cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2015): July 2015" : 21 Documents clear
Pengaruh Program Latihan Fisik Kombinasi Groundstroke terhadap Peningkatan Sistem Energi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh latihan  sik kombinasi grounstrokes selama 12 kali perternuan terhadap perubahan peningkatan kemampuan  sik petenis lapangan SMARTS Club di Semarang sejumlah 20 orang. Rancangan penelitian dengan Randomized PretestPostest Control Group Design. Dilakukan tes / pengukuran awal terhadap kemampuan  sik 6 item tes yaitu ; tes reaksi, tes lari, tes power lengan, tes power tungkai, kelincahan, dan koordinasi. Setelah melakukan pretes sample dibagi 3 kelompok, masing-masing kelompok 7 orang untuk control hanya 6 orang. Kelompok 1 kontrol, kelompok 2 eksperimen mendapat perlakuan latihan  sik anerobik laktik kombinasi tehnik, kelompok 3 eksperimen latihan  sik anerobik alaktik kombinasi tehnik. Data hasil penelitian diolah menggunakan statistic uji t dengan taraf signi kansi 5 %. Hasil yang didapat bahwa latihan anerobik laktik yang dijalankan selama 12 kali pertemuan secara nyata atau signi kan dapat meningkatkan kemampuan  sik petenis lapangan dibandingkan dengan latihan  sik anedobik alaktik maupun kelompok kontrol.
engaruh Latihan Interval dan Kapasitas Vital Paru terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Crawl Sungkowo, Sungkowo; Rahayu, Kaswarganti; Budianto, Kumbul Slamet
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihaninterval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru serta interaksi antara latihan interval terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl. Sampel penelitian adalah atlet puteraKU II dan III Club Renang Shima Jeparakelompok umur II dan III usia antara 12-14 tahun berjumlah 8 orang. Sampel dikelompokkanmenjadi 2 (dua) kelompok yaitu sampel dengan kategori kapasitas vital parutinggi dan rendah. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif prosentase dan teknik analisis varians dua jalan dengan program SPSS. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh latihaninterval 1:1 dengan latihan interval 1:2 terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawldi peroleh f hitung (13,050) > f tabel (7,709), terdapat perbedaan kapasitas vital paru kategori tinggi dan kategori rendah terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl diperoleh f hitung (11,057) > f tabel (7,709), tidak ada interaksi antara latihan interval dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 m gaya crawl f hitung (1,858) f tabel (7,709). Simpulan terdapat pengaruh antara metode latihan interval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 meter gaya crawl.Tidak terdapat interaksi antara metode latihan interval dan kapasitas vital paruparu terhadap hasil kecepatan renang 50 meter gayacrawl.
Nasionalisme Olahraga Qoriah, Anirotul
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu nilai Olimpisme menyebutkan bahwa olahraga seharusnya bebas dari kepentingan dan keterlibatan tujuan-tujuan politik dan dilakukan demi kesenangan partisipannya. Meski demikian, kenyataan di dunia olahraga tidaklah seperti itu. Fenomena nasionalisme olahraga menunjukkan bagaimana olahraga dan kepentingan politik saling berhubungan erat. Olahraga sering dijadikan alat pemerintah suatu negara untuk membangun nasionalisme bangsa dan sebaliknya pula, olahraga pun dimajukan dengan suntikan jiwa nasionalisme sebagai motivasi para olahragawan dan atlet. Tulisan ini merupakan kajian literatur tentang fenomena nasionalisme olahraga.Penulis membahas tentang konsep nasionalisme dan nasionalisme olahraga, kaitan nasionalisme dengan olahraga dan manifestasinya di lapangan, persoalan-persoalan nasionalisme olahraga, dan bagaimana memanfaatkan olahraga untuk membangun nasionalisme dan pula memanfaatkan nasionalisme untuk membangun olahraga di Indonesia
Pengaruh Latihan terhadap Jumlah Sel Natural Killer (NK) Sebagai Indikator Kekebalan Tubuh Latihan Supatmo, Yuswo; Susanto, Hardhono; Sugiharto, Sugiharto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh latihan SKJL 2010 terhadap jumlah sel NK pada lansia. Penelitian eksperimenpre test- post test control group design ini dengan subyek penelitian lansia usia 55-70 tahun di Kota Semarang. Dari 56 orang diteliti 30 orang secara random yang memenuhi kriteria inklusi dan terbagi dalam tiga kelompok, yaitu 10 orang pada kelompok P1 dengan perlakuan latihan 3 hari/minggu, 10 orang kelompok P2 dengan perlakuan latihan 4 hari/minggu dan 10 orang pada kelompok kontrol. Penelitian dilakukan selama 8 minggu dengan metode latihan SKJL. Pengukuran dilakukan sebelum perlakuan terhadap subyek penelitian dengan mengambil darah vena 3 mL, 30 menit setelah melakukan SKJL 2010 untuk menghitung jumlah sel NK. Setelah perlakuan selama 8 minggu, dilakukan pengukuran dengan protokol yang sama untuk mengambil data jumlah sel NK. Terdapat peningkatan jumlah rerata sel NK pada P1 (0,55%), kelompok P2 (1,18%) dan kelompok kontrol (0,33%), tetapi tidak ada perbedaan yang signi kan antara kelompok P1, P2 dan kelompok kontrol, pengaruh SKJL terhadap jumlah sel NK (p= 0,50). Latihan senam kesegaran jasmani lansia (SKJL) dapat meningkatkan jumlah sel NK, tetapi tidak ada perbedaan yang bermakna antar kelompok dengan latihan 2 hari/minggu, 3 hari/minggu dan 4 hari/minggu terhadap jumlah sel NK pada lansia.
Hubungan Antara Obesitas dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Julianti, Azizah; Pangastuti, Retno; Ulvie, Yuliana Noor Setiawati
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan aktivitas  sik dengan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi rawat jalan Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan analisis korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian : status gizi pasien hipertensi dalam kategori obesitas sebesar 64,1%. Aktivitas  sik pada pasien hipertensi dalam kategori sedang sebesar 67,3%. Hasil analisisKendall’s Taudiperoleh nilai p valuesebesar 0,235 (p>0,05) tidak terdapat hubungan obesitas dengan tekanan darah. Hasil analisis Kendall’s Taudiperoleh nilai p value sebesar 0,651 (p>0,05) tidak terdapat hubungan antara aktivitas  sik dengan tekanan darah. Simpulan : tidak terdapat hubungan yang signi kan obesitas dan aktivitas  sik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kotagede I Kota Yogyakarta.
Pendekatan Olah Raga Berbasis Sekolah dalam Mengatasi Obesitas pada Anak Indrawati, Fitri
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi obesitas pada anak-anak akhir ini terus meningkat. Pada anak sekolah, kejadian kegemukan dan obesitas merupakan masalah yang serius karena akan berlanjut hingga usia dewasa. Kegemukan dan obesitas terjadi akibat asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan.Asupan energi tinggi oleh konsumsi makanan sumber energi dan lemak tinggi, sedangkan pengeluaran energi yang rendah disebabkan karena kurangnya aktivitas  sik dansedentary life style.Oleh karena itu dipandang perlu untuk mengembangkan intervensi dalam rangka mengurangi prevalensi obesitas pada anak-anak.Dengan demikian obesitas pada anak memerlukan perhatian yang serius dan penanganan yang tepat dengan melibatkan peran orang-orang yang dekat dalam lingkungan hidupnya seperti orang tua dan guru di sekolah.
Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Menunjang Produktivitas Atlet Santik, Yunita Dyah Puspita
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam dari bakteri yang dihasilkan dari proses fermentasi karbohidrat. Prevalensi karies di negara berkembang masih tinggi. Segala usia dapat mengalami karies, baik usia anak-anak, remaja maupun dewasa. Adanya karies maka akan menyebabkan ketidaknyamanan, mulai dari rasa nyeri saat terkena dingin atau manis, hingga sakit berdenyut yang terus menerus. Kondisi tersebut akan berdampak negartif terhadap produktivitas. Seorang atlet harus memiliki kondisi  sik yang sehat secara menyeluruh. Apabila seorang atlet terganggu kesehatan gigi dan mulutnya, maka produktivitasnya juga akan terganggu. Oleh karena itu diperlukan tindakan preventif maupun kuratif terhadap para atlet. Tindakan preventif yang dapat dilakukan diantaranya dengan memperbaiki perilaku pemeliharaan kesehatan gigi. Diantaranya mengetahui cara menyikat gigi yang tepat, frekuensi menyikat gigi yang tepat, dan waktu menyikat gigi yang sesuai. Selain itu juga banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang non kariogenik, serta rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Tindakan kuratif yang dapat dilakukan dengan melakukan perawatan yang tepat terhadap masalah kesehatan gigi yang dihadapinya
Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Menunjang Produktivitas Atlet Santik, Yunita Dyah Puspita
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7880

Abstract

Karies merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh asam dari bakteri yang dihasilkan dari proses fermentasi karbohidrat. Prevalensi karies di negara berkembang masih tinggi. Segala usia dapat mengalami karies, baik usia anak-anak, remaja maupun dewasa. Adanya karies maka akan menyebabkan ketidaknyamanan, mulai dari rasa nyeri saat terkena dingin atau manis, hingga sakit berdenyut yang terus menerus. Kondisi tersebut akan berdampak negartif terhadap produktivitas. Seorang atlet harus memiliki kondisi  sik yang sehat secara menyeluruh. Apabila seorang atlet terganggu kesehatan gigi dan mulutnya, maka produktivitasnya juga akan terganggu. Oleh karena itu diperlukan tindakan preventif maupun kuratif terhadap para atlet. Tindakan preventif yang dapat dilakukan diantaranya dengan memperbaiki perilaku pemeliharaan kesehatan gigi. Diantaranya mengetahui cara menyikat gigi yang tepat, frekuensi menyikat gigi yang tepat, dan waktu menyikat gigi yang sesuai. Selain itu juga banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang non kariogenik, serta rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Tindakan kuratif yang dapat dilakukan dengan melakukan perawatan yang tepat terhadap masalah kesehatan gigi yang dihadapinya
Pengaruh Program Latihan Fisik Kombinasi Groundstroke terhadap Peningkatan Sistem Energi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7881

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh latihan  sik kombinasi grounstrokes selama 12 kali perternuan terhadap perubahan peningkatan kemampuan  sik petenis lapangan SMARTS Club di Semarang sejumlah 20 orang. Rancangan penelitian dengan Randomized PretestPostest Control Group Design. Dilakukan tes / pengukuran awal terhadap kemampuan  sik 6 item tes yaitu ; tes reaksi, tes lari, tes power lengan, tes power tungkai, kelincahan, dan koordinasi. Setelah melakukan pretes sample dibagi 3 kelompok, masing-masing kelompok 7 orang untuk control hanya 6 orang. Kelompok 1 kontrol, kelompok 2 eksperimen mendapat perlakuan latihan  sik anerobik laktik kombinasi tehnik, kelompok 3 eksperimen latihan  sik anerobik alaktik kombinasi tehnik. Data hasil penelitian diolah menggunakan statistic uji t dengan taraf signi kansi 5 %. Hasil yang didapat bahwa latihan anerobik laktik yang dijalankan selama 12 kali pertemuan secara nyata atau signi kan dapat meningkatkan kemampuan  sik petenis lapangan dibandingkan dengan latihan  sik anedobik alaktik maupun kelompok kontrol.
engaruh Latihan Interval dan Kapasitas Vital Paru terhadap Kecepatan Renang 50 Meter Gaya Crawl Sungkowo, Sungkowo; Rahayu, Kaswarganti; Budianto, Kumbul Slamet
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v5i2.7882

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihaninterval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru serta interaksi antara latihan interval terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl. Sampel penelitian adalah atlet puteraKU II dan III Club Renang Shima Jeparakelompok umur II dan III usia antara 12-14 tahun berjumlah 8 orang. Sampel dikelompokkanmenjadi 2 (dua) kelompok yaitu sampel dengan kategori kapasitas vital parutinggi dan rendah. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif prosentase dan teknik analisis varians dua jalan dengan program SPSS. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh latihaninterval 1:1 dengan latihan interval 1:2 terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawldi peroleh f hitung (13,050) > f tabel (7,709), terdapat perbedaan kapasitas vital paru kategori tinggi dan kategori rendah terhadap kecepatan renang 50 m gayaCrawl diperoleh f hitung (11,057) > f tabel (7,709), tidak ada interaksi antara latihan interval dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 m gaya crawl f hitung (1,858) f tabel (7,709). Simpulan terdapat pengaruh antara metode latihan interval 1:1 dengan 1:2 dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 50 meter gaya crawl.Tidak terdapat interaksi antara metode latihan interval dan kapasitas vital paruparu terhadap hasil kecepatan renang 50 meter gayacrawl.

Page 1 of 3 | Total Record : 21