cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
KAREKTERISTIK DAN UJI PEMBAKARAN BIOPELET CAMPURAN CANGKANG KELAPA SAWIT DAN SERBUK KAYU SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF TERBARUKAN Al Qadry, Muhammad Gifani; Saputro, Danang Dwi; Widodo, Rahmat Doni
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v16i2.16176

Abstract

Energi tak terbarukan ketersediannya sangat terbatas sehingga apabila energi ini habis maka tidak dapat diperbarui kembali. Perlu adanya energi terbarukan untuk mengatasi masalah ini. Biopelet adalah salah satu bahan bakar terbarukan yang berasal dari biomassa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kualitas dari biopelet campuran cangkang kelapa sawit dan serbuk kayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Komposisi campuran bahan baku cangkang kelapa sawit dan serbuk kayu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100% : 30%, 70% : 30%, 50% : 50%, dan 30% : 70%. Pembuatan biopelet menggunakan mesh 80 dengan tekanan 200      . Hasil pengujian karakteristik biopelet dari campuran cangkang kelapa sawit dan serbuk kayu diperoleh 7,6 - 11 % kandungan kadar air, 67,6 - 68,08 % kandungan kadar zat terbang, 1,53 - 2,57 % kadar abu, 19,38 - 22,23 % nilai karbon terikat, 3563,05 - 4366,73 kal/g nilai kalor, dan 1,03 – 1,32 g/cc nilai kerapatan. Biopelet dengan kualitas terbaik terdapat pada jenis biopelet D dengan persentasi 30 % cangkang kelapa sawit dan 70 % serbuk kayu. Biopelet D adalah biopelet dengan laju pengurangan massa terlama, habis terbakar sampai dengan menit 26.
PENGARUH KONDISI PENUMBUHAN PADA SIFAT FISIS FILM TIPIS GA2O3 DENGAN DOPING ZNO Sulhadi, -; Marwoto, Putut; Sugianto, -
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i2.321

Abstract

Telah dapat ditumbuhkan film tipis Ga2O3:ZnO di atas substrat silikonmenggunakan dc magnetron sputtering (home made). Parameter deposisi yangdivariasikan dalam pembuatan film tipis Ga2O3:ZnO adalah daya plasma. Prosespenumbuhan dilakukan selama 3 jam. Struktur film dipelajari dengan menggunakandifraksi sinar X (XRD) dan SEM. Hasil difraktogram XRD dibandingkan dengandata JCPDS untuk mengidentifikasi struktur kristal yang tumbuh. Film tipis yangditumbuhkan dengan daya plasma 20,15 W dan 24,10 W teramati puncak difraksibersesuaian dengan orientasi bidang (201) yang menunjukkan lapisan tipisGa2O3:ZnO memiliki struktur monoklinik dan intensitas tertinggi bersesuaian denganorientasi bidang (400) pada fase kubik. Pada citra SEM dengan perbesaran 10.000kali teramati bahwa film yang ditumbuhkan dengan daya plasma 20,15 Wmempunyai morfologi yang lebih rata. Kondisi tersebut dikarenakan atom-atom yangmenempel pada substrat ada yang terlepas terlebih dahulu sebelum datang atom-atomyang tersputter dari target. Hal ini sebagai konsekuensi laju atom yang menujusubstrat relatif rendah karena ditumbuhkan pada daya plasma yang juga relatifrendah.Kata kunci: Ga2O3:ZnO, daya plasma, XRD, SEM, dc magnetron sputtering.
INTENSITAS SERANGAN ORYCTES RHINOCEROS PADA TANAMAN KELAPA DI JEPARA Indriyanti, Dyah Rini; Pertami, Adelia Rizki Purwidya; Widiyaningrum, Priyantini
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7615

