cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
Efektivitas Efikasi Pemberian Terapi Konvalesen Plasma pada Pasien Covid-19 Evidence Based Case Report Muhammad Sobri Maulana
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.147

Abstract

Pandemi infeksi virus corona 2019 (Covid-19) adalah masalah yang sedang dihadapi dilebih dari 200 negara di dunia. Indonesia juga terkena dampak buruk dari Covid-19 dimana tingkat kematiannya mencapai 4,68% pada awal Agustus 2020. Saat ini belum tersedia, rekomendasi tata laksana khusus pasien Covid-19, termasuk antivirus atau vaksin. Tatalaksana yang dapat dilakukan adalah terapi simtomatik dan oksigen. Selain itu, juga terdapat beberapa terapi berupa Terapi Konvalesen Plasma yang sedang dalam uji coba. Untuk Mengetahui Efektivitas Efikasi Pemberian Terapi Konvalesen Plasma pada Pasien Covid-19. Pencarian literature dilakukan pada empat database internet yaitu Pubmed, Scopus, EBSCO dan Cochrane Library berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yaitu studi terapi, Randomized Controlled Trial, Meta analysis dan Systematic Review. Validitas, Kepentingan dan Aplikabilitas artikel kemudiaan ditelaah lebih lanjut. Artikel yang akan ditelaah harus memiliki masalah, intervensi dan outcome yang sama dengan kasus. Terdapat lima studi terpilih yang menunjukkan bahwa Konvalesen Plasma darah dapat menurunkan mortalitas pada pasien covid-19 dibandingkan dengan terapi-terapi yang masih di uji hingga saat ini. Administrasi Konvalesen Plasma Darah dapat membantu mempersingkat rawat inap dan menurunkan mortalitas pada pasien Covid-19.
Peran Dokter di Layanan Primer pada Era Pandemi COVID-19 Hadiyanto
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.148

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah menyebar ke seluruh dunia mengakibatkan peningkatan angka kesakitan yang sangat cepat dan dapat menyebaban kematian pada orang disertai dengan penyakit penyerta seperti darah tinggi, diabetes, kanker, PPOK, Asma dan lainya. Tenaga kesehatan kewalahan dalam menghadapi kasus baru yang terus bermunculan, perlu adanya kerjasama berbagai bidang baik sektor kesehatan maupun sektor non kesehatan agar efek dari pandemik virus ini dapat ditangani dengan baik. Selama ini sektor kesehatan kewalahan menerima pasien yang terus bertambah, karenanya perlu dilakukan kerjasama antar tingkat fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas ksehatan tingkat pertama harus dijadikan garda terdepan untuk menekan penambahan kasus baru. Fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam hal ini dokter praktik, puskesmas ataupun klinik baik swasta maupun pemerintah dapat diberdayakan untuk melakukan penanganan pasien COVID-19, sehingga nantinya hanya pasien yang memiliki gejala berat saja yang akan ditangani oleh fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, seorang dokter atau dokter keluarga yang bekerja di layanan primer dapat bekerja sama dengan puskesmas, dinas kesehatan setempat maupun rumah sakit untuk melakukan pelaporan maupun rujukan pasien pasien COVID-19, selain itu juga seorang dokter di layanan primer diharapkan mampu untuk melakukan penatalaksanaan pasien pasien COVID-19 dengan gejala ringan mulai dari tahapan skrining sampai kepada pengelolaan pasien secara holistik dan komprehensif.
Pengaruh Waktu Perendaman Plat Resin Akrilik dalam Perasan Murni Bawang Putih terhadap Jumlah Koloni Candida Albicans Mourent Miftahullaila; Sopan Sinamo; Cristine Natasya; Nurul; Janice Griselda
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.149

Abstract

Gigi tiruan lepasan yang kotor dapat menjadi tempat melekatnya mikroorganisme. Jika tidak dilakukan pembersihan rutin, maka akan dapat menimbulkan penyakit seperti denture stomatitis yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Perasan murni bawang putih diketahui memiliki kandungan allicin yang dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Hal tersebut membuat peneliti ingin mengetahui pengaruh lama perendaman bahan basis gigi tiruan akrilik dalam perasan murni bawang putih 50% terhadap jumlah koloni Candida albicans. Jenis penelitian ini merupakan penelitian laboratorium eksperimen dengan rancangan control group post test only. Kelompok sampel terdiri dari dua, kelompok perlakuan direndam dalam perasan murni bawang putih 50% dan kelompok kontrol direndam dalam aquades steril. Setiap kelompok dibagi berdasarkan lama waktu perendaman. Uji analisis yang digunakan ialah uji t test dan dilanjutkan dengan LSD. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata koloni Candida albicans setelah perendaman dalam perasan murni bawang putih 2 jam, 4 jam, 6 jam, dan 8 jam adalah 23,50±9,290; 18,83±1,941; 17,17±1,329 dan 10,33±1,211. Semakin lama waktu perendaman semakin sedikit jumlah koloni Candida albicans pada plat resin akrilik.
Hubungan antara Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Kota Pontianak Michela Hengrawi Harianto; Wilson; Eka Ardiani Putri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.150

Abstract

Kecemasan adalah suatu kondisi emosional ditandai dengan ketegangan, ketakutan dan kekhawatiran, disertai gejala somatik (sakit kepala, berkeringat, palpitasi, sesak di dada, dan gangguan lambung ringan), yang merupakan salah satu aspek psikologis berpengaruh pada kehamilan, terutama kehamilan primigravida. Kecemasan merangsang tubuh untuk sulit rileks pada ibu hamil sehingga dapat menyebabkan penurunan durasi tidur sehingga terjadinya gangguan tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil primigravida trimester III. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan penelitian potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 43 orang. Variabel penelitian ini adalah tingkat kecemasan dan kualitas tidur. Data dianalisis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan menggunakan SPSS 23. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil primigravida trimester III di Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Kota Pontianak. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada ibu hamil primigravida trimester III di Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Kota Pontianak.
Uji Aktivitas Antidiabetes Akar Kayu Kuning (Arcangelisia flava) Fatmawati; Susilawati; Liniyanti D Oswari; Dzakiyah; Fahira Anindita
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.151

Abstract

Penelitian ini menggunakan ekstrak akar kayu kuning (Arcangelisia flava) untuk melihat aktifitas sebagai antidiabetes yang dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih jantan (Rattus novergicus) galur wistar yang diinduksi aloksan. Rancangan penelitian ialah studi eksperimental secara in vivo dengan pendekatan post test with control group design. Penelitian ini menggunakan 70 ekor tikus dan dibagi secara acak menjadi 14 kelompok dengan jumlah tikus lima ekor perkelompok yaitu kontrol negatif (NaCMC 0,5%), kontrol positif (acarbose 4,5 mg/kgBB), ekstrak heksana akar kayu kuning(dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB), ekstrak etil asetat akar kayu kuning (dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB), ekstrak etanol akar kayu kuning (dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB), dan ekstrak aquades akar kayu kuning (dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB). Seluruh kelompok diinduksi dengan aloksan 160 mg/kgBB sehingga mempunyai glukosa darah sewaktu ≥200 mg/dL (pretest). Setelah 15 hari diberi perlakuan, dilakukan pengukuran glukosa darahnya (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dosis 750 mg/kgBB, ekstrak etil asetat (dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB) dan ekstrak aquadest (dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB) memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa darah dan hanya etil asetat dosis 750 mg/kgBB, aquadest dosis 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB yang mampu menurunkan kadar glukosa darah hampir menyerupai kontrol positif (acarbose). Dari hasil uji fitokimia didapatkan adanya alkaloid dan flavonoid di dalam ekstrak etanol, etil asetat dan aquades, dan tannin hanya terdapat dalam ekstrak etanol dan etil asetat.
Perbaikan Status Hidrasi Kulit dengan Intervensi Minyak Klentiq pada Lansia STW Cibubur Periode September 2019 Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah; Yana Sylvana
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.152

Abstract

Sensus WHO memperkirakan kenaikan populasi lanjut usia di dunia sebesar 10% sampai 22% atau dari 800 juta jiwa menjadi 2 milyar jiwa. Populasi lanjut usia di Benua Asia dan Asia Tenggara berturut-turut berjumlah 7% dan 6% dari seluruh total demografi, serta hal ini pula berdampak untuk meningkatnya angka kejadian penyakit pada populasi lanjut usia salah satunya adalah penyakit kulit atau kulit kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari peningkatan kadar hidrasi kulit lansia setelah penelitian intervensi berupa minyak Klentiq. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental, dengan metode pengambilan sampel berupa total sampling. Penelitian dilakukan di Panti STW RIA Pembangunan Cibubur pada periode September 2019, dengan hasil penelitian menggunakan uji statistik Cochran dan uji statistik Friedman didapatkan perubahan status hidrasi kulit yang lebih baik setelah penggunaan minyak Klentiq secara rutin selama 3 minggu. Dianjurkan untuk secara terus menerus (rutin) menggunakan minyak klentiq minimal 3 minggu dalam rangka agar terjadi perbaikan kadar hidrasi dan status hidrasi kulit, serta tidak perlu khawatir untuk digunakan dalam jangka panjang.
Effectiveness of Lidocaine Cream for Reducing Pain Sensation of Pre Injection of Subcutaneous Lidocaine in Lumbal Puncture Diagnostic and Therapeutic Procedures Theresia Christin; Andika Oktaparasta; Ratri Wulandari Sulasiningrum
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.153

Abstract

Lumbar puncture is one of the methods that is quite often performed for various purposes. There is no global agreement regarding the use of local anesthesia in subcutaneous or topical infiltration prior to LP. Topical anesthesia injection in lumbar puncture still cause pain, there should be needing additional topical anesthesia. The aim of the study is comparing the effectiveness between lidocaine cream and placebo cream prior lidocaine subcutaneous injection to reduce pain sensation in LP procedures. The study was conducted in July-October 2019, randomized and clinical trial (RCT) by sampling technique using block randomization method. Sample was divided into two group. Pain scale was assessed when the needle touched the skin, subcutaneously and overall in both groups. Data analysis using SPSS ver 22 for windows. The average age of subjects is 38.50±14.43 years and majority are women (57.9%). There is significance difference of pain scale between groups when needle touched the skin (p=0,035), meanwhile, there is not significance difference when needle subcutaneously (p=0,061) and overall (p=0,182) in both groups. Lidocaine cream has been shown to be significantly more effective in reducing pain pre lidocaine subcutaneous injection compare to placebo cream when needle touched the skin
The relationship of cognitive function and independence activities of daily living (ADL) in elderly at Panti Darussa'adah and An-Nur Lhokseumawe Cut Sidrah Nadira; Mulyati Sri Rahayu
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.154

Abstract

Penuaan menyebabkan banyak perubahan pada fungsi fisiologis lansia, baik dari segi fisik, mental maupun fungsional, termasuk juga fungsi kognitif. Fungsi kognitif yang diperlukan untuk kemandirian pemenuhan kebutuhan aktivitas sehari-hari cenderung akan mengalami penurunan memasuki usia lanjut. Penurunan fungsi kognitif akan mengakibatkan gangguan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehingga meningkatkan ketergantungan terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan activity of daily living (ADL). Penelitian ini dilaksanakan di Panti Jompo Darussa’adah dan An-Nur Kota lhokseumawe menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis bivariat dilakukan untuk melihat hubungan antara fungsi kognitif dengan kemandirian dalam pemenuhan ADL pada lansia dengan menggunakan uji Chi square. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Jompo Darussa’adah dan An-Nur Kota lhokseumawe pada September 2017. Hasil penelitian diperoleh dari 30 orang sampel responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel penelitian ini adalah fungsi kognitif dan tingkat kemandirian dalam pemenuhan ADL. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 50% responden mengalami gangguan fungsi kognitif berat. dan sebagian besar responden (53,3%) hanya dapat memenuhi sebahagian dari ADL. Diperoleh kecenderungan penurunan kemandirian dalam pemenuhan ADL pada lansia seiring dengan penurunan fungsi kognitif walaupun tidak ada kemaknaan secara statistik (p=0,209).
Characteristics, Patterns of Pathogens, and Antibiotics Resistance of Bacterial Meningitis at RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang Andika Okparasta; Dewi Susan; Irfannuddin
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v7i3.155

Abstract

Bacterial meningitis is an inflammation of the meninges, especially arachnoid and pia mater, which occurs due to the invasion of bacteria into the subarachnoid space. Bacterial meningitis cases are distributed throughout the world, with an incidence of 2-6 / 100,000 people per year with a peak incidence in infants, adolescents, and the elderly. This study was a retrospective cross-sectional descriptive study to look for sociodemographic characteristics, pathogens and resistance patterns, and clinical outcomes of bacterial meningitis patients at dr. Mohammad Hoesin Palembang. There were 43 cases of bacterial meningitis, and only 13 cases met the inclusion and exclusion criteria. Most cases of bacterial meningitis were in the 30-45 years (30%) and 46-55 years (30%) age groups, with predominantly female patients (69%). The most noted clinical manifestations were fever and neck stiffness (100%). decreased consciousness (92%), hemiparesis (77%), headache (70%) and seizures (54%). The mortality rate of bacterial meningitis patients reached 53% with a disability rate reaching 39%. Pathogens found based on culture results were Staphylococcus sp. (69%), Acinetobacter baumanii (5.3%), Klebsiella pneumonie (15%), Shigella somnei, and E. coli (5.3%). Antibiotic resistance to Staphylococcus sp. Was quite high, namely Erythromycin and Oxacillin reaching 77%, Trimethoprim / Sulfamethoxazole 55%, Ciprofloxacin, Clindamycin, levofloxacin reached 33%. Higher mortality was found in patients with drug resistance.
Mencegah Kenaikan LDL Serum Sprague dawley yang Dipapar Minyak Jelantah dengan Perlakuan Pemberian Seduhan Kelopak Rosella Merah Arya Ulilalbab; Eni Maskanah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v8i1.156

Abstract

Pemanasan minyak secara berulang dapat menyebabkan terbentuknya stress oksidatif yang dapat memodulasi peroksidasi lipid dan kadar lipoprotein sehingga terjadi peningkatan LDL, total kolesterol, asam lemak bebas dan trigliserida. Minyak jelantah mengandung asam lemak trans yang dapat menyebabkan peningkatan low density lipoprotein (LDL) dan menurunkan high density lipoprotein (HDL). Untuk mencegah gangguan metabolisme tersebut diperlukan asupan cukup antioksidan yang bisa didapatkan dari rosella merah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis pengaruh seduhan serbuk kelopak rosella merah pada tikus Sprague dawley yang disonde minyak jelantah dengan parameter nilai LDL. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Jumlah sampel pada penelitian ini terdiri atas 24 tikus Sprague dawley jantan, diambil acak, dibagi menjadi 4 kelompok, diantaranya yaitu kontrol negative (kelompok normal), kelompok kontrol positif, perlakuan 1 (pemberian seduhan kelopak rosella merah 540 mg/kgBB per hari dan pemberian minyak jelantah sebanyak 2 ml/kgBB per hari), dan perlakuan 2 (pemberian seduhan kelopak rosella merah 810 mg/kgBB per hari dan pemberian minyak jelantah sebanyak 2 ml/kgBB per hari). Hasil analisa one way anova (α = 0,01) dengan menerapkan uji lanjut Tukey HSD nilai LDL = 0.00, hal ini menunjukkan bahwa semua perlakuan memberikan pengaruh secara signifikan terhadap LDL. Pada uji lanjut terdapat perbedaan nilai LDL. Pemberian 540 mg/kgBB dan 810 mg/kgBB per hari seduhan kelopak rosella merah pada tikus Sprague dawley mampu mencegah kenaikan LDL. Nilai terbaik pada perlakuan pemberian 810 mg/kgBB per hari, dengan nilai LDL 41,03 mg/dl. Seduhan serbuk kelopak rosella merah dapat mencegah kenaikan LDL Sprague dawley yang diberi minyak jelantah.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 2 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 1 (2022) Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 2 (2021) Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 3 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 3 (2018) Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014) More Issue