cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 22 No. 2 (2022)" : 8 Documents clear
PENGARUH PROSES PENCAMPURAN KERING DAN BASAH TERHADAP KEKESATAN AC-WC LIMBAH PLASTIK Dedy Tahan Saputro; Latif Budi Suparma; Iman Satyarno
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6060.97-108

Abstract

Abstract To improve the performance of road pavements in Indonesia, Low-Density Polyethylene plastic waste can be used as a material in the mixing process of asphalt mixtures. In addition to improving the quality of the environment, this plastic waste is expected to increase the skid resistance of the road pavement surface, so that in the end the level of traffic safety can also increase. This study aims to examine the use Low-Density Polyethylene film plastic waste, as an additive to increase the skid resistance of road surface. The asphalt mixture mixing process in this study uses 2 methods, namely the dry mixing process and the wet mixing process. This study shows that the use of Low-Density Polyethylene plastic waste has succeeded in increasing the skid resistance of the samples. Overall, the wet mixing process gave a higher skid resistance value than the dry mixing process. Keywords: road pavement; plastic waste; Low-Density Polyethylene film; skid resistance Abstrak Untuk meningkatkan kinerja perkerasan jalan di Indonesia, limbah plastik Low-Density Polyethylene dapat dimanfaatkan sebagai material dalam pembuatan campuran beraspal. Selain untuk meningkatkan kualitas lingkungan, limbah plastik ini diharapkan dapat meningkatkan kekesatan permukaan perkerasan jalan, sehingga pada akhirnya tingkat keselamatan lalu lintas juga dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan limbah plastik Low-Density Polyethylene film, sebagai bahan tambah terhadap untuk meningkatkan kekesatan permukaan jalan. Proses pembuatan campuran beraspal pada studi ini menggunakan 2 metode, yaitu proses pencampuran kering dan proses pencampuran basah. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah plastik Low-Density Polyethylene berhasil meningkatkan kekesatan benda uji. Secara keseluruhan, proses pencampuran basah memberikan nilai kekesatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan proses pencampuran kering. Kata-kata kunci: perkerasan jalan; limbah plastik; Low-Density Polyethylene film; kekesatan
PERAN MODA TRANSPORTASI DARAT DALAM MOBILITAS TENAGA KERJA Dian Kurniati Rahayu; Sri Martini
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6061.109-116

Abstract

Abstract People travel from one region to another is carried out for various reasons, with one of which is to meet economic needs. The availability of transportation services, including land transportation, affects the mobility of people who make these trips. Opportunities to work that provide better income are an important factor for someone to migrate, especially for groups of people of productive age. The purpose of this study is to identify labor mobility patterns. The results obtained can enrich knowledge about labor mobility in Indonesia. This study shows that roundtrip mobility and circular mobility are the travel patterns that are mostly chosen by workers in metropolitan areas, using road and rail transportation modes. Roundtrip mobility and circular mobility always grow significantly every year, even though during the Covid-19 pandemic they experienced a decline. Keywords: transportation service; road transportation mode; rail transportation mode; roundtrip mobility; circular mobility Abstrak Perjalanan manusia dari satu wilayah ke wilayah yang lain dilakukan dengan alasan beragam, yang salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Ketersediaan layanan transportasi, termasuk transportasi darat, memengaruhi mobilitas manusia yang melakukan perjalanan tersebut. Kesempatan untuk bekerja yang memberikan penghasilan yang lebih baik menjadi faktor penting bagi seseorang untuk bermigrasi, terutama bagi kelompok masyarakat dengan usia produktif. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi pola mobilitas tenaga pekerja. Hasil yang diperoleh dapat memperkaya pengetahuan tentang mobilitas tenaga kerja di Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa mobilitas ulang-alik dan mobilitas sirkuler merupakan pola perjalanan yang banyak dipilih oleh pekerja di daerah metropolitan, dengan menggunakan moda transportasi jalan dan moda transportasi rel. Mobilitas ulang-alik dan mobilitas sirkuler selalu tumbuh secara signifikan setiap tahun, walaupun pada saat pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Kata-kata kunci: layanan transportasi; moda transportasi jalan; moda transportasi rel; mobilitas ulang-alik; mobilitas sirkuler
TREN, BIAYA, DAN TANTANGAN STRUCTURAL HEALTH MONITORING JEMBATAN Andreas A. Pramudya; Andreas Wibowo; Anton Soekiman
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6062.117-130

Abstract

Abstract Information technology and the Internet of Things are developing rapidly, resulting in changes in all fields, including monitoring and testing bridges. Structural Health Monitoring (SHM) is currently an alternative to replace conventional visual inspections. This study aims to determine trends in the use of Structural Health Monitoring on bridges, including cost factors and challenges faced, so that they can be considered and referenced in the installation of Structural Health Monitoring on bridges in the future. This study uses biblio-metric analysis methods and literature review. Bibliometric analysis was carried out to determine the type of bridge, the method of Structural Health Monitoring, the type of sensor, and the part that the sensor was installed on, so that the trend of Structural Health Monitoring installation could be observed. A literature review was carried out on the challenges that occurred and the cost factors that were considered and their potential in the future. This research shows that the method of Structural Health Monitoring is still evolving and that new technologies have been used to overcome various challenges, including the cost factor. If Structural Health Monitoring can be mass produced, the cost of producing Structural Health Monitoring is expected to decrease. Keywords: bridge; structural health monitoring; visual inspection; bibliometrics Abstrak Teknologi informasi dan Internet of Things berkembang dengan pesat, yang mengakibatkan terjadinya perubahan di segala bidang, termasuk pada pemantauan dan pengujian jembatan. Structural Health Monitoring (SHM) saat ini menjadi alternatif untuk menggantikan inspeksi visual yang bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penggunaan Structural Health Monitoring pada jembatan, termasuk faktor biaya dan tantangan yang dihadapi, sehingga dapat menjadi pertimbangan dan acuan dalam pemasangan Structural Health Monitoring pada jembatan di masa mendatang. Studi ini menggunakan metode analisis bibliometrik dan tinjauan literatur. Analisis bibliometrik dilakukan untuk mengetahui jenis jembatan, metode Structural Health Monitoring, jenis sensor, dan bagian yang dipasang sensor, sehingga tren pemasangan Struc-tural Health Monitoring dapat diamati. Tinjauan literatur dilakukan pada tantangan yang terjadi dan faktor biaya yang menjadi pertimbangan serta potensinya di masa mendatang. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Structural Health Monitoring masih terus berkembang dan berbagai teknologi baru telah digunakan untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk faktor biaya. Jika Structural Health Monitoring dapat dipro-duksi secara massal, biaya produksi Structural Health Monitoring diharapkan menurun. Kata-kata kunci: jembatan; structural health monitoring; inspeksi visual; bibliometrik
POTENSI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN KERETA REL LISTRIK SOLO-JOGJA BERBASIS POLA MOBILITAS KOMUTER Anita Chindyana; Fauzan Romadlon; Ridho Ananda
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6063.131-142

Abstract

Abstract One type of transportation that is already available for commuters in Solo and Yogyakarta is the Solo-Jogja Electric Rail Train, which has been operating in February 2021. One of the important things that must be considered by the Electric Rail Train service provider is the quality of service for commuter. This study aims to measure the potential for improving the service of the Solo-Jogja Electric Rail Train, which is measured using 5 variables, namely reliability, comfort, service, vehicle access, and safety. The method used is quanti-tative method and ANOVA statistical test. This study shows that the demographic factor of commuters has a significance with the service variable. The demographic factors are domicile, private vehicle ownership, station distance from home, and the income of travelers. Based on the mobility pattern of the commuters, it can be seen that there is an imbalance in the availability of facilities at large stations and at small stations, which makes travelers prefer to depart from large stations. In addition, the lack of integration between transportation modes at the station is an obstacle for commuters who live in suburban areas. Therefore, additional services are needed to facilitate commuters, especially for those who live in suburban areas. Keywords: transportation; Electric Rail Train; commuter; station; mobility pattern Abstrak Suatu jenis transportasi yang telah tersedia bagi pelaku perjalanan komuter di Solo dan Yogyakarta adalah Kereta Rel Listrik Solo-Jogja, yang mulai beroperasi pada bulan Februari 2021. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh penyedia layanan Kereta Rel Listrik tersebut adalah kualitas pelayanan bagi pelaku perjalanan komuter. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi peningkatan pelayanan Kereta Rel Listrik Solo-Jogja, yang diukur dengan menggunakan 5 variabel, yaitu reliability, comfort, service, vehicle access, dan safety. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan uji statistika ANOVA. Studi ini menunjukkan bahwa faktor demografi pelaku perjalanan komuter memiliki signifikansi dengan variabel pelayanan. Faktor demografi tersebut adalah domisili, kepemilikan kendaraan pribadi, jarak stasiun dari rumah, dan penghasilan pelaku perjalanan. Berdasarkan pola mobilitas pelaku perjalanan komuter, terlihat adanya ketimpangan keter-sediaan fasilitas di stasiun besar dengan di stasiun kecil, yang membuat pelaku perjalanan lebih memilih kebe-rangkatan dari stasiun besar. Selain itu, belum adanya keterpaduan antarmoda transportasi di stasiun menjadi kendala bagi pelaku perjalanan komuter yang berdomisili di daerah pinggiran kota. Karena itu, diperlukan layanan tambahan guna memfasilitasi perjalanan komuter, terutama bagi yang berdomisili di daerah pinggiran kota. Kata-kata kunci: transportasi; Kereta Rel Listrik; perjalanan komuter; stasiun; pola mobilitas
DAMPAK PEMBANGUNAN TERMINAL LPG REFRIGERATED PERTAMINA TERHADAP KINERJA LALU LINTAS PADA JARINGAN JALAN DI SEKITARNYA Jimi Amijaya; Ahmad Soimun
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6064.143-154

Abstract

Abstract The construction of Pertamina's LPG Refrigerated Terminal in Remen Village, Tuban Regency, will cause traffic generation, which will cause a burden on intersections and roads that are passed. This study aims to determine the impact of the construction of Pertamina's LPG Refrigerated Terminal on traffic congestion on the road network located around the construction site. To analyze traffic performance, PTV Visum 18 software is used. This study shows that the construction of Pertamina's LPG Refrigerated Terminal, from construction to operation, has an impact on increasing trip generation, from 49 pcu/hour to 126 pcu/hour. From the construction period to the operational period, the Service Level for roads and intersections around the development area is still good, with V/C Ratio values ​​smaller than 0.85. This study also shows that the number of trips has increased, from construction to operation periods, so handling is needed to minimize congestion caused. Keywords: development; traffic generation; traffic performance; V/C Ratio; service level Abstrak Pembangunan Terminal LPG Refrigerated Pertamina di Desa Remen, Kabupaten Tuban, akan menimbulkan bangkitan dan tarikan lalu lintas, yang akan menimbulkan beban pada simpang dan jalan yang dilalui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan Terminal LPG Refrigerated Pertamina terhadap kemacetan lalu lintas di jaringan jalan yang terletak di sekitar lokasi pembangunan. Untuk mengana-lisis kinerja lalu lintas digunakan perangkat lunak PTV Visum 18. Studi ini menunjukkan bahwa pembangunan Terminal LPG Refrigerated Pertamina, mulai saat konstruksi sampai dengan saat operasional, berdampak pada kenaikan bangkitan perjalanan, dari 49 smp/jam menjadi 126 smp/jam. Mulai masa kontruksi hingga masa operasional, Tingkat Pelayanan ruas-ruas jalan maupun simpang di sekitar kawasan pengembangan masih bagus, dengan nilai-nilai V/C Rasio lebih kecil daripada 0,85. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jumlah perjalanan mengalami peningkatan, dari saat konstruksi hingga operasional, sehingga dibutuhkan pena-nganan untuk meminimalisir kemacetan yang ditimbulkan. Kata-kata kunci: pembangunan; bangkitan lalu lintas; kinerja lalu lintas; V/C Rasio; tingkat pelayanan
PENGARUH JENIS PERMUKAAN DAN KONDISI JALAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BATU Risa Amalia Kurniawati; Tasyania Izzah Salsabila; Putri Nur Hawa; Ifan Deffinika
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6065.155-162

Abstract

Abstract The level of traffic accidents that occurs in Indonesia is relatively very high, so the World Health Organization has determined that traffic accidents are the third largest cause of death in Indonesia. Places that are prone to traffic accidents are scattered in areas in Indonesia, one of which is in Batu City. Batu City is a city located in East Java Province, which has a high traffic volume. This is due to the large number of road users who pass through the streets in Batu City, where the roads connect districts and cities. The large number of road users who pass through Batu City has an impact on road damage in Batu City, which has the potential to cause traffic accidents. The factors of the type of road surface and the condition of the damaged road are thought to affect the level of traffic accidents that occur. This study examines the relationship between the type of road surface and the condition of the damaged road with the level of traffic accidents in Batu City. The method used is literature study and the data utilized is secondary data. Data analysis was done using multiple linear regression method. This study shows that the type of road surface and damaged road conditions have a significant effect on the level of traffic accidents that occur in Batu City. Keywords: traffic accident; traffic; roads; road surface; damaged roads Abstrak Tingkat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia relatif sangat tinggi, sehingga World Health Organization menetapkan bahwa kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab kematian terbesar urutan ketiga di Indonesia. Tempat-tempat yang rawan kecelakaan lalu lintas tersebar di daerah-daerah di Indonesia, yang salah satunya adalah di Kota Batu. Kota Batu merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, yang mempunyai volume lalu lintas yang tinggi. Hal ini disebabkan karena banyaknya pengguna jalan yang melewati jalan-jalan di Kota Batu, yang mana jalan-jalan tersebut menghubungkan antarkabupaten dan antarkota. Banyaknya pengguna jalan yang melewati Kota Batu berdampak pada rusaknya jalan di Kota Batu, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Faktor-faktor jenis permukaan jalan dan kondisi jalan yang rusak diduga memengaruhi tingkat kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Pada studi ini dikaji hubungