cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 14110059     EISSN : 25491571     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jte
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
REKAYASA PENGUKURAN ENERGI LISTRIK BERSUMBER DARI ENERGI MATAHARI DI LINGKUNGAN KAMPUS KONSERVASI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Widodo, Djoko Adi; Suryono, Suryono
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sel surya merupakan kandidat utama untuk memperoleh energi dari matahari karena sel surya dapat merubah cahaya matahari menjadi energi listrik dengan nilai efisiensi konversi yang tinggi dan bebas polusi. Penelitian ini bertujuan melakukan rekayasa pengukuran energi listrik bersumber dari energi matahari agar dapat digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai potensi energi listrik bersumber matahari di wilayah Kampus Konservasi Unnes. Modul rekayasa pengukuran energi listrik bersumber energi matahari yang dihasilkan dari penelitian memiliki kapasitas mengukur besaran listrik berupa arus dan tegangan listrik. Arus dan tegangan listrik bersumber dari matahari yang terdeteksi dan terukur diketahui sebanding dengan intensitas sinar matahari yang menyinari permukaan sel surya. Unjuk kerja modul rekayasa disarankan agar dapat dikembangkan lagi melalui riset serupa. Pertama, dilengkapi dengan tampilan numerik dan grafis daya listrik, energi listrik, intensitas sinar matahari dan ploting besaran energi. Kedua, pengembangan teknologi media untuk merekam hasil pengukuran dan pemonitoran besaran listrik dari energi matahari. Media perekaman bisa diseting realtime dalam satu hari, satu minggu atau bahkan satu bulan. 
Pembuatan Alat Peraga Lemari Pendingin Sebagai Media Pembelajaran Mata Kuliah Teknik Pendingin di Universitas Negeri Semarang Yustiasri, Dita Yustiasri
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Media pembelajaran merupakan segala fisik yang menyajikan pesan serta perangsang peserta didik untuk belajar, sehingga keberadaan media pembelajaran penting untuk membantu dalam proses belajar mengajar. Alat peraga adalah salah satu media pembelajaran, dengan memanfaatkan alat peraga proses pembelajaran akan dapat mempermudah dalam memahami materi yang dipelajari oleh mahasiswa, karena ditampilkan dalam bentuk nyata. Teknik Pendingin adalah salah satu mata kuliah yang ada pada Prodi Pendidikan Teknik Elektro. Permasalahannya apakah alat peraga lemari pendingin layak sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Teknik Pendingin jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang. Untuk itu perlu diadakan penelitian untuk mengetahui apakah alat peraga lemari pendingin ini layak untuk dignakan sebagai media pembelajaran. Data dikumpulkan dengan metode angket tertutup maupun terbuka. Alat peraga lemari pendingin ini diujicoba oleh dosen ahli materi teknik pendingin. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif. Menurut hasil penelitian dari responden secara keseluruhan, alat peraga lemari pendingin pada mata kuliah Teknik Pendingin ini layak digunakan sebagai media pembelajaran. Dosen ahli materi mengemukakan alat peraga ini layak dijadikan alat peraga setelah adanya revisi alat. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa menurut mahasiswa media pembelajaran yang berupa alat peraga lemari pendingin pada mata kuliah Teknik Pendingin diwujudkan dengan menyusun prosedur kerja dengan langkah-langkah sebagai berikut: perencanaan alat peraga, penyediaan alat dan bahan, pembuatan alat peraga, validasi alat peraga, uji coba alat peraga, dan evaluasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan kepada mahasiswa dengan beberapa aspek, alat peraga lemari pendingin ini termasuk dalam kategori layak, sehingga alat peraga ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Namun masih terdapat kekurangan pada bahan penutup yang dugunakan seharusnya tidak menggunakan kaca agar tidah mudah pecah, dan jika menggunakan kaca suhu yang ada di dalam lemari pendingin masih dapat terpengaruh oleh suhu udara luar. Kata kunci— Media Pembelajaran, teknik pendingin, universitas negeri semarang, alat peraga, lemari pendingin
Studi Kelayakan Instalasi Penerangan Rumah Di Atas Umur 15 Tahun Terhadap Puil 2000 Di Desa Pancur Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Ali, Muhammad Hasan
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Instalasi listrik yang dipakai secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama akan mempengaruhi kehandalan kerja dari instalasi tersebut. Yang termasuk dalam kehandalan kerja adalah kualitas dan kuantitas dari instalasi yang dipasang. Baik cara pemasangan maupun bahan material yang dipakai akan mengalami penurunan. Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) tahun 2000 merupakan acuan utama tentang layak tidaknya instalasi listrik. Dalam PUIL 2000 tersebut juga menerangkan bahwa kelayakan instalasi listrik perlu diuji ulang secara periodik. Selain itu juga karena faktor pekembangan penggunaan beban, perubahan yang dilakukan pemilik instalasi akan banyak berpengaruh terhadap kelayakan instalasi listrik penerangan rumahnya. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kelayakan instalasi listrik penerangan rumah yang telah dipakai lebih dari 15 tahun di Desa Pancur Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang. Dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan tingkat kelayakan tersebut dibandingkan dengan PUIL 2000. Hal inilah yang menjadi tujuan dalam penelitan ini. Yaitu, mengetahui tingkat kelayakan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan instalasi penerangan rumah. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang instalasi listrik penerangan rumah, kepada pihak yang membutuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif. Keywords— Kelayakan instalasi, PUIL 2000
Mempercantik Tampilan Game 2D Menjadi 3D De Kronik Van Diponegoro Menggunakan Teknik Mode 7 Putra, Ardiana Rangga Pradana; Djuniadi, Djuniadi
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Naiknya popularitas game menyebabkan pengembang game (game developer) berlomba-lomba mempercantik tampilan game buatannya untuk semakin menarik perhatian pengguna. Antara lain dengan mengubah tampilan 2D menjadi 3D. Tampilan animasi citra 3D menghasilkan kualitas yang jauh lebih baik, serta memiliki grafik pergerakan dan style yang lebih bagus daripada animasi citra 2D. Teknik mengubah tampilan citra 2D menjadi 3D adalah mengatur memiringkan tanah yang dijadikan pijakan dan kamera proyeksi. Kemudian menyusun sprite objek-objek lain seperti karakter, pohon, dan bebatuan dimanipulasi agar terlihat tetap tegak. Hal ini dapat memberikan efek landscape 3D. Teknik seperti ini bernama Mode 7. Keywords— Lanscape 3D, citra 3D, teknik mode 7
Pembuatan Model E-Election Berbasis SMS Gateway Untuk Pemilihan Ketua Osis Mulyawati, Etika
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Aplikasi e-election merupakan konsep pemungutan suara secara elektronik. Model e-election ini dikembangkan denganmemanfaatkan kemajuan teknologi yang ada saat ini yaitu mobile phone beserta fasilitas SMS (Short Message Service). Dan untukmembuat sistem yang dapat mendukung aplikasi e-election menggunakan SMS tentunya membutuhkan peralatan mobile phone yangmenyediakan fasilitas SMS. Oleh karena itu untuk membuat sistem bekerja pada mobile phone adalah dengan menggunakan SMS Gateway. Tujuan penelitian ini adalah menggabungkan aplikasi pemungutan suara secara elektronik dengan fasilitas SMS, agar para pengguna semakin mudah dalam penyampaian suara yang dalam hal ini untuk pemilihan ketua osis dan diharapkan mampu menggantikan pemilihan secara konvensional yang selama ini diterapkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Reserch and Development (R&D). Data penelitian diperoleh dari uji awal produk oleh pengguna IT dan oleh siswa dengan model simulasi menggunakan instrumen penelitian berupa angket yang dianalisis kemudian ditarik kesimpulan secara deskri ptif. Hasil penelitian berdasarkan simulasi yang dilakukan, sistem dapat mengatasi collision pada layanan SMS yang dikirim secara bersamaan dalam jumlah banyak dengan rata-rata waktu yang dibutuhkan sistem untuk mengakses data yaitu 3 menit 5 detik. Kesimpulan dari hasil pengujian dan hasil angket, model e-election ini dapat dinilai berhasil sesuai indikator keberhasilan. Kata kunci— SMS gate way, model E-Election.
PERANCANGAN TRAFO TENAGA 60 MVA TEGANGAN 150/20 KV Sukmadi, Tedjo Faridh; Nugroho, Agung
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kebutuhan tenaga listrik semakin hari semakin meningkat,yang meliputi seluruh aspek kehidupan. Sementara penyediaan tenaga listrik memerlukan peralatan dan pusat pembangkit yang memerlukan investasi cukup besar. Peralatan yang digunakan pada umumnya masih import, hanya sebagian kecil yang mampu diproduksi dalam negeri. Transformator merupakan salah satu peralatan penyaluran tenaga listrik, sudah mampu diproduksi dalam negeri untuk kapasitas dibawah 60 MVA. Upaya peningkatan penyediaan transformator dengan kapasitas diatas 60 MVA, mulai dikembangkan dengan prasyarat-prasyarat yang sudah ditetapkan. Makalah ini menyajikan perhitungan perencanaan transformator 60 MVA untuk tegangan 150/20 KV. Perencanaan tidak terlepas dari penentuan material, perancanagan inti transformator, pemilihan konduktor, sistem pendingin dan spesifikasi standar internasional. 
