cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14110059     EISSN : 25491571     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jte
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
Alat Sistem Skoring Tuberkulosis Anak Diaplikasikan dengan Menggunakan IC ATmega 32 Prasetyo, Muhammad Arif; Suryono, Suryono
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sistem Skoring TB (Tuberkulosis) pada anak merupakan pembobotan terhadap gejala atau tanda klinis yang dijumpai sesuai rekomendasi dari IDAI. Seiring perkembangan teknologi perhitungan skoring yang masih dihitung secara manual kemudian diaplikasikan dengan menggunakan IC ATMega32. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat digunakan oleh masyarakat dalam skrining atau diagnosis gejala awal penyakit TB anak di masyarakat. Sehingga mempermudah penegakan diagnosis akhir yang dilakukann oleh tenaga kesehatan. Alat ini merubah dari tabel sistem skoring TB pada anak, dan dirubah menjadi digital dengan menggunakan IC ATMega32 dan ditampilkan di LCD yang sesuai rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Pengujian dilakukan oleh para tenaga ahli dalam penelitian ini adalah dokter yang bekerja di Rumah Sakit Kumala Siwi Kudus. Pada pengujian alat itu, para tim tenaga ahli kedokteran memvalidasi alat tersebut sesuai dengan kriteria kelayakan alat yang sesuai dengan rekomendasi dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Setelah dokter melakukan pengujian alat tersebut para tim tenaga ahli yang dirasa telah sesuai dengan teori kesehatan, maka para tim tenaga ahli tersebut membuat surat pernyataan yang berisi bahwa alat tersebut dapat digunakan oleh masyarakat dalam skrining atau diagnosis gejala awal penyakit TB (Tuberkulosis) anak. Sehingga membantu kinerja para tenaga kesehatan dalam mendiagnosis akhir gejala TB(Tuberkulosis) pada anak. Alat ini dapat dikembangkan lagi, misalnya dikembangkan dengan aplikasi android. Kata kunci— sistem skoring, tuberkulosis, IC ATmega 32
Pemantau Temperatur dan Kelembaban Pada Rumah Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535 Supriyono, Supriyono; Selo, Selo; Andrasto, Tatyantoro
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor temperatur dan kelembaban sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pada rumah kaca. Temperatur dan kelembaban yang optimal bagi tanaman dibutuhkan agar hasilproduksi tanaman maksimal. Temperatur dan kelembaban pada rumah kaca harus setiap saat terpantauagar pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan dengan tepat. Untuk keperluan itu, makadiperlukan suatu alat pemantau temperatur dan kelembaban pada rumah kaca yang setiap saat dapatmenyajikan data temperatur dan kelembaban. Alat Pemantau Temperatur dan Kelembaban pada rumah kaca terdiri dari sensor temperatur(LM35DZ) dan sensor kelembaban (HS15P) sebagai unit masukan, Mikrokontroller ATmega8535 sebagai unitpemroses dan pengendali data, LCD M1632 sebagai unit penampil serta rangkaian catu daya. Perancanganperangkat lunaknya menggunakan Codevision AVR Evaluation dengan bahasa C. Kerja dari alat ini adalahsinyal dari sensor temperatur maupun sensor kelembaban dikirim ke mikrokontroler. Dalam mikrokontrolerdata yang diterima dikonversikan menjadi informasi temperatur dan kelembaban. Hasil konversi akanditampilkan melalui LCD.
Otomatisasi Air Conditioner Pendingin Ruangan Berbasis Mikrokontroler ATmega-16 Fasudin, Dedi
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Di era globalisasi ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang secara pesat, terutama bidang elektronika. Sehingga orang lebih memilih kegiatan yang dilakukan secara canggih atau automatis daripada dilakukan secara manual. Otomatisasi Air Conditioner (AC) Pendingin Ruangan berbasis Mikrokontroler diwujudkan dengan menggabungkan beberapa komponen utama yaitu mikrokontroler ATmega16 sebagai unit pemroses, catu daya sebagai sumber tegangan, relay elektromagnetik dan transistor sebagai saklar, LM35 sebagai pendeteksi suhu ruangan, dan LCD sebagai penampil program. Perancangan perangkat lunak sebagai pengendali program pada mikrokontroler Atmega16 menggunakan bahasa C dan perangkat lunak Code Vision AVR sebagai compiler-nya. Setelah dilakukan percobaan dan dianalisis maka dapat dikaetahui bahwa perangkat kerastelah berhasil dibuat menggunakan mikrokontroler Atmega16 yang digabungkan dengan instrumen pendukung lainnya. Pernagkat lunak juga telah berhasil dibuat menggunakan pemrograman bahasa C yang dicompile menggunakan CodeVision AVR. Secara keseluruhan software ini dapat bekrja menjalankan perintah menyalakan dan menonaktifkan Air Conditioner (AC) berdasarkan suhu ruangan yang telah ditentukan batasnya. Keywords— Mikrokontroler Atmega16, Air Conditioner, Catu daya, Relay elektromagnetik, Transistor, LM35, LCD.
Penerapan Audio Amplifier Stereo Untuk Beban Bersama dan Bergantian dengan Menggunakan Saklar Ganda sebagai Pengatur Beban Hidayat, Rahmat
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Driver audio amplifier mempunyai fungsi sebagai penguat penggerak yaitu menggerakkan daya isyarat masukan dan meneruskan ke bagian penguat akhir (power amplifier).Perangkat audio sangatlah penting, dimana penggunaannya sangat luas. Terutama digunakan untuk memungkinkan seseorang untuk mengatasi publik yang luas. Penguat audio atau alat penguat bunyi adalah penguat elektonik yang digunakan untuk menguatkansinyal bunyi yang berfrekuensi rendah hingga ke tingkat yang bersesuaian untuk menggerakkan loudspeaker. Bagian- bagian Audio amplifier meliputi : Input atau Microfon (mic), PreAmplifier (penguat awal), Tone and Volume kontrol, Power Amplifier, dan Loudspeaker. Power amplifier ditetapkan sebagai penguat terakhir dalam rantai transmisi (tingkat keluaran) dan tahap penguat yang biasanya membutuhkan perhatian yang besar untuk efisiensi daya. Pertimbangan efisiensi menyebabkan berbagai kelas power amplifier berdasarkan bias dari transistor output atau tabung. Berdasarkan Kelasnya, power amplifier dibagi menjadi kelas A, B, AB dan C untuk desain analog, dan kelas D dan E untuk desain digital. Distorsi seberangan adalah sebuah distorsi yang disebabkan oleh pergantian antara peranti yang menjalankan beban. Istilah seberangan berarti pergantian penggerakan sinyal dari satu peranti ke peranti lainnya, jadi sinyal menyeberang antar peranti. Dalam konteks penguat kelas-B, yaitu dari transistor NPN ke transistor PNP, dan sebaliknya. Selain distorsi, sebuah sistem audio sangat mudah kemasukan derau (noise). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Variabel dalam penelitian ini adalah dengan mengamati karakteristik audio amplifier stereo untuk beban bersama dan bergantian dengan menggunakan saklar ganda sebagai pengatur beban yaitu tingkat kecacatan (distorsi), daya maksimal output serta bentuk sinyal input dan output rangkaian. Besarnya penguatan tegangan V A (Gain, G) oleh rangkaian audio amplifier merupakan perbandingan tegangan keluar (Vout ) dan tegangan masuk (Vin ). Besarnya penguatan tegangan (G) suatu sistem audio amplifier untuk penguatan sinyal audio dapat dikonversikan dalam bentuk dB (desiBell) dengan menggunakan persamaan logaritma. Penguatan sebuah audio amplifier tergantung dari karakteristik transistor yang dipakai. Sebuah amplifier akan mengalami sebuah distorsi atau kecacatan dalam outputnya.Keywords— Audio, amplifier, stereo
Kinerja Arrester Yang Sudah Berusia Lebih Dari 10 Tahun di Gardu Induk 150 KV Ungaran - Semarang Andriawan, Deni
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja arrester yang berusia lebih dari 10 tahun. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi pustaka.Hasil dari pengecekan arus bocor pada counter yang terpasang di tiap arester menunjukkan arus bocor yang dibumikan dalam keadaan normal tidak melebihi jumlah nilai yang sudah ditetapkan yaitu sebesar 100 µA.. Berdasarkan hasil pembahasan pada penelitian ini, dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Menurut perhitungan jumlah arus bocor yang dibumikan, arrester yang terpasang masih berada dalam batas aman sesuai dengan nominal arus bocor yang telah ditetapkan. (2) Arrester yang sudah berusia lebih dari 10 tahun, 95,83% masih dapat bekerja dengan baik dan 4,17% masih perlu perawatan rutin. Kata kunci— learning, learning media, solar power plant
PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN UNIT PRAKTIKUM KARAKTERISTIK GENERATOR AC 1 PHASE Ananta, Henry; Sudana, I Made
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran praktikum mesin listrik, idealnya adalah mengamati alat atau benda pada ukuran/dimensi yang sebenarnya ada di dunia kerja. Pada kenyatannya sulit untuk membawa secara utuh dimensi peralatan yang ada di dunia kerja menjadi unit praktek yang sama dimensinya ke dalam laboratorium, seperti membawa generator pembangkit, motor induksi dengan daya besar, transformator daya yang biasa digunakan digardu induk, panel sinkronisasi generator dan sebagainya ke dalam laboratorium di perguruan tinggi. Kesulitan seperti ini secara prinsip tidak menjadi masalah karena karakteristik dari mesin listrik khususnya karakteristik generator ac dapat diamati dan dianalisis berdasarkan sifat dari mesin listrik dengan daya yang lebih kecil, yang ukurannya masih memungkinkan untuk dipasang di laboratorium. Tujuan penelitian; mengembangkan dan menguji unit praktikum karakteristik generator ac yang terdiri dari generator ac sebagai unit yang diamati karakteristiknya dan motor induksi sebagai unit penggeraknya. Hasil penelitian; telah direalisasikan unit praktikum karakteristik generator ac satu phase 1.000 Watt tegangan 220 Volt penguat medan magnit luar dengan motor induksi sebagai tenaga penggeraknya dan data hasil pengujian karakteristiknya. 
Pemeriksaan Kondisi Peralatan Mekanikal dan Elektrikal Gedung Menggunakan Metode Infrared Thermography Kusmantoro, Adhi; Sukamta, Sri
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Bangunan, baik gedung atau tempat tinggal, perlu dijaga tingkat keamanan, kenyamanan darikebakaran. Kebakaran bangunan tanpa diketahui gejalanya dapat dihindari dengan menggunakan melakukaninspeksi infrared thermography. Inspeksi ini menggunakan kamera inframerah yang dapat membantuidentifikasi potensi-potensi kebakaran bangunan, sehingga kejadian kebakaran dapat diidentifikasisebelumnya. Infrared thermography dapat mendeteksi kerusakan yang tersembunyi sehingga daapt segeradilaksanakan tindakan korektif untuk mencegah kerusakan yang lebih parah yang akan membutuhkan biayabanyak.Pada pelaksanaan inspeksi infrared thermography ini menggunakan kamera thermo tracer TH 7800dengan lokasi rumah sakit umum surya husada bali. Dari hasil inspeksi terdapat peralatan elektrikal (trafo,MCCB, fuse, kabel) yang mengalami kenaikan suhu dari suhu normal. Keywords— Infrared thermography, mekanikal elektrikal
Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu Kurniawan, Irfan; Putri, Riana Defi Mahadji
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Perkembangan teknologi sekarang ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Alat-alat dengan teknologi canggih telah banyak ditemukan seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Khususnya dibidang elektronika, segala aspek kehidupan manusia saat ini dan mendatang tidak akan lepas dari perkembangan teknologi ini.Pemantauan suhu presisi sangat dibutuhkan di dunia industri saat ini khususnya di dunia industri pangan dan minuman yang memiliki tingkat kadaluarsa. Salah satu aplikasi penggunaan pemantauan suhu presisi yaitu pada proses pasteurisasi. Alat Pemantau Kestabilan Pasteurisasi Susu ini menggunakan mikrokontroler AT Mega 8535 sebagai inti atau otak, yang di jalankan menggunakan program. Alat ini juga memakai sensor suhu DS18S20 sebagai pendeteksi suhu dimana sensor ini sudah memiliki output digital, dan alat ini menggunakan IC timer DS1307 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, juga IC MOC3020 yang berfungsi sebagai pengatur batas suhu, dan juga LCD yang berfungsi untuk menampilkan pembacaan suhu, waktu, dan batas suhu yang semuanya sudah ditentukan dalam program. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian dan pembuatan alat pemantau kestabilan pasteurisasi susu ini adalah sebagai pembatas dan penyetabil suhu pemanasan pada suhu 800 sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Alat melakukan pemanasan susu sampai suhu mencapai batas yang ditentukan pada suhu 800 kemudian menyetabilkan suhu sampai jangka waktu yang ditentukan yaitu 1 menit. Keywords— Pemantau pasteurisasi, Mikrokontroler, Sensor suhu DS18S20.
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Peserta Didik Baru Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Fawaid, Ardian; Mulwinda, Anggraini
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penerimaan siswa baru merupakan suatu proses administrasi yang terjadi setiap tahun ajaran baru dimulai. Dengan menerima calon siswa baru yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sekolah maka akan dapat menunjang kualitas dan mutu dari sekolah tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, penerapan sistem pendukung keputusan dalam proses penerimaan peserta didik baru dirasa perlu untuk mempermudah dan mempercepat proses seleksi penerimaan perserta didik baru. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk membuat sistem pendukung keputusan penerimaan peserta didik baru adalah waterfall dan pengujian perangkat lunak menggunakan blackbox, performance testing dan service testing. Pengujian blackbox untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak, performance testing menggunakan yslow dan pingdom dan service testing menggunakan kuesioner untuk mendapat tanggapan dari responden. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan penerimaan peserta didik baru dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem pendukung keputusan penerimaan peserta didik baru sudah berjalan sesuai fungsionalitas yang seharusnya, performa yang dihasilkan sudah baik, kecepatan akses normal dan layanan dari semua aspek pengujian mendapat respon positif dari pengguna. Kata kunci— Sistem pendukung keputusan, AHP, waterfall, blackbox, performance
Mobile E-learning Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Dasar Elektronika Di Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Unnes Menggunakan Ponsel Firdaus, M Asysyifaul; Wibawanto, Hari; Adi, Slamet Seno
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bstrak— Perkembangan teknologi menjadikan ponsel memiliki fitur-fitur yang semakin lengkap hingga mendekati fungsi sebuah komputer. Dengan fitur yang begitu lengkap, saat ini ponsel dapat dimiliki dengan harga murah. Oleh karena itu kebanyakan para pelajar telah memiliki ponsel, dan membawanya saat bersekolah. Agar ponsel yang dibawa oleh siswa menjadi lebih bermanfaat, maka ponsel dimanfaatkan sebagai media untuk mengakses e-learning. Permasalahannya, bagaimana merancang e-learning yang dapat diakses melalui ponsel, bagaimanakah kinerja e- earning yang diakses melalui ponsel, dan apa tanggapan para pengguna. Keywords— M-learning, E-learning, dasar elektronika

Page 7 of 49 | Total Record : 482


Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro More Issue