cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14110059     EISSN : 25491571     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jte
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
SISTEM KOMPUTASI JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Subyanto, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menyajikan model JST arsitektur umpan-maju (feedforward) dengan konsepbelajar algoritma belajar perambatan-balik (backpropagation). Kaidah backpropagation dapatditerapkan pada jaringan lapis banyak, karena backpropagation mempunyai kemampuanmengajar sel-sel syaraf pada lapisan dalam. Kesalahan lokal setiap sel dilihat (diasumsikan)sebagai bagian yang terkontribusi dalam menghasilkan kesalahan total pada lapisan keluaran.Apabila kesalahan pada lapis keluaran dapat dipropagasikan kembali masuk ke lapisan dalam,maka kesalahan lokal sel-sel syaraf pada lapis tersebut dapat dihitung. Pelatihan jaringanbackpropagation meliputi tiga tahap yaitu memasukan secara umpan maju (feedforward) polapolamasukan, menghitung dan propagasi balikan kesalahan yang bersangkutan danmengatur bobot-bobot koneksi. Setelah selesai pelatihan JST diterapkan untuk penyelesaianmasalah (mode pengujian).Kata kunci : Jaringan syaraf tiruan, backpropagation, pelatihan, pengujian.
PENGEREMAN DINAMIK MOTOR INDUKSI DENGAN INJEKSI ARUS SEARAH (DC) Sutarno, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan untuk menggerakan mesin-mesin beban mekanik padaindustri. Perilakau beban mekanik akan mempengaruhi kerja dari motor listrik. Kerja motor induksimeliputi starting, running, dan braking. Pengereman (braking) pada motor induksi dilakukan untukmelawan gaya lawan atau sisa putaran mesin. Operasional pengereman dapat dilakukan dengan metode :Pluging, dynamic, AC braking dan regenerative. Pengereman model dynamic dapat dilakukan dengan enemmodel rangkaian, enem model tersebut akan diinjeksi dengan arus searah (DC). Enam model rangkaiandalam operasionalnya tentunya akan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan penelitian iniingin mengetahui karakterstik model rangkaian pengereman. Manfaat yang ingin dicapai adalah ketepatanmemilih suatu model rangkaian pengereman. Penelitian diselesaikan dengan eksperimen sederhana,dengan objek operasional pengereman motor induksi tiga fasa. Variabel yang diungkap adalah perubahanarus injeksi dan perubahan rangkaian injeksi sebagai variabel bebas sedangkan variabel tetapnya adalahputaran rotor. Pengambilan data dilakukan dengan menginjeksi arus DC pada setiap rangkaianpengereman, dengan arus injeksi dan putaran yang sama, pengaturan dan perubahan putaran dicatatsebagai data. Perlakukan dalam penelitian melakukan pengereman bertahap dan mendadak. Analisis datadigunakan deskripsi garafik dan rumusan yang ditetapkan. Hasil yang dicapai dalam penelitian adalah :Pengereman bertahap dari putaran 500 rpm diperlukan arus injeksi : ragkaian a = 0,16 A ; b = 0,20 A ; c =0,20 A ; d = 0,41 A ; e = 0,20 ; f = 0,12 A. Pengereman mendadak untuk putaran 500 rpm arus injeksi ;rangkaian a = 0,46 A ; b = 1,34 A ; c = 0,92 A ; d = 0,47 A ; e = 0,71 A dan f = 0,71 A. Kesimpulan enamrangkaian yang diuji mempunyai
STUDI MIGRASI PUBLIC SWITCHED TELEPHONE NETWORK (PSTN) MENUJU JARINGAN TELEKOMUNIKASI BERBASIS PAKET NEXT GENERATION NETWORK (NGN) DENGAN TEKNOLOGI SOFTSWITCH Suseno, Andrias Danang; Najib, Warsun; Samiyono, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public Switched Telephone Network (PSTN) adalah sistem telekomunikasi berbasis circuit-switched. Padaawalnya PSTN hanya menyediakan layanan voice. PSTN sekarang telah berkembang ke arah pelayanankomunikasi data yang didorong oleh berkembangnya dunia internet dengan Internet Protokol (IP)-nya. Telahmuncul teknologi Voice over IP (VoIP) yang mampu melewatkan trafik voice pada jaringan data denganmengubah voice menjadi paket. VoIP telah mendorong trend/kecenderungan terjadinya konvergensi antaraPSTN dengan Public Switched Data Network (PSDN) menjadi satu jaringan masa depan yang berbasis packetswitchedyang disebut Next Generation Network (NGN).Softswitch telah muncul sebagai sebuah teknologi yang mampu menghubungkan PSTN denganPSDN. Softswitch dirancang untuk dapat memberikan layanan VoIP, data, dan multimedia. Softswitchdengan protokol yang dimilikinya dapat memberikan seluruh fungsi layanan PSTN, baik secara trunkmaupun lokal. Arsitektur softswitch terdiri atas 4 layer, yaitu: Application Layer, Control Layer, TransportLayer, dan Access Layer. Hal ini mengacu pada arsitektur NGN.PT. Telkom Divre IV Semarang melakukan migrasi terhadap jaringan PSTN-nya pada level trunk(class 4) dengan mengintegrasikan Trunk Gateway Softswitch yang berbasis packet-switched sebagaipengganti sentral trunk SM1T yang masih berbasis circuit-switched. Pekerjaan integrasi ini dilakukandengan memigrasikan trafik dari sentral local exchange yang semula dibebankan terhadap sentral trunkSM1T yang berbijak pada Time Division Multiplexing (TDM) backbone ke Trunk Gateway Softswitch (SM2T)yang berpijak pada IP backbone.Kata kunci : PSTN, Softswitch, NGN , Trunk Gateway, Integrasi, Migrasi, Paket.
ALAT UKUR KADAR AIR DALAM TANAH (SOIL TESTER) BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51 Sudana, I Made
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikrokontroler AT89C51 dapat dimanfaatkan sebagai unit pengolah informasi yang dipungut darisensor tertentu dan hasilnya dapat ditampilkan dalam bentuk digital. Konsep kerja instrumen yangdibangun ini adalah memanfaatkan perubahan nilai resistansi yang dideteksi oleh sensor logam untukdiumpankan sebagai informasi masukan pada Mikrokontroler. Hasil pengujian untuk sejumlah sampeltanah dengan berbagai kombinasi perbandingan volume antara tanah dan air dengan alat ukur ini denganuji statistika, ternyata instrumen pengukur kadar air dalam tanah berbasis mikrokontroler AT89C51mempunyai unjuk kerja yang mendekati hasil pengukuran instrumen soil tester standard denganprosentase penyimpangan 0 sampai 1,4%. Sedangkan dari hasil uji harga t = 0,06 dengan d.b. = 10 dandari tabel distribusi t pada t.s.0,05 = 1,81 dan t.s.0,01 = 2,76, terjadi perbedaan yang tidak signifikan padataraf 0,01.Kata kunci: Kadar air dalam tanah, Mikrokontroler, Analog to Digital Converter, LCD
STUDI MENGENAI PENGARUH TEGANGAN IMPULS TERHADAP KECEPATAN PERAMBATAN PELUAHAN PADA PERMUKAAN ISOLATOR KERAMIK TERPOLUSI GARAM DI DAERAH TROPIS Djoko Adi Widodo Widodo, Djoko Adi
Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memaparkan studi mengenai perambatan peluahan pada lapisan polutan permukaanisolator di daerah tropis yang diterpa oleh tegangan impuls. Tujuannya untuk memperoleh informasimengenai pengaruh perubahan tegangan impuls terhadap kecepatan perambatan peluahan padapermukaan isolator dan pengaruh arus bocor pada permukaan isolator yang disebabkan oleh terpaantegangan impuls terhadap kecepatan perambatan peluahan.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah isolator keramik jenis kap dan pin yang memilikiukuran 146 mm x 254 mm, jarak rambat permukaan isolator 310 mm dan jarak bocor permukaan 280mm. Tegangan impuls yang diterapkan dalam penelitian mengacu pada bentuk Standar Internasional, IEC1,2x50 m detik. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode simulasi dari model persamaanmatematik permukaan isolator terkontaminasi.Hasil penelitian ditemukan bahwa meningkatnya tegangan impuls yang diterapkan pada elektrodaisolator menghasilkan peningkatan kecepatan perambatan peluahan pada lapisan polutan permukaanisolator. Penerapan tegangan impuls semakin besar akan menaikkan arus bocor dan menyebabkankecepatan perambatan peluahan pada permukaan isolator menjadi meningkat. Kesimpulan dari penelitianini menunjukkan bahwa semakin besar tegangan impuls yang diterapkan akan menaikkan besarnya arusbocor dan kecepatan perambatan peluahan pada lapisan polutan permukaan isolator.Kata kunci: Tegangan Impuls, Arus Bocor, Kecepatan Perambatan Peluahan.
ANALISIS KERUGIAN DAYA PADA SALURAN TRANSMISI EHV (EXTRA HIGH VOLTAGE) DI PT. PLN PERSERO PENYALURAN DAN PUSAT PENGATURAN BEBAN JAWA BALI REGIONAL JAWA TENGAH DAN DIY UNIT PELAYANAN TRANSMISI UNGARAN Azis, Fathoni; Sumerti, I Nengah; Ngadirin, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik adalah sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga dalam penyaluranenergi tersebut harus benar-benar handal, tetapi dalam kenyataannya kerugian daya dalam sistemtransmisi tidak dapat dihilangkan tetapi kerugian daya harus diupayakan dalam batas normal yaitu 5 –15%. Kerugian daya yang terjadi pada saluran transmisi tegangan ekstra tinggi banyak diakibatkan olehbeberapa faktor misalnya kerugian daya yang diakibatkan oleh korona, resistan penghantar, kekotoranisolator dll. sehingga daya yang kirim dan daya diterima mengalami perbedaan nilainya, karena sebagiandaya ada yang hilang diakibatkan oleh faktor-faktor tadi diatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui berapa besar kerugian daya, jatuh tegangan, kerugian daya akibat korona dan nilai efisiesi yangterjadi pada saluran Ungaran – Pedan.Kata Kunci : Power loss, Bundled conductor, Resistance, Induktance
ARESTER SEBAGAI SISTEM PENGAMAN TEGANGAN LEBIH PADA JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH 20KV Cahyaningsih, Tri; Berahim, Hamzah; Subiyanto, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tegangan lebih adalah tegangan yang hanya dapat ditahan untuk waktu yang terbatas. Teganganlebih petir merupakan tegangan lebih aperiodik yang disebabkan karena sebab luar (External Over Voltage).Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah arester jenis oksida logam (ZnO) dengantegangan dasar 20 KV tipe POLIM-D 20 N buatan perusahaan ABB Swiss dan arester dari bahan keramikdengan tegangan dasar 18 KV buatan USA.Hasil pengujian yang diperoleh memperlihatkan bahwa arester polimer lebih konsisten dalammelakukan pemotongan tegangan impuls petir dan pemotongan tegangan impuls petir pada arester polimercenderung lebih stabil, yaitu ditunjukkan dengan grafik yang linier. Sedangkan untuk arester keramik padaawalnya pemotongan yang dilakukan sangat kecil namun pada pengujian ketiga dan keempat menunjukkanhasil yang lebih baik.Kata kunci : Tegangan Lebih, Arester, Tegangan Impuls Petir.
ANALISIS PENGARUH KEADAAN SUHU TERHADAP TEGANGAN TEMBUS AC DAN DC PADA MINYAK TRANSFORMATOR Singgih, Sugeng Nur; Berahim, Hamzah
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tegangan tembus (breakdown) merupakan suatu peristiwa apabila medan magnet dinaikkan(tegangan terus-menerus dinaikkan), atom-atom akan terionisasi dan sampai batas kemampuan isolatortersebut menahan tegangan maka isolator tersebut akan berubah menjadi konduktor. Saat kritis ini disebutbreakdown. Pengujian terhadap tegangan tembus diperlukan untuk mengetahui titik kritis dari isolasiminyak transformator.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya tegangan tembus pada minyaktransformator setelah diberikan tegangan tinggi AC dan DC dengan suhu minyak 500C, 700C dan 900C.Pengujian juga untuk mengetahui apakah minyak transformator bekas masih layak dipakai atau tidak.Pengujian tegangan tembus pada minyak transformator baru dibandingkan dengan tegangantembus pada minyak transformator bekas dimana terdapat perbedaan yaitu pada besarnya nilai tegangantembus. Besarnya nilai tegangan tembus pada tegangan AC juga dibandingkan terhadap nilai tegangantembus DC.Kata kunci : Tegangan Tembus, Minyak Transformator, Kekuatan Dilektrik.
SISTEM INFORMASI TRANSAKSIONAL DI SPBU 44-555-13 JL. GODEAN KM. 4.5 YOGYAKARTA dengan VISUAL BASIC 6.0. Hinayah, Titik; Adji, Teguh Baratha
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun suatu program aplikasi tansaksionalsehingga mampu memberikan kemudahan kerja bagian administrasi SPBU 44-555-13 jl. Godean km 4.5Banyuraden Yogyakarta menggunakan program visual basic 6.0. Alat yang digunakan dalam penelitian iniantaralain : diagram alir dokumen (flow map), diagram konteks (context diagram), dan diagram alir data(data flow diagram). Serta penelitian ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle).Adapun kebutuhan software yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Basic (VB). Tahappengujian, pembahasan dan analisis merupakan proses uji coba data input dan program (software), yangdalam hal ini input-nya adalah data-data penjualan pada SPBU 44-555-13 Jl. Godean KM. 4.5 Yogyakartadengan sistem yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0. Kemudian dari softwareini diperoleh output laporan yang dapat dijadikan sebagai acuan pimpinan SPBU dalam mengendalikanperusahaan. Dari hasil penelitian ini dengan diterapkannya sistem informasi transaksional yang baru diSPBU Banyuraden dapat mempermudah dan mempercepat proses transaksi hingga pembuatan laporannya.Sehingga meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja.Kata kunci : sistem, transaksi, SDLC, Visual Basic, Input, output
PENGATURAN SUHU DALAM RUANGAN SECARA DIGITAL Huda, Sakti Nur
Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital system used in equipments electronica, inclusive of among other things used as a means ofcontroller or arrangement. In this case to fulfill requirement of temperature condition of the desired, humanbeing a lot of designing a appliance which can be used to arrange temperature. For that this final projecttake problems how planning and make a appliance of temperature arrangement with digital system.instrument Used in this research consisted by network of temperature changer to tension(tranduser), analogous network of digital to converter ( A/D Converter), BCD seven Segment, and theappearance, network of controller and appliance of temperature changer and also power supply asgenerating tension for each of the network.Principle work this appliance is tranduser used in this network will yield tension, what resulted froma accepted by temperature change of the tranduser. output tension Yielded from tranduser exploited asinput of analogous changer network to digital, then the yielded output, in the form of digital code by networkof decoder BCD to seven segment, presented a displayed (seven segment). Tension Output from tranduserexploited as input tension for the controller network.Keyword : tranduser, ADC (analog to digital converter), BCD (binary code decimal), seven segment

Page 3 of 49 | Total Record : 482


Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro More Issue