cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
PEMBUATAN TINTA PRINTER DENGAN PIGMEN ORGANIK BERBAHAN DASAR SAMPAH DAUN Wiguna, Pradita Ajeng; Susanto, Susanto
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5247

Abstract

Waste became one of the unresolved issues in the society. One of the abundant number of waste is organic waste in the form of leaves. The high production of leaf litter on the environment are demanding alternative ways of handling the creative and innovative products useful. An attempt was made is the use of leaf litter as organic color pigments for ink printers. Manufacture of pigments made by reducing the leaf litter to form a homogeneous carbon powder that is burning leaf litter under conditions of low oxygen and then do a simple mixing process with other materials ink makers. The resulting ink tested of transmittance by varying the mass of carbon namely from 1 to 6 grams, the results indicate that the more carbon, the intensity of their light mass is getting low. At the time of adsorbtion rate test showed that carbon ink has almost the same velocity with the type of ink that is circulating in the market, i.e. 1.04 mm/s. Additionally carbon inks have dried faster speed compared to the existing inks on the market, i.e. the ratio of 106: 129 seconds. In the test performance of carbon ink on the printer shows the results that more black and smooth so that appropriate if applied as an inkjet printer.
STUDI PENGGUNAAN PREKURSOR HORMON STEROID DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS REPRODUKSI BURUNG PUYUH JANTAN (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) Isnaeni, Wiwi; Fitriyah, Abdiyadul; Setyani, Ning
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i2.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji efek penggunaan prekursor hormon steroid(dari bahan alami) dalam pakan terhadap kualitas reproduksi puyuh jantan. Prekursorhormon steroid dari bahan alami yang dimaksud yaitu minyak ikan lemuru (sumberomega-3), minyak sawit (sumber omega-6), dan kuning telur (sumber kolesterol),yang dicampurkan ke dalam pakan. Dalam penelitian ini digunakan 175 ekor burungpuyuh jantan umur empat minggu, dengan berat badan 60-98 gram, dibagi secaraacak menjadi tujuh kelompok, yaitu R-0 (kontrol), R-1 (3% ML), R-2 (6% ML), R-3(3% MS), R-4 (6% MS), R-5 ( 3% KT), dan R6 (6% KT). Pemberian pakandilakukan pada pagi pukul 07:00 dan sore pukul 16:00 WIB sebanyak 20 g pakan/100g BB puyuh/hari. Air minum diberikan secara ad libitum. Variabel penelitian(indikator kualitas reproduksi puyuh jantan) berupa kadar hormon testosteron plasma,kualitas darah, kecemerlangan/warna bulu dada, kualitas suara, dan kualitasspermatogenesis. Untuk mengamati struktur histologi testis, terlebih dahulu dilakukanpreparasi jaringan testis menggunakan metode pewarnaan H-E. Data dianalisisdengan analisis variansi menggunakan RAL, dilanjutkan dengan uji kontras ortogonaldan uji morpometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ML dan MSmampu meningkatkan kecemerlangan warna bulu dada burung puyuhjantan (P<0,01). Pemberian pakan sumber asam lemak dan kolesterol terbukti mampumeningkatkan motilitas dan konsentrasi spermatozoa burung puyuh secara bermakna(P<0,01). Pemberian ML level 6% mampu menurunkan abnormalitas spermatozoasecara bermakna. Pemberian MS level 6% mampu meningkatkan jumlahspermatozoa yang hidup. Pemberian MS dan ML level 6% mampu meningkatkankonsentrasi spermatozoa, sedangkan pemberian kolesterol level 6% cenderungmenurunkan kualitas semen. Pemberian ML dan MS level 6% menyebabkanpeningkatan kadar hormon testosteron. Kadar hormon testosteron tertinggiditunjukkan oleh kelompok puyuh yang diperlakukan dengan ML 6%. Kadar hormontestosteron terendah ditunjukkan oleh kelompok puyuh yang diperlakukan denganKT 6 % dan kelompok kontrol. Tingginya kadar hormon testosteron pada perlakuanML 6% dibarengi dengan rendahnya kadar kolesterol total (196,93 mg/ dl), HDL(79,73 mg/dl) dan LDL (12,68 mg/dl) pada plasma puyuh jantan. Pemberian ML,MS, dan KT level 6% juga meningkatkan hampir semua indikator kualitas suara.Kata Kunci: Minyak ikan lemuru, minyak sawit, kuning telur, hormon testosteron, kualitasreproduksi puyuh jantan.
DAMPAK PENGOPERASIAN INDUSTRI TERHADAP KUALITAS UDARA DAN KEBISINGAN DI KAWASAN SIMONGAN KOTA SEMARANG Zaenuri, Zaenuri
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i2.5538

Abstract

Pengoperasian industri berpotensi menimbulkan dampak terhadap penurunan kualitas udara dan peningkatan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengoperasian industri terhadap kualitas udara dan kebisingan. Penelitian dilakukan di Kawasan Industri Simongan Kota Semarang. Data penelitian merupakan data sekunder, berupa hasil pengujian emisi dan udara ambien, serta kebisingan yang diperoleh yang dilakukan perusahaan, kemudian dilakukan cross check dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif dan inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada penurunan kualitas udara di Kawasan Simongan Kota Semarang. Hasil pengujian semua parameter kunci pada periode 20042009 menunjukkan, konsentrasi semua parameter kunci berada di bawah baku mutu yang ditetapkan, sehingga udara ambien di Kawasan Simongan relatif tidak tercemar. Hasil pengujian tingkat kebisingan permukiman di Kawasan Simongan berada di atas baku mutu, khususnya untuk tahun 2005-2008, tetapi hasil uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan yang signfikan antara tingkat kebisingan hasil pengukuran dengan baku mutu permukiman. Dengan demikian pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada peningkatan kebisingan di Kawasan Simongan Kota Semarang.
MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DAN SURYA SKALA KECIL UNTUK DAERAH PERBUKITAN Isdiyarto, Isdiyarto; Ananta, Henry; Purbawanto, Sugeng
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5422

Abstract

Energi terbarukan yang terdapat di Propinsi Jawa Tengah khususnya di daerah perbukitan kota Semarang dengan potensi cukup besar dan sesuai karakteristik sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan, murah dan ramah lingkungan salah satunya adalah energi angin yang dikonversi menjadi tenaga listrik menggunakan generator listrik yang digerakkan kincir angin. Potensi energi cahaya matahari di daerah tropis juga sangat besar dan dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan piranti sel surya yang bekerja berdasarkan efek photovoltaic. Dengan menyatukan dua kekuatan sumber energi terbarukan tersebut melalui pembangkit listrik sistem hibrid dapat dihasilkan energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga yang murah dan ramah lingkungan.
SIMULASI EFEKTIVITAS SENYAWA OBAT ERITROMISIN F DAN 6,7ANHIDROERITROMISIN F DALAM LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE SEMIEMPIRIS AUSTIN MODEL 1 (AM1) Prasetya, Agung Tri; Alaudin, M; Widiarti, Nuni
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.343

Abstract

Perkembangan pesat teknologi mikroprosesor telah mempengaruhiperkembangan ilmu kimia. Penggunaan komputer sebagai peralatan kerjalaboratorium dikembangkan menjadi suatu aspek kajian yang disebut dengankimia komputasi. Penelitian ini akan dibuat senyawa eritromisin F danΔ6,7anhidroeritromisin F beserta turunannya dan selanjutnya dihitung energinyamasing-masing menggunakan metode semiempiris AM1 dalam programHyperchem 7.5 versi evaluasi. Struktur eritromisin F dan Δ6,7anhidroeritromisin Fdioptimasi untuk memperoleh struktur yang mendekati keadaan yang sebenarnya.Analisis polaritas, energi ikat dan sudut torsinya dilakukan untuk mengetahui sifatstrukturnya. Energi ikat dari berbagai macam senyawa turunan eritromisin F danΔ6,7anhidroeritromisin F di dalam suatu reaksi dekomposisi dalam suasana asamdihitung untuk memperoleh suatu jalur mekanisme dekomposisi yang palingmungkin. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa mekanisme dekomposisieritromisin F dan Δ6,7anhidroeritromisin F dapat diprediksi menggunakan metodesemiempiris AM1. Senyawa eritromisin F dapat mengalami reaksi dekomposisidan diakhiri dengan terbentuknya senyawa eritralosamin dan lepasnya gula netralkladinosa, sedangkan senyawa Δ6,7anhidroeritromisin F dalam dekomposisi asamtidak dapat berlangsung hingga lepasnya gula netral kladinosa dan terbentuksenyawa 9,11;9,12-spiroketal. Jadi di dalam asam lambung, senyawaΔ6,7anhidroeritromisin F diprediksi akan lebih tahan asam dibandingkan senyawaeritromisin F.Kata Kunci: Dekomposisi, eritromisin, Δ6,7anhidroeritromisin F, energi ikat,Semiempiris, AM1
KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET LIMBAH PENGOLAHAN KAYU SENGON (ALBAZIA FALCATARIA) Saputro, Danang Dwi; Widayat, Widi; Saptoadi, Harwin; Fauzun, Fauzun
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i2.5570

Abstract

Saat ini pemanfaatan bahan bakar padat sudah jauh berbeda dan mengalami banyak perubahan, pembakaran adalah metode utama untuk mengubah bahan bakar padat menjadi energi. Dalam penelitian ini 3.5 gram briket dibakar dalam reaktor pembakaran tanpa adanya udara paksa. Termokontroler dipasang pada reaktor sebagai pengatur temperatur. Pengujian dilakukan dengan memanaskan briket pada reaktor sampai temperaturnya mencapai temperatur 823K, karakteristik pembakaran diamati dengan melihat perubahan massa briket saat dibakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembakaran briket serbuk kayu sengon sesuai dengan teori pembakaran bahan bakar padat yang menyatakan bahwa pembakaran bahan bakar padat dibagi menjadi tiga tahapan secara berurutan. yaitu pengeringan, dovolatilisasi dan pembakaran arang. Perubahan wujud fisis briket sebelum dan sesudah pembakaran tampak bahwa setelah dilakukan uji pembakaran tetap berbentuk silindris tetapi mengalami penyusutan dimensi baik diameter atau tinggi dan terlihat pori-porinya dan diduga bahwa pembakaran sampel dapat didekati dengan Shrinking Core Model (SCM),
PERBANYAKAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (NEP) PADA BERBAGAI MEDIA BUATAN ENTOMOPATHOGENIC NEMATODES (ENPS) REARING ON VARIOUS ARTIFICIAL CULTURE MEDIA Indriyanti, Dyah Rini; Awalliyah, Nurul Fitria; Widiyaningrum, Priyantini
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i2.5393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perkembangbiakan nematoda entomopatogen pada berbagai media buatan. Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, tujuh perlakuan dan lima ulangan. Tujuh perlakuan media yaitu media A(tepung kedelai), B (hati ayam), C (dog food), D (campuran hati ayam dan tepung kedelai 1:1), E (campuran tepung kedelai dan dog food 1:1), F (hati ayam dan dog food 1:1) dan G (campuran tepung kedelai, hati ayam dan dog food 1:0,5:0,5). Sebanyak 1,2 x 10 JI/ml di biakkan pada setiap media rearing selama empat minggu. Populasi NEP diamati setiap minggu. Hasil menunjukkan media terbaik untuk perbanyakan NEP adalah media E (campuran tepung kedelai dan dog food) dengan populasi tertinggi 3,5 x 10 3 JI/ml. media E mengandung karbohidrat 1,27%, protein 1,52% dan lipid 1,09%.
AKTIVITAS KATALIS CR/ZEOLIT ALAM PADA REAKSI KONVERSI MINYAK JELANTAH MENJADI BAHAN BAKAR CAIR Kadarwati, Sri; Susatyo, Eko Budi; Ekowati, Dhian
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.331

Abstract

Telah dipelajari aktivitas katalis Cr/Zeolit alam pada reaksi konversi minyakjelantah menjadi bahan bakar cair. Penelitian ini meliputi preparasi katalis Cr/zeolitalam dengan metode impregnasi, karakterisasi katalis, dan uji aktivitas katalisCr/Zeolit alam dalam reaksi konversi minyak jelantah menjadi bahan bakar cair.Reaksi dilakukan secara kontinyu pada fasa gas. Pada penelitian ini dipelajaripengaruh laju alir hidrogen dan waktu reaksi terhadap konversi minyak jelantahmenjadi bahan bakar cair. Hasil karakterisasi keasaman padatan menunjukkanpeningkatan keasaman total katalis. Analisis kualitatif menunjukkan peningkatankristalinitas katalis Cr/zeolit alam dan adanya spesi oksida dalam katalis seperti CrO2dan Cr2O3. Aktivitas terbaik ditunjukkan oleh kinerja katalis Cr/Zeolit alam padavariasi laju alir 5 mL/menit dan waktu 45 menit dengan konversi 75,23%.Berdasarkan analisis spektroskopi massa, produk mengandung senyawa pentana yangmuncul pada waktu retensi ( tR ) 14,566.Kata kunci : Cr/zeolit alam, minyak jelantah, bahan bakar cair
PEMANFAATAN ALUMINIUM SKRAP SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI KECIL PENGECORAN LOGAM NON FERRO MELALUI PERLAKUAN PADA LOGAM CAIR (SOLUTION TREATMENT) DENGAN ROTARY DEGASSER Budiyono, Aris; Widayat, Widi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i1.5561