Sistem Pengamatan Suhu dan Kelembaban Pada Rumah Berbasis Mikrokontroller ATmega8 Adiptya, Muhammad Yan Eka; Wibawanto, Hari
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Dalam keseharian kita terkadang diperlukan pengukuran suhu maupun kelembaban lingkungan di sekitar kita. Banyak macam sensor untuk pengukuran suhu atau kelembaban, semisal LM35, S18S20 maupun DHT11. Untuk pengukuran suhu dan kelembaban lingkungan sekitar kita maka bisa dipilih sensor yang cukup murah yaitu DHT11. DHT11 memiliki output digital yang sudah terkalibrasi. Sensor ini terdiri dari komponen pengukur kelembaban tipe resistive dan pengukuran suhu melalui NTC serta terhubung dengan 8 bit uC sehingga memberikan hasil yang cukup baik, kecepatan respon yang cukup, memiliki ketahanan yang baik terhadap interferensi dan cukup murah dalam harga. Interface yang digunakan adalah single write serial interface yang cukup cepat dan mudah. Ukuran sensor yang kecil, kebutuhan komsumsi daya yang rendah dan mampu mentransmisikan outputnya dalam jarak 20 meter. Kelemahan dari sensor ini adalah akurasi yang kurang, selain itu range pengukuran suhunya hanya 0 sd 50 derajat Celcius tapi dengan harga yang cukup murah sensor ini bisa menjadi alternatif untuk dipakai dalam pengukuran suhu dan kelembaban yang tidak terlalu memerlukan akurasi yang bagus. Misalnya pengukuran suhu kamar, pengukuran suhu dan kelembaban mesin penetas dan lain-lain. Jika jarak sensor ke uC kurang dari 20 meter maka perlu dipasang resistor pull up 5K di pin data nya. Sedangkan jika jarak lebih dari 20 meter maka perlu disesuiakan besarnya resistor pull up tersebut. Catu daya yang diperlukan DHT11 ini berkisar 3.5V sampai 5V. Akses ke sensor hanya diperbolehkan lebih dari 1 detik setelah catu daya pertama kali diberikan. Perlu pula ditambhakan kapasitor 100nF diantara pin VCC dan GND untuk filter catu daya. Keywords— sensor, mikrokontroler, DHT11, ATmega8
Pembuatan Inverter Untuk Air Conditioner Syukro, Ibnu
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bstrak— Otomatisasi Air Conditioner (AC) Pendingin Ruangan berbasis Mikrokontroler diwujudkan dengan menggabungkan beberapa komponen utama yaitu mikrokontroler ATmega16 sebagai unit pemroses, catu daya sebagai sumber tegangan, relay elektromagnetik dan transistor sebagai saklar, LM35 sebagai pendeteksi suhu ruangan, dan LCD sebagai penampil program. Perancangan perangkat lunak sebagai pengendali program pada mikrokontroler Atmega16 menggunakan bahasa C dan perangkat lunak Code Vision AVR sebagai compiler-nya. Alat untuk mengubah tegangan DC menjadi AC adalah dengan menggunakan Inverter. Inverter 1 phasa yang dirancang mampu mengubah tegangan 12VDC menjadi 220VAC. Metode pembangkitan gelombang/sinyal menggunakan rangkaian oscilator atau multivibrator yang dirancang dengan frekuensi 50Hz, untuk membangkikan gelombang kotak (Square Wave). Dalam pembuatan Penelitian ini, perancangan inverter dilakukan untuk tujuan efektif dan efisiensi Air Conditioner. Namun peneliti belum bisa mengujicobakan inverter tersebut dalam pengaplikasian Air Conditioner sesungguhnya karena daya yang dihasilkan masih sebatas 300 watt. Perencanaan inverter telah memenuhi persyaratan pembuatan inverter 1 fasa dengan menghasilkan tegangan keluaran 220 VAC, frekuensi 50Hz dan daya maksimal 300 watt. Pengujian rangkaian inverter dilakukan dengan mensimulasikan pengganti Air Conditioner dengan kipas angin berdaya 40 watt. Pada pengujian inverter terdapat voltage drop. Dari hasil perbandingan dan perhitungan secara teoritis dengan pengujian hasil output tegangan AC maka dapat dikatakan bahwa tegangan keluaran inverter tidak stabil maka di sarankan memakai stabilator tegangan agar tegangannya stabil. Inverter ini menggunakan MOSFET IRFZ44N dan berbagai macam komponen lain penunjangnya. Keywords— Inverter DC to AC, Air Conditioner dan Mikrokontroler.
Komunikasi Pada Robot Swarm Pemadam Api Menggunakan Protokol ModBus Pratama, Nianda Aji; Andrasto, Tatyantoro
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Kemajuan teknologi komunikasi mengakibatkan robot-robot di industri dapat berkomunikasi satu sama lain dalam mengerjakan tugas secara berurutan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem komunikasi antar robot dengan menggunakan suatu protokol komunikasi sehingga robot mampu mengenali setiap perintah yang diberikan. Sistem ini terdiri dari dua buah Robot Swarm Pemadam Api dimana setiap robot memiliki radio frekuensi untuk berkomunikasi dan beberapa sensor sebagai komponen feedback sistem otonomus robot. Pengujian secara global terbagi menjadi tiga yaitu pengujian sensor, pengujian PWM dan pengujian komunikasi. Hasil pengujian menunjukkan nilai ketelitian sensor SRF04 sebesar 0,43%, sensor fotodioda sebesar 5,07%, PWM 4,79% dan pengujian performansi sistem komunikasi menggunakan Protokol ModBus. Setiap data (informasi) yang diberikan pada masing-masing robot merupakan informasi maupun perintah bagi robot untuk mengerjakan suatu tugas. Komunikasi dapat dikembangkan menggunakan sistem broadcast. Kata kunci— Komunikasi Robot, Robot Swarm, ModBus Protocol.
Peningkatan Mutu Pembelajaran Mata Pelajaran Elektronika Dasar di SMKN 2 Salatiga dengan Memanfaatkan Multimedia Komputer Purwanti, Dwi; Yunianto, Yunianto
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Latar belakang penelitian ini adalah data hasil pengamatan dari Guru pengampu mata pelajaranElektronika Dasar di SMKN 2 Salatiga selama 2 tahun berturut turut menunjukkan bahwa dari rata-rata 32siswa tiap kelas X di Program Keahlian Teknik Audio Video hanya 10 % yang memperoleh nilai diatas 8..Untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi ajar yang kadang abstrak sepertielektronika, guru dapat mensiasati menggunakan media pembelajaran yang bisa mengatasi permasalahankekurangpahaman siswa dan sekaligus guru pun tidak terlalu sulit menjelaskannya serta menghemat alatdan bahan praktik. Salah satu alternatif pemecahan masalah ini adalah dengan memanfaatkan multimediakomputer. Masalah yang timbul adalah bagaimana mengembangkan pembelajaran mata pelajaranElektronika Dasar dengan memanfaatkan multimedia komputer dan apakah implementasi pemanfaatanmultimedia komputer pada mata pelajaran Elektronika Dasar ini dapat meningkatkan kualitas prosespembelajaran dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan TEI C SMK Negeri 2Salatiga sejumlah 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakankelas ( action research class ) yang dirancang melalui dua siklus. Adapun prosedur tiap-tiap siklus terdiridari : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Jenis data yangdikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dikumpulkan dengan teknik FGD, observasi,wawancara mendalam, dan pengukuran hasil belajar melalui tes. Data kualitatif yang terkumpul dianalisisberdasarkan: reduksi data, penyajian, penarikan simpulan dan verifikasi secara simultan. Sedangkan datakuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan : Prestasi belajar siswacenderung meningkat dari nilai rata-rata yang semula 5,58 pada siklus I meningkat menjadi 6,70 padasiklus II. Sementara faktor aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan menjadi kriteria sangat baiksebesar 75%. Hasil yang sangat memuaskan diperoleh dari kinerja guru mencapai skor sangat baik 90,45%pada siklus II dari yang semula 76,19% pada siklus I. Dari analisis data diperoleh simpulan : 1) Terjadipeningkatan hasil prestasi belajar siswa setelah diberi pembelajaran berbasis multimedia 2) Aktivitas siswadalam pembelajaran mengalami peningkatan yang sangat drastis untuk kategori baik dari 37,5% meningkatmenjadi 75%. 3) Kinerja guru sangat baik pada siklus II yaitu mencapai skor 90,45% dari yang semula sangatbaik 76,19% pada siklus I. Keywords— Mutu pembelajaran, kualitas proses, hasil belajar, elektronika dasar, multimedia komputer

Page 6 of 49 | Total Record : 482


Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2009): Jurnal Teknik Elektro More Issue