minyak lemon terletak pada variasi A2 (β-siklodekstrin terasetilasi : minyak lemon = 2 gram : 2 gram). Hasil SEM mikrokapsul minyak lemon adalah kristal berbentuk menyerupai balok dan nampak lebih gelap daripada β-siklodekstrin terasetilasi yang diyakini adalah minyak lemon telah masuk ke dalam rongga β-siklodekstrin terasetilasi. Ukuran mikrokapsul yang dihasilkan rata-rata sebesar 2µm.Lemon oil is useful for reducing stress and refresh the mind when inhaled its steam. Essential oils are generally volatile and easily damaged. To solve the problem, encapsulation needs to be done. The β-cyclodextrin is a good coating for the encapsulation of essential oils. The purpose of this study was to encapsulate the lemon oil using an acetylated β-cyclodextrin coating, and obtain the best (w/w) ratio of the acetylated β-cyclodextrin: lemon oil by testing controlled release limonene in the lemon oil microcapsules. The studies include preparation of Zr4+-zeolite beta catalyst, acetylation of β-cyclodextrin, encapsulation of lemon oil and controlled release measurements. The result obtained is as much as 6.40% of zirconium metal is plugged in zeolite beta. The result of FTIR spectra is the OH-intensity that appears at 3336.93 cm-1 in β-cyclodextrin of acetylated decrease, whereas C = O at wave number 1738,45 cm-1 has increased. The best controlled release limonene in lemon oil microcapsules lies in the variation of A2 (β-cyclodextrin acetylated: lemon oil = 2 grams: 2 grams). The result of SEM microcapsule of lemon oil is crystal resembling a beam and appears darker than the β-cyclodextrin which is believed to be lemon oil has entered into the cetylated cytlodextrin cavity. The resulting microcapsule size averaged 2μm.
Keanekaragaman Odonata pada Habitat Perairan dan Padang Rumput di Telaga Madirda
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 41, No 2 (2018): October 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v41i2.19211

Abstract

Studi keanekaragaman capung dapat membantu dalam konservasi makhluk hidup. Capung pada tahap dewasa dapat dengan mudah dijumpai dan diamati. Capung memiliki peran penting dalam ekosistem yaitu sebagai predator. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragman capung di Telaga  Madirda pada habitat perairan (telaga) dan padang rumput. Metode penelitian menggunakan titik sampling dan dilakukan pehitungan cacah individu secara langsung. Data dianalisis dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wienner(H’) dan indeks kemerataan Evennes (E). Hasil penelitian didapatkan 19  spesies capung dari 5 famili. 12 spesies termasuk dalam subordo Anisoptera dan 7 Spesies masuk dalam subordo Zygoptera. Ditemukan satu spesies capung endemik jawa yaitu Rhinocypha fenestrata. Indeks keanekaragaman Shanoon-Wienner (H’) pada habitat perairan 2,11 dan pada habitat padang rumput 0,93,  yang menunjukkan bahwa keanekaragaman pada habitat perairan dalam kategori sedang dan habitat padang rumput dalam kategori rendah.The study of dragonfly diversity can help in the conservation of living things. Dragonflies in the adult stage can be easily found and observed. Dragonflies have an important role in the ecosystem, namely as predators. The study aimed to find out the dragonfly diversity in Madirda Lake in aquatic and grassland habitats. The research method uses sampling points and counts individual counts directly. Data were analyzed by the Shannon-Wienner (H ') diversity index and Evennes (E) evenness index. The results of the study showed 19 species of dragonflies from 5 families. 12 species are included in the Anisoptera suborder and 7 species are included in the Zygoptera suborder. One endemic Java dragonfly species was found, Rhinocypha fenestrata. The Shanoon-Wienner (H ’) diversity index in 2.11 aquatic habitats and on grassland habitats 0.93, which shows that diversity in aquatic habitats is in the medium category and grassland habitat is in the low category.
Formulasi Koefisien Gesekan Kinetis pada Gaya Gesekan antara Benda dengan Lantai
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 41, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v41i1.15915

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mendapatkan formulasi empiris pada kefisien gesekan kinetis ( k ) yang terjadi ada gesekan antara benda dengan lantai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa nilai koefisien pada gaya gesekan benda dengan fluida (udara dan zat cair) selalu berkaitan dengan dimensi benda yang bergerak di dalam medium itu. Namun, hingga sekarang, belum dijumpai hasil riset tentang hubungan antara dengan variabel luas penampang benda yang bergesekan (A) dan massa benda (m) pada gesekan antara benda dengan lantai. Faedah dari penelitian ini, dapat diramalkan hubungan k terhadap A dan m. Metodologi eksperimen, dilakukan dengan menggerakkan benda (logam berbentuk silinder) di permukaan meja, dan benda itu terhubung dengan tali ke pembeban (melalui sebuah katrol) sehingga benda melakukan gerak lurus beraturan (GLB). Saat itu gaya resultan pada benda adalah nol, sehingga gaya tarikan oleh pembeban sebesar gaya gesekan kinetis pada benda. Itu dilakukan ketika luas penampang alas benda divariasi (pada massa benda yang tetap), dan massa benda divariasi (pada luas penampang balok yang tetap). Diperoleh simpulan bahwa ketika koefisien gesekan kinetis pada A = adalah dan konstanta positif (bergantung jenis lantainya) maka . Ketika A = 14,5 cm 2 , permukaan gelas memberikan dan permukaan kayu memberikan Dari pernyataan itu, berarti k tidak bergantung pada massa benda tetapi hanya bergantung pada luas penampang benda yang bergesekan berupa fungsi eksponensial negatif.
APROKSIMASI ANUITAS HIDUP MENGGUNAKAN KOMBINASI EKSPONENSIAL
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v38i1.5488

Abstract

Anuitas hidup adalah suatu rangkaian pembayaran yang dibuat secara kontinu atau dalam interval waktu tertentu (seperti bulanan, kwarter, semester, tahunan, dan lain-lain) yang dipengaruhi oleh faktor kelangsungan hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengaproksimasi nilai-nilai anuitas hidup. Nilai-nilai tersebut diperoleh dari hasil aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang (future lifetime). Aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang tersebut didasarkan atas polinomial Jacobi teralihkan, dimana aproksimasi tersebut menghasilkan suatu bentuk kombinasi eksponensial. Selanjutnya, bentuk tersebut digunakan untuk mengaproksimasi distribusi dari anuitas hidup. Dalam studi kasus, hasil numerik yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan hasil aproksimasi distribusi waktu hidup yang akan datang dengan menggunakan hukum Makeham, kemudian hasil tersebut digunakan untuk menentukan nilai-nilai anuitas hidup. Hasil-hasil yang diperoleh dalam studi kasus tersebut sangat akurat.Life annuity is a series of payments made continuously or in certain time intervals (such as monthly, quaternary, semester, annual, etc.). it is influenced by a person's survival. This study aims to aproximate life annuity values. Those values are obtained from the approximation of the later life time distribution (future lifetime). Approximation distribution of later life time is based on polynomial Jacobi sidetracked, where approximation produces a combination of exponential form. Furthermore, the form used to aproximate the distribution of life annuity. In the case study, the numerical results obtained in this study were the result of a life time distribution approximation that would come with using the Makeham law; then the results were used to determine the values of life annuity. The results obtained in the case studies are very accurate.
MODEL MATEMATIKA UNTUK PENYAKIT DIABETES TANPA FAKTOR GENETIK
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 35, No 1 (2012): April 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v35i1.2102

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita penduduk dunia termasuk Indonesia dan sampai saat ini belum ditemukan pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Penyakit ini merupakan suatu penyakit metabolisme yang mempunyai karakteristik hyperglycemia akibat dari cacat pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. insulin memainkan peranan penting dalam menyebarkan glukosa ke sel-sel,  merangsang system enzim untuk merubah glukosa menjadi glikogen, memperlambat proses glukoneogenesis, mengatur proses lipogenesis, dan mendorong sintesa protein dan pertumbuhan tubuh. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyakit tidak menular diabetes tanpa adanya faktor genetik. Model matematika yang mengkaji perkembangan penyakit diabetes sudah banyak diteliti oleh beberapa ahli. Dalam artikel ini model yang digunakan berupa model matematika berbentuk SEI yang merupakan pendekatan untuk kasus ini. Analisa yang dilakukan meliputi penentuan titik ekuilibrium model dan analisanya terkait kestabilan titik ekuilbrium tersebut. Simulasi diberikan sebagai bentuk pendekatan model terdapat nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis yang dilakukan. Diharapkan hasil kajian ini dapat bermanfaat dalam penanggulangan peningkatan jumlah penderita diabetes yang bersumber pada orang-orang yang memiliki kebiasaan buruk dan berat badan berlebihan. Many People in the world, including Indonesian, suffer from diabetes mellitus. So far, there has been no effective medication to treat it. Diabetes is a metabolism problem that has hyperglycemia characteristic due to insulin secretion or insulin work disability or both. Insulin hold an important roles such as to transfer the glucose in cells, stimulate enzyme system to change glucose to glycogen, slow up gluconeogenesis, control   lipogenesis process, and encourage protein synthesis and body growth.  This research analyzed the SEI mathematic model for non communicable disease such as diabetes mellitus which occur without any genetic factor. The analysis involved determining the model and analysis of equilibrium point related to the stability of its equilibrium point. The simulation was done to check the analysis based on the parameter value of the model approach. From this research it is expected that this research result can be useful to reduce the number of diabetes mellitus patient especially due to the effect of bad habit and overweight.
Aplikasi Kendali LQR Diskrit untuk Sistem Pergudangan Barang Susut dengan Peninjauan Berkala pada Radioisotop Fosfor-32
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 40, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v40i1.12480

Abstract

Pada penelitian ini dibahas mengenai pengendalian sistem pergudangan untuk barang yang mengalami penyusutan. Teknik kendali yang digunakan adalah kendali regulator linier kuadratik dengan waktu diskrit. Kendali regulator linier kuadratik merupakan kendali optimal dengan fungsi objektif berbentuk kuadratik dan memiliki kendala berbentuk linier. Teknik kendali tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pemesanan kepada pemasok tunggal, karena diasumsikan tidak terjadi kekurangan barang, meskipun terdapat waktu tundaan dalam proses pengiriman barang. Sistem pergudangan yang telah diberikan kendali LQR diaplikasikan untuk mengoptimalkan pemesanan radioisotop fosfor-32 yang memiliki waktu paruh 14,26 hari. Salah satu kegunaan dari radioisotop fosfor-32 adalah untuk mengetahui pola penyebaran pupuk dan efektifitas pupuk pada bidang pertanian. This research discusses about inventory control with periodic review policy for perishable goods. Optimal control linear quadratic regulator in discrete time is used in this research. This optimal control has quadratic equation for objective function and linear equation for the constraint. This control can be used to optimize ordering to single supplier, because lost sales and back order are not permitted, although has a lead time. This LQR control for inventory systems will applied to optimize ordering radioisotope phosphorous-32 which has a half-life 14,26 days. One of the uses of radioisotopes phosphorus-32 is to determine the pattern of spread of fertilizer and effectiveness of fertilizers in agriculture.