cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian
ISSN : 25493078     EISSN : 25493094     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian welcomes high-quality, original and well-written manuscripts on any of the following topics: 1. Geomorphology 2. Climatology 3. Biogeography 4. Soils Geography 5. Population Geography 6. Behavioral Geography 7. Economic Geography 8. Political Geography 9. Historical Geography 10. Geographic Information Systems 11. Cartography 12. Quantification Methods in Geography 13. Remote Sensing 14. Regional development and planning 15. Disaster
Arjuna Subject : -
Articles 555 Documents
HAMBATAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA MATERI PETA TEMATIK DI SMA - Sutarji
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 7, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v7i2.82

Abstract

Tercapainya tujuan pengajaran materi peta tematik tergantung metode mengajar yang digunakan. Seorang guru harus bisa memilih dan menentukan metode yang tepat untuk tercapainya tujuan pembelajaran geografi. Pada proses pembelajaran geografi pada materi peta tematik terdapat rintangan dan hambatan, guru dan siswa harus cepat mengatasi masalah tersebut, apabila siswa mengalami hambatan dalam belajar maka guru harus memberikan motivasi. Proses belajar pada pokok bahasan peta tematik secara umum cukup baik, namun pada materi skala peta mempunyai kriteria jelek. Faktor penyebab hambatan antara lain 1) faktor sarana terutama penggunaan media dan kondisi kelas, 2) kemampuan siswa terutama tingkat perhatian, minat dan motivasi siswa, 3) metode seperti penyiapan materi dan aktivitas siswa, 4) relasi, dan 5) kemampuan guru terutama tentang penyampaian materi oleh guru dan aktivitas siswa. Dalam kegiatan pembelajaran hendaknya guru, siswa, dan sekolah harus saling menunjang. Guru harus serius dalam memberikan materi dan mendorong siswa untuk terus belajar. Siswa harus lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, dan pihak sekolah harus menyediakan sarana untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: Hambatan, pembelajaran geografi, peta tematik
PENDIDIKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN SAMPANGAN KECAMATAN GAJAH MUNGKUR Deasy Ratna Sari
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v12i1.8018

Abstract

This study aimed to: find out about the educational background of awareness of waste management in RW 02 SubSampangan, knowing awareness in waste management RW 02, knowing the relationship of public awareness onwaste management to the education level of the residents of RW 02 and determine the role of the presence of KSMNgudi Kamulyan , as well as the existence of the concept of Geography assessed. The location of this study in RW02 Sub Sampangan Gajah Mungkur Semarang. The samples taken were 25 % of the population of 163 families,the obtained results of the number of samples is 41 families. The technique used to determine the number ofsamples is Disproportionet Stratified Random Sampling. Data collection techniques used are observation, survayand interviews. Methods of data analysis that is Table Cross (Bivariate). The level of education and awareness inwaste management obtained from interviews, while the relationship waste management awareness in theeducational level is Table Cross (Bivariate). Based on the results of this study concluded that non-formaleducation and socialization conducted training on the management of organic waste and inorganic highestpercentage in the awareness of citizens in waste management 13 ( 31.71 % ). Educational background have thehighest awareness is high as many as 6 people ( 14.7 % ). The role of the presence of KSM Kamulyan Ngudi high( 97.6 % ).
APLIKASI PETA TEMATIK UNTUK PARIWISATA (KASUS APLIKASI PETA LOKASI DAN WAKTU TEMPUH BAGI PELAKU JASA WISATA DI KOMPLEKS CANDI GEDONG SONGO KABUPATEN SEMARANG) Rahma Hayati
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 4, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v4i2.105

Abstract

Obyek wisata Candi Gedong Songo merupakan cagar budaya/purbakala berupa candi-candi yang berjumlah 9 (sembilan) unit. Dari sembilan candi tersebut yang masih utuh hanya 5 (lima), sedangkan 4 (empat) candi yang lain berupa pondasi dan reruntuhan bangunan. Kelima kelompok bangunan yang masih berdiri letaknya terpencar, dimulai dari kelompok satu atau Gedong I yang terletak paling bawah dan berakhir dengan kelompok lima atau Gedong V yang terletak paling atas. Terdapat hambatan bagi wisatawan untuk memuaskan kunjungan wisatanya, yaitu informasi letak dan waktu tempuh yang pasti untuk menuju setiap lokasi candi. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) desain peta seperti apa yang bersifat fleksibel? 2) bagaimana cara memberikan pengetahuan mengenai cara membaca peta mengenai lokasi dan jarak tempuh candi di komplek Candi Gedong Songo kepada para pelaku jasa wisata? Tujuan penelitian untuk: 1) membuat desain peta fleksibel untuk para pelaku jasa wisata di Candi Gedong Songo, 2) memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara membaca peta lokasi dan jarak tempuh antar candi di komplek Candi Gedong Songo kepada para pelaku jasa wisata. Hasil penelitian mendapatkan desain peta yang bersifat fleksibel dicetak pada kertas ukuran A4 dengan dilapisi plastik tebal. Pengetahuan dan keterampilan mengenai cara membaca peta lokasi dan jarak tempuh antar candi di komplek Candi Gedong Songo kepada para pelaku jasa wisata dilaksanakan dengan metode ceramah dan pembimbingan. Para peserta merasa mendapat pengetahuan baru dan alat baru yang mendukung pekerjaan mereka. Kata kunci: Peta tematik, peta lokasi dan waktu tempuh
DETEKSI PERUBAHAN GARIS PANTAI MELALUI CITRA PENGINDERAAN JAUH DI PANTAI UTARA SEMARANG DEMAK Satyanta Parman
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v11i1.8052

Abstract

The purpose of this study was to assess the coastline changes in north coast ofSemarang-Demak. The research method was used satellite image interpretationof Landsat Image in 1998 and Allos Image in 2006, and field cross-checking. Byoverlaying the two satellite images through a geographic information system todetermine the changes that can occured on the north coast of Semarang-Demak.Based on research results showed that the accuracy obtained by 93% and couldbe valid from 28 observation points that form the shoreline and land use.Shoreline that occurred between 1999 and 2006 experienced more abrasionprocess if compared with accretion. The Advice of this study was to acceleratedetermination of the shoreline changes preferably used remote sensing images, inorder to involved community in preventing any abrasion. The methods could bedone through greening coastal areas, for example by mangroves planting on thebeach.
HIERARKI PUSAT PELAYANAN DI KECAMATAN UNGARAN BARAT DAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Puji Hardati
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v13i2.7977

Abstract

The study aims to identify the hierarchy of service centers. The unit of analysis is the village/ward insubdistricts of West and East Ungaran. The variables used were the infrastructure and facilities in 21villages/wards. Descriptive analysis using percentages, tables, and indexes. In Subdistrict East Ungaran allvillages/wards into the hierarchy of three, with the highest index value in the ward Kalirejo, while in theSubdistrict of West Ungaran, there are two villages included in the hierarchy of the two, with the highestindex value in the ward Bandarjo. West Ungaran subdistrict is a region having a population of at most andhighest density. Village of Bandarjo into a service center activities of the population. Its territory is near thehighway Semarang-Surakarta/Yogyakarta, have hight accessibility.
KAJIAN SEDIMENTASI DI SUB-DAS SEPARI DAS MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR Kuntadi Wibisono
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v15i1.14892

Abstract

Sedimentation found in river flow is the result of erosion process that occurs within the watershed (Catchment area). The concentration of suspended load is one of the parameters observed from the watershed problem. Types of land use, land management, topography, rainfall, and soil type affect the river sedimentation conditions. The purpose of this research is to know the amount ofsedimentation in the Catchment Area of River Flow Control Station of Separi Sub-watershed which is part of the Mahakam Basin in Kutai Kartanegara Regency of East Kalimantan with an area of ± 23,578.07 Ha. Primary data consist of water level, instantaneous river flow velocity, and suspended load in 2017. Rating curve of river flow discharge and suspension discharge are made from instantaneous measurement. The results showed that the value of suspension discharge at the study site ± to 23,235.33 tons/year, or 0.99 tons/ha/ year which is included in the very low grade of ≤ 5 tons/ha/year. The presence of coal mining has no significant effect on sedimentation due to the processing of water flow in the mining area before entering the river. Low suspension discharge values are also caused by the dominant use of land in the form of plantations, as well as topographic conditions that are still in flat and sloping classes. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MATERI ATMOSFER DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL (MPD) BAGI SISWA KELAS X.2 SMA NEGERI I GROBOGAN PADA SEMESTER 2 TAHUN 2009-2010 Aris Supriyadi
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v8i2.1664

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Geografi Materi Atmosfer Dengan Menggunakan Aplikasi Media PembelajaranDigital (MPD) bagi Siswa X.2 SMA Negeri Grobogan pada Semester 2 Tahun 2009/2010. Penelitian ini bertujuanuntuk meningkatkan hasil belajar Geografi Materi Atmosfer Dengan Menggunakan Aplikasi Media PembelajaranDigital (MPD) bagi Siswa X.2 SMA Negeri 1 Grobogan pada Semester 2 Tahun 2009/2010. Subjek dalam DataPenelitian ini dikumpulkan melalui observasi/penelitian, tempat dan peristiwa berlangsungnya aktivitas pembelajarandan dokumen atau arsip. Setiap siklus Tindakan terdiri dari perencanaan, implementasi tindakan penelitian ini adalahsiswa Kelas X.2 SMA Negeri 1 Grobogan semester 2 yang berjumlah 43 siswa. Setiap siklus Tindakan terdiri dariPerencanaan, Implementasi Tindakan, Observasi, Analisis dan Refleksi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri: (1)Hasil evaluasi kemampuan menganalisis unsur-unsur geosfer sebelum tindakan (dalam bentuk nilai test); (2) Hasilevaluasi kemampuan menganalisis unsur-unsur geosfer setelah tindakan (dalam bentuk nilai test). Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa dengan menggunakan Aplikasi Media Pembelajaran Digital (MPD) dapat meningkatkan hasilbelajar Geografi Materi Atmosfer bagi Siswa X.2 SMA Negeri 1 Grobogan pada semester 2 Tahun 2009/2010.Interprestasi hasil ini didasarkan pada hasil penelitian pada siklus I dan Siklus II yang dibandingkan dengan kondisipra siklus, yaitu terdapat perbedaan atau peningkatan hasil belajar. Perolehan nilai siswa kategori Cukup (62 – 75)mengalami penurunan sebesar 60% pada siklus I dan 70% pada siklus II. Adanya penurunan pada kategri Cukup(62-75) ini mengakibatkan adanya kenaikan pada kategori Baik (76 – 89) yaitu sebesar 60% pada siklus I dan 70%pada siklus II dan kenaikan pada kategori sangat baik (90 – 100) sebesar 4%.
POHON AREN SEBAGAI TANAMAN FUNGSI KONSERVASI Erni Mulyanie; Andhy Romdani
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v14i2.11514

Abstract

Cimanggu is the largest villages in Kecamatan Langkaplancar and still has many palm trees. These potentials need to be conserved to ensure environmental sustainability and the welfare of surrounding communities. Efforts to maintain its sustainability is to sharing knowledge and understanding of the importance of palm trees existence as a erosion or landslide conservation plant to be developed or cultivated in earnest by various parties. The purpose of this research is to know the benefits factors of sugar palm tree (Arenga Pinnata) as a conservation plant function in the Cimanggu Village Langkaplancar Pangandaran District. The research method is quantitative descriptive research. In addition, the authors also use the data survey because to generate quantitative data, also illustrates the sample studied. The results showed that the palm trees (arenga pinnata) have benefits as a plant conservation in the Cimanggu Village Langkaplancar Pangandaran District. Cimanggu village is eligible to grow palm trees that able to prevent floods and landslides. Besides, palm trees that can grow well on the cliffs will be very good as erosion prevention or landslides.
TRACER STUDY MAHASISWA LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI - Sriyono
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 6, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v6i2.96

Abstract

Untuk mendeteksi kualitas lulusan yang dihasilkan tidak cukup hanya melihat output-nya saja, yang hanya dilihat dari kemampuan penguasaan pengetahuan, ketrampilan dan sikap formal yang diwujudkan dalam Indeks Prestasi yang dicapai. Tetapi harus pula dideteksi dari outcome-nya, yaitu seberapa besar lulusannya dapat terserap dalam dunia kerja. Tingkat terserapnya lulusan di dunia kerja merupakan indikator keberhasilan program studi dalam mencetak lulusan (output). Oleh karenanya, Jurusan Geografi Universitas negeri Semarang bermaksud untuk  melakukan tracer study terhadap alumninya yang lulus sejak tahun 2004 s/d 2008. Subyek penelitian ini adalah  para alumnus Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang selama lima tahun terakhir, yaitu lulusan tahun 2004 sampai dengan 2008, namun yang dijadikan responden ada sejumlah 15 % dengan cara proporsional random sampling berdasarkan tahun kelulusannya. Variabel penelitian ini meliputi : (1) keterserapan alumni di pasar kerja bidang pendidikan maupun non bidang pendidikan, (2) waktu tunggu untuk memperoleh pekerjaan, dan (3) bidang pekerjaan yang dimasuki, dan (4) tanggapan lulusan tentang materi perkuliahan dan saran/masukan guna perbaikan kurikulum prodi Pendidikan geografi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui berbagai teknik, yaitu : dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan data penelitian, ternyata masa tunggu lulusan prodi Pendidikan Geografi sampai dengan mereka memperoleh pekerjaan di lapangan kerja memiliki rerata masa tunggu 0,5 tahun, tingkat keterserapan lulusan pada pekerjaan pertama mereka sebesar 96 % dan mereka yang bekerja telah menerima rerata gaji pada pekerjaan pertama, sebesar Rp. 600.000,- / bulan serta setelah bekerja pada pekerjaan kedua reratanya sebesar Rp. 900.000,-. Jenis pekerjaan yang dapat menampung sebagian besar (96 %) adalah sebagai tenaga pengajar. sebagian besar (64 %) dari para lulusan (responden) menyatakan bahwa materi perkuliahan yang dikembangkan oleh prodi Pendidikan Geografi masih .relevan. dengan bidang keahlian yang dibutuhkan di lapangan kerja atau dunia kerja dan dipertegas dengan pernyataan bahwa materi perkuliahan yang ada di dalam kurikulum masih .baik. (75 %) dalam mendukung pengetahuan dan keterampilan mereka bekerja (sinergi dengan kurikulum di lapangan kerja). Ada beberapa simpulan yang dapat diungkap antara lain: 1) waktu tunggu para lulusan prodi Pendidikan Geografi dalam memperoleh pekerjaan setelah lulus, reratanya 0,5 tahun (6 bulan), 2) tingkat keterserapan lulusan di lapangan kerja sebesar 96 %, 3) sebaran atau distribusi jenis pekerjaan yang diperoleh para lulusan sebagian besar jenis pekerjaan yang berkaitan dengan bidang pendidikan yakni tenaga pendidik, 4) materi perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa yang termaktub di dalam kurikulum prodi dirasakan oleh para lulusan masih relevan dengan bidang keahlian di lapangan kerja mereka dan masih sinergi dengan kurikulum di sekolah sebagai lapangan kerja. Meskipun demikian masukan dan saran dari para alumnus untuk pengembangan kurikulum di prodi maupun jurusan sangat diperhatikan untuk bahan revisi dan/ penyesuaian kurikulum di lembaga LPTK ini. Hal yang perlu disarankan bahwa lembaga jurusan harus selalu melakukan pemantauan perkembangan lapangan baik yang terkait dengan eksistensi lulusan (sebagai alumni) maupun perkembangan dan tuntutan dunia kerja di lapangan (lembaga maupun masyarakat pengguna). Kata kunci : tracer study, lulusan, program studi geografi
PERBANDINGAN INFILTRASI LAHAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK TANAH, KONDISI PENUTUPAN TANAH DAN KONDISI TEGAKAN POHON PADA BERBAGAI JENIS PEMANFAATAN LAHAN Arif Sudarmanto; Imam Buchori; Sudarno Sudarno
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v11i1.8032

Abstract

This research was conducted in Kreo Sub-watershed in Semarang and aimed toexamine the difference of soil physical characteristic in various land utilizationtypical and to examine the relationship among soil physical characteristic, soilcover and trees stand conditions to infiltration capacity. In this research, thepicking out of the soil specimens and the test of infiltration was conducted in 10(ten) kinds of land utilization in the same condition of slope, soil, land use, anddistribution of precipitation. The result of this research showed that there is asignificant difference among the condition of the texture, the porosity, and thepermeability, whereas the organic matter and the early capacity of water have nosignificant difference. Whereas adequate correlation was found among thepermeability, the early capacity of water and the soil cover condition, mean whilethe trees stand condition, the texture, the organic matter, and the porosity have nostrong correlation with infiltration capacity.

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2023) Vol 20, No 1 (2023) Vol 19, No 2 (2022) Vol 19, No 1 (2022) Vol 18, No 2 (2021): In progress [July 2021] Vol 18, No 2 (2021) Vol 18, No 1 (2021): January Vol 18, No 1 (2021) Vol 17, No 2 (2020): July Vol 17, No 2 (2020) Vol 17, No 1 (2020): January Vol 17, No 1 (2020) Vol 16, No 2 (2019) Vol 16, No 2 (2019): July Vol 16, No 1 (2019): January Vol 16, No 1 (2019) Vol 15, No 2 (2018): July 2018 Vol 15, No 1 (2018): January 2018 Vol 15, No 2 (2018) Vol 15, No 1 (2018) Vol 14, No 2 (2017): July 2017 Vol 14, No 1 (2017): January 2017 Vol 14, No 1 (2017): January 2017 Vol 14, No 2 (2017) Vol 14, No 1 (2017) Vol 13, No 2 (2016): July 2016 Vol 13, No 2 (2016): July 2016 Vol 13, No 1 (2016): January 2016 Vol 13, No 1 (2016): January 2016 Vol 13, No 2 (2016) Vol 13, No 1 (2016) Vol 12, No 2 (2015): July 2015 Vol 12, No 2 (2015): July 2015 Vol 12, No 1 (2015): January 2015 Vol 12, No 1 (2015): January 2015 Vol 12, No 2 (2015) Vol 12, No 1 (2015) Vol 11, No 2 (2014): July 2014 Vol 11, No 2 (2014): July 2014 Vol 11, No 1 (2014): January 2014 Vol 11, No 1 (2014): January 2014 Vol 11, No 2 (2014) Vol 11, No 1 (2014) Vol 10, No 2 (2013): July 2013 Vol 10, No 2 (2013): July 2013 Vol 10, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2011): July 2011 Vol 8, No 2 (2011): July 2011 Vol 8, No 1 (2011): January 2011 Vol 8, No 1 (2011): January 2011 Vol 8, No 2 (2011) Vol 8, No 1 (2011) Vol 7, No 2 (2010): July 2010 Vol 7, No 2 (2010): July 2010 Vol 7, No 1 (2010): January 2010 Vol 7, No 1 (2010): January 2010 Vol 7, No 2 (2010) Vol 7, No 1 (2010) Vol 6, No 2 (2009): July 2009 Vol 6, No 2 (2009): July 2009 Vol 6, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2007): July 2007 Vol 4, No 2 (2007): July 2007 Vol 4, No 1 (2007): January 2007 Vol 4, No 1 (2007): January 2007 Vol 4, No 2 (2007) Vol 4, No 1 (2007) More Issue