cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
Pengaruh Substitusi Tepung Sorgum Putih pada Fig Bar terhadap Daya Terima Konsumen
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.23284

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung sorgum putih dengan persentase 50%, 60%, dan 70% pada pembuatan fig bar terhadap daya terima konsumen untuk aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian ini dilakukan pada di Laboratorium Pastry Bakery UNJ dengan menggunakan metode eksperimen untuk menguji pengaruh substitusi tepung sorgum pada aspek-aspek organoleptik. Populasi pada penelitian ini adalah produk fig bar yang merupakan kue kering berlapis dengan isian pasta buah tin, sedangkan sampel penelitiannya adalah fig bar dengan substitusi tepung sorgum putih sebesar 50%, 60%, dan 70%. Uji hedonik dilakukan kepada 30 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa fig bar dengan substitusi tepung sorgum putih sebesar 50% merupakan produk yang paling disukai pada semua aspek yang diuji dengan rentang nilai dari 3,77 hingga 4,10 yang tergolong dalam ketegori suka. Hasil uji Friedman menyatakan terdapat pengaruh substitusi tepung sorgum putih pada aspek warna, aroma, rasa manis, tekstur dimulut dan kekerasan. Hasil uji Tuckey menunjukkan bahwa substitusi tepung sorgum putih pada fig bar dengan persentase 50% adalah yang paling disukai sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai produk camilan sehat yang kekinian.
Eksperimen Pembuatan Cupcake Free Gluten Berbahan Dasar Tepung Biji Kluwih dengan Campuran Tepung Beras
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19550

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas cupcake free gluten dari aspek tekstur, warna, rasa, dan aroma, untuk mengetahui tingkat kesukaan, dan mengetahui kandungan protein dan serat pada cupcake free gluten hasil eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah One-shot case study. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varian klasifikasi tunggal untuk mengetahui perbedaan cupcake free gluten, deskriptif persentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat, dan uji kandungan protein dengan metode Kjedahl dan uji serat dengan metode Gavimetri. Hasil analisis cupcake free gluten berbahan dasar tepung biji kluwih dengan campuran tepung beras terdapat perbedaan pada aspek tekstur, rasa, dan aroma. Hasil analisis tingkat kesukaan terhadap masyarakat termasuk kedalam kriteria suka. Hasil analisis kandungan protein dan serat pada sampel A kandungan protein sebanyak 5,372% dan serat sebanyak 2,402%, sampel B kandungan protein sebanyak 8,524% dan serat sebanyak 4,283%, sampel C kandungan protein sebanyak 6,425% dan serat sebanyak 1,263%. Kesimpulan: 1) ada perbedaan kualitas cupcake free gluten ditinjau dari tekstur, rasa, dan aroma, sedangkan pada aspek warna tidak terdapat perbedaan, 2) cupcake free gluten hasil eksperimen disukai oleh masyarakat, 3) terdapat kandungan protein dan serat yang tinggi pada cupcake eksperimen.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENGEMBANGAN DESAIN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i2.6432

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis proyek pada peningkatn hasil belajar mahasiswa. Penelitian pada   tahun pertama yang telah dilakukan oleh Sicilia Sawitri,   adalah   pengembangan model pembelajaran berbasis proyek, sehingga   tersusun model pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Pengembangan Desain Busana, dilaksanakan tahun 2014. Uji coba kelompok kecil dilakukan mahasiswa angkatan 2015 yang mengambil matakuliah  Pengembangan  Desain.     Efektivitas  proses  pembelajaran  berbasis proyek pada kelompok kecil dapat diketahui melalui perhitungan   gain score, diperoleh hasil yaitu 0.72 termasuk kategori tinggi. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian adalah efektivitas pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah Pengembangan Desain tinggi. Saran yang dapat diajukan: Efektivitas pembelajaran dapat lebih ditingkatkan dengan memberikan pembelajaran di luar kampus, dengan mengunjungi rumah mode atau menyaksikan peragaan busana, dan model Pembelajaran Berbasis Proyek dapat diterapkan pada setiap mata kuliah praktek.
KELAYAKAN PRODUK BEDAK DINGIN DARI AMPAS SUSU KEDELAI UNTUK MELEMBABKAN KULIT WAJAH
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.12104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan kelayakan bedak dingin dari ampas susu kedelai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penilaian validasi produk oleh validator produk memiliki rata-rata 78% dengan kriteria layak. Hasil tingkat kesukaan memiliki rata-rata 77% dengan kriteria suka. Pada uji inderawi menunjukkan nilai rata-rata 82% dengan kriteria berkualitas sangat baik. Simpulan dari penelitian adalah produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan valid oleh validator produk serta melalui uji laboratorium, uji kesukaan, dan uji inderawi dan produk bedak dingin dari ampas susu kedelai dinyatakan layak digunakan dan berpengaruh setelah dilakukan uji klinis oleh panelis.
PERAWATAN WAJAH BERBAHAN MASKER HERBAL DAUN PEPAYA DAN JAGUNG UNTUK USIA 20 - 50 TAHUN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i1.16668

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya membawa pengaruh besar terhadap produk kosmetik terutama kosmetika modern seperti masker. Masker sebagai salah satu bahan perawatan wajah yang merupakan ritual untuk menghasilkan wajah cantik alami, banyak produk masker dipasar dengan pemakaiannya sangat mudah, praktis walau mahal, namun memiliki efek samping yang sangat membahayakan kulit wajah. Masyarakat masih banyak beranggapan merawat wajah dengan bahan alami lebih aman, namun tidak semua bahan alami seperti lemon, bawang putih, telur mentah dapat merusak wajah. Alternatif aman untuk mencerahkan, mengencangkan dan mengurangi noda bekas jerawat dari bahan herbal daun pepaya dan jagung yang dibuat masker. Tujuan penelitian ini : 1). mengetahui validitas masker herbal daun pepaya dan jagung, 2). mengetahui jenis kulit wajah usia 20 – 50 tahun yang cocok menggunakan masker daun pepaya dan jagung. Obyek penelitian adalah masker daun pepaya dan jagung dan subyek penelitian yaitu kelompok I remaja usia 20- 25 dan kelompok II usia 30-50 dengan 4 jenis kulit. Metode pengumpulan data yaitu observasi, eksperimen dan dokumentasi serta analisis menggunakan varian klasifikasi tunggal. Hasil penelitian membuktikan  daun pepaya dan jagung dinyatakan valid sebagai masker wajah berdasar uji indrawi rata-rata 3,38 ( warna, tekstur, aroma dan hasil ) dan laboratorium rata-rata 7,37%. Simpulan : 1). masker berbahan herbal daun pepaya dan jagung valid dapat digunakan sebagai masker untuk semua jenis kulit wajah. 2). Masker daun pepaya dan jagung paling cocok digunakan untuk kulit wajah berminyak untuk dua kelompok.
TARUB DAN PERLENGKAPANNYA SARAT DENGAN MAKNA DAN FILOSOFI
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i1.6423

Abstract

Pernikahan secara adat jawa, selaku menjadi pernikahan yang sakral dan agung. Adat – istiadat yang turun temurun penuh dengan, makna dan filosofi. Pemasangan tarub yang masih di pertahankan dan dilestarikan sampai masa kini diawali dengan pernikahan pada masa raja-raja mataram islam. Yaitu saat Ki Ageng Tarub,  menikahkan  putranya  Raden  Bondan  Kejawen  Dan  Dewi  Nawangsasih, karena merasa rumahnya kecil dan tamu yang akan hadir itu jumlahnya banyak oleh sebab itu ada ide untuk membuat tarub, dan dengan bantuan tetangga dan sanak family maka pembuatan tarub dapat di wujudkan dan pada saat itu berkembang cerita dongeng tentang Joko Tarub dan Dewi Nawang Wulan yang sampai saat ini cerita dongeng tersebut masih di kenal oleh masyarakat jawa. Tarub dengan segala perlengkapannya mengenalkan, makna dan filosofi petuah, tata kehidupan berumah tangga. Contoh janur kuning mengandung makna rasa syukur kepada Allah dan filosofinya untuk mendapatkan Cahaya Illahi Atau Keberkahan Allah, pohon pisang, buah dan jantung pisang mengandung makna pisang buah yang manis dan mengandung filosofi agar mendapatkan keturunan yang banyak sebanyak buah pisang setandan.  Cengkir Gading mempunyai makna kebulatan  tekad  filosofinya berarti sudah siap berumah tangga dan daun opo-opo daun yang mempunyai makna dan  filosofi  dapat  menolak halangan  dan  rintangan  dalam  rumah  tangga.  Tarub dengan segala bentuk dan perkembangnnya tetap mempertahankan adat istiadat budaya jawa yang mempunyai nilai luhur.
Perbedaan Hasil One Shoulder Dress Ukuran M ditinjau dari Bahan Thai silk, Rayon, dan Polyester
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i1.22507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil One Shoulder Dress ukuran M menggunakan bahan Thai silk, Rayon, Polyester, dan untuk mengetahui hasil manakah yang lebih baik antara One Shoulder Dress M menggunakan bahan Thai silk, Rayon, Polyester. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen.Dalam penelitian ini variabel bebas berupa jenis bahan yaitu bahan Thai silk, Rayon, dan Polyester.Variabel terikat berupa Hasil One Shoulder Dress meliputi bagian badan, bagian pinggang, bagian rok, tampak keseluruhan.Variabel kontrol berupa waktu, desain One Shoulder Dress, bahan, konstruksi pola, teknik jahit, mesin jahit, orang yang mengerjakan, mannequin.Metode pengumpulan data adalah observasi.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Uji Anova Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan fhitung 6,143 ftabel 0,003 α = 5%, maka hal tersebut menunjukkan ada perbedaan hasil One Shoulder Dress ditinjau dari bahan Thai silk, Rayon, Polyester, perlu dilakukan uji lanjut Post Hoc LSD untuk mengetahui pengaruh yang paling signifikan dari masing-masing bahan. Uji Lanjut Post Hoc LSD menunjukkan hasil terbaik One Shoulder Dress ukuran M menggunakan bahan Thai silk dibandingkan dengan menggunakan bahan Rayon dan Polyester. Perbedaan hasil One Shoulder Dress menggunakan tiga bahan dapat dilihat pada bagian badan dan rok. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan hasil One Shoulder Dress menggunakan bahan Thai silk, Rayon, Polyester. Hasil terbaik One Shoulder Dress ukuran M menggunakan bahan Thai silk dibandingkan dengan menggunakan bahan Rayon dan Polyester.
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Mie Instan Kari Aceh
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v5i2.15366

Abstract

Mie termasuk salah satu makanan yang sangat digemari oleh masyarakat Aceh, makanan sepinggan ini dapat dijumpai hampir di setiap warung yang ada di Aceh. Konsumsi mie bagi masyarakat Aceh menduduki peringkat kedua tertinggi setelah nasi.Tujuan penelitian ini  untuk memperoleh resep standar mie instan bumbu kari Aceh, mengetahui karakteristik organoleptik  mie instan bumbu kari Aceh, dan daya terima konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan di Lab. Tata Boga-FKIP-Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh. Mie instan bumbu kari Aceh dinilai dengan uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, rasa) oleh narasumber sebanyak 5 orang dengan uji pengamatan (Sensory Evaluation) dan uji penerimaan (Preference Test) oleh konsumen sebanyak 100 orang. Analisis data yang digunakan adalah uji LSD (Least Significant Different) pada taraf signifikansi 0.05 dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil analisis data menunjukkan bahwa,  menurut narasumber mie instan kari Aceh terbaik ditinjau dari  warna, tekstur dan rasa adalah pada perlakuan Tc, untuk aroma pada perlakuanTb. Sedangkan konsumen lebih meyukai perlakuan Ta, ditinjau dari segi warna dan aroma dan rasa, sedangkan untuk tekstur menyukai perlakuan Tc. Uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa, hipotesis dapat diterima (H1) baik oleh narasumber maupun konsumen terhadap mie instan bumbu kari Aceh ditinjau dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa. Simpulan ada pengaruh signifikan yang diberikan oleh narasumber dan konsumen terhadap karaketristik organoleptik  pada mie instan bumbu kari Aceh pada perlakuan Tc.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR PERAWATAN KULIT DAN RIAS WAJAH PADA SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN KULIT DI SMK NEGERI 3 PATI
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i2.6414

Abstract

Tujuan penelitian  untuk  meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit melalui penerapan penggunaan multimedia interaktif di SMKN 3 Pati. Pelaksanaan  meliputi : perencanaan tindakan,  pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan harian, hasilnya dianalisis dengan menghitung persentase: kreativitas, ketuntasan, dan aktivitas guru. Hasil penelitian siklus I rata-rata tingkat kreativitas belajar sebesar 82% (baik) setelah diadakan tindakan siklus II menjadi 98% (amat baik), sehingga ada peningkatan sebesar 16%. Kualitas hasil belajar pada siklus I siswa yang mencapai ketuntasan ada 29 siswa (81%) setelah diadakan tindakan siklus II, kualitas hasil belajar siswa meningkat menjadi 36 siswa (100%) mencapai ketuntasan belajar. Kesimpulannya penggunaan multimedia interaktif dapat meningkatkan kreativitas belajar  siswa  kelas  X Tata  Kecantikan  Kulit  pada  mata pelajaran Perawatan Kulit dan Rias Wajah dengan materi “Perawatan kulit wajah tidak bermasalah (facial)”. 
quality of crochet cape making technique
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v9i1.26444

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas cape teknik crochet. Metode penelitian adalah penelitian eksperimen, jenis eksperimen dalam penelitian ini adalah murni, yaitu percobaan pembuatan cape dengan teknik crochet, dalam pembuatan cape teknik crochet menggunakan 3 bahan dasar benang rayon yang berbeda. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu 3 jenis benang rayon dan variabel terikat yaitu kualitas hasil cape teknik crochet. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dengan lembar pengamatan produk yang diuji oleh 58 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis varians (ANOVA) klasifikasi satu arah atau one way. Hasil analisis uji kualitas cape menunjukkan bahwa produk cape secara keseluruhan tepat, dengan menunjukkan bahwa FhitungFtabel(11.982 3.046), dan taraf signifikan 0.05 (0.000 0.05) maka Ho ditolak yang berarti ada perbedaan hasil pembuatan cape teknik crochet menggunakan macam-macam benang rayon. Cape 1 cape 2, cape 1 cape 3, cape 2 cape 1, cape 2 cape 3, cape 3 cape 1, cape 3 cape 2, dari perbandingan tersebut didapat simpulan perbandingan ketiga jenis produk sebagai berikut, cape crochet benang soft rayon small ply cape crochet benang soft rayon big ply cape crochet benang sweet rayon pita. Secara keseluruhan penilaian cape crochet benang soft rayon small ply mendapat penilaian sangat baik, karena memiliki kualitas bahan yang halus, ringan, dan nyaman. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah agar menciptakan cape crochet dengan benang dan desain yang sesuai dan bervariasi.