Abstract

Salah satu jenis hama yang biasa menyerang tanaman kelapa adalah O.rhinoceros. Desa yang mengalami serangan hama ini adalah Desa Jerukwangi,Bondo, dan Tubanan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi areal pertanaman kelapa, intensitas kerusakan kelapa akibat serangan O. rhinoceros dan hasil monitoring O. rhinoceros. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi dengan metode survei dan wawancara petani pemilik tanaman kelapa. Jumlah petani sampel sebanyak 10 orang tiap desa. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lahan pertanaman kelapa masih belum terpelihara dengan baik. Persentse intensitas kerusakan kelapa akibat serangan O. rhinoceros di Desa Bondo (71%), Desa Jerukwangi (64%), dan Desa Tubanan (28%). Hasil monitoring O. rhinoceros yang tertangkap di Desa Jerukwangi menunjukkan masih terdapat potensi serangan dari hama ini, sehingga perlu waspada.
RANCANG BANGUN SISTEM GROUNDING UNTUK PENGEMBANGAN LABORATORIUM FISIKA UNNES SEMARANG Mosik, Mosik; Supriyadi, Supriyadi; Susilo, Susilo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i2.5551

Abstract

Hambatan tanah yang rendah sangat diperlukan untuk mengantisipasi arus balik sehingga dapat langsung di ketanahkan. Penelitian awal dilakukan dengan observasi lapangan untuk memetakan komposisi nilai hambat jenis (resisitivitas) tanah di depan lab Fisika menggunakan peralatan geolistrik dengan konfigurasi Wenner. Dengan menggunakan software pengolah data Res2DINV diperoleh model sismilasi irisan nilai hambat jenis (resisitivitas) tanah dalam variasi kedalaman. Hasil pengukuran geolistrik kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk penentuan penananman elektrode batang tunggal sebagai bagian utama dari system pentanahan (grounding). Pengujian hambatan tanah dilakukan dengan cara mengebor tanah guna pengaturan kedalaman tanam elektrode batang tersebut setiap penambahan kedalaman 0,5 m. Pengukuran hambatan tanah menggunakan peralatan ukur analog earth resistance tester. Hasil yang diperoleh menunjukkan kecenderungan bahwa makin dalam penanaman elektroda batang tunggal nilai hambatan tanahnya makin kecil.
PENINGKATAN KUALITAS MINYAK DAUN CENGKEH DENGAN METODE ADSORBSI Handayani, Prima Astuti; Rengga, Wara Dyah Pita
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i1.5523

Abstract

Teknik penyulingan yang dilakukan pengrajin minyak atsiri belum benar, sehingga minyak atsiri yang dihasilkan berkualitas crude. Minyak terlihat gelap kehijauan akibat kontaminasi logam Fe dan Cu. Adanya bahan asing akan merusak mutu minyak atsiri, menyebabkan harga jual turun. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh parameter-parameter yang mempengaruhi proses adsorbsi pada pemurnian minyak daun cengkeh. Pemurnian minyak cengkeh dengan metode adsorbsi terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama aktivasi bentonit dengan asam sulfat selama 24 jam, kemudian disaring, dicuci dan dikeringkan. Tahap kedua adalah pemurnian minyak cengkeh crude dengan menambahkan bentonit teraktivasi, diaduk, dipisahkan filtrat dan rafinatnya Dari hasil penelitian diperoleh semakin besar konsentrasi asam sulfat (0,4–2,0M) maka luas permukaan spesifik bentonit semakin meningkat dan optimum pada 1,2M.. Semakin tinggi suhu pemanasan bentonit teraktivasi (100-200oC), luas muka spesifik bentonit semakin meningkat. Kesetimbangan adsorbsi dicapai pada waktu adsorbsi 1 jam dan volume minyak cengkeh dengan berat adsorbat optimum pada volume 20 ml/gram adsorben.
SINTESIS GEOPOLIMER BERBUSA BERBAHAN DASAR ABU LAYANG BATUBARA DENGAN HIDROGEN PEROKSIDA SEBAGAI FOAMING AGENT Kusumastuti, Ella; Widiarti, Nuni
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i1.5332

