cover
Contact Name
widiyono
Contact Email
widiyono73@gmail.com
Phone
+62271-743493
Journal Mail Official
jikiusahidsolo@gmail.com
Editorial Address
Sekretaris Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Prodi Ilmu Keperawatan / Ners, Kampus Terpadu Universitas Sahid Surakarta Jalan Adi Sucipto 154 Surakarta 57144 Telp. (0271) 743493 / 743494 Fax. (0271) 742047
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKI
ISSN : 19798261     EISSN : 26570076     DOI : -
Core Subject : Health,
Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid adalah Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) dengan No. p-ISSN1979-8261 (edisi cetak) dan e-ISSN 2657-0076 (edisi elektonik). Berdasarkan surat edaran diatas maka mahasiswa program Studi Ilmu Keperawatan diwajibkan mempublikasikan Jurnal (skripsi/ Penelitian) tersebut ke dalam e-Journal Universitas Sahid. Untuk itu mahasiswa wajib membuat naskah publikasi dengan panduan penulisan merujuk pada panduan dari Universitas dan akan diterbitkan dalam majalah ilmiah JIKI JIKI hanya menerima naskah asli yang belum diterbitkan di dalam maupun di luar negeri. JIKI memuat naskah ilmiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal ini, yaitu trend keperawatan terbaru, inovasi dalam bidang keperawatan serta issue dalam bidang keperawatan. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan memperluas wawasan perawat baik praktisi maupun akademisi.Untuk itu JIKI menerima naskah untuk umum yang berkaitan dengan keperawatan.
Articles 317 Documents
HUBUNGAN PSIKOSOSIAL DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DUSUN MOJOREJO DESA MOJOREJO KECAMATAN KARANGMALANG KABUPATEN SRAGEN Ahmad Syamsul Bahri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu dari sekian banyaknya masalah kesehatan masyarakat karena dapat menimbulkan berbagai penyakit bahkan kematian. Pada masa remaja, ada sesuatu yang lain yang sama pentingnya dengan kedewasaan, yakni solidaritas kelompok, dan melakukan apa yang dilakukan oleh kelompok. Apabila dalam suatu kelompok remaja telah melakukan kegiatan merokok maka individu remaja merasa harus melakukannya juga. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan psikososial dengan perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini dilakukan di Dusun Mojorejo Desa Mojorejo Kecamatan Karangmakang Kabupaten Sragen dengan rancangan potong lintang (cross sectional), jumlah sampel sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui psikososial adalah kuesioner yang terdiri dari 33 pertanyaan dan kuesioner perilaku merokok, pada analisa data menggunakan uji statistik Chi Square Test. Hasil Penelitian : 1) Psikososial sebagian adalah sedang sebanyak 21 responden (70,0%). ; 2) Perilaku merokok sebagian besar adalah tidak merokok sebanyak 19 responden (63,3%). ; 3) Hasil analisis Chi Square diketahui ada hubungan psikososial dengan perilaku merokok dengan X2 = 13,286 nilai ρ = 0,010. Simpulan ada hubungan hubungan psikososial dengan perilaku merokok pada remaja.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU DALAM MELATIH TOILET TRAINING DENGAN KEMANDIRIAN TOILETING PADA ANAK USIA TODDLER DI DESA TUBAN KULON KECAMATAN GONDANGREJO KABUPATEN KARANGANYAR Umi Barokah; Vitri Dyah Herawati; Ahmad Syamsul Bahri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Ibu yang mempunyai pengetahuan yang baik berarti mempunyai pemahaman yang baik tentang manfaat dan dampak toilet training, sehingga ibu akan mempunyai sikap yang positif terhadap konsep toilet training. Sikap merupakan kecenderungan ibu untuk bertindak atau berperilaku. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap anak-anak di Dusun Tuban Kulon mayoritas memiliki kebiasaan yang salah dalam penerapan konsep toilet training, kejadian tersebut juga diperkuat dengan perilaku ibu yang salah dalam menanggapi keadaan anaknya. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dalam melatih toilet training dengan kemandirian toileting pada anak usia toddler di Dusun Tuban Kulon Gondangrejo Karanganyar. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan sampel sebanyak 35 ibu dari anak usia toddler di Dusun Tuban Kulon Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar diambil secara total sampling. Kuisioner digunakan sebagai alat pengumpul data penelitian. Teknik analisa data menggunakan analisis Spearman Rank dan analisa regresi linier sederhana pada taraf signifikansi 95%. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu mayoritas berpengetahuan baik (68,6%) didukung dengan perilaku ibu mayoritas berperilaku baik (62,9%) serta anak usia toddler mayoritas mandiri dalam melakukan toileting (60%). Dari hasil analisis Spearman Rank diketahui untuk hubungan pengetahuan ibu dengan kemandirian toileting diperoleh (r) sebesar 0,685 > r tabel (0,334) dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Artinya ada hubungan yang signifikan antara hubungan pengetahuan ibu dengan kemandirian toileting pada anak usia toddler dan untuk hubungan perilaku ibu dengan kemandirian toileting diperoleh nilai (r) sebesar 0,719> r tabel (0,334) dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Artinya ada hubungan yang signifikan antara hubungan perilaku ibu dengan kemandirian toileting pada anak usia toddler. Hasil analisis multivariat diperoleh Nilai Fhitung sebesar 20,650 > Ftabel (4,15) dengan p value = 0,000 < 0,05. Artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku ibu dengan kemandirian toileting pada anak usia toddler. Simpulan : Ada hubungan pengetahuan dan perilaku ibu dalam melatih toilet training dengan kemandirian toileting pada anak usia toddler di Dusun Tuban Kulon Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR Ahmad Syamsul Bahri; Indriyati .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan bulan Maret-April tahun 2014, di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karangayar dari 10 ibu hamil terdapat 5 (50%) ibu yang mengalami nyeri sedang pada pinggang, 3 (30%) mengalami nyeri berat dan 2 (20%) ibu tidak mengalami nyeri pinggang. Dari data di atas masalah masih banyaknya ibu hamil yang mengalami nyeri pinggang. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu Primigravida Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karangayar Metode: Penelitian ini merupakan jenis quasi eksperimen dengan rancangan one group pre and post test desaign. Populasi penelitian ini semua ibu hamil primigravida yang memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karangayar yang kemudian diambil sempel sebanyak 50 orang dengan teknik pusposive sampling. Adapun, alat analisis yang digunakan dengan uji t-test. Hasil: (1) Rata-rata tingkat nyeri pinggang pada ibu hamil primigravida sebelum melakukan senam mempunyai rata-rata tingkat nyeri 6,86 yang tergolong nyeri berat (56.0%); (2) Rata-rata tingkat nyeri pinggang pada ibu hamil primigravida sesudah melakukan senam mempunyai rata-rata tingkat nyeri 4,50 yang tergolong nyeri sedang (46.0%); (3) Ada pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu Primigravida Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karangayar (thit = 13,267; ρ-value = 0,000). Simpulan: Ada pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri pinggang pada ibu Primigravida Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karangayar
PENGARUH LATIHAN PASIF EKSTREMITAS BAWAH DENGAN PERCEPATAN BROMAGE SCORE PADA PASIEN POST OPERASI ANESTESI SPINAL DI RUANG PULIH SADAR RUMAH SAKIT TENTARA SLAMET RIYADI SURAKARTA Nurwakit .; Anik Suwarni; Lia Rahayu
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pengawasan dan monitoring pasca regional anestesi sangat perlu dilakukan untuk mencegah komplikasi-komplikasi pasca regional anestesi di ruang recovey room (RR). Sebagai indikator pengawasan pasca spinal anestesi adalah Bromage Score dimana apabila bromage score 2 menunjukkan bahwa obat anestetika yang menginervasi saraf simpatis, otonom, dan motorik telah berkurang keefektifannya, sehingga pengaruh pasien akan mempercepat pulih sadarnya. Tujuan: Mengetahui hubungan latihan pasif ekstremitas bawah dengan percepatan bromage score pada pasien post operasi anestesi spinal. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 93 responden dan diambil sampel sebanyak 48 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis korelasi product moment dari Pearson. Hasil : (1) Mayoritas responden mempunyai penilaian bahwa latihan pasif ekstremitas bawah tergolong tidak baik yaitu sebanyak 28 orang (58,3%); (3) Mayoritas responden dengan anestesi spinal tergolong mempunyai percepatan bromnage score antara 1 – 2 jam yaitu sebanyak 23 orang (47,9%); (3) Ada hubungan yang signifikan antara latihan pasif ekstremitas bawah dengan percepatan bromage score pada pasien post operasi anestesi spinal di ruang pulih sadar RST Slamet Riyadi Surakarta (rhit = 0,464; p = 0,025). Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara latihan pasif ekstremitas bawah dengan percepatan bromage score pada pasien post operasi anestesi spinal di ruang pulih sadar RST Slamet Riyadi Surakarta
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU WARGA WARAS DUKUH BUDU KABUPATEN SRAGEN Irnawati .; Ahmad Syamsul Bahri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia, salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sedang kita hadapi saat ini adalah beban ganda masalah gizi. Pada tahun 1990, prevalensi gizi kurang dan gizi buruk sebanyak 31%, sedangkan pada tahun 2010 terjadi penurunan menjadi 17,9%. Prevalensi gizi lebih pada balita sebesar 14,0%, meningkat dari keadaan tahun 2007 yaitu sebesar 12,2% (Depkes, 2013). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penyuluhan gizi seimbang dengan harapan masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan kesehatan yang lebih baik. Akhirnya pengetahuan tersebut diharapkan dapat mempengaruhi terhadap perilakunya (Notoatmodjo, 2007). Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku ibu terhadap status gizi balita di posyandu warga waras dukuh Budu kabupaten Sragen.Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah diskriptif analitik, lokasi penelitian dilaksanakan di posyandu warga waras dukuh budu, kelurahan Pengkol, kecamatan Tanon, kabupaten Sragen pada tanggal 25 Nopember 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak balita di posyandu warga waras dukuh Budu kabupaten Sragen yang berjumlah 49 ibu. Sampel yang digunakan adalah keseluruhan dari populasi, pengambilan sampel dengan tehnik total sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, sedangkan untuk analisa data menggunakan analisa regresi linier berganda. Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan ibu terhadap status gizi balita di posyandu warga waras dukuh Budu kabupaten Sragen dalam kategori tinggi (65,31%), perilaku ibu terhadap gizi balita dalam kategori tinggi (77,55%), dan status gizi balita termasuk dalam kategori normal (89,80%). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita di posyandu warga waras dukuh Budu kabupaten Sragen (p=0,000). Ada hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dengan status gizi balita di posyandu warga waras dukuh Budu kabupaten Sragen (p=0,000).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN RUTINITAS PERIKSA PADA PASIEN HIPERTENSI DI UPTD PUSKESMAS GAMBIRSARI SURAKARTA Rujanah Waluyawati Maryam; Lilis Murtutik; Anik Suwarni
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Data NHANES 2005-2008 memperlihatkan memperlihatkan kurang lebih 76,4 juta orang berusia ≥20 tahun adalah penderita hipertensi, berarti 1 dari 3 orang dewasa menderita hipertensi. Walau upaya, tindakan sudah banyak dilakukan dan tersedia banyak obat untuk mengatasi hipertensi, tata laksana hipertensi masih jauh dari berhasil. Data NHANES 2005-2008 di Amerika Serikat menunjukkan dari semua penderita hipertensi, hanya 79,6% sadar telah menderita hipertensi; namun hanya 47,8% yang berusaha mencari terapi. Dan dari 70,9% pasien yang menjalani terapi, 52,2% tidak mencapai kontrol tekanan darah target Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan rutinitas periksa pada pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Gambirsari Surakarta. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Metode pendekatannya adalah cross sectional Populasi sebesar 252 orang penderita hipertensi. Sampel penelitian sebanyak 33 responden.21 dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Analisis data menggunakan Chi Square Hasil: 1) Tingkat pengetahuan tentang hipertensi, ternyata paling banyak kategori baik sebanyak 23 orang (69,7%). 2) Rutinitas, ternyata paling banyak kategori tidak rutin sebanyak 23 orang (63,6 %), 3) Hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan rutinitas periksa pada pasien hipertensi memiliki nilai χ2 hitung yaitu 3.389 atau lebih kecil dari χ2 tabel yaitu 3,481 dengan p value 0,184 atau di atas 0,05 jadi tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan rutinitas periksa pada pasien hipertensi Simpulan: tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan rutinitas periksa pada pasien hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MOBILISASI SEKRET DENGAN TINGKAT KEPATUHAN STANDAR OPERATING PROSEDUR BATUK EFEKTIF PADA PERAWAT DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT PARU dr. ARIO WIRAWAN SALATIGA Warti .; Idris Yani Pamungkas; Wahyu Bintoro
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Batuk efektif adalah tindakan yang diperlukan untuk membersihkan sekret. Pemahaman tentang latihan batuk begitu penting bagi perawat dan modalitas ini harus didukung dengan pengetahuan tentang anatomi, fisiologi, dan patofisiologi sistem pernafasan agar proses pemberian latihan dapat berjalan optimal. Pengetahuan perawat yang baik tentang mobilisasi sekret dan SOP batuk efektif, akan menimbulkan sikap yang positif untuk melaksanakan latihan batuk efektif sesuai dengan SOP. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan standar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis korelasi dengan pendekatancross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga sejumlah 27 orang. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling,sehingga diperoleh sampel sejumlah 27 orang. Hasil Penelitian: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan sedang sejumlah 24 orang (88,9%) dan sebagian kecil memiliki pengetahuan tinggi sejumlah 3 orang (11,1%). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan sedang sejumlah 23 orang (85,2%) dan sebagian kecil memiliki kepatuhan tinggi sejumlah 4 orang (14,8%). Hasil uji Fisher 's Exact Test menunjukkan bahwa nilai adalah 0,049, hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai < 0,05 sehingga hipotesis kerja (Ha) diterima yaitu terdapat hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan tandar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga. Simpulan: Terdapat hubungan pengetahuan tentang mobilisasi sekret dengan tingkat kepatuhan tandar operating prosedur batuk efektif pada perawat di Bangsal Dahlia Rumah Sakit Paru (RSP) dr. Ario Wirawan Salatiga.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP KETERAMPILAN INISIASI MENYUSU DINI PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI KLINIK BERSALIN USODO KLEGEN KARANGANYAR Ahmad Syamsul Bahri; Indriyati .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan di Klinik Bersalin Usodo Klegen Karanganyar jumlah persalinan 68 partus, dimana dari 20 ibu post partum 9 orang langsung menyusui bayinya segera setelah bayi lahir, 6 orang menyusui bayinya 1 jam setelah lahir dan dibedong, 5 orang langsung diberikan susu formula. Hasil observasi terhadap 10 orang ibu yang sedang melakukan pemeriksaan ANC (Antenatal Care), didapatkan bahwa masih ada 4 orang (40%) belum mengetahui dengan baik tentang IMD. Pada saat petugas kesehatan mendemonstrasikan teknik IMD dengan baik dan belum dapat melaksanakan redemonstrasi IMD dengan baik. Hasil wawancara dari bidan yang bersangkutan data kunjungan ANC sebanyak 42 primigravida yang memasuki trimester III yang mengalami perasaan kawatir akan kondisi kehamilannya dan belum banyak yang mengetahui secara jelas teknik inisiasi menyusu dini (IMD). Tujuan : Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap keterampilan inisiasi menyusu dini pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Klinik Bersalin Usodo Klegen Karanganyar. Metode: Penelitian ini termasuk dalam kategori jenis penelitian kuantitatif Quasy Experimental dan menggunakan rancangan desain penelitian posttest only with control group design. Populasi penelitian ini ibu hamil primigravida trimester III di Klinik Bersalin Klegen Karanganyar yang berjumlah 42 orang, sebagai sampel seluruh populasi yang dibagi menjadi dua kelompok (eksperimen dan kontrol) masingmasing 21 orang. Teknik analisis data dengan Independent simple t-test. Hasil : (1) Mayoritas ibu hamil primigravida trimester III pada kelompok sebelum penyuluhan kesehatan mempunyai keterampilan IMD cukup yaitu sebanyak 14 orang (66,7%); (2) Mayoritas ibu hamil primigravida trimester III pada kelompok sesudah penyuluhan kesehatan mempunyai keterampilan IMD baik yaitu sebanyak 10 orang (47,6%); (3) Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap keterampilan inisiasi menyusu dini pada ibu hamil primigravida trimester III (thit = 2,383 ; pvalue = 0,022). Simpulan: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap keterampilan inisiasi menyusu dini pada ibu hamil primigravida trimester III di Klinik Bersalin Usodo Klegen Karanganyar.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN INTERAKSI SOSIAL PADA KLIEN ULKUS DIABETIK DI RSUD BANYUDONO Mardini .; Indriyati .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gambaran konsep diri dan interaksi sosial pada penderita DM di RSUD Banyudono rata-rata mengalami banyak keluhan akan penyakit yang dialami yang tidak kunjung sembuh. Seperti pasien menyendiri dan merasa malu tidak bisa berkumpul dengan masyarakat saat ada kegiatan di desa karena keadaan lukanya, pasien selalu bertengkar dengan keluarganya jika permintaannya tidak cepat dituruti, pasien mudah tersinggung, marah dan mengalihkan perhatiannya saat ditanya tentang berapa gulanya dan pasien tampak takut jika terjadi komplikasi sehingga pasien membatasi semua aktifitasnya secara berlebih. Tujuan : Mengetahui hubungan konsep diri dengan interaksi sosial pada klien Ulkus Diabetik di RSUD Banyudono. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelational dengan rancangan cross sectional. Populasi diambil sebanyak 51 orang dengan mengambil sampel sebanyak 34 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dengan uji chi-square. Hasil : (1) Dilihat dari gambaran konsep diri diketahui bahwa mayoritas responden mempunyai konsep diri kurang baik (82,4%); (2) Sebagian besar responden mempunyai interaksi sosial tergolong kurangbaik (58,8%); dan (3) Terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dengan interaksi sosial pada klien ulkus diabetic (p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan konsep diri dengan interaksi sosial pada klien Ulkus Diabetik di RSUD Banyudono.
PENGARUH ANTARA SIKAP DAN PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK AL HIKMAH KECAMATAN WURYANTORO WONOGIRI Anik Suwarni; Lilis Murtutik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan bulan Maret 2014 di TK Al Hikmah Wuryantoro didapatkan bahwa dari 8 ibu yang mempunyai anak usia prasekolah dilakukan wawancara dan didapatkan 4 orang (50%) ibu memiliki sikap yang baik dan ada 3 orang (38%) ibu memiliki sikap yang cukup baik dan 1 orang (20,2%) ibu yang memiliki sikap tidak baik. Saat dilakukan test perkembangan motorik secara acak terhadap 10 anak didapatkan ada 5 orang anak usia pra sekolah (50%) yang sudah mengalami kemajuan perkembangan motorik halus dan kasarnya. 3 orang anak (30%) tidak bisa memilih garis yang lebih panjang. 2 orang anak (20%) tidak bisa mencontoh membuat segi empat. Tujuan : Mengetahui pengaruh antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak di TK. Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri yang berjumlah 60 orang dengan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis regresi berganda, uji t dan uji F. Hasil : (1) Mayoritas sikap orang tua dalam perkembangan motorik anak usia pra sekolah tergolong baik (93,33%); (2) Mayoritas perilaku orang tua dalam perkembangan motorik anak usia pra sekolah tergolong kurang baik (53,33%); (3) Mayoritas perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri tergolong normal (86,67%); (4) Ada pengaruh signifikan antara sikap orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah (thit = 9,213; p = 0,000); (5) Ada pengaruh signifikan antara perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah (thit = 2,080; p = 0,036); dan (6) Terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri (Fhit = 53,144; p = 0,000). Simpulan: Terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan perilaku orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia pra sekolah di TK Al Hikmah Kecamatan Wuryantoro Wonogiri.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025 Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024 Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023 Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022 Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020 Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022 Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan No 14 Vol 2 Oktober 2021 Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021 Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.1 April 2020 Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 Oktober 2019 Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 April 2019 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.11 No 1 April 2018 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017 Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.9 No 2 Oktober 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016 Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol. 8 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013 More Issue