cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS ANTIOKSIDANDODOLDENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ANGKAK (BERAS MERAH TERFERMENTASI)
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13847

Abstract

odol banyak diusahakan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Perbaikan kualitas kuliner dodol akan sangat berdampak kepada kesejahteraan masyarakat. Dodol dibuat dengan dua jenis bahan dasar, yaitu buah dan tepung bijibijian. Permasalahan yang mengemuka saat ini adalah usia simpan dodol yang pendek, khususnya dodol yang berbahan dasar ketan dan minyak, karenatimbulnya ketengikan(oksidasi). Pada sisi lain, industri kuliner disemarang sedang berkembang pemanfaatan beras fermentasi Angkak, yang diyakini mampu memberikan dampak positif bagi konsumen yang mengkonsumsinya. Dihipotesakan dalam penelitian bahwa aplikasi ekstrak angkak pada industri kuliner dodol, khususnya pada proses pengolahannya, akan berdampak kepada dua hal. Yang pertama : adanya perbaikan daya tahan terhadap ketengikan dengan parameter kapasitas antioksidan serta estetikawarnamerahdodol dari kandungan beta karoten. Pendekatan eksperimen digunakan untuk mengetahui dampak aplikasi ekstrak Angkak dalam pengolahan dodol kudus. Hasil uji kimiawi terhadap kandungan dodol yang mengalami penambahan ekstrak angkak 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% antara lain sebagai berikut : Kandungan beta karoten dodol semakin meningkat dengan nilai: 0 ug, 17ug, 31ug, 50ug dan 87ug dimana kapasitas antioksidan dodol meningkat dari : 0.824%, 3.605%, 4.701%, 5.393% dan 10.683%. berdasarkan analisis regresi dengan nilai koefisien regresi = 0,96, diketahui bahwa semakin meningkat kandungan beta karoten dodol maka semakin meningkat pula kapasitas antioksidan dari dodol penambahan ekstrak angkak tersebut.
KONTAMINASI LOGAM BERAT PADA MAKANAN DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i1.6405

Abstract

Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang secara langsung berperan meningkatkan  kesehatan sehingga mampu melakukan kegiatan  sehari-hari secara baik. Untuk itulah keamanan makanan menjadi sangat penting agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Tetapi ironisnya, belakangan ini banyak makanan yang beredar di masyarakat tidak terjamin lagi  keamanannya. Khususnya karena  terkontaminasi  logam-logam berat seperti timbel (Pb), merkuri Hg), arsen (As) dan kadmium (Cd). Padahal bila logam-logam  tersebut  masuk  ke  dalam  tubuh  lewat  makanan,  selain  akan  menganggu system  saraf,  kerusakan  otak,  kelumpuhan,  pertumbuhan  terhambat,  kerusakan ginjal, kerapuhan tulang  dan kerusakan DNA atau kanker.
New Product Development Using Lean Startup Methodology (Case Study : The Atsomee)
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v10i1.31380

Abstract

Fashion itself is one of the dominant sub-sectors in contributing to the economy in Indonesia. The Atsomee is a new player in the sustainable fashion industry selling clothing for women. With so many competitors in the same field, The Atsomee must continue to pursue and innovate. The need for new products is one of the crucial things in running a business in the fashion sector. In addition, the existence of product variants is very much needed for The Atsomee because it has spent several months without launching a new product. This study uses the Lean Startup method in developing its new product. The use of this method involves the customer/prospective customer in determining product development with the hope that the resulting product is in accordance with the needs and desires of the customer itself. This study uses interviews and questionnaires to determine product validation, market validation, and also business validation. The results obtained will then be used as the main data for the manufacture of new products for The Atsomee.
Eksistensi Motif batik klasik pada generasi Z
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.29047

Abstract

Indonesia memiliki warisan budaya yang diakui oleh UNESCO yaitu batik. Penetapan terhadap batik karena batik mengandung tradisi lisan, ekspresi, bahasa asli, kemudian hadir dalam tradisi sosial; dan traditional craftmenship. Penetapan tersebut seharusnya menjadi peringatan untuk terus melestarikan batik, terutama pada generasi Z (generasi dengan tahun kelahiran 1996-2010) yang saat ini menjadi populasi terbesar secara global. Dalam perkembangan zaman saat ini, motif batik jarang mengikuti identitas asli batik sebagai warisan budaya yang tinggi nilai dengan mencirikan filosofi, karena motifnya telah mengikuti kebutuhan pasar dan tren. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis tingkat pemahaman generasi Z terhadap motif batik klasik. Hasil penelitian dapat dijadikan referensi acuan dalam memberikan edukasi kepada generasi Z atau mahasiswa, dengan menitikberatkan pada history batik. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuatitatif. Populasi berjumlah 86 orang sedangkan sample berjumlah 37 orang dengan teknik random sampling. Hasil penelitian yang menunjukkan hasil rata-rata 50, 87% dengan kriteria sedang, artinya Batik, Filosofi dan jenis motif batik klasik pada generasi Z kurang dimengerti.
Efektivitas Daun Waru Sebagai Bahan Dasar Shampoo Daun Waru Untuk Mengurangi Rambut Rontok
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19555

Abstract

Daun waru mengandung senyawa saponin yang dikenal sebagai pembusa alami dan bahan pencuci, serta flavonoid sebagai anti bakterisid yang dapat menekan pertumbuhan bakteri dan virus, sehingga dapat mempercepat perumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1. Validitas pembuatan shampo dari daun waru (Hibiscus Tileaceus) sebagai shampo untuk mengurangi rambut rontok : 2. Efektivitas shampo daun waru (Hibiscus Tileaceus) dalam mengurangi rambut rontok. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian pre-test and post-test group. Teknik analisis data uji inderawi dan uji kesukaan menggunakan deskriptif presentase, uji klinis menggunakan anava. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketiga jenis produk shampo dinyatakan valid dengan indeks persentase komulatif sebesar 73,61% berdasarkan uji inderawi. Ditinjau dari uji kesukaan, mendapatkan indeks persentase komulatif sebesar  86% dengan kriteria sangat disukai. Pengaruh shampo daun waru terhadap tingkat kerontokan rambut paling berpengaruh adalah produk C dengan indeks persentase komulatif sebesar 70,83%. Simpulan:Produk shampo berbahan dasar daun waru dinyatakan valid sebagai shampo untuk perawatan rambut berdasarkan aspek homogenitas, tekstur, aroma, dan kemudahan aplikasi sebagai shampo untuk mengurangi rambut rontok. Produk shampo berbahan dasar daun waru dapat mengurangi tingkat kerontokan rambut. Dari ketiga produk tersebut, yang paling efektif adalah produk shampo C karena memiliki kandungan daun waru paling banyak yaitu 66,7%.
Eksplorasi Patchwork Motif Gajah sebagai Decorative Trims pada Jaket Wanita
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.23961

Abstract

Gajah adalah binatang yang memiliki badan yang besar dan kuat. Bagian-bagian tubuh yang dimiliki oleh gajah dapat dianalogikan pada kekuatan. Aplikasi patchwork adalah teknik menggabungkan potongan kain dengan cara dijahit menjadi suatu desain tertentu. Sumber ide pembuatan karya ilmiah ini berasal dari gajah yang diwujudkan menjadi hiasan dekoratif berupa aplikasi patchwork berbentuk kepala gajah sebagai decorative trims  pada busana kasual berupa jaket wanita. Motif kepala gajah pada jaket memberikan lambang sosok pribadi yang kuat pada wanita yang memakainya. Tujuan pembuatan produk hiasan dekoratif adalah membuat produk inovatif berupa jaket wanita dengan hiasan aplikasi patchwork yang unik, pembuatan jurnal, dan memberi wawasan ilmu pengetahuan tentang aplikasi patchwork dan teknik decorative trims. Manfaat hiasan patchwork yaitu sebagai decorative trim pada jaket wanita. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini yaitu Project Based Learning dengan tahapan: penentuan sumber ide, mengetahui dan mempelajari teknik patchwork bentuk kepala gajah, pembuatan moodboard, pembuatan desain, dan pembuatan produk.
Eksperimen Pembuatan Egg Drop Cookies Berbahan Dasar Tepung Pati Umbi Ganyong (Canna edulis Ker)
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui adakah perbedaan kualitas egg drop cookies substitusi pati ganyong dengan perbandingan pati ganyong dan tepung maizena sebesar 50% : 50%, 70% : 30%, dan 90% : 10%, ditinjau dari indikator warna, rasa, aroma, dan tekstur; 2) mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap egg drop cookies hasil eksperimen ditinjau dari indikator warna, rasa, aroma, dan tekstur; dan 3) mengetahui kandungan protein dan serat egg drop cookies hasil eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah Desain Acak Lengkap. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penilaian uji inderawi, uji kesukaan, dan uji laboratorium. Analisis data dalam penelitian ini adalah Analisis Varian Klasifikasi Tunggal (ANAVA) untuk uji inderawi yang dilanjutkan dengan uji Tukey, analisis deskriptif untuk uji kesukaan, dan analisis secara kimiawi untuk mengetahui kandungan protein dan serat pada egg drop cookies hasil eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) ada perbedaan kealitas inderawi egg drop cookies subtitusi tepung maizena dan tepung pati ganyong ditinjau dari indikator warna. Sedangkan pada indikator rasa, aroma, dan tekstur tidak ada perbedaan; 2) keseluruhan sampel egg drop cookies menunjukkan kriteria disukai oleh masyarakat; dan 3) kandungan protein pada sampel A1(0% TPG) yaitu sebanyak 9,13%, pada sampel A2(50% TPG) yaitu sebanyak 9,17%, pada sampel A3(70% TPG) yaitu sebanyak 10,19%, dan pada sampel A4(90% TPG) yaitu sebanyak 13,26%. Kandungan serat pada sampel A1(0% TPG) yaitu sebanyak 4,26%, pada sampel A2 (50% TPG) yaitu sebanyak 3,97%, pada sampel A3(70% TPG) yaitu sebanyak 4,35%, dan pada sampel A4(90% TPG) yaitu sebanyak 4,07%.
ACCEPTANCE TEST OATMEAL COOKIES DENGAN SUBSTITUSI DEDAK PADI
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i2.6428

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk membuktikan bahwa dedak padi dapat digunakan sebagai bahan pembuatan oatmeal cookies; 2) untuk mengetahui tingkat kesukaan oatmeal cookies dengan substitusi dedak padi terhadap aspek rasa, warna dan  tekstur;  3)  untuk  mengetahui  perbedaan  warna,  rasa,  dan  tekstur  oatmeal cookies yang di substitusi dengan dedak padi 50%, 75%, 100% dari tepung terigu. Penelitian ini terbagi menjadi dua tahap: tahap pertama yaitu penelitian eksperimen, tahap kedua yaitu penelitian organoleptik. Teknik pengumpulan data terdiri dari metode eksperimen, studi kepustakaan, dokumentasi gambar, observasi dan kuesioner.   Analisa   data   untuk   uji   hedonik   menggunakan   statistik   deskriptif, sedangkan uji mutu hedonik menggunakan uji Friedmen yang meliputi aspek rasa, warna, dan tekstur aotmeal cookies dengan menggunakan subtitusi dedak padi 50%, 75% dan 100%. Penelitian ini melibatkan 15 orang panelis agak terlatih untuk uji organoleptik. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 1) dedak padi dapat diolah menjadi bahan tambahan dalam pembuatan oatmeals cookies. 2) berdasarkan hasil uji hedonik menunjukkan bahwa rata-rata panelis menyatakan suka terhadap rasa, warna, maupun tekstur oatmeal cookies yang disubstitusi dedak padi dengan presentase 50%, 75% dan 100%. Sedangkan untuk mutu hedonik, berdasarkan uji Friedmen menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata pada rasa dan tekstur oatmeal cookies yang disubstitusi dedak padi dengan presentase 50%,75% dan 100%. Pada aspek warna, panelis menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang sangat nyata pada warna oatmeal cookies yang disubtitusi dedak padi pada presentase 50%,75% dan 100%.
PENERIMAAN TATA RIAS PENGANTIN MADURA LILIN PADA MASYARAKAT KABUPATEN SUMENEP
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.10504

Abstract

Modernisasi sekarang ini memiliki dampak negatif pada kekayaan ragam istiadat Indonesia, diantaranya tata rias pengantin Madura Lilin. Pemilihan tata rias pengantin dipengaruhi oleh adanya penerimaan. Penerimaan meliputi sikap, kepentingan, minat, pengalaman, dan harapan.  Metode penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di masyarakat Kabupaten Sumenep dengan kriteria wanita yang sudah menikah umur diantara 17-30 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner pada masyarakat Kabupaten Sumenep. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat disimpulkan secara umum bahwa penerimaan tata rias pengantin Madura Lilin pada Masyarakat Kabupaten Sumenep masuk dalam kriteria tinggi.
Pengembangan Model Pembelajaran Penyusunan Proposal Penelitian untuk Meningkatkan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v5i2.15371

Abstract

Pembelajaran penyusunan proposal penelitian di perguruan tinggi harus dikelola dengan baik agar mampu mendorong mahasiswa mandiri dalam bernalar, mampu melihat keterkaitan antar konsep dan materi, mampu berkomunikasi tulis, dan mampu memecahkan masalah yang sedang dihadapi dalam hal penyusunan proposal penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui analisis kebutuhan model pembelajaran penyusunan proposal penelitian di Jurusan PKK FT UNNES untuk meningkatkan keterampilan penulisan proposal penelitian mahasiswa, 2) mengetahui model pembelajaran penyusunan proposal penelitian di Jurusan PKK FT UNNES untuk meningkatkan keterampilan penulisan proposal penelitian mahasiswa. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research Development (RD), untuk menghasilkan suatu produk dan menguji efektifitas produk tersebut sesuai dengan tujuan pengembangan. Metode yang dipergunakan meliputi metode deskriptif dan evaluatif.  Penelitian dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Kegiatan pembelajaran penyusunan proposal yang dilakukan di Jurusan PKK FT UNNES ini meliputi: pemberian motivasi dalam penyusunan proposal penelitian bagi mahasiswa jurusan PKK FT UNNES, membentuk kelompok belajar, pelatihan penulisan proposal penelitian dan pendampingan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan unjuk kerja. Data yang terkumpul dianalisis dengan  deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data penelitian ini adalah sangat penting dilakukan pengembangan model pembelajaran penulisan proposal penelitian bagi mahasiswa jurusan PKK FT UNNES dan dari hasil ujicoba produk model pembelajaran penulisan proposal penelitian diperoleh hasil 89% yang termasuk dalam kategori baik.