EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis
Ekstakta is an interdisciplinary journal with the scope of mathematics and natural sciences that is published by Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia. All submitted papers should describe original, innovatory research, and modelling research indicating their basic idea for potential applications. The Journal particularly welcomes submissions that focus on the progress in the field of mathematics, statistics, chemistry, physics, biology and pharmaceutical sciences.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015"
:
8 Documents
clear
Identifikasi Morfologi dan Uji Aktivitas Antimikroba Terhadap Bakteri Escherichia coli Dari Fermentasi Buah Markisa (Passiflora sp.)
Habibi Hidayat
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art8
Telah dilakukan studi identifikasi bakteri dari buah Markisa dan uji aktivitas antimikroba terhadap bakteri Escerichia coli. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari buah Markisa, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi bakteri yang tumbuh dalam proses fermentasi buah markisasecara mikroskopik, dan uji aktivitas antimikroba dari hasil fermentasi Markisa (Passiflora Sp.) terhadap bakteri Escerichia coli. Identifikasi morfologi yang dilakukan dengan metode pewarnaan Gram dan uji aktivitas antimikroba dengan menggunakan metode cakram. Hasil yang diperoleh dari terhadap kedua isolat yaitu S1 berbentuk basil dan S2 berbentuk basil dan kokus. Perhitungan jumlah koloni pada pengenceran 10-7 diperoleh S1 sebanyak 16.107 cfu/ml dan S2 sebanyak 30.107 cfu/ml. Uji aktivitas antimikroba terhadap bakteri patogen Escerichia coli selama 1 x 72 jam yaitu isolat S1 diperoleh zona hambat pertumbuhan bakteri sebesar 11 mm, 13 mm dan 15 mm dan isolat S2 sebesar 13 mm, 14 mm dan 16 mm.
Studi Komputasi Metode Ab Initio Dft Dalam Kajian Struktural Dan Sifat Elektronik Senyawa Kalsium Borohidrid-Diamonia Sebagai Penyimpan Hidrogen
Muhammad Arsyik Kurniawan
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art3
Telah dilakukan kajian teoritis tentang struktur dan sifat elektronik dari senyawa Ca(BH4)2·2NH3 sebagai salah satu material yang berpotensi digunakan untuk menyimpan dan penghasil hidrogen melalui proses dehidrogenasi. Perhitungan teoritis energi, Density of States dan celah pita elektron dari struktur kompleks Ca(BH4)2·2NH3 dilakukan dengan Density Functional Theory (DFT) dan fungsi energi perubahan dan korelasi menggunakan metode Generalized Gradient Approximation (GGA). Berdasarkan analisis struktur dan sifat elektronik kristal kompleks Ca(BH4)2·2NH3 diperoleh atom–atom hidrogen yang berpotensi sebagai sumber molekul hidrogen yaitu hidrogen (Hδ-) dari BH4 dan hidrogen (Hδ+) dari NH3 dalam bentuk ikatan dihidrogen N– H···H–B. Hasil perhitungan simulasi didapatkan besar celah energi band gap sebesar 5,68 eV, yang menyatakan material ini sebagai insulator. Dari data analisis lebih lanjut terhadap studi pelepasan molekul H2 vs NH3 sebesar 2,30 eV vs 1,52 eV, mengindikasikan material Ca(BH4)2·2NH3 lebih rendah untuk melepaskan molekul H2 dibanding NH3, data ini sesuai dengan hasil pengamatan eksperimen.
Semiempirical Study On Electronical Transition Spectra Of Ethyl Pmethoxycinnamate (EPMS) From Kencur (Kaempferia Galanga) For Sunscreen Component
Salmahaminati Salmahaminati;
Mokhammad Fajar Pradipta
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art4
Telah dilakukan analisis in silico senyawa tabir surya Etil Para Metoksi Sinamat (EPMS) berdasarkan data transisi elektronik molekul senyawa yang bertujuan untuk memperkirakan EPMS sebagai senyawa tabir surya perisai alami UV-B. Kajian dilakukan dengan membuat model molekul senyawa tabir surya standar Isopropil Para Metoksi Sinamat (IPMS) yang dioptimasi geometri menggunakan metode semiempirik AM1 dan dilanjutkan optimasi analisis spektra transisi elektronik dengan metode ZINDO/S, ZINDO 1, PM3, dan AM1. Analisis spektra transisi elektronik difokuskan pada UV-B (290-315 nm). Hasil kajian secara umum menunjukkan analisis spekta transisi elektronik terbaik adalah ZINDO/s. Perhitungan dengan metode ZINDO/S pada IPMS menunjukkan λmax yaitu 290,77 nm dan senyawa EPMS diperoleh nilai λmax 292,41 nm. Hasil ini menunjukkan bahwa EPMS dapat dimanfaatkan sebagai perisai alami UV-B.
Penerapan Regresi Logistik Biner Terboboti Geografi dengan Pembobot Fixed Bi-Square (Geographically Weighted Binary Logistic Regression with Fixed Bi-Square Weight)
Tuti Purwaningsih
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art5
Regresi terboboti geografi adalah salah satu model yang digunakan dalam regresi spasial. Model tersebut digunakan ketika regresi spasial mengalami masalah heteroskedastisitas. Setiap lokasi akan memiliki model yang berbeda-beda tergantung dari signifikansi koefisien regresi yang ada pada setiap variable disetiap lokasi. Kemudian jika tipe data dari variabel respon adalah biner maka akan disebut sebagai regresi logistik biner terboboti geografi. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model tersebut pada kasus riel. Data yang digunakan diambil dari survei PODES yang terdiri dari satu variabel respon bertipe biner dan tiga variabel penjelas bertipe rasio. Variabel respon tersebut adalah kategori kemiskinan pada setiap kabupaten dan variabel penjelasnya adalah persentase desa perdagangan, persentase desa jasa dan rasio sekolah perdesa. Dari penelitian ini menghasilkan dua jenis model yaitu model global dan model lokal. Pada model global hanya dua variabel penjelas yang signifikan berpengaruh terhadap kategori kemiskinan di Pulau Jawa dengan nilai AIC sebesar 122.563. Pada Model Lokal menghasilkan hasil yang berbeda tergantung dari koefisien yang signifikan pada setiap kabupaten.
Monitoring Penggunaan Formalin Pada Daging Ayam (Observation The Use Of Formalin In Chicken)
Roza Azizah Primatika;
Heru Susetya;
Arselia Kartika Sari
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art6
Chicken is one of source of animal protein which consumed by many people. Although the animal protein is needed as a source of nutrition, the product becomes a danger when contain of formalin. This study aims to determine the level of use of formaldehyde in chicken meat in Yogyakarta traditional markets and the factors associated with the incident. The samples used were 56 chickens, obtained from 11 traditional markets in Yogyakarta were chosen randomly. Each sample was tested using two reagent is phenylhydrazine and Quantofiq. Interpretation of test phenylhydrazine that is colored bluegreen solution and eventually turned into a red-orange color if the sample is positive, and yellow if it is negative. At Quantofiq test the color will be formed at the end of the detection paper, then color matched to the color table to determine levels of formaldehyde in the samples tested. The results showed that 6 (10,7%) positive samples contain of formaldehyde and analysis of Chi-Square showed that p_value = 0.045. So sales location were association with used of formaldehyde in chicken meat.
Synthesis Of Porous TiO2 With Starch Template And Its Photoactivity Towards Photodegradation Of Methylene Blue
Gani Purwiandono;
Indriana Kartini
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art1
Hydrothermal synthesis of TiO2 using starch as pores forming agent has been investigated. The research aimed to investigate the effect of crystallinity and porosity of TiO2 to its photocatalytic activity using photodegradation of methylene blue. TiO2 was synthesized without starch and with various starch concentration (0.5%, 2.5%, 5%, 10% w/v). The starch was dissolved in ethanol,and then was added drop wisely into titanium (IV) tetraisopropoxide(TTIP) solution. The mixture was treated hydrothermally at 100 ºC for 4 h. Starch templatewas removed through calcination at 450 ºC for 4 h. The synthesized TiO2 was characterized by FT-IR spectrophotometry. The effect of starch concentration toTiO2 crystallinity was analyzed using XRD. The porosity of the synthesized TiO2 was determined using N2 gas sorption analyzer. The photocatalytic activity of TiO2 was monitored through the photodegradation of methylene blue. The XRD patterns show that the TiO2 synthesized with various starch concentration consists mainly of anatase crystalline. The particle size of TiO2 synthesized with starch 5% w/v is 11.32 nm with the specific surface area (SBET) of 110.189 m2/g, the total pore volume of 0.2cc/g and the pore diameter of 3.62 nm. The photoactivity test demonstrates that the synthesized TiO2 could degrade methylene blue up to 56.9% under UV irradiation for 30 minutes
Distribution Of The Difference Of Two Independent Poisson Random Variables And Its Application To The Literate Population Data
Atina Ahdika
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art7
Kajian mengenai distribusi dari suatu fungsi peubah acak, khususnya mengenai distribusi dari jumlah dua atau lebih peubah acak, sudah banyak dilakukan. Sedangkan kajian mengenai distribusi dari selisih dua peubah acak masih jarang dilakukan, terlebih pada peubah acak-peubah acak diskrit. Penelitian ini berfokus pada penurunan distribusi selisih dua peubah acak Poisson yang saling bebas. Metode yang digunakan untuk menentukan distribusi tersebut adalah metode fungsi pembangkit momen dan metode fungsi massa peluang. Karakteristik-karakteristik dari distribusi diturunkan melalui sifat-sifat dari momen ke- k ; khususnya dari momen pertama hingga momen keempat. Selanjutnya, distribusi dari selisih dua peubah acak Poisson yang saling bebas ini akan dibandingkan dengan distribusi Poisson Difference (PD) yang diturunkan oleh Alzaid dan Omair (2010) atau dikenal juga dengan nama distribusi Skellam. Parameter-parameter dari distribusi diestimasi menggunakan metode momen dan maksimum likelihood. Aplikasi pada data penduduk melek huruf dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai distribusi tersebut.
Air Pollution Simulation From Cirebon Power Plant Activity
Muhaimin Muhaimin;
Eko Sugiharto;
Adhitasari Suratman
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 15, ISSUE 1-2, 2015
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/eksakta.vol15.iss1-2.art2
Telah dilakukan penelitian simulasi sebaran polutan dari aktivitas PLTU Cirebon dengan menggunakan model gaussian plume. Persamaan gaussian plume digunakan untuk memprediksikan persebaran dan konsentrasi gas polutan di udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi polutan di udara ambien akibat dari aktivitas PLTU dan pemodelan dispersi polutan di udara yang berasal dari dua cerobong asap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi maksimum untuk semua parameter masih berada di bawah baku mutu yang telah ditetapkan. Adapun konsentrasi maksimum untuk parameter SOx sebesar 36,89 µg/m3 sedangkan NOx adalah 31,25 µg/m3. Sedangkan simulasi dengan menggunakan dua cerobong asap konsentrasi maksimum SOx sebesar 52,95 µg/m3 dan NOx sebesar 44,86 µg/m3.