cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2013)" : 30 Documents clear
PENINGKATAN PENGUASAAN PRAKTIK SISTEM STARTER MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO BERBASIS PENGUKURAN Arfidiansyah, Hariyahya; Widjanarko, Dwi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai  siswa  dalam  pelatihan  kelistrikan  otomotif,  sebelum  dan  sesudah  video  berbasis  pengukuran diterapkan,  menjadi  fokus  utama  dalam  penelitian  ini.  Berdasarkan  ancangan  Pretest-Posttest  Control Group, penelitian ini menyelidiki 147 siswa dari 4 kelas kelas 9 dari TOKR SMK YPT, di Kota Tegal. Mereka adalah peserta pelatihan kelistrikan otomotif. 33  siswa dipilih secara acak bertujuan (purposive sampling) sebagai kelompok kontrol dan  33  siswa  sebagai kelompok eksperimen. Pembelajaran menggunakan video  berbasis pengukuran diberikan pada kelompok eksperimen sedangkan video sistem starter diberikan kepada kelompok kontrol. Dite- mukan bahwa skor rata-rata siswa dalam kelompok kontrol meningkat 17,50% dari nilai rata-rata sebelumnya 59,09 menjadi 76,59, sedangkan skor pada kelompok eksperimen juga meningkat lebih tinggi sebesar 30,69% dari nilai  rata-rata  sebelumnya  56,73  menjadi  87,42.  Oleh  karena  itu, pembelajaran  dengan  menggunakan  video berbasis pengukuran terbuki efektif dalam meningkatkan penguasaan praktik sistem starter pada Pelatihan Keli- strikan Otomotif.
MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOMPE- TENSI KEJURUAN MEKANIK OTOMOTIF PADA SISWA KELAS X SMK MIFTAHUL ULUM BOARDING SCHOOL DEMAK Saefudin, Ahmad; Karsono, Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar kompetensi kejuruan mekanik otomotif dengan metode pembelajaran PAKEM dibandingkan dengan metode konvensional (ceramah biasa). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan dan masing-masing pertemuan meliputi 4 tahapan; perencanaan, tindakan, observasi dan refklesi. Data diperoleh dari hasil tes dan observasi. Model pembelajaran PAKEM dapat meningkatkan prestasi belajar dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata kelas naik hingga 89,73% setelah model pembelajaran PAKEM dite- rapkan, sedangkan sebelumnya model pembelajaran konvensional hanya mencapai nilai rata-rata kelas sebesar 60% Sebaiknya sekolah menerapkan model pembelajaran PAKEM karena terbukti dapat meningkatkan prestasi be- lajar siswa khususnya pada kompetensi kejuruan mekanik otomotif. Selain itu guru juga diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran PAKEM pada materi-materi yang lain agar siswa lebih mema- hami keterkaitan suatu topik dengan topik lain. Para siswa dengan nilai yang kurang memuaskan hendaknya terli- bat aktif dalam proses pembelajaran dengan model PAKEM.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERMESINAN MATA PELAJARAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN SISWA KELAS X MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Prasetyawan, Harnendro; Aryadi, Widya
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran konvensional menimbulkan rendahnya minat para siswa kelas X, SMK Slamet Riyadi Gemolong pada pembelajaran kompetensi permesinan yang akhirnya berdampak pada tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dengan menerapkan media pembelajaran audio-visual. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observa- si dan juga refleksi. Pada siklus I, 18 siswa dari 25 siswa telah tuntas mengikuti tes, dengan nilai rata-rata kelas 69,92 atau sebesar 72 %. Setelah media audio-visual diterapkan pada siklus II, 20 siswa dari 26 siswa telah tuntas mengikuti tes dengan nilai rata-rata kelas sebesar 78,30 atau sebesar 76,92 %. Penggunaan media audio visual dalam pembalajaran meningkatkan kompetensi permesinan pada kompetensi dasar kejuruan siswa kelas X SMK Slamet Riyadi Gemolong. Hendaknya guru dapat menggunakan media audio visual sebagai variasi dalam pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL Ahmad, Awaludin; Hadromi, Hadromi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendesain model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi sistem pengapian konvensional (2) mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil dari siklus I adalah: (a) keaktifan siswa masih kurang (b) siswa masih kurang terfokus dalam diskusi kelompok (c) rata-rata hasil belajar siswa belum memenuhi KKM 75. Dilanjutkan ke siklus II dengan hasil: (a) keaktifan siswa dalam pembelajaran meningkat dari 52,5% menjadi 88% (b) siswa sudah terfokus dengan kegiatan diskusi kelompok dari 25,9% menjadi 86,1% (c) rata-rata hasil belajar siswa telah me- menuhi KKM dari 69,97 menjadi 81,05. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKR 1 SMK Negeri 4 kelas X TKR 1 pada materi sistem pengapian konvensional.
PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PENGETAHUAN MEMELIHARA/SERVIS SISTEM REM DAN KOMPONEN- KOMPONENNYA Wiguna, Muhamad Ardi; Suharmanto, Agus
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang memanfaatkan dan tanpa memanfaatkan modul Sistem Rem serta pengaruhnya terhadap hasil belajar Kompetensi Memelihara/Servis Sistem Rem. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen jenis control group pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TKR SMK Kusuma Bangsa Pangkah yang terbagi dalam tiga kelas. Penelitian yang dilakukan hanya dua kelas yang diambil secara acak dan didapat siswa kelas XI TKR 1 sejumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI TKR 2 sejumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data pada hasil pembelajaran mendapatkan bahwa penggunaan modul sistem rem dapat meningkatkan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan nilai peningkatan sebesar 29,17, sedangkan pada kelas kontrol hanya terjadi peningkatan sebesar 21,86. Jumlah peserta didik pada kelas eksperimen yang mendapatkan nilai memenuhi KKM sebesar 81,3%, sedangkan pada kelas kontrol hanya 45%.
PENGEMBANGAN LEMBAR KREATIVITAS SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MEMPERBAIKI SISTEM PENGAPIAN DAN KOMPONENYA Ananta Nugraha, Bagus; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian   bertujuan   untuk   mengetahui   (1)   perbedaan   tingkat   kompetensi   dasar   siswa   dalam memperbaiki sistem pengapian dan komponennya pada saat LKS lama (tanpa pengembangan) diberikan dalam pembelajaran dan pada aat LKS baru (dengan pengembangan) diberikan. (2) apakah ada peningkatan hasil belajar kompetensi dasar memperbaiki sistem pengapian dan komponennya setelah menggunakan bahan ajar LKS baru. Populasi dalam penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dengan pre-test-post-test-control group design ini adalah semua siswa kelas 11 TKR yang terdiri dari 30 siswa sebagai kelas control dan 32 siswa sebagai kelas eks- perimen. Hasil post-test pada kedua kelompok menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 78,09 sedangkan kelas kontrol 69,97. Uji t menujukkan data statistik bahwa kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol.  Jadi  dapat  disimpulkan  bahwa  terdapat  peningkatan  nilai  kompetensi  dasar  memperbaiki  sistem pengapian dan komponennya dari rata-rata kelas sesudah diberi perlakuan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar LKS yang dikembangkan.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMAHAMAN DIFERENSIAL DENGAN PERAGA DIFERENSIAL LIGHT EMITING DIODE (LED) Febrianto, Ryan; Supraptono, Supraptono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan   peraga   diferensial   LED   dapat meningkatkan   kompetensi   pemahaman   diferensial   dengan menggunakan analisis butir soal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-test Post-test Control Group Design. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pada kedua kelompok. Hasil belajar siswa pada kelompok kontrol semula 59,20 menjadi 80,27 dengan peningkatan sebesar 35,6%. Pada kelompok eksperimen dengan hasil awal 59,07 menjadi 88,53 dengan peningkatan  yang  sebesar  49,8%.  Ada  pengaruh  penggunaan  peraga  LED  (Light  Emiting  Diode)  diferensial terhadap nilai hasil belajar siswa dalam pelajaran chasis dan pemindahan. Nilai hasil belajar siswa yang diajar dengan  menggunakan peraga  LED  lebih  tinggi  daripada  nilai  hasil  belajar  siswa  yang  diajar  dengan  metode ceramah biasa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISTEM PENGGERAK RODA MENGGUNAKAN MODEL DIRECT INSTRUCTION KELAS XA SMK AL- FALAH MOGA Satria P, Citra; Sumbodo, Wirawan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model direct in- struction pada pembelajaran sistem penggerak roda pada 43 siswa kelas XA SMK Al Falah Moga. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi 4 tahapan; perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh mela- lui angket, observasi, dan tes. Model direct instruction dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem penggerak roda. Nilai rata-rata siswa pra siklus mencapai 36,1,sedangkan pada siklus I sebanyak 79,5 dan siklus II=82,8. Kriteria ketuntasan belajar minimal sesuai dengan KKM mencapai 2,3% pada pra siklus, 81,4 % pada siklus I dan 88,4 % pada siklus II. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I sebesar 73% naik menjadi 90% pada siklus II. Kesesuaian mengajar guru dengan RPP pada siklus I sebesar 87,9% naik menjadi 97% pada siklus II. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran menggunakan model direct instruction naik dari 86% pada siklus I men- jadi 95% pada siklus II.
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI SISTEM STARTER Setiawan, Subhan Ryan; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  nilai  dan  keaktifan  siswa  dengan  menerapkan  model pembelajaran active learning melalui eksperimen inkuiri terbimbing terhadap kompetensi mengidentifikasi sistem starter. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Otomotif Kendaraan Ringan (TOKR) SMK YPT Tegal yang terbagi dalam empat kelas. Dua kelas telah diambil secara acak sebagai sampel dengan 30 siswa sebagai kelas kontrol dan 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis menyatakan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 67,34 sedangkan rata-rata kelas kontrol sebesar 62,5 dan rata-rata keaktifan kelas eksperimen sebesar 55,3 sedangkan rata-rata keaktifan kelas kontrol sebesar 43,6 Sehingga dapat dikatakan bahwa kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan kelas kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran active learning melalui eksperimen inkuiri terbimbing yang langsung berpusat pada guru, dapat me- ningkatkan nilai dan keaktifan siswa dalam pembelajaran identifikasi sistem starter.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PRAKTIK CHASIS DAN PEMINDAH DAYA KOMPETENSI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM REM Wibowo, Aditya Bagus; Suwahyo, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran pada praktik chasis dan pe- mindah daya kompetensi pemeliharaan dan perbaikan sistem rem dan mengetahui bagaimana tanggapan guru dan siswa mengenai perangkat pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Hasil va- lidasi ahli terhadap beberapa perangkat pembelajaran dikategorikan valid dengan sedikit revisi, seperti; (1) RPP = 3,9, (2) modul = 4,1, (2) job-sheet =3,8, (3) power point = 4,1. Sedangkan respon guru terhadap perangkat pembela- jaran tersebut adalah baik (41,2) yang didapat dari hasil angket. Hasil angket respon siswa terhadap perangkat pembelajaran juga baik yaitu sebesar 40,8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah layak untuk digunakan didukung oleh respon yang baik dari siswa maupun guru terhadap pe- rangkat pembelajaran tersebut. Hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran setelah direvisi, sedang- kan efektifitas perangkat pembelajaran perlu dikaji pada penelitian selanjutnya dengan membandingkan perangkatpembelajaran sebelumnya.

Page 1 of 3 | Total Record : 30