cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL EKSEKUTIF
ISSN : 23375736     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 1,084 Documents
GAYA KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN LENGKEY, GLORIA GRETTY
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara yang digunakan oleh seorang pemimpin dalam mempengaruhi perilaku orang lain. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang dipergunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain. Masing-masing gaya tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan. Seorang pemimpin akan menggunakan gaya kepemimpinan sesuai kemampuan dan kepribadiannya. Setiap pimpinan dalam memberikan perhatian untuk membina, menggerakkan dan mengarahkan semua potensi pegawai di lingkungannya memiliki pola yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya . Perbedaan itu  disebabkan  oleh gaya kepemimpinan yang berbeda-beda pula dari setiap pemimpin. Kesesuaian antara gaya kepemimpinan, norma-norma dan kultur organisasi dipandang sebagai suatu prasyarat kunci untuk kesuksesan prestasi tujuan organisasi. Kantor Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang langsung berhubugan dengan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut maka kantor Kecamatan Tenga mempunyai peran yang strategis dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan publik, oleh karena itu aspek-aspek yang mendukung segala bentuk tugas dan fungsi kantor Camat haruslah berkualitas dan profesional salah satunya adalah sumber daya manusia yang notabene adalah pegawai yang memiliki kompetensi, kualitas yang baik serta mempunyai integritas dan dedikasi yang baik  terhadap kesejahtraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dan bertujuan untuk mengkaji tentang gaya kepemimpinan camat dalam meningkatkan pelayanan public yang ada di kecamatan tengan kabupaten minahasa selatan.       Keyword : gaya kepemimpinan, camat, pelayanan public
Kinerja Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Dalampelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2014, Studi tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kota Manado Iroth, Fhyske Meysie
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat berpikir bahwa dalam pembangunan infrastrukur jalan, pengawasan yang dilakukan tidak maksimal, itu di karenakan hampir semua jalan yang masuk dalam program Anggaraan Pendapatan Belanja Daerah tidak memiliki kualitas yang baik. Ini dilihat juga karena fungsi pengawasan masih dianggap sepele oleh mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado. Penelitian ini mengangkat Kinerja Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado Dalampelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2014, Studi tentang Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kota Manado. Berdasarkan hasil dan pembahasan menyangkut masalah yang telah diteliti diatas, maka penulis dapat menyimpulkan hasil penelitian ini sebagai berikut : Kinerja yang telah ditunjukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Manado sudah dianggap baik karena berjalan sesuai dengan prosedur yang ada, namun tidak oleh masyarakat, karena masyarakat menilai kinerja pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merupakan salah satu unsur penting dalam mengawasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2014 terhadap  pembangunan infrastruktur jalan di Kota Manado. Namun tupoksi itu belum sepenuhnya dijalani oleh anggota dewan, karena pengawasan yang dilakukan oleh anggota dewan dianggap asal – asalan oleh masyarakat di kota manado. Masih kurangnya sikap transparasi anggota dewan dalam melaksanakan fungsi pengawasannya dan pelaporan terhadap pelaksanaan program pembangunan infrastruktur jalan di kota manado. Key Words : Pengawasan, DPRD, Pembangunan Infrastruktur  
KEPEMIMPINAN KEPALA ADAT RATUMBANUA SEBAGAI MITRA PITALAU DALAM PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN DESA, DI DESA BITUNURIS KECAMATAN SALIBABU Leleran, Nurani
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya Undang-Undang yang mengatur tentang penyelenggaraan pemerintahan, maka pelaksanaan otonomi daerah memposisikan Pemerintah Daerah memberi peluang dan kesempatan kepada daerah untuk menyesuaikan asal usul budaya masyarakat setempat. Asal usul budaya masyarakat yang dimaksud, diharapkan bisa membantu serta pemerintah didalam pembangunan suatu daerah. Hal itu terlihat seperti di daerah Kepulauan Talaud khususnya di Desa Bitunuris Kecamatan Salibabu mereka memiliki Lembaga Adat Ratumbanua yang sampai sekarang ini menjadi mitra Pitalau didalam pembangunan desa. Masalah tersebut diatas menjadikan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Kepemimpinan Lembaga Adat Ratumbanua Sebagai Mitra Pitalau Dalam Pembangunan Desa Di Desa Bitunuris, Kecamatan Salibabu, Kabupaten Talaud. Berdasarkan penggunaan metode penelitian kepustakaan bahwa : Kepemimpinan Lembaga Adat Ratumbanua sebagai mitra Pitalau sangat terlihat jelas di dalam pembangunan Desa Bitunuris, hal itu terlihat dari perannya yang sangat potensial membantu Pitalau dalam mengurus atau mengelola pembangunan desa, terutama dalam menyelenggarakan partisipasi warga desa dalam pembangunan, baik pembangunan fisik dan nonfisik, apalagi dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban desa. Masalah ini terlihat jelas ketika pemerintah desa melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan dan penyelesaian masalah-masalah yang ada di desa, mereka selalu membutuhkan bantuan dari Ratumbanua untuk bekerja sama dalam penyelesaian masalah-masalah tersebut. Kata Kunci : Kepemimpinan Kepala  Adat Ratumbanua, Pembangunan
PERAN CAMAT DALAM MENGEFEKTIFKAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR CAMAT BEO KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD SASOENG, EMAN
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber daya yang sangat penting dalam suatu kegiatan operasional instansi pemerintah adalah sumber daya manusia.Sumber daya manusia merupakan factor penting karena merupakan aset di dalam organisasi yang mampu memberikan manfaat selain tenaga,juga kreativitas dan semangat yang turut mewujudkan kinerja organisasi. Suatu organisasi yang berhasil dapat diukur dengan melihat pada sejauh mana organisasi tersebut dapat mencapai tujuan yang sudah ditetapkan maka organisasi berfungsi dengan efektif. Efektif yaitu suatu pekerjaan dikatakan efektif jika suatu pekerjaan dapat menghasilkan atau mencapai sasaran dan diselesaikan tepat pada waktunya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Sama halnya pemerintah kantor kecamatan yang dipimpin oleh seorang camat memilki peran dan fungsinya sebagai mana instansi pemerintah lainya dan di tuntut untuk mencapai tujuan lewat perananya sala satunya adalah peran kepemimpinan camat dalam kerja pegawai sebagai wahan utama untuk merefleksikan aspirasi dan kepentingan masyarakat dalam formulasi peraturan daerah. Pemerintah kantor Kecamatan beo kabupaten kepulauan talaud merupakan representasi dari masyarakat kecamatan beo sebagai  pemerintah,di tuntut harus menguasai dan memahami teknis pekerjaan dan keperluan utama masyarakat dalam pelayanan yang berkualitas kuantitas terlebih kusus dalam ketetapan waktu pekerjaan yang di lakukan, karena itu merupakan salah satu hal yang mendasar dalam mengefektifkan kerja pemerintah. Sehubungan dengan hal yang ada di atas penulis tertarik untuk mengajukan skripsi tentang peran camat dalam mengefektifkan kerja pegawai negeri sipil dikantor camat Beo kabupaten kepulauan Talaud. Kata Kunci: Peran Camat dalam mengefektifkan kerja pegawai negeri sipil
PERANAN DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM PENGELOLAAN HASIL LAUT (Studi Tentang Pengelolaan Ikan Roa di Kelurahan Bahoi Kecamatan Tagulandang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro) Makakombo, Hendra Alex
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan pada hakikatnya merupakan aspek yang sangat penting bagi seseorang atau instansi pemerintah dalam melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Peranan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro sangat dibutuhkan oleh masyarakat nelayan giop di Kelurahan Bahoi Kecamatan Tagulandang. Dengan adanya perhatian atau peranan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro maka tujuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro untuk mewujudkan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro sebagai sentra produksi perikanan tangkap dan pemasok utama kebutuhan ikan di Sulawesi Utara dapat terlaksana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan meneliti bagaimana peranan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dalam pengelolaan hasil laut ikan roa di Kelurahan Bahoi Kecamatan Tagulandang. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan Dinas Kelautan dan Perikanan dalam Pengelolaan hasil laut ikan roa di Kelurahan Bahoi belum efektif. Tempat pengelolaan dan pemasaran ikan roa di Kelurahan Bahoi belum digunakan oleh nelayan sebagai tempat pengelolaan ikan roa, pemberian program-program atau bantuan alat penangkapan ikan roa dari Dinas Kelautan dan Perikanan salah sasaran. Alat-alat penangkapan ikan yang diberikan tidak cocok digunakan oleh masyarakat nelayan ikan roa di Kelurahan Bahoi. Kurangnya sosialisasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan tentang pengelolaan sampai pemasaran hasil laut ikan roa mengakibatkan peranan dari Dinas Kelautan dan Perikanan di Kelurahan Bahoi belum efektif. Kata Kunci : Peranan, Perikanan, Pengelolaan Hasil Laut.
KEPEMIMPINAN LURAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN WINANGUN SATU KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO AMAZI, SAIFUL
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik atau pelayanan umum dapat di definisikan sebagai aspek bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang public yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan di laksanakan oleh instansi pemerintahan  pusat, dan daerah,. Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain dalam hal ini pemimpin mempengaruhi para bawahannya sedemikian rupa sehingga para bawahannya itu mau melakukan kehendak pemimpin. Kelurahan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bahwa kecamatan,dalam konteks otonomi daerah di Indonesia, kelurahan merupakan wilayah kerja lurah sebagai perangkat daerah kabupaten atau kota. Kelurahan dipimpin oleh seorang lurah mempunyai tugas memimpin kecamatan dalam membina, mengoordinasikan dan melaksanakan kewenangan  pemerintahan yang dilimpahkan oleh bupati di bidang pemerintahan pembangunan, peronomian dan kesejahtraan rakyat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan lurah dalam pelayanan public kelurahan Winangun Satu Kecamatan malalayang kota Manado,dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan lurah dalam pelayanan public saat ini masih terasa belum cukub efektif namun dibalik hal tersebut penulis mendapatkan pendapat bahwa lebih banyak masyarakat yang merasa terleyani di bandingkan dengan masyarakat yang mempunyai keluhan.   Kata kunci: KEPEMIMPINAN LURAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN
PELAKSANAAN HUMAN RELATIONS DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN Tombe, Glen T.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya keterlibatan semua unsur pemerintahan di desa Tanah Putih Kabupaten Minahasa Utara, dalam pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat Desa.Oleh karena itu, dibutuhkan human relations dengan memberikan rasa nyaman, aman dan hati yang puas dalam bekerja, sehingga meningkatkan pembangunan masyarakat di desa dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Secara singkat human relations adalah suatu proses interaksi yang terjadi antara seseorang dengan orang lain untuk mendapatkan adanya saling pengertian, kesadaran dan kepuasan psikologis. Dalam teori human relations beranggapan bahwa komunikasi interpersonal untuk mengubah perilaku seseorang lewat interaksi untuk membangun suasana akrab dalam kerja sama yang dapat memberikan motivasi dalam bekerja dengan perasaan puas. Dalam Teori Pemerintahan, tugas pokok pemerintahan yaitu: Pelayanan (service), pemberdayaan (empowerment), dan pembangunan (development). Dipandang dari segi human relations, keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diamanahkan, haruslah dapat diukur dari ketiga fungsi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif yang bermaksud untuk membuat pencandraan (deskripsi) mengenai situasi atau kejadian-kejadian. Informan penelitian berjumlah 15 orang dan teknik pengumpulan datanya adalah studi dokumentasi, wawancara mendalam dan observasi. Sedangkan teknik analisa datanya adalah analisis data kualitatif. Kata Kunci : Human Relations, Pemerintahan
PERANAN DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF DALAM MENGELOLA WISATA PANTAI KABUPATEN BANGGAI LAUT BABO, JAMES P.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara mengenai potensi alam, Indonesia begitu sangat kaya akan hal itu, di berbagai daerah bahkan mengelolanya untuk menjadi sumber pendapatan asli daerah yang besar.Dalam hal ini potensi alam yang cukup menarik untuk dikembangkan adalah bagian potensi  pantai, dimana potensi ini bisa dikembangkan menjadi sebuah objek wisata. Salah satu daerah yang kaya akan potensi wisata pantai adalah daerah Kabupaten Banggai Laut, sesuai dengan namanya Banggai Laut yang artinya kaya dengan potensi kelautan, dimana dalam hal ini adalah potensi Pantai yang begitu banyak dan mempunyai keindahan alam yang begitu menarik, namun yang menjadi masalahnya keindahan tersebut hanya terbiarkan begitu saja hal ini disebabkan karena belum ada pengelolaan yang baik dari Pemerintah setempat, misalnya pantai yang ada di Desa Kelapa Lima yang memilki keindahan pasir putih, namun belum dikelola,padahal tempat ini sering menjadi tempat favorit bagi orang –orang yang tidak hanya dalam daerah saja, tapi luar daerah untuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga, teman-teman, di akhir pekan atau hari-hari libur. Potensi ini harus diperhatikan oleh Pemerintah setempat, karena dampaknya bukan hanya mengangkat nama baik daerah, tapi bisa menjadi sumber pendapatan bagi daerah untuk kesejahteraan rakyat.  Agar suatu potensi itu bisa berjalan dengan baik pemerintah harus bekerja sama dengan Pihak Ketiga, dan masyarakat, bahkan yang saya harapakan tempat wisata ini bisa menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan nasional maupun internasional. Dalam penelitian ini mengenai peran dari Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif itu sendiri adalah strategi mereka dalam mengelola sera mengembangkan potensi wisata pantai yang ada di daerah Kabupaten Banggai Laut, khususnya yang ada di desa Kelapa Lima ini, metode penelitian yang saya gunakan dalam hal ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode yang dipakai untuk menggambarkan suatu masalah yang ada dalam penelitian. Ketika Mengenai peran dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mengelola wisata pantai Kabupaten Banggai Laut dalam hal ini mereka sudah mulai bekerja , walaupun masih belum lama terbentuk, hal itu bisa dilihat dari rencana program kerja yang mereka miliki, bahkan mereka mulai menggambarkan atau membuat suatu konsep tata letak dari wisata yang ada. Dalam penelitian ini ada beberapa hal yang saya harapkan untuk bisa saya rekomendasikan  pertama cara untuk agar wisata pantai ini bisa terkelola dengan baik, yakni Dinas terkait melibatkan pihak ketiga yang mempu mengajak masyarakat setempat untuk bisa terlibat langsung, bahkan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat yakni masyarakat sekitar bisa menjual hasil-hasil alam mereka kepada setiap wisatawan yang datang, kemudian cara mengelolanya, dimana tempat ini harus bisa disediakan fasilitas-fasilitas yang menunjang wisata ini. Kata kunci : Peran, Dinas Pariwisata, Wisata Pantai
PERANAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL (SUATU STUDI PADA INDUSTRI KECIL PENGOLAHAN BUAH PALA DI KABUPATEN KEPULAUAN SITARO) Gumunggilung, Chris Peter
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecil merupakan salah satu bentuk alternatif strategi untuk mendukung pengembangan perekonomian daerah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan pemerintah daerah terhadappengembangan industri kecil di Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam hal meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kualitas mutu/kualitas produk dan mengatur strategi pemasaran.Pengumpulan data akan dilakukan dengan menggunakan metode yang umumnya digunakan pada pendekatan kualitatif yaitu observasi, wawancara mendalam (in depth interview). Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam hal  meningkatkan kualitas  Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan mutu/kualitas produk, sudah dilakukan dilihat dari beberapa program yang dilakukan oleh pemerintah, sedangkan dalam hal strategi pemasaran masih kurang diperhatikan dilihat dari kurangnya program dalam hal pemasaran.
EFEKTIFITAS PEMEKARAN DESA DALAM MEWUJUDKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (Suatu Studi di Desa Tempok dan Tempok Selatan Kecamatan Tompaso) Poli, Jeilen
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas pemekaran desa dikecamatan tompaso khususnya didesa tempok dan tempok selatan kabupaten minahasa yang dimekarkkan pada tahun 2012. Metodelogi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisa kualitatif dimana proses penelitian ini dipusatkan pada masalah maupun fenomena yang ada pada saat penelitian dilakukan atau pada masalah yang bersifat aktual, kemudian menggambarkan fakta-fakta tentang masalah yang diselidiki sebagaimana adanya diiringi dengan interpretasi yang rasional dan akurat. Hasil penelitian yang penulis lakukan membuktikan bahwah pemekaran didesa tempok dan tempok selatan  membawah dampak yang baik bagi masyarakat, karena ruang lingkup kerja pemerintah desa diperkecil sehingga pelayanan kepada masyarakat sangat baik dapat dilihat dari kesejahteran masyarakatnya dan lebih nyata adalah pembangunan fisik desa yang lebih cepat berkembang jika dibandingkan dengan sebelum dimekarkan.   Kata kunci : Efektifitas, Pemekaran, Pelayanan Publik

Page 33 of 109 | Total Record : 1084