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) menjelaskan hubungan antara jumlah H sebagai blowing agent yang ditambahkan terhadap sifat fisika dan struktur kimiawi geopolimer berbusa yang dihasilkan; dan (2) menjelaskan jumlah optimum H 2 O 2 yang ditambahkan untuk menghasilkan geopolimer berbusa dengan sifat kuat, densitas rendah dan isolator panas. Metode yang digunakan dalam sintesis geopolimer berbusa adalah dengan menggunakan abu layang sebagai sumber silika alumina yang diaktifkan dengan larutan pengaktif NaOH dan Na Silikat. Karakterisasi struktur kimiawi dilakukan dengan analisis fasa mineral dengan XRD dan analisis gugus fungsi menggunakan FTIR. Penambahan H sebagai foaming agent berpengaruh terhadap sifat fisika dan struktur kimiawi geopolimer berbusa yang dihasilkan. Penambahan H 2 O secara umum menurunkan kekuatan geopolimer dengan adanya pori yang terbentuk dari hasil peruraian H 2 menjadi H 2 O dan O 2 . Oleh karena itu penambahan H 2 O juga akan menurunkan densitas dan konduktivitas termalnya. Secara kimiawi, sifat material yang dapat diamati dari analisis dengan menggunakan FTIR, XRD dan SEM. Hasil analisis gugus fungsi dengan FTIR menunjukkan bahwa penambahan H 2 2 O tidak menimbulkan gugus fungsi baru dalam geopolimer, ditandai dengan adanya pita yang menunjukkan ikatan Si-O-Si dan Si-O-Al tidak berubah secara signifikan. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa material hasil sintesis berfasa amorf. Penambahan H 2 menyebabkan bertambahnya fasa kristal mineral sisa reaktan karena sebagian H 2 O bereaksi dengan basa. Hasil analisis dengan SEM membuktikan bahwa penambahan H 2 2 O memperbesar jumlah dan ukuran pori sampai dengan lebih dari 100mm. Jumlah optimum H 2 2 O yang ditambahkan untuk menghasilkan geopolimer berbusa dengan sifat kuat, densitas rendah dan isolator panas adalah pada penambahan H 2 O 2 2 30% sebanyak 2,0% (b/b) dengan hasil kuat tekan 21,2808 MPa, densitas 1800,8317 kg/m dan konduktivitas panas 0,0611 Watt/ m°K. Material ini potensial sebagai beton ringan dengan kekuatan sedang.
SINTESIS ZEOLIT A DARI ABU LAYANG BATUBARA MELALUI MODIFIKASI PROSES HIDROTERMAL Jumaeri, Jumaeri; Jananti, Pratiwi Dwi; Kusumastuti, Ella
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i2.5574

Abstract

Abu layang batubara telah digunakan untuk sintesis zeolit A melalui modifikasi proses hidrotermal. Modifikasi dilakukan dengan perlakuan homogenisasi campuran abu layang dan larutan NaOH jenuh. Sintesis zeolit diawali dengan melakukan reflux abu layang dengan HCl 1M dan mencucinya kembali hingga netral. Setelah tahap pengeringan sebanyak 10 gram abu layang ditambah dengan larutan jenuh yang mengandung 12 gram NaOH, dan diaduk sampai homogen, kemudian diuapkan. Campuran padat yang diperoleh dilebur dalam krus stainless steel, selama satu jam pada 600 C. Setelah melalui serangkain tahap hidrotermal selama 4 jam pada temperature 90 o C, zeolit hasil sintesis dikarakterisasi dengan menggunakan diffraksi sinar-X, mikroskop elkctron, spektroskopi FT-IR, metode BET untuk luas permukaan dan kapasitas tukar kation. Karakteristik zeolit A hasil sintesis menunjukkan kesamaan dengan karakteristik zeolit A komersial dalam hal pola difraksi, spektrum inframerah dan morfologi permukaan. Luas permukaan dan kapasitas tukar kation produk zeolit A menunjukkan kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan abu layang yang digunakan. o
PEMANFAATAN ABU VULKANIK GUNUNG MERAPI SEBAGAI GEOPOLIMER (SUATU POLIMER ANORGANIK ALUMINOSILIKAT) Kusumastuti, Ella; Sugiyo, Warlan
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i1.5542

Abstract

Telah dilakukan sintesis material berupa geopolimer dengan memanfaatkan abu vulkanik yang dihasilkan dari letusan gunung Merapi. Geopolimer merupakan polimer anorganik aluminosilikat dengan rantai SiO-Al yang disintesis dari material yang kaya akan silika dan alumina dengan larutan pengaktif natrium hidroksida. Analisis kandungan kimia abu vulkanik Merapi menunjukkan bahwa material ini termasuk material pozzolanik, dengan kandungan silika dan alumina yang tinggi, yakni 45,7% berat SiO ; 14,00% berat Al 2 O 3 ; 16,1% berat CaO; 18,2% berat Fe 2 O 3 dan 3,86% berat K O. Perbandingan mol SiO 2 /Al 2 O 3 2 dalam abu vulkanik Merapi cukup tinggi yakni 5,55. Abu vulkanik Merapi dapat disintesis menjadi geopolimer meskipun mempunyai rasio mol SiO 2 /Al 2 O yang tinggi, dengan cara mempertinggi konsentrasi larutan pengaktif NaOH serta menambah waktu curing selama 3 hari pada suhu 70°C untuk membantu proses kondensasi (lepasnya molekul air) pada geopolimerisasinya. Geopolimerisasi abu vulkanik Merapi pada suhu kamar tidak dapat terjadi, ditandai dengan kekuatannya yang sangat rendah. Karakterisasi pada geopolimer berbahan dasar abu vulkanik menunjukkan bahwa kuat tekan optimum dicapai pada komposisi dengan perbandingan abu vulkanik/Na silikat/NaOH/H 3 O sebesar 50/10/4/6 dengan kekuatan 61,16 MPa. Analisis kulitatif berupa fasa mineral dengan XRD dan ikatan kimia dengan FTIR menunjukkan bahwa telah terbentuk fasa amorf aluminosilikat geopolimer dengan ikatan Si–O–Si atau Si–O–Al. 2 2
ANALISIS PENURUNAN MUKA AIR TANAH DI SEKARAN DAN SEKITARNYA BERDASARKAN DATA ANOMALI GAYA BERAT MIKRO ANTAR WAKTU PERIODE 2013 Supriyadi, Supriyadi; Khumaedi, Khumaedi; Qosim, Ahmad; Qudus, Nur
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5426

Abstract

Telah dilakukan penelitian gaya berat di Sekaran dan sekitarmya dengan menerapkan metode gaya berat mikro antar waktu. Alat utama yang digunakan adalah gravimeter tipe Sintrex Autograv CG-5. Pengukuran dilakukan pada bulan Mei dan Oktober 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kedalaman muka air tanah yang diidentifikasi berdasarkan nilai gaya berat mikro antar waktu yang merupakan selisih antara gaya berat periode Oktober dengan Mei. Hasil penelitian secara umum menujukkan bahwa nilai anomali gaya berat mikro antar waktu terdapat tiga kemungkinan, yaitu (+) berhubungan dengan amblesan atau kenaikan muka air tanah, (-) berhubungan dengan penurunan muka air tanah, dan nol (0) tidak terjadi perubahan. Nilai (-) yang terjadi di beberapa tempat disebabkan oleh pengambilan air yang berlebihan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Kondisi ini akan mengakibatkan penurunan muka air tanah. Curah hujan yang terjadi selama rentang waktu pengukuran gaya berat tidak menyebabkan kenaikan muka air tanah karena pengambilan air yang lebih besar.
SINTESIS NANO Ag DENGAN METODE REDUKSI KIMIA Oktaviani, Dita Tri; F, Danang Cahya; Amrullah, Aziz
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5242

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh rasio mol agen reduktor etilen glikol terhadap Ag dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan.(2) Mengetahui pengaruh % PVA (b/v) dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Nanopartikel perak disintesis dengan metode reduksi kimia yaitu melarutkan AgNO 3 + ke dalam etilen glikol sebagai reduktor dan polivinilalkohol (PVA) sebagai stabilisator. Selanjutnya, dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan TEM (Transmission Electron Microscope). Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang relatif stabil pada pengukuran panjang gelombang maksimum 417-418 nm adalah nanopartikel yang disintesis menggunakan PVA 3 %. Karakterisasi dengan TEM menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis berdasarkan rasio mol etilen glikol terhadap Ag 50:1 memiliki ukuran terkecil dengan kisaran 10,15 – 27,56 nm dengan struktur kristal Face Centered Cubic (FCC). Semakin tinggi rasio mol EG dalam sintesis nanopartikel perak akan menghasilkan peningkatan absorbansi sampel yang signifikan.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue