cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Intuisi
ISSN : 25412965     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah is the scientific publication media to accommodate ideas and innovation research results of psychology academicians and other experts who are interested in the field of Psychology. Vision intuition is to encourage the development of science-based psychology, indigenous psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 558 Documents
(NASKAH DITARIK) Hubungan Kelekatan terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan Dr. Soepraoen Malang yang Dimediasi oleh Kepercayaan
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i2.17490

Abstract

Setelah melakukan evaluasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Redaksi Jurnal INTUISI menyatakan bahwa naskah dengan judul "Hubungan Kelekatan terhadap Kepuasan Hubungan Romantis pada Mahasiswa Politeknik Kesehatan Dr. Soepraoen Malang yang Dimediasi oleh Kepercayaan" yang ditulis oleh Shinta Renanda, kami TARIK dari publikasi di Volume 10 Nomor 2, Juli 2018. Alasan utama penarikan naskah tersebut adalah adanya bukti bahwa naskah telah dipublikasikan secara bersamaan (duplicate publication) di jurnal lain, sejak pengumuman ini dibuat. Hak publikasi penulis yang bersangkutan atas naskah tersebut telah kami cabut. Jurnal INTUISI juga menyatakan bahwa tidak ada permasalahan yang muncul dengan pengelola jurnal lainnya. Jurnal INTUISI berharap keputusan penarikan naskah ini dapat diterima dan dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Terima kasih.
PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL DAN KEADILAN DISTRIBUTIF TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI PT. SAI APPAREL INDUSTRIES SEMARANG
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 8, No 3 (2016): November 2016
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v8i3.8662

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi bahwa jumlah turnover karyawan pada tahun 2011-2015 mengalami siklus turnover yang cukup tinggi pada staf karyawan, peneliti berasumsi karyawan PT. SAI Apparel Industries Semarang memiliki komitmen organisasi rendah. Faktor yang dapat mempengaruhi komitmen organisasi adalah karakteristik kerja dan karakteristik organisasi yaitu terkait keadilan organisasi. Keadilan yang dimaksudkan adalah keadilan prosedural dan keadilan distributif yang disebutkan bahwa keadilan tersebut kurang dirasakan oleh karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap komitmen organisasi di PT. SAI Apparel Industries Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan melibatkan sampel sebanyak 128 staf karyawan di PT. SAI Apparel Industries Semarang. Probability sampling dipilih untuk menentukan sampel. Pengambilan data penelitian ini menggunakan tiga skala yaitu komitmen organisasi dengan koefisien validitas antara 0,308-0,690 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,860, keadilan prosedural memiliki keofisien validitas antara 0,223-0,728 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,808, dan keadilan distributif memiliki koefisien validitas antara 0,309-0,699 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,763. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi, keadilan prosedural, dan keadilan distributif berada pada kriteria sedang. Hasil lain adalah ada pengaruh positif keadilan prosedural terhadap komitmen organisasi (nilai T = 7,312, p = 0,000), tidak ada pengaruh keadilan distributif terhadap komitmen organisasi (nilai T = 0,522, p = 0,603), dan ada pengaruh positif keadilan prosedural dan keadilan distributif terhadap komitmen organisasi (nilai F = 51,755 dengan p = 0,000).Abstract. This research is motivated that employee turnover rateis quite high from 2011-2015 the researcher assumes that the staff and employees of PT. SAI Apparel Industries Semarang have a low organizational commitment. Factors affecting organizational commitment are work characteristics and organizational characteristics, i.e. organizational justice. Justice means that procedural justice and distributive justice are not perceived by employees. The purpose of this study was to determine whether there is influence of procedural justice and distributive justice on organizational commitment in PT. SAI Apparel Industries Semarang. This was a quantitative correlational study involving 128 staff and employees of PT. SAI Apparel Industries Semarang as the sample. Probability sampling was chosen to determine the sample. Data collection method used three scales, i.e. organizational commitment with validity coefficient of 0.308-0.690 and reliability coefficient of 0.860, procedural justice with validity coefficient of 0.223 - 0.728 and reliability coefficient of 0.808, and distributive justice with validity coefficient of 0.309 - 0.699 and reliability coefficient of 0.763. Data were analyzed using multiple regression analysis technique. The results showed that organizational commitment, procedural justice, and distributive justice were in the medium criteria. Then, the other results showed that there was a positive effect of procedural justice on organizational commitment (T = 7.312, p = 0.000), there was no effect of distributive justice on organizational commitment (T = 0.522, p = 0.603), and there was a positive effect of procedural justice and distributive justice on organizational commitment (F = 51.755, p = 0.000).
Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Berbasis Keanekaragaman Hayati Dalam Pembentukan Empati Anak Usia Dini
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 12, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v12i1.23573

Abstract

Data awal menunjukkan bahwa masih terdapat anak usia dini yang belum menunjukkan perilaku yang mengarah pada empati terhadap orang lain, sementara perilaku empati ini sangat penting untuk membina kehidupan sosial. Keberadaan binatang dan tumbuhan akan menjadi objek yang menyenangkan bagi anak sebagai pengenalan karakter dan penyampaian pesan.Anak tersebut meniru perilaku teman maupun perilaku yang sudah dibawa dari rumah. Salah satu upaya untuk mengembangkan kemampuan empati anak usia dini adalah melalui penerapan model pembelajaran picture and picture berbasis keanekaragaman hayati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan fakta dan menjelaskan tentang perbedaan kemampuan empati anak usia dini berdasarkan pada penerapan model pembelajaran picture and picture berbasis keanekaragaman hayati. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemampuan empati pada 41 anak usia dini ditinjau dari penerapan model pembelajaran picture and picture berbasis keanekaragaman hayati. Subjek penelitian menggunakan anak usia dini di TKB. Teknik sampling menggunakan sampel jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Empati Anak Usia Dini, serta analisis data menggunakan Independent Samples t-Test. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemampuan empati anak usia dini melalui penerapan model pembelajaran picture and picture berbasis keanekaragaman hayati, t=2,310 dengan taraf signifikansi 0,026. Kemampuan empati anak usia dini kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol.Preliminary data showed that there are still young children who have not behaved that lead to empathy for others, while empathy behavior is very important to foster social relationships. The existence of animals and plants is a pleasant object for children and a means of character recognition and delivery of messages. Such as children imitate the behaviour of friends or behaviour that occurs at home. Efforts to improve children‟s application of picture and picture models. This study aims to prove and explain the differences in early childhood empathy abilities by using biodiversity based picture and picture learning model. The hypothesis of this study is that there is difference in early childhood empathy through biodiversity based picture and picture learning method. Research subjects used 41 early childhood from kindergarten group B. Sampling technique using saturated samples. The data collection method uses early childhood emphaty scales, while data analysis uses independent sample t-test. The result of the analysis showed that there was a difference in the ability of emphaty for early childhood through the application of a biodiversity picture and picture learning model, t=2.310, with a significance probability of 0.026. Emphaty ability of the early age experimental group was higher than the control group.
GANGGUAN INSOMNIA PADA MAHASISWA YANG MENYUSUN SKRIPSI (Studi Kasus pada Mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang)
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 3 (2012): November 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i3.13341

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran insomnia yang dialami mahasiswa selama menyusun skripsi, penyebab insomnia yang dialami subjek, gejala yang dialami subjek, serta srategi yang dilakukan untuk mengatasi insomnia tersebut. Insomnia merupakan suatu kondisi ketidakpuasan seseorang dalam hal kuantitas atau kualitas tidurnya dan berlangsung selama beberapa waktu (Lumbantombing, 2004). Insomnia dapat disebabkan karena masalah psikis pada seseorang, rasa cemas dan perasaan takut yang berlebihan, bekerja terlampau lama dank eras, rasa sakit dan perasaan tidak menyenangkan.   Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang tengah menyusun skripsi yang mengalami insomnia selama lebih dari 1 bulan. Subjek berjumlah dua orang subjek primer dan dua orang subjek sekunder subjek sekunder. Peneliti mengambil sampel penelitian dari mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Negeri Semarang. dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik partisipasi non partisipan, yaitu peneliti secara pasif tidak terlibat langsung dalam aktivitas yang sendang berlangsung dan terjadi sambil mencatat tingkah laku di sekitarnya. Peneliti juga menggunakan teknik wawancara yang bersifat semiterstruktur yaitu wawancara yang dilakukan secara terbuka tetapi tetap berpedoman pada pertanyaan-pertanyaan tertulis.   Berdasarkan keseluruhan hasil dan pembahasan dalam penelitian yang diperoleh dalam penelitian studi kasus ini maka dapat disimpulkan bahwa, jenis insomnia yang dialami subjek termasuk insomnia kronis (cronic insomnia). Bila subjek sudah lama sekali tidak bisa tidur (dalam dua pulah mepat jam subjek tidak tidur), subjek langsung meminum obat tidur yang diperjualbelikan secara bebas. Gejala-gejala insomnia yang diaalami subjek antara lain subjek mengalami kesulitan untuk memulai tidur. AR harus membuat dirinya merasa lelah terlebih dulu agar dapat tidur, jika tetap tidak dapat tidur maka AR akan memaksakan memejamkan mata agar dapat tidur, sedangkan NM harus menutup matanya dengan kain agar dapat tertidur. Gejala lain adalah kedua subjek merasa lesu dan pusing saat bangun tidur dan susah berkonsentrasi saat melakukan pekerjaan. 
Dinamika Psikologis Perubahan Citra Tubuh Pada Wanita Pada Saat Kehamilan
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 9, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v9i1.9573

Abstract

Abstrak. Kehamilan merupakan fase penting bagi para wanita karena sebagai periode perubahan bagi penampilan dan berat badan. Sebagian wanita mampu menerima perubahan bentuk tubuhnya  dan merasa senang dengan perubahan saat kehamilan, namun juga terdapat beberapa wanita tidak merasa puas dengan bentuk badannya. Penelitian ini bertujuan untuk  memahami dinamika psikologis pada wanita hamil yang mengalami perubahan pada bentuk tubuhnya. Subjek pada penelitian ini adalah dua wanita yang sedang hamil trisemester 2 dan 3 serta  mengalami perubahan berat badan diluar rekomendasi ahli kesehatan (bidan atau dokter). Data diperoleh dari melalui wawancara pada subjek dan informan yang sering berinteraksi dengan subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, obeservasi dan asesmen diri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data  model Miles Huberman yaitu reduksi data,  penyajian data,  penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian validitas menggunakan triangulasi data dan teori, diskusi bersama dengan rekan sejawat dan mengadakan member check hasil wawancara untuk mengetahui kesesuaian data dengan subjek. Pengujian reliabilitas menggunakan uji depenability yaitu memastikan koherensi  dengan diskusi mengenai temuan dan analisis pada orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita saat hamil juga sering  merasa tidak puas dengan citra tubuh selama masa kehamilan. Berdasarkan hasil dinamika psikologis pada kedua subjek, proses skema merupakan penentuan penafsiran individu mengenai dirinya termasuk perubahan citra tubuh yang dialaminya. Penafsiran negatif pada diri subjek akan mempengaruhi emosi individu dan terwujudkan dalam bentuk sikap. Disamping itu juga terdapat kontribusi penilaian dan perbandingan dari pihak eksternal sehingga menimbulkan penilaian serta penafsiran pada masing-masing subjek.  Penafsiran  tersebut mempengaruhi komponen persepsi, sikap dan perilaku subjek mengenai citra tubuhnya selama masa kehamilan. Abstract. Pregnancy is an important phase for women because as a period of change for appearance and weight. Some women are able to accept changes in body form and was pleased with the changes during pregnancy, but there are also some women do not feel satisfied with her body shape.This research is aimed to understand the psychological dynamic happening to pregnant women into experience the changing of their bodies. The subjects of this research are two women who are second and third tri semester of their pregnancies and they face the changing of their weights beyond the health expert recomendation (midwife or doctor). Data were obtained from interviews on the subject and informants who often interact with the subject. Data collection techniques used were interviews, observation and self assessment.This research uses qualitative method with phenomenalogical approach. This study uses data analysis techniques model of Miles Huberman of data reduction, data presentation, conclusion and verification. Testing the validity of using triangulation of data and theory, discussions with colleagues and holding member check on the interview to determine the suitability of the data subject. Reliability testing using depenability test is to ensure coherence with the discussions on the findings and analysis on others. The result of this research shows that pregnant women often feel not satistfied with their body’s image during their pregnancy periods. Based on the psychological dynamic results on those two subjects, schema process is the well as the experience of the changing of their body’s image. Negative intepretation of the subjects themselves will influences their individual emotions and will be shown through their attitude. Beside that, there also the assesment contribution and the comparison from external side that cause assesment interpretation to each subject.The interpretation influences components of perception, attitude and behavior of body’s image changing through pregnancy period. 
Kontrol Diri Anak dalam Mengakses Youtube
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 12, No 3 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v12i3.24846

Abstract

Telepon pintar merupakan hasil dari perkembangan teknologi modern yang dapat diterima di masyarakat dan keberadaannya sangat dibutuhkan manusia untuk memudahkan komunikasi dan digunakan sebagai alat berselancar di jejaring internet. YouTube termasuk salah satu program video berbasis internet terpopuler di dunia yang dapat diakses melalui telepon pintar. Peran pengawasan orang tua dan kontrol diri anak menjadi kunci utama untuk meminimalisir penggunaan telepon pintar yang berlebihan, sebab penggunaan telepon pintar yang berlebihan dapat mengganggu berbagai aspek perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengawasan orang tua terhadap kontrol diri anak Sekolah Dasar dalam mengakses YouTube. Partisipan yang terlibat adalah 402 siswa sekolah dasar negeri. Penelitian dilakukan melalui survei kuesioner. Instrumen pengumpulan data ialah skala pengawasan orang tua dan skala kontrol diri. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan orang tua berperan negatif terhadap kontrol diri anak dengan sumbangan efektif sebesar 4,9% terhadap kontrol diri anak Sekolah Dasar dalam mengakses YouTube. Selain itu, ditemukan perbedaan pengawasan orang tua terhadap anak berjenis kelamin perempuan atau laki-laki dan kontrol diri anak perempuan lebih baik dibanding anak laki-laki, namun tidak berperan secara signifikan.Smartphone is becoming increasingly popular and essential in our daily life. Smartphone has a sizeable impact on society and almost all aspects of human life. Smartphone’s addiction among children has been growing since smartphone’s technological evolution and its high accessibility. YouTube is one of the most popular internet based video platforms that can be accessed via a smartphone. The role of parenting monitoring and children self-control is very important in minimizing smartphone’s addiction effects considering all relevant influencing factors. The study aims to determine the role of parenting monitoring towards the self-control of elementary school children in accessing YouTube. Participants in this study were 402 elementary school students. This study was conducted through the use of questionnaire survey method using scale of parenting monitoring and scale of self-control. The technical analysis used in this study was simple linear regression analysis. The results of this study showed that parenting monitoring had a negative effect on self-control of children with an effective contribution of 4.9% to elementary school children’s self-control in accessing YouTube. In addition, differences was found on parenting monitoring towards the children gender between female and male, and the results indicated that self- control of female children is better than male children, although it does not significantly contribute to the results.
RELAKSASI GUIDED IMAGERY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET PENCAK SILAT
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17385

Abstract

Abstrak. Situasi pertandingan yang bersifat kompetitif akan memunculkan kecemasan bagi atlet pencak silatseperti perasaan takut, tegang, gelisah, sulit berkonsentrasi dan gangguan pencernaan sehinggamengganggu performa atlet menjelang pertandingan. Salah satu upaya sederhana dan mudah yang dapatdilakukan atlet untuk mereduksi atau menurunkan kecemasan adalah dengan melakukan kegiatankegiatanmenyenangkan dan menenangkan, salah satunya dengan melakukan Relaksasi Guided Imagery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Relaksasi Guided Imagery efektif untuk menurunkankecemasan bertanding pada atlet. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet pencak silat yangtergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Purbalingga yang akan mengikutipertandingan usia pra-remaja atau setingkat SMP/MTS sederajat. Sampel penelitian yang digunakanadalah 28 atlet pencak silat yang kemudian dibagi ke dalam kelompok eksperimen (14 Atlet) dankelompok kontrol (14 Atlet) dengan teknik randomisasi. Desain penelitian yang peneliti gunakan adalahpretest-posttest control group design. Data penelitian diambil menggunakan skala kecemasan yangdimodifikasi dari Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk pretest dan posttest yang terdiri dari 43aitem dengan koefisien validitas aitem antara 0,273 sampai dengan 0.802 dan koefisien reliabilitassebesar 0,942. Uji hipotesis dengan analisis statistik Independent Sample T-Test dapat diketahui bahwaterdapat penurunan yang signifikan dari mean dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Nilaimean kelompok eksperimen sebesar 43.7143 sedangkan pada kelompok kontrol hasilnya menjadi10.7143. Sementara itu pada uji t-test diperoleh hasil nilai t sebesar -2,797 dengan taraf signifikansisebesar p = 0,010. Maka dapat dikatakan bahwa hipotesis diterima karena nilai signifikansi p = 0,010lebih kecil daripada α 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efek dari pemberian relaksasiguided imagery terhadap penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen. Abstract. Competitive situations will create anxiety for pencak silat athletes such as fear, tension, anxiety,difficulty concentrating and indigestion that disrupt the performance of the athlete ahead of the game.One of the simple and easy efforts which can be done by the atheletes to reduce anxiety is by doing funand calm activities, one of them is by doing guided imagery. The purpose of this research is to find outwhether guided imagery relaxation is effective to reduce the anxiety of match on the athlete. Thepopulation of this research is all of the pencak silat athletes which join Persaudaraan Setia Hati Terate(PSHT) branch Purbalingga that will follow pre-teen competition or junior high school level. Thesample which is used is 28 pencak silat athletes and then it is divided into experimental group (14athletes) and control group (14 athletes) by using randomization technique. The research design whichis used is pretest-posttest control group design. The data were collected by using anxiety scale which isadapted from HARS to pretest and posttest consists of 43 items with coefficient validity is between 0.273to 0.802 and coefficient reliability is 0.942. The hypothesis analyzed by using independent sample t-testfound that there is a significant decrease from the mean from experimental group and control group.Mean score of the experimental group was 43.7143 while control group was only 10.7143. Besides, on ttestresult, it is obtained that t was -2,797 with significant level p= 0.010. therefore, it can be concludedthat the hypothesis is accepted since the significant value p = 0.010 is smaller that a 0.05. It can beconcluded that there is an effect from guided imagery relaxation towards the reduction of anxiety onexperimental.
PENGARUH RELATION-ORIENTED LEADERSHIP BEHAVIOR TERHADAP WORK-LIFE BALANCE PADA WANITA PEKERJA
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 8, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v8i2.8621

Abstract

Abstrak.Wanita pekerja mempunyai peran dan tanggung jawab di dalam pekerjaannya serta di kehidupan pribadinya.Wanita rentan mengalami konflik peran, sehingga menjaga keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan (work-life balance) menjadi prioritas bagi wanita pekerja. Diduga, keseimbangan dapat tercapai ketika individu mendapat dukungan dari atasan yang dapat diwujudkan dengan gaya kepemimpinannya yang pro terhadap bawahan, yaitu relation-oriented leadership behavior. Penelitian ini bertujuan untuk: menguji ada tidaknya pengaruh tingkat relation-oriented leadership behaviorterhadap work-life balance. Subjek penelitian ini adalah karyawati Bank X di Semarang. Sampel yang diambil berjumlah 60 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Alat ukur sekaligus pengumpul data yang digunakan adalah 2 skala psikologi, yaitu: skala relation-oriented leadership behavior (30 aitem) dan skala work-life balance (35 aitem).Hasil pengolahan data menunjukkan Nilai F regresi sebesar  2861,980 dengan signifikansi 0,000 (p 00).Hipotesis penelitian: “Ada pengaruh relation-oriented leadership behavior terhadap work-life balance pada wanita pekerja” diterima.Sumbangan relation-oriented leadership behavior terhadap work-life balance adalah sebesar  98,1 % dan sisanya 1,9 % dipengaruhi oleh faktor lain.Abstract. This research is motivated phenomenon increase in the number of women who work. Women workers have a role and responsibility in his work and in his personal life. Women prone to conflicts of roles, so that the balance between life and work (work-life balance) is a priority for women workers balance can be achieved with the support of the boss that can be realized with pro-style leadership to subordinates, namely relations-oriented leadership behaviors. The subjects were female employee at a regional office of Bank X in Semarang. Samples were taken of 60 people using saturated sampling technique. Measuring tool used is the psychological scale. Collecting data in this study using a scale relations-oriented leadership behaviors (item 30) with reliability coefficient of 0.756 and the scale of work-life balance (item 35) with a reliability coefficient of 0.855. Value 2861.980 with a regression coefficient of 0.000 at the significance level of 5% siginifikansi. Donations relations-oriented leadership behaviors toward work-life balance amounted to 98.1% and the remaining 1.9% is influenced by other factors. So the research hypothesis "there is the influence of relations-oriented leadership behaviors toward work-life balance for women workers" acceptable.
Sistem Kepercayaan (Belief) Masyarakat Pesisir Jepara pada Tradisi Sedekah Laut
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 11, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v11i3.20673

Abstract

Masyarakat pesisir Jepara percaya jika tidak melakukan tradisi sedekah laut atau melakukan tradisi sedekah laut tetapi ada sesaji yang tidak komplit maka akan terjadi musibah dan hasil tangkapan laut tidak melimpah. Keyakinan masyarakat pesisir Jepara tersebut menjadi salah satu faktor terpenting bagi bertahannya tradisi sedekah laut. Tradisi sedekah laut membuat perasaan masyarakat Jepara nyaman dan merasa aman pada saat melaut. Hal ini membuat peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimana sistem kepercayaan (belief) masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan mengenai tradisi yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika masyarakat pesisir di daerah Jepara terhadap tradisi sedekah laut dan untuk mengetahui gambaran sistem kepercayaan (belief) masyarakat pesisir di daerah Jepara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 5 subjek masyarakat pesisir yang berprosesi sebagai nelayan yang tinggal di desa Jobokuto, kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara yang selanjutnya di transkrip. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tema besar berkaitan dengan pelaksanaan tradisi sedekah laut yaitu alasan, dampak, tujuan, keyakinan, prosesi, hukum, pelaksanaan, pihak yang terlibat, dan emosi masyarakat pesisir Jepara.The Jepara coastal community believes that if they do not carry out the tradition of sea alms or carry out the culture of sea alms, but there are incomplete offerings, disaster will occur, and the sea catch will not be abundant. The belief of the Jepara coastal community is one of the most critical factors for the survival of the sea alms tradition. The tradition of sea alms makes the Jepara people feel comfortable and feel safe when going to sea. This makes the researcher interested to know how the belief system (belief) of coastal communities who work as fishermen about the traditions carried out. This study aims to determine the dynamics of the seaside village in the Jepara area ofthe sea alms tradition and to find a picture of the belief system (belief) of coastal communities in the Jepara area. This type of research is qualitative research. This research was conducted on five subjects of coastal communities who process as fishermen living in the village of Jobokuto, Jepara sub-district, Jepara Regency. Data collection uses interview techniques, which are then transcribed. The results showed that there were several significant themes related to the implementation of the sea alms tradition, namely reason, impact, goals, beliefs, procession, law, execution, parties involved, and emotions of the Jepara coastal community.
PENYESUAIAN DIRI REMAJA DITINJAU DARI PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH OTORITER ORANG TUA
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 4, No 2 (2012): Juli 2012
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v4i2.13332

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dan penyesuaian diri remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dengan penyesuaian diri pada remaja. Semakin baik penyesuaian diri pada remaja, dan sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 89 siswa-siswi SMP Negeri 1 Pati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknikk cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala yaitu Skala Penyesuaian Diri Remaja dan Skala Persepsi terhadap Pola Asuh Otoriter Orangtua. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik kolerasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dengan penyesuaian diri remaja yang ditunjukkan hasil rxy = 0,448 dan p = 0,000 (p 0,01), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.Kata Kunci: Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dan penyesuaian diri remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dengan penyesuaian diri pada remaja. Semakin baik penyesuaian diri pada remaja, dan sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 89 siswa-siswi SMP Negeri 1 Pati. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknikk cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala yaitu Skala Penyesuaian Diri Remaja dan Skala Persepsi terhadap Pola Asuh Otoriter Orangtua. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik kolerasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara persepsi terhadap pola asuh otoriter orangtua dengan penyesuaian diri remaja yang ditunjukkan hasil rxy = 0,448 dan p = 0,000 (p 0,01), sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.