cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI STRATEGI INTERACTIVE QUESTION AND READING ORIENTATION BERBASIS PROBLEM POSING
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2009): July 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v3i2.1282

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengaktifkan siswa dalammengembangkan kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah. Populasi penelitianadalah siswa kelas XI IPA 3 SMA 6 Semarang yang berjumlah 42 siswa. Hasil penelitian padasiklus I menunjukkan kesiapan dan keaktifan siswa dalam kategori cukup, serta rata-ratahasil belajar dan ketuntasan belajar masing-masing sebesar 62 dan 61,90%. Pada siklus II,kesiapan dan keaktifan siswa meningkat dibandingkan siklus I menjadi kategori baik, sertarata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar masing-masing sebesar 68,3 dan 78,57%.Hasil penelitian pada siklus III meningkat dibandingkan dengan siklus II, yaitu kesiapan dankeaktifan siswa tergolong baik, serta rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar masingmasingsebesar 71,4 dan 88,09%. Dengan hasil tersebut berarti penelitian yang dilakukantelah mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu 85% dari seluruh siswa memperolehnilai e” 65. Siswa menyambut positif strategi pembelajaran yang diimplementasikan. Kata Kunci : hasil belajar, IQRO, problem posing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORA Y BERORIENTASI PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN "MENCARI HARTA KARLIN" TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v6i1.6526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berorientasi Problem-based Learning (PBL) berbantuan media permainan "Mencari Harta Karun" terhadap hasil belajar kimia. Penelitian ini mengacu pada true experimental design. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rb 0,616 dengan besarnya kontribusi 37,99%. Simpulan pada penelitian ini penggunaan model pembelajaran CRH berorientasi PBL berbantuan media permainan "Mencari Harta Karun" berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA 2 Kudus pada materi pokok larutan penyangga dan hidrolisis dengan kontribusi 37,99%.This study was aimed to determine the effect of learning models Course Review Horay (CRH) oriented Problem­ based Learning (PBL) media-assisted game "Finding Treasure" on chemistry learning outcomes. This study refers to the true experimental design. Based on the analysis, the value of rb was 0.616 with the contribution of 37.99%. it can be concluded that the use of CRH-oriented learning model-assisted PBL media game "Finding Treasure" affected on chemistry learning outcomes of class XI SMA 2 Kudus on the topic of buffer solution and hydrolysis with contribution of 37.99%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA DENGAN PENUGASAN DAN PENILAIAN PORTOFOLIO
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v2i1.1226

Abstract

Hasil  belajar  kimia  siswa  kelas XI SMA Negeri Ungaran masih  rendah. Hal  ini dikarenakan siswa kesulitan memahami konsep kimia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penugasan dan penilaian portofolio dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan penugasan dan penilaian portofolio. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refl eksi. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas XI PSIA 5 SMA Negeri 1 Ungaran. Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Data hasil belajar kognitif siswa diperoleh dari nilai tiap siklus sedangkan hasil belajar afektif dan psikomotorik dari hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai kognitif, psikomotorik dan afektif dari siklus I sampai siklus III. Hasil dari penilaian portofolio diketahui nilai rata-rata kelas pada siklus I,  II, dan III masing-masing adalah 74,4, 78,6 dan 81,1 dengan ketuntasan belajar klasikal berturut-turut adalah 95%, 100% dan 100%.Kata Kunci: hasil belajar, penugasan, penilaian portofolio
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v9i2.4823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembelajaran berbasis proyek terhadap jiwa kewirausahaan siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling dan terambil 2 kelas dari 5 kelas. Kelas eksperimen I menggunakan pembelajaran berbasis proyek, sedangkan kelas eksperimen II menggunakan pembelajaran ceramah. Desain penelitian ini adalah pretest posttest control group design. Data diperoleh dengan metode observasi dan angket. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t dan skala likert. Hasil analisis secara kuantitatif kelas eksperimen dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,40; aspek disiplin sebesar 3,47; aspek tanggungjawab sebesar 3,39; aspek komunikatif sebesar 3,07; aspek percaya diri sebesar 3,15; aspek ulet sebesar 3,14; aspek kreatif sebesar 2,84; dan aspek inovatif sebesar 2,95. Sedangkan kelas eksperimen II dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,14; aspek disiplin sebesar 3,49; aspek tanggungjawab sebesar 3,23; aspek komunikatif sebesar 3,14; aspek percaya diri sebesar 3,02; aspek ulet sebesar 2,98; aspek kreatif sebesar 2,78; dan aspek inovatif sebesar 2,59. Hasil analisis secara kualitatif data angket jiwa kewirausahaan pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik, sedangkan pada kelas eksperimen II berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berkontribusi terhadap jiwa kewirausahaan siswa. This research aimed to determine the effect of project based learning for students entrepreneurship. Samples were taken with a cluster random sampling technique and drawn two of fifth group. Experimental-I group using project based learning, while experimental-II group using conventional based learning. Design used is pretest posttest control group design. Data collected by observation and questionnaires. Data analyzed using t-test and likert scale. The analysis result of the experimental-I group with score aspects of cooperation 3,40; aspects of discipline 3,47; aspects of responsible 3,39; aspects of communicative 3,07; aspects of selfconfident 3,15; aspects of ductile 3,14; aspects of creative 2,84 and aspects of innovative 2,95; while experimental-II group with score aspects of cooperation 3,14; aspects of discipline 3,49; aspects of responsible 3,23; aspects of communicative 3,14; aspects of self-confident 3,02; aspects of ductile 2,98, aspects of creative 2,78 and aspects of innovative 2,59. The analysis result of questionnaries entrepeneurships, experimental-I group with high category, while experimental-II group with medium category. The result of research can concluded that project based learning have effect to students entrepreneurship.
PENGEMBANGAN MODUL CHEMIRELIGIOUSA TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER BERVISI SETS
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v11i1.9715

Abstract

Pembelajaran kimia terintegrasi pendidikan karaker sangat penting dilakukan dalam rangka pencapaian kompetensi inti dan tujuan pendidikan nasional dengan cara mengintegrasikan bahan ajar dengan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia terintegrasi pendidikan karakter bervisi SETS pada kompetensi kelarutan dan hasil kali kelarutan yang layak, praktis, dan efektif. Desain yang digunakan adalah define, design, dan development mengacu pada model prosedural 4-D. Data diperoleh dengan menggunakan lembar validasi, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil rata-rata validasi modul pada komponen kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, kegrafikan, nilai karakter, kepraktisan, dan SETS berturut-turut mendapat skor sub kelarutan dan hasil kali kelarutan 34,2 (40); 39,8 (44); 42 (48); 58,4 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,8 (12), sub peramalan kejenuhan dan pengendapan 34,4 (40); 38,8 (44); 42,2 (48); 58 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,2 (12); dan sub pengaruh ion senama dan pH terhadap kelarutan 34,4 (40); 39,6 (44); 42 (48); 58,4 (64); 14,8 (16); 21,8 (24); dan 10,4 (12). Penilaian kepraktisan modul untuk keseluruhan subbab memperoleh skor 14,8 (92,5%). Keefektifan modul ditinjau dari ketuntasan klasikal siswa sebesar 88,5% dan uji N-gain sebesar 0,6166 (sedang). Berdasarkan perolehan data hasil penelitian menginterpretasikan bahwa modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk digunakan.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE CLASS EXPERIMENT (CCE) TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KBK DAN HASIL BELAJAR SISWA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 1 (2013): January 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v7i1.4413

Abstract

Learning with the conventional method make competency achievement in chemistry subject is still low. This study aimed to determine the effect of Model Cooperative Class Experiment (CCE) type Team Games Tournament (TGT) on CBC and Learning Outcomes on high school students in the topic of redox reactions. Sample determination was using cluster random sampling technique, class X8 grade students is as the experimental class and X7 class is as control class. The method used in data collection is documentation, in the form of multiple choice test and an essay in the form of open-ended questions and observations. The results showed that analysis of CBC data test achieved fifth subindikator CBC in the experimental class gained an average of 73.75%, which means that students can develop CBC with good criterion, while the control class with an average of 64.68% in the CBC is sufficient criteria. The analysis data obtained rb 0.51 with the contribution of 26.29%. The results of this study concluded that the implementation of Cooperative Learning Model Class Experi ment (CCE) Study Team Games Tournament (TGT) type have signiffican effect on CBC and student learning outcomes in high school in Semarang on the redox subject with the contribution of 26.29%.
PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH A QUESTION DAN SELF REGULATED LEARNING PADA PEMBELAJARAN KIMIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v3i1.1273

Abstract

Penelitian ini mengunakan model LSQ dan SRL. Permasalahan yang dikaji apakahada perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model LSQ dengansiswa yang belajar menggunakan model SRL pada pokok materi larutan penyangga danmanakah hasil belajar yang lebih baik dari keduanya. Populasi adalah siswa kelas XI programstudi ilmu alam (PSIA) semester 2 yang berjumlah 243 siswa. Dengan teknik cluster randomsampling diperoleh sampel kelas XI PSIA-1 yang berjumlah 41 siswa (kelompok eksperimen1) yang belajar menggunakan model LSQ dan kelas XI PSIA-2 yang berjumlah 42 siswa(kelompok eksperimen 2) yang belajar menggunakan model SRL. Hasil uji t pada uji duapihak nilai post test diperoleh thitung = 4,144 dan untuk α = 5% dan dk= (41+42-2)= 81 diperoleht(0,975)(81)= 1,994. Karena thitung≥ t(0,975)(81) maka H0 ditolak, hal ini berarti ada perbedaanhasil belajar antara kelompok eksperimen 1 dengan kelompok eksperimen 2. Pada uji t satupihak diperoleh thitung = 4,144 dan untuk α = 5% dan dk= (41+42-2)= 81 diperoleh t(0,95)(81)=1,665. Karena thitung t(0,95)(81) maka H0 ditolak, hal ini menunjukkan bahwa hasil belajarkimia siswa yang belajar menggunakan model LSQ lebih baik daripada siswa yang belajarmenggunakan model SRL. Kata Kunci: Learning Start With a Question, Self Regulated Learning
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BAHAN AJAR BERBASIS WEB DENGAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCT/ON TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIASISWASMAN 1 JEPARA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v5i2.6196

Abstract

Pada penelitian ini diterapkan bahan ajar berbasis web dengan model PBI untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar kimia ditinjau dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IA SMAN 1 Jepara. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI-IA5 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan dengan menggunakan bahan ajar berbasis web dengan model PBI. Kelas XI-IA2 sebagai kelas kontrol yang hanya mendapatkan pembelajaran bermodel PBI. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, observasi dan angket. Analisis tahap awal meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan Uji anava. Analisis tahap akhir meliputi uji normalitas, uji kesamaan dua varians, uji perbedaan dua rata-rata, analisis pengaruh antar variabel, penentuan koefisien determinasi, dan analisis hasil angket dan observasi. Uji hipotesis menggunakan koefisien korelasi biserial dan koefisien determinasi bahwa penggunaan bahan ajar berbasis web dengan model PBI berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa materi larutan penyangga dan hidrolisis. Hasil analisis menunjukkan rb 0,44 dengan kontribusi 19, 78%. Simpulan pada penelitian ini adalah penggunaan bahan ajar berbasis web dengan model PBI berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa materi larutan penyangga dan hidrolisis siswa kelas XI-IA SMAN 1 Jepara dengan kontribusi 19, 78%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER DENGAN MEDIA CHEMO-EDUTAINMENT
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v2i1.1217

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kimiaberbantuan komputer antara yang berpendekatan chemo-edutainment (CET) denganyang tidak berpendekatan CET untuk materi pokok laju raksi pada siswa kelas XI SMAN11 Semarang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik random sampling, dandiperoleh siswa kelas XI-IA 4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI-IA 2 sebagaikelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dantes. Analisis data terdiri atas analisis tahap awal dan analisis tahap akhir. Faktor yang ditelitiadalah peningkatan hasil belajar kognitif yang diukur dengan tes obyektif. Dari hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa ada perbedaan peningkatan hasil belajar kimia berbantuankomputer antara yang diberi pendekatan CET dengan yang tidak diberi pendekatan CETdan peningkatan hasil belajar kimia berbantuan komputer yang diberi pendekatan CET lebihbaik daripada yang tidak diberi pendekatan CET untuk materi pokok laju reaksi pada siswakelas XI SMA Negeri 11 Semarang.Kata Kunci: hasil belajar kimia, pembelajaran berbantuan komputer, chemo-edutainment
PENERAPAN MODEL ASSURE DENGAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v9i1.4814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar kimia antara siswa yang diberi model pembelajaran ASSURE dengan metode Problem Solving dan metode yang biasa digunakan oleh guru pengampu dan apabila ada perbedaan, hasil belajar manakah yang lebih baik diantara keduanya. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas eksperimen XI IPA 1 sebanyak 30 siswa dan kelas kontrol XI IPA 2 sebanyak 30 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 83,26 dan kelas kontrol 75,1. Hasil uji perbedaan dua rata-rata dua pihak menunjukkan ada perbedaan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Sedangkan uji perbedaan dua ratarata menunjukkan kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pada hasil belajar kimia di antara siswa yang diberi model pembelajaran ASSURE dengan metode Problem Solving dengan metode yang biasa digunakan oleh guru. Hasil belajar kimia dan keterampilan berpikir kritis pada siswa yang diberi model pembelajaran ASSURE dengan metode Problem Solving terbukti lebih baik daripada hasil belajar kimia siswa yang diberi metode yang biasa digunakan oleh guru. This study aims to determine whether there are differences in learning outcomes in chemistry among students by learning model ASSURE Problem Solving method and the method usually used by teachers and if there are differences, Which better learning outcomes between the two. Samples were taken at random cluster sampling technique, obtained grade XI Science 1 amounted to 30 students as an experimental class 2 and class XI science class numbered 30 students as control. Data collection method used is the documentation, observation and tests. The results showed the average value of the experimental class and control class 83.26 75.1. Test results on the average difference between the two classes, shows that there are differences between the experimental class with the control class. While the difference in the two trials showed that the average of the experimental class is better than the control class. The results showed that there are differences in the chemistry learning outcomes among students who were given learning model ASSURE Problem Solving method with the method used by the teacher. Results subjects studied chemistry and critical thinking skills in students who were given learning model ASSURE Problem Solving method proved to be better than the results of studying chemistry students who were given the method used by the teacher.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue