cover
Contact Name
widiyono
Contact Email
widiyono73@gmail.com
Phone
+62271-743493
Journal Mail Official
jikiusahidsolo@gmail.com
Editorial Address
Sekretaris Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Prodi Ilmu Keperawatan / Ners, Kampus Terpadu Universitas Sahid Surakarta Jalan Adi Sucipto 154 Surakarta 57144 Telp. (0271) 743493 / 743494 Fax. (0271) 742047
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKI
ISSN : 19798261     EISSN : 26570076     DOI : -
Core Subject : Health,
Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid adalah Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) dengan No. p-ISSN1979-8261 (edisi cetak) dan e-ISSN 2657-0076 (edisi elektonik). Berdasarkan surat edaran diatas maka mahasiswa program Studi Ilmu Keperawatan diwajibkan mempublikasikan Jurnal (skripsi/ Penelitian) tersebut ke dalam e-Journal Universitas Sahid. Untuk itu mahasiswa wajib membuat naskah publikasi dengan panduan penulisan merujuk pada panduan dari Universitas dan akan diterbitkan dalam majalah ilmiah JIKI JIKI hanya menerima naskah asli yang belum diterbitkan di dalam maupun di luar negeri. JIKI memuat naskah ilmiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal ini, yaitu trend keperawatan terbaru, inovasi dalam bidang keperawatan serta issue dalam bidang keperawatan. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan memperluas wawasan perawat baik praktisi maupun akademisi.Untuk itu JIKI menerima naskah untuk umum yang berkaitan dengan keperawatan.
Articles 317 Documents
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU (LENGTH OF STAY) DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN DI IGD RS ORTOPEDI PROF DR R SOEHARSO SURAKARTA Fitrianto, Adi; Widiyono; Sutrisno
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1389

Abstract

Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan keluarga pasien adalah waktu tunggu. Waktu tunggu adalah waktu pasien tiba di IGD yang dimulai dari pendaftaran sampai administrasi atau dari proses triase sampai selesai pelayanan di IGD. Menunggu dapat memberikan suatu reaksi emosional bagi keluarga pasien, seperti kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu (length of stay) dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di IGD RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel penelitian ini adalah keluarga pasien yang memenuhi kriteria inklusi penelitian sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, yang dilanjutkan analisi uji korelasi Spearman. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HADS dan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value 0.047<0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan antara waktu tunggu dengan tingkat kecemasan keluarga di IGD RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.  
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN NIAT UNTUK MELAKUKAN VCT PADA POPULASI BERESIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOYOLALI II Sutanta, Sutanta; Sari, Ilma Widiya; Ulfa, Hana Rosiana; Al Hasbi, Habid; Bahri, Ahmad Syamsul; Rismawati, Rismawati; Handoyo, Kusworo Sri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1486

Abstract

Jumlah penderita HIV/AIDS semakin meningkat di seluruh dunia, begitu pula di Indonesia. Pemerintah telah menerapkan beberapa kebijakan dan kegiatan dalam upaya mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas. Program tes dan tes sukarela yang dilaksanakan puskesmas sampai saat ini masih belum ideal karena kesadaran masyarakat terhadap isu HIV/AIDS masih sangat rendah. Peran penting tenaga kesehatan khususnya puskesmas terdekat dengan masyarakat adalah memberikan edukasi mengenai risiko HIV agar kelompok berisiko siap dan bersedia menjalani tes dan tes sukarela. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan niat menjalani tes dan tes sukarela pada kelompok risiko di wilayah kerja Puskesmas Boyolali II. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian analitik. Desain penelitian menggunakan metode crossectional dengan menggunakan uji statistik rank Spearman. Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari 46 responden penelitian, sebagian besar memiliki karakteristik jenis kelamin perempuan sebanyak 30 orang (65,2%). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan HIV/AIDS di kategori kurang sebanyak 22 orang (47,8%) dan sebagian besar mempunyai niat untuk melakukan VCT sebanyak 19 orang (41,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan niat melaksanakan vCT pada kelompok risiko di wilayah kerja Puskesmas Bojolali II dengan p = 0,020 (p < 0,05).
GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA KORBAN BULLYING DI SMK MUHAMMADIYAH KARTASURA Setiawan, Ezra Addo; Ernawati, Sri
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih dalam mengenai bagaimana regulasi emosi yang ditunjukkan pada korban bullying serta untuk mengetahui mengapa korban bullying tidak melakukan tindakan balasan atas apa yang diterimanya. Metode yg digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Penulis yang akan menjadi instrument dalam penelitian dan analisis dilakukan secara terus menerus dari awal penelitian hingga analisis data. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang yang dimana 5 siswa korban bullying kelas 11 SMK Muhammadiyah Kartasura dan 2 guru BK sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode interview/wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil wawancara dari ke 7 subjek, dapat diperoleh bahwa hampir semua korban bullying di SMK Muhammadiyah Kartasura sebagian besar mendapat bullying secara verbal seperti body shamming, mengejek dengan nama ortu dan sangat jarang adanya bullying secara fisik. Para korban lebih menghiraukan bullying yang diarahkan ke mereka. Korban memiliki regulasi emosi yang cukup baik dalam menghadapi perundungan, tidak mengambil keputusan yang gegabah.Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa subjek yang menjadi korban bullying di SMK Muhammadiyah Kartasura memiliki regulasi emosi yang baik dalam mengatasi suatu permasalahan. Hal ini disebabkan karena subjek memiliki kemampuan untuk menahan diri dan tidak terpengaruh dampak negatif dari bullying tersebut membuat subjek tetap dapat berpikir dengan baik serta mampu mengontrol emosinya. Dengan mempertimbangkan dampak yang lebih buruk dari membalas pelaku maupun melaporkan ke guru atau orang tua, membuat korban belajar menahan emosinya
HUBUNGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI (HOMECARE) DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI DI SUKOHARJO 2023 Utami, Sri Sugiyanti Utami; Suwarni, Anik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Home care adalah pelayanan keperawatan yang dilakukan secara mandiri atau kelompok kepada pasien, dilakukan secara berkala dan komprehensif yang bertujuan agar pasien mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, setiap orang harus memiliki kreatifitas dan inovasi dalam menangkap peluang usaha termasuk dalam praktik mandiri perawat home care yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif  dengan rancangan cross sectional. Hasil pengamatan di uji dengan menggunakan uji statistik kendall Tau-b, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 20 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan total sampling. Hasil pengamatan dilakukan dengan uji statistik dari hubungan jiwa kewirausahaan terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,003 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima, sedangkan hubungan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,001 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima. Simpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri oleh perawat.    
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA ANAK TUNA DAKSA Putri, Dhian Riskiana; Pramoni, Novita Budi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah tuna daksa berasal dari kata “tuna” yang berarti rugi atau kurang, dan “daksa” yang berarti tubuh. Ada beberapa klasifikasi dari tuna daksa yaitu kerusakan yang dibawa sejak lahir atau keturunan, kerusakan pada waktu kelahiran, terjadinya infeksi, kondisi traumatik, adanya tumor, dan kondisikondisi lainnya. Hal-hal tersebut sering mempengaruhi penerimaan diri dan  menimbulkan kecemasan dalam diri penyandang tuna daksa. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada penyandang tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 15 tuna daksa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu 0,079. Nilai korelasi antara penerimaan diri dengan kecemasan adalah sebesar 0,079 dengan tingkat signifikansi p = 0,052 (p > 0,05) menunjukkan hubungan yang kurang signifikan artinya ada hubungan yang kurang kuat antara variabel penerimaan diri dengan Variabel kecemasan. Arah hubungan yang terjadi adalah 0,079, karena nilai r 0,514, artinya semakin tinggi nilai korelasi maka akan semakin meningkatkan pengaruh signifikan.  
DAMPAK INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) GOZZO INDONESIA TERHADAP MASYARAKAT SUMBER LOR BERBAH SLEMAN Primasanti, Yunita; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu IKM yang berada di wilayah Sumber Lor, Berbah, Sleman, Yogyakarta, yang bergerak pada industri barang kulit dengan nama GOZZO INDONESIA pada awal tahun 2012 terlahir untuk berjuang di industri perkulitan. Termasuk sebagai industri kecil yang memiliki 10 pegawai yang berasal dari warga sekitar, yang merupakan salah satu dampak positif dari hadirnya IKM di satu wilayah pada sector perekonomian suatu wilayah. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui industry kecil mennegah Gozzo Indonesia, terhadap masyarakat di daerah Sumber Lor, Berbah, Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara secara terbuka dengan responden untuk mengetahui dampak berdirinya industri kulit terutama pada bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dampak pada bidang kesehatan terutama munculnya kebisingan pada malam hari ketika industry beroperasi malam hari pada warga sekitar tapi masih dalam taraf terkendali karena frekuensi nya tidak sering. Sedangkan dampak ekonomi yaitu dengan terserapnya tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi warga sekitar misal dengan pembukaan toko, warung makan dan sebagainya
PENGARUH BABY SPA (SOLUS PER AQUA) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 6-24 BULAN DI KLINIK TYRA BABY MOM SPA SOLO prahasta, nyimas evandia; Suwarni, Anik; Widiyono, Widiyono
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Terapi baby spa sebagai salah satu cara untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik bayi dengan menjaga berat badan dan tinggi badan yang sehat. Selain itu, keunggulan baby spa antara lain memperlancar gerak bayi dengan harapan otot-otot bayi matang dengan baik, persendian tubuh berfungsi dengan baik, dan tumbuh kembang bayi ideal. Tujuan : Mengetahui pengaruh baby spa (solus per aqua) terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-24 bulan di klinik Tyra Baby Mom Spa Solo. Metode : Desain penelitian ini yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan One Group Pretest Postest design. Sampel penelitian adalah 28 bayi dengan usia 6-24 bulan di Tyra Baby Mom Spa Solo. Pengambilan sampel dengan purposive sampling.Alat ukur yang digunakan yaitu Denver Development Screening Test II (DDST II). Hasil Penelitian : Sebelum baby spa yaitu normal sebanyak 20 bayi, advance 5 bayi dan caution 3 bayi. Hasil Setelah baby spa yaitu normal sebanyak 21 bayi, advance 7 bayi. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value = 0.025 (p value < 0.05). Kesimpulan : Ada pengaruh baby spa (solus per aqua) terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-24 bulan di klinik Tyra baby mom spa Solo.
PENGARUH BABY MASSAGE DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP KUALITAS TIDUR ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU BALITA DESA MALANGJIWAN KABUPATEN KARANGANYAR agustina, niken; Aryani, Atik; suwarni, anik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang optimal bagi seorang anak. Pola tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal pada diri toddler dan faktor lingkungan fisik. Gangguan tidur pada toddler dapat menghambat pengeluaran hormon pertumbuhan dan regenerasi sel-sel pada tubuh, sehingga anti body pada anak akan melemah. Pijat bayi menggunakan minyak zaitun dapat meningkatkan kualitas tidur toddler, karena minyak zaitun mengandung lemak baik yang melembabkan dan mengenyalkan kulit toddler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun (olive oil) terhadap kualitas tidur anak usia toddler. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian bersifat pre eksperimental dengan desain One group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling bayi yang usianya 3 tahun dengan jumlah sempel 21 responden. Instrumen penelitian menggunakan SOP baby massage dan kuesioner BISQ (Brief Infant Slaap Questionnaire). Hasil nilai pre-test kualitas tidur baik 5 responden (23%), kualitas tidur buruk 16 responden (76,2%) dan nilai post-test kualitas tidur baik 21 responden (100,0%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang signifikansi. Diperoleh nilai p value < 0,05. Ada pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun terhadap kualitas tidur bayi pada Posyandu Balita di Desa Malangjiwan Kabupaten Karanganyar.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENCEGAHAN CEDERA PADA ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU MELATI I KELURAHAN KARANGASEM KOTA SURAKARTA fitriyyah, lu'luul; Herawati, Vitri Dyah; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera sering dijumpai pada anak-anak, biasanya berawal dari rasa keingintahuan anak untuk menelusuri sesuatu dan bereksperimen yang tidak seimbang dengan kemampuan dalam memahami sesuatu atau bereaksi terhadap bahaya. Melihat karakteristik perkembangannya, anak usia toddler lebih beresiko mengalami cedera. Salah satu untuk mencegah terjadinya cedera pada anak adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan cedera sehingga dapat meningkatkan pengetahuan pada orang tua. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler di Posyandu Balita Melati I Kelurahan Karangasem Kota Surakarta. Metode Penelitian ini menggunakan quasy eksperiment design dengan rancangan one group pretest posttet design. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia toddler sebanyak 27 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisa data dilakukan dengan uji normalitas data menggunakan shapiro-wilk yang dilanjutkan analisis dengan menggunakan uji statistik parametric dengan paired sample t-test. Hasil rata-rata pengetahuan orang tua sebelum dilakukan pendidikan kesehatan yaitu 12,81 dan rata-rata pengetahuan orang tua sesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu 15,55. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan cedera pada anak toddler (p value= 0,000<0,05). Kesimpulan Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orang tua tentang pencegahan cedera pada anak usia toddler di Posyandu Balita Melati I Kelurahan Karangasem Kota Surakarta.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PERAWAT DI RSUP SURAKARTA Kartika, Putriani; Sutrisno, Sutrisno; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang perawat memiliki beban kerja yang berlebihan, konflik peran, serta konflik kerja dengan tenaga kesehatan lain, rekan sejawat maupun atasan merupakan permasalahan tersendiri. Banyaknya permasalahan, tantangan dan kesulitan di tempat kerja dapat menyebabkan stress dan kejenuhan. Burnout syndrome yang dialami perawat adalah keadaan ketika perawat menunjukkan perilaku seperti memberikan respon yang tidak menyenangkan kepada pasien, menunda pekerjaan, mudah marah disaat rekan kerja ataupun pasien bertanya hal yang sederhana, mengeluh cepat lelah dan pusing serta lebih parahnya tidak mempedulikan pekerjaan dan keadaan sekitarnya. Untuk menciptakan suasana kerja yang baik perawat memerlukan adanya dukungan sosial di lingkungan tempat kerja. Dukungan sosial merujuk pada kenyamanan, kepedulian, harga diri atau segala bentuk bantuan lainnya yang diterima dari orang lain atau kelompok. wawancara pada 12 perawat RSUP Surakarta didapatkan hasil yaitu 12 perawat merasakan lelah secara emosional, merasa jam kerjanya yang terlalu banyak. Untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dan burnout pada perawat di RSUP Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif  dengan desain  cross sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling, dengan jumlah responden 108 perawat, analisa data uji statistik menggunakan kendall tau_b. Analisa data sebagian besar variabel dukungan sosial kategori sedang yaitu 94,4 %, variabel burnout kategori ringan yaitu 98,1 %. Hasil analisa di dapatkan nilai koefisien korelasi = -0,570  yang artinya korelasi  sedang dan bernilai negatif.  Untuk nilai A.Sig.( P-Value) didapatkan nilai 0,001 < 0,05 artinya terdapat hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dengan burnout perawat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025 Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024 Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024 Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023 Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023 Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022 Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.2 Oktober 2020 Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022 Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan No 14 Vol 2 Oktober 2021 Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.14 No.1 April 2021 Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.13 No.1 April 2020 Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 2 Oktober 2019 Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 12 No 1 April 2019 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.11 No 1 April 2018 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017 Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.9 No 2 Oktober 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016 Vol. 8 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015 Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014 Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013 More Issue