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan metoda pemanfaatan aluminium skrap sebagai bahan baku ndustri Kecil Pengecoran Logam Non Ferro melalui perlakuan pada logam cair (solution treatment) dengan Rotary Degasser. Metode yang digunakana dalah Eksperimen Laboratorium. Bahan yang digunakan adalah sekrap aluminium terpilih dari bahan piston bekas dan pelek bekas. Bahan dilebur dan dilakukan perlakuan rotary degasser dengan variasi waktu 2 menit,2,5 menit, 3 rnenit dan 3,5 menit; untuk perbaikan butir dengan variasi Ti 0,03, 0,04 dan 0,05% sedangkan untuk modifikasi dengan variasi penambahan COVERAL 11 sebanyak 0,06%, 0,07% dan 0,08%. Kemudian di tuang pada suhu 724 C pada cetakan logam. Untuk memproduksi coran komponen otomotif (1) terlebih dahulu dipilih bahan yang tidak tercampur dengan bahan-bahan lain; (2) menggunakan dapur krusibel yang terbuat dari grafit dan burner pemanas yang mampu melebur bahan dengan sempurna; (3) pengendalian temperatur peleburan dengan menggunakan alat pengukur suhu (termocouple) dan mempertahankan suhu peleburan pada 725 o C karena diatas suhu tersebut aluminium banyak menghasilkan gas H yang berakibat porus pada hasil coran; (4) dilakukan perlakuan-perlakuan pada logam cair (solution treatment), perlakuan logam cair (solution treatment) dengan cara degassing menggunakan alat rotary degasser yang memberikan peningkatan sifat mekanik terbesar adalah pengadukan selama 2,5 menit, untuk perbaikan butir yang memberikan peningkatan tertinggi adalah dengan penambahan Ti (sebagai TiB) pada penambahan 0,05%, sedangkan untuk modifikasi yang memberikan peningkatan tertinggi adalah dengan penambahan COVERAL 11 pada penambahan 0,07%. 2 0
APLIKASI GOODNESS OF-FIT TEST KOLMOGOROVSMIRNOV (K-S) UNTUK PENGUJIAN WAKTU TUNGGU KECELAKAAN PESAWAT TERBANG Dwidayati, Nurkaromah
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i2.5533

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana prosedur untuk menguji kesesuaian himpunan observasi yang diasumsikan berasal dari distribusi Eksponensial? dan (2) bagaimana perluasan fasilitas komputasi dan analisis yang berkaitan dengan pengujian waktu tunggu untuk kecelakaan fatal dari pesawat terbang ? Bahan atau materi penelitian ini adalah berbagai hasil penelitian para pakar yang telah dipublikasikan di berbagai media (jurnal, internet, perpustakaan maupun korespondensi secara langsung). Untuk menganalisis hasil penelitian, dikaji secara deduktif-analitis, berdasar kajian hasil penelitian sebelumnya, definisi, asumsi dan teorema-teorema yang telah ada. Hasil analisis data diasosiasikan dengan waktu tunggu untuk kecelakaan pesawat terbang yang diperoleh dari NTSB (National Transportation Safety Board) untuk aplikasi prosedur yang telah ditentukan. Berdasar hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan (1) prosedur untuk menguji kesesuaian himpunan observasi yang diasumsikan berasal dari distribusi Eksponensial adalah dengan memodifikasi uji K-S dan (2) perluasan fasilitas komputasi dan analisis yang berkaitan dengan pengujian waktu tunggu untuk kecelakaan fatal dari pesawat terbang untuk prosedur yang telah ditentukan dikerjakan dengan bantuan software Excel dan SPSS. Waktu antar kejadian kecelakaan fatal pada skedul penerbangan armada besar di USA (1983-1998) mengikuti distribusi eksponensial, sedangkan untuk armada kecil tidak mengikuti distribusi eksponensial. Dengan demikian waktu antar kejadian kecelakaan fatal pada skedul penerbangan armada kecil di USA (1983-1998) tidak memperlihatkan sifat ”forgetfulness”, sedangkan untuk armada besar memperlihatkan sifat tersebut. Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan untuk mengembangkan prosedur uji kebaikan secara umum, mengingat bahwa waktu tunggu kecelakaan pesawat terbang tidak selalu mengikuti distribusi eksponensial sebagaimana diasumsikan.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue