cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENGARUH MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN STRUCTURE EXERCISE METHOD TERHADAP HASIL BELAJAR
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v8i1.4425

Abstract

This study aimed to investigate the differences of learning outcomes between students with learning Team Asissted Individualization (TAI) and Structure Exercise Method (SEM) equipped with student worksheet, students with simply TAI learning, and students without TAI and SEM models, and which the implementation of model is the best ones that can be used as an alternative better model. Experimental design of this study is a pretest and posttest control group design. Samples were taken with cluster random sampling technique. Based on the analysis the average cognitive achievement test of experimental class I is 84.67, experimental class II is 82.41, and control class is 76.61. The Anova test  results showed the average difference is significant between the three classes. Scheffe's post-ANOVA test showed the average difference is significant between each class and demonstrated that the experimental class I is the class with the best learning outcomes. The contribution of aplication of TAI and SEM models is 20,82%. Affective and Psychomotor learning outcomes of TAI and SEM class showed that it is the best result from three class. The conclusion of this study that learning TAI and SEM equipped with student worksheet produce the best learning outcomes.Keywords: Learning Outcomes, Structure Exercise Method, Team Assisted Individualization
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP PADA PRAKTIKUM KIMIA FISIKA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v4i1.1305

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tema pembelajaran berbasis masalah berorientasichemo-entrepreneurship (CEP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan hasilbelajar Praktikum Kimia Fisika. Metode penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan evaluasi, refl eksi tindakan, dan analisis data. Mahasiswa pesertamatakuliah Praktikum Kimia Fisika dibagi menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok terdiriatas 3-4 orang. Pertama dilakukan pretest untuk mengetahui kemampuan awal mahasiswa.Selanjutnya mahasiswa diberi Lembar Masalah untuk didiskusikan sebelum melakukanpraktikum. Pada saat praktikum, mahasiswa merumuskan jawaban dari masalah berdasarkanpengamatan dengan dibantu pengarahan dari dosen. Dosen juga memberikan pengarahantentang jiwa kewirausahaan yang terkait dengan bidang kimia dengan tujuan memberikantambahan wawasan kepada mahasiswa agar memiliki nilai tambah pada kompetensinya.Aktivitas mahasiswa diamati dan dicatat dalam lembar observasi. Mahasiswa memberikansolusi lengkap pada saat mengumpulkan laporan praktikum. Langkah ini diulang untuk materipraktikum berikutnya sampai akhir semester. Pada akhir semester dilakukan postes untukmengetahui tingkat pemahaman dan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil analisisdata dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas belajarmahasiswa dan secara kuantitatif hasil belajar mahasiswa menunjukkan peningkatan dari65 menjadi 81,2 dan ketuntasan belajar juga meningkat dari 34% menjadi 100%.Kata kunci:pembelajaran berbasis masalah, chemo-entrepreneurship
MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP BERSTRATEGI REACT UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v6i1.6529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model pembelajaran yang berkualitas dan dapat mengembangkan kecakapan hidup mahasiswa. Model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran berorientasi chemo-entrepreneurship berbasis REACT. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan met ode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai akhir kelompok eksperimen lebih baik dibanding kelas KontroL Kelas Eksperimen memberikan skor kecakapan hidup yang lebih tinggi dibanding Kelas Kontrol. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat yang lebih spesifik penerapan model pembelajaran kimia berorientasi Chemo­ entrepreneurship berstrategi REACT, misalnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.The purpose of this study was to apply a qualified model and can develop students' life skills. Applied learning model was REACT based and chemo-entrepreneurship oriented learning model. This research is development research. The data obtained were analyzed using descriptive-qualitative method. The results showed that the final value of the experimental class was better than that of the control class. The experimental class provided life skills higher score than the control class. A further research on the benefits of a more specific application of chemistry learning model oriented to chemo-entrepreneurship with REACT strategy is necessary to be conducted, for example in improving students' critical thinking skills.
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP DAN PENGGUNAAN GAME SIMULATION SEBAGAI MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, KREATIVITAS, DAN LIFE SKILL
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v2i2.1250

Abstract

Pada matakuliah Kimia Organik Bahan Alam, dosen diharapkan dapat melaksanakanpembelajaran kimia dengan pendekatan CEP (Chemo-entrepreneurship) dengan penggunaangame simulation sebagai media CET (Chemo-edutainment) untuk meningkatkan hasil belajar,kreativitas, dan life skill mahasiswa dalam proses belajar mengajar, dan memberikan bekalserta contoh kepada mahasiswa kemudian mahasiswa mengimplementasikannya di sekolahlatihan pada saat praktek pengalaman lapangan (PPL). Penelitian dilakukan di JurusanKimia FMIPA UNNES. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa semester 6 yang sedangmenempuh matakuliah Kimia Organik Bhan Alam sebanyak 40 orang. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkanmahasiswa yang memperoleh nilai post test e” 65 sebesar 87,5% pada siklus I dan 100%pada siklus II. Tolok ukur keberhasilan penelitian adalah sekurang-kurangnya 75% mahasiswamemperoleh nilai e” 65 pada siklus I dan 85% pada siklus II sehingga penelitian tindakan kelasini dikatakan berhasil. Tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran dengan pendekatanCEP dan media CET sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil kuesioner yang memperolehskor 1254 terdapat pada range skor 961 - 1282 dengan kriteria setuju. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan pendekatan CEP danpenggunaan game simulation sebagai media CET sangat efektif untuk meningkatkan hasilbelajar, kreativitas, dan life skill mahasiswa.Kata Kunci: game simulation, chemo-edutainment, life skill 
PENGEMBANGAN MODUL LARUTAN PENYANGGA BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP (CEP) UNTUK KELAS XI SMA/MA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v9i2.4826

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan desain Research and Development yang diadaptasi dari model pengembangan pengajaran Sugiyono yang termodifikasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan, keefektifan, dan tanggapan siswa dan guru terhadap modul larutan penyangga berorientasi chemoentrepreneurship (CEP) yang dikembangkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul memperoleh skor validasi sebesar 3,24 sehingga dinyatakan valid, modul dinyatakan efektif karena penumbuhan minat wirausaha siswa dalam kriteria tinggi dengan skor 3,07 dan peningkatan pemahaman konsep siswa sebesar 0,65 dalam kriteria sedang. Selain itu, data angket menunjukkan bahwa modul dinyatakan mendapat respon baik dari penggunanya. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa modul larutan penyangga berorientasi chemoentrepreneurship (CEP) dinyatakan valid, efektif, dan dapat diterima dengan baik oleh pengguna sehingga dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa yang mampu meningkatkan pemahaman konsep dan menumbuhkan minat wirausaha siswa. This study was designed with a Research and Development, which was adapted from the model of development Sugiyono teaching has been modified. This study aims to determine the feasibility, effectiveness, and student and teacher responses to the buffer solution-oriented modules chemoentrepreneurship (CEP). Collecting data using interviews, observations, questionnaires, tests, and documentation. Data were analyzed by descriptive quantitative. In quantitative terms, the data were analyzed by calculating the mean scores and determining the criteria at intervals of a certain class. The analysis showed that the module validation scored 3.24 that is valid, the module is declared effective because of growing interest in entrepreneurial students in high criteria with a score of 3.07 and increase students' understanding of concepts of 0.65 in the criteria. In addition, questionnaire data indicate that the module is declared received good response from the users. Based on the results of data analysis can be concluded that the buffer solution-oriented modules chemoentrepreneurship (CEP) is valid, effective, and well received by the user so that it can be used as a source of student learning that can improve understanding of concepts and foster interest in entrepreneurship students.
ANALISIS KESIAPAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN JEPARA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v11i1.9718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan laboratorium kimia di SMA Negeri se-kabupaten Jepara dalam mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini meliputi seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jepara yang pada tahun ajaran 2014/ 2015 menggunakan kurikulum 2013, yaitu SMA N 1 Pecangaan, SMA N 1 Tahunan, SMA N 1 Jepara dan SMA N 1 Bangsri. Fokus penelitian ini adalah kesiapan laboratorium kimia dengan indikator kesiapan laboratoriun yang meliputi: desain ruang, administrasi, pengelolaan penyelengaraan serta kelengkapan alat dan bahan praktikum. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data yang berupa angka selanjutnya dideskripsikan dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa tiga sekolah dalam kategori siap dan satu sekolah dalam kategori kurang siap dengan persentase kesiapan laboratorium masing-masing sebesar 61,08%; 62,92%; 78,38% dan 64,91%. Secara umum SMA Negeri se-Kabupaten Jepara telah siap melaksanakan kurikulum 2013 dengan persentase 66,57%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN QUESTION AND ANSWER CARD PADA MATERI HIDROKARBON
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v7i2.4416

Abstract

The aspects that influence the success in education are curriculum, facilities, teachers, students and learning models. This research used Numbered Heads Together (NHT) learning model. The purpose of this research was to determine the effect of the use of NHT learning model to the learning outcomes of chemistry on hydrocarbons subject. The population in this research class are X grader of Senior High School (SHS) in Wonogiri for the academic years 2011/2012. The technique for determining the sample used the cluster random sampling technique. To find out the influence of the use of media-assisted learning model NHT Question and Answer Card used test two mean difference (t test). Based on the analytical results obtained t count equal 3.794 and 2.0017 for t table at the level of error of 5% and dk = 58. So the t count  t table which mean that there is a significant difference namely the average of chemistry learning outcomes in the experiments class is better than the control class. Biserial correlation coefficient test showed biserial coefficient of 0.548. It can be concluded that the Numbered Heads Together learning model with Question and Answer Cards give the significant affects to the chemistry learning outcomes in of hydrocarbons subject with contributian as 29.99%.Key Words : Numbered Heads Together learning
PEMBERIAN UMPAN BALIK BERDASARKAN HASIL TES FORMATIF TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v3i2.1276

Abstract

Telah  dilakukan  penelitian  tindakan  kelas  dengan  tujuan meningkatkan  aktivitas dan  hasil  belajar  kognitif  siswa  kelas XI-IPA SMA Masehi  1 PSAK Semarang melalui pemberian umpan balik berdasarkan hasil tes formatif terstruktur. Pemberian umpan yang dilakukan  guru  diharapkan  dapat memfasilitasi  siswa  lebih  aktif  dan  berprestasi  tinggi.Penelitian ini terlaksana dalam tiga siklus kegiatan. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu  perencanaan,  tindakan,  observasi,  dan  refl eksi. Tindakan  dilakukan  berdasarkan perencanaan  sebagai  aplikasi  atau  penerapan  isi  rancangan  tindakan.  Fokus  dalam penelitian  ini  adalah  pemberian  umpan  balik  berdasarkan  hasil  tes  formatif  terstruktur. Observasi dilaksanakan oleh peneliti dan guru kolaborasi untuk mendapatkan data aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya kenaikan aktivitas dan ketuntasan hasil belajar kognitif siswa secara klasikal. Nilai persentase aktivitas siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 61,90%, siklus II sebesar 83,33%, serta pada siklus III sebesar 90,47%, sedangkan ketuntasan hasil belajar kognitif siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 61,90%, siklus II sebesar 71,42%, dan siklus III sebesar 80,95%. Berdasarkan data nilai persentase aktivitas dan ketuntasan hasil belajar kognitif siswa secara klasikal dapat disimpulkan bahwa pemberian umpan balik berdasarkan hasil tes formatif terstruktur dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa. Kata Kunci: umpan balik, hasil belajar kognitif
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERPENDEKAT AN SETS TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 1 COMAL
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v6i1.6520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS terhadap hasil belajar siswa. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif two stay two stray berpendekatan SETS berpengaruh signitikan terhadap hasil belajar pada materi pokok teori asam basa dengan kontribusi koefisien determinasi sebesar 25%. Selain itu, pembelajaran juga mencapai ketuntasan belajar klasikal sebesar 37 dari 43 siswa, sehingga pembelajaran tersebut termasuk efektif.This study aimed to determine the effect of two stay two stray cooperative learning with SETS approach on student learning outcomes. Experimental design used in this study is a quasi experimental design. The results showed that two stay two stray cooperative learning with SETS approach have a significant effect on learning outcomes in acid-base theory of the subject matter with the contribution of the determination coefficient of 25%. In addition, the study also achieved mastery learning classical by 37 of the 43 students, so that it includes effective learning.
LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PROSES DAN HASIL PEMBELAJARAN PERKULIAHAN DASAR PEMISAHAN ANALITIK
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v2i1.1220

Abstract

The research of Lesson Study followed by the observation composed by analytical expertise lecturers was conducted. The aims of this activity are to raise the quality of lesson plan  produced  by  the  lecturers,  the  mastering  of  learning  material  for  each  of  lecturers conducting  the Principles  of Analytical Separation  course,  the  knowledge  of  observing the  learning  activity, and motivation  of  lecturer  for  self-developments. The responses of lecturers showed that they acquired a good comprehension, particularly on how the students learning and how lecturers teaching. The others are they got a positive value inside the learning process; they had the ability to improve the learning process systematically through collaborative inquiry and they got knowledge from the other lecturers. Thereby, the Lesson Study activity had to be experienced the benefi t by the analytical expertise lecturers. From the obtained results, it is suggested that the lesson study would be applied continually and collaboratively, so we could gain various benefi ts such as collegiality strengthening and the reinforcement of daily learning activity related to the long term purposes.Keywords: lesson study; process quality; learning result

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue