cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Teknika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 1 (2010)" : 7 Documents clear
Studi Mengenai Pemilihan Jenis Sikat Karbon Dan Aplikasinya Pada Alternator Pengisi Aki Mobil Gatot Widodo,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi mengenai pemilihan sikat karbon sangat jarang sekali dilakukan dan ini sangat diperlukan sebagai informasi secara praktis tentang jenis-jenis dan karakteristik sikat karbon yang akan diaplikasikan pada alternator pengisi aki. Informasi ini dapat digunakan sebagai petunjuk/pengetahuan praktis bagi teknisi yang belum mengenal jenis dan karakteristik sikat karbon. Atas dasar itulah maka dilakukan penelitian tentang sikat karbon yang diaplikasikan pada alternator. Tujuan penelitian ini agar dapat diketahui dampak dari pemasangan sikat dengan berbagai macam jenis pada sebuah alternator. Setelah dilakukan penelitian diharapkan memberikan informasi praktis mengenai sikat karbon yang paling cocok diaplikasikan pada alternator. Dalam penelitian ini alternator sebagai media dibatasi hanya pada alternator mobil Mitsubishi L 300 dan beberapa variabel yang dijadikan sebagai kontrol. Prosedur dalam penelitian ini adalah dengan cara pemasangan beberapa jenis sikat karbon dalam rentang waktu, tempat, dan ukuran yang sama pada sebuah alternator. Kemudian dilakukan penelitian terhadap hasil output tegangan yang dikeluarkan dan juga seberapa besar tingkat keausan pada sikat karbon dan juga slip ring pada alternator. Setelah didapatkan data  penelitian dilakukan analisis sesuai dengan buku penunjang. Pengumpulan data juga dilengkapi dengan wawancara dengan ahli, dan brosur karakteristik sikat dari perusahaan produsen sikat karbon.  Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sikat karbon yang paling cocok untuk aplikasi alternator pada mobil Mitsubishi L 300 adalah sikat dengan ketentuan tingkat ketahanan tekan yang tinggi, apparent density yang tinggi, berbahan tembaga dan graphite (electro-graphite) dan mempunyai nilai hambatan yang rendah.
Rancang Bangun Alat Penguji Karakteristik Pengaman Arus Lebih Berkapasitas Maximum Sutedjo, ; Indhana Sudiharto,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mini Circuit Breaker (MCB) dan Thermal Over Load(TOR) merupakan pengaman gangguan arus lebih pada jaringan listrik, karena MCB dan TOR memiliki kinerja yang baik untuk mengamankan jaringan listrik dari gangguan arus lebih. MCB maupun  TOR perlu diuji secara berkala untuk mengetahui karakteristik kondisi terbaru peralatan tersebut. Sehingga dapat diketahui karakteristik waktu kerja yang baru. Prinsip utama pengujian karakteristik MCB atau peralatan pengaman arus lebih yang lain  adalah mengalirkan arus  yang bervariasi ke peralatan tersebut, sehingga akan diketahui karakteristik waktu kerjanya. Pada umumnya pengujian karateristik MCB melakukan pembebanan secara manual, merubah arus dengan cara merubah beban dan menghitung waktu dengan pencatat waktu secara terpisah. Pada penelitian ini dibuat rangkaian pengontrol gelombang penuh satu fasa yang difungsikan sebagai peralatan penguji karakteristik pengaman arus lebih yang bekerja secara otomatis. Rangkaian yang dapat digunakan rangkaian pengontrol gelombang penuh satu fasa dengan beban resistif. Komponen utama adalah dua buah SCR (Silicon Controlled Rectifier) yang dirangkai secara bidirectional. Dan mikrokontroller sebagai pengatur besarnya arus yang diinjeksikan dan mencatat waktu kerja/trip peralatan yang diuji
Rancang Bangun Thermometer Digital Menggunakan Sensor IC LM35 Noor Tjahjono,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam makalah ini dibahas tentang rancang bangun thermometer digital menggunakan sensor IC LM35. IC LM35 banyak digunakan dalam alat-alat pendeteksi suhu karena memiliki sifat antara lain linieritas yang tinggi, rentang pengukuran yang lebar, dan disipasi panas yang rendah. Sistem thermometer digital yang dibuat memiliki beberapa bagian, yaitu bagian transduser, konverter A/D, multiplekser, decoder BCD to seven segment, display seven segment, dan  rangkaian catu daya. Dari hasil uji coba secara empirik diketahui bahwa alat yang dibuat mampu mendeteksi perubahan temperatur dari 0oC sampai dengan 99oC.
Pemanfaatan Energi Limpasan Air Untuk Pembangkit Listrik Microhydro Di Bozem Morokrembangan Surabaya Subuh Isnur Haryudo,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji potensi energi yang dibangkitkan untuk menggerakkan generator dalam upaya mencari sumber daya listrik alternative. Penggunaan data primer dalam system kerja instrument digunakan didalam pembuatan prototipe sebagai pembanding potensi energi yang tersedia dan mengujicobakan pada lokasi penelitian. Dengan pembuatan prototipe akan dihasilkan kajian dan inovasi baru dalam penyedian energi alternative di tempat yang tidak lazim dalam penempatan pembangkit Microhydro yaitu di daerah Bozem. Prediksi potensi energi teoritis tahunan bozem Morokrembangan Surabaya adalah 29.370 KWH untuk tiap pintu dan total 6 pintu adalah 176.220 KWH, musim hujan 25.900 KWH musim kemarau 14.500 KWH dan musim pancaroba 80.800 KWH sedangkan hasil ujicoba prototipe potensi energi yang ada bisa dikembangkan lebih lanjut.
Analisis Obyek Uji Pada Tomografi Komputer Dengan Menggunakan Resolusi Rendah, Menengah Dan Tinggi Nur Kholis,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Computer Tomography  is a medical equipment that is used to identify the internal organs. In the process used when counter to scanning approximately 5000 ms in every good resolution of low-resolution, high in the middle and kolimator scanning using 5 mm, based on testing kolimator 1 mm, 3 mm produces a less clear image, it is because the energy received by a radioactive detector will be exhausted. Image szxe at low resolution 31 pixels x 31 pixels, high resolution of 63 pixels x 63 pixels and high resolution 127 pixels x 127 pixels. Results from high-resolution reconstruction has a more obvious when compared with low and medium resolution, due to more number of pixels and the time required in the longer counters. The results of scanning a result of projected sinogram and reconstructed image produced. Results of numerical and visual and the result is the same as the original test objects, at high resolution has the average e-max 0,196%.
Pengembangan Metode Levelized Reserve Capacity Untuk Optimalisasi Perencanaan Penjadwalan Pemeliharaan Pembangkit Terinterkoneksi Hidro Termal Unit Three Kartini,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tuntutan kualitas daya listrik yang disalurkan kepada konsumen wajib diupayakan pemenuhannya oleh pihak penyedia daya listrik. Perencanaan,penjadwalan, pengoperasian dan pengontrolan sistem tenaga listrik merupakan salah satu persoalan teknis maupun ekonomis, yang diakibatkan oleh beban sistem kurang dinamis. Untuk menghadapi permasalahan kebutuhan daya listrik yang berubah dari waktu ke waktu salah satunya adalah dengan mengoptimalkan perencanaan penjadwalan pemeliharaan pembangkit tenaga listrik hidro termal terinterkoneksi. Pada penelitian ini digunakan metode matematis dengan mengembangkan Metode Levelized Reserve capacity untuk optimalisasi perencanaan penjadwalan pemeliharaan pembangkit yaitu dengan meningkatkan kapasitas cadangan daya sistem. Dengan memenuhi persyaratan pengoperasian sistem tenaga listrik yaitu  peningkatan cadangan daya pada sistem dan meningkatkan keandalan serta kualitas sistem yang terinterkoneksi.
Komponen Proteksi Kabel Pada Saluran Bawah Tanah 150 KV Achmad Imam Agung, ; Sudarmono,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan tenaga listrik harus diimbangi dengan penyediaan tenaga listrik yang memadai baik dari segi kualitas dan kuantitas. Untuk memenuhi kuantitas daya yang dibutuhkan, usaha yang dilakukan adalah dengan dibangunnya Gardu Induk ke GIS . Karena terbatasnya lahan untuk penyaluran daya antara Gardu alternatif yang digunakan dengan pemakaian jenis kabel berisi minyak (oil filled cable) untuk saluran transmisi bawah tanah, karena kabel tersebut memiliki karakteristik listrik yang bagus. Biaya pembangunan saluran transmisi kabel bawah tanah lebih besar bila dibandingkan dengan biaya pembangunan saluran transmisi udara. Saluran transmisi bawah tanah dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, seperti temperatur tanah, hambatan thermal dari tanah dan kedalaman penanaman kabel Kegagalan isolasi (break down) dapat terjadi karena terbentuknya kantong-kantong udara (voids) didalam bahan isolasi yang diakibatkan kenaikan suhu penghantar. Dengan semakin besarnya tekanan pada kantong-kantong udara tersebut akan menimbulkan pelepasan muatan yang menembus isolasi. Kegagalan isolasi atau gangguan yang terjadi dapat mengakibatkan kerugian yang besar.

Page 1 of 1 | Total Record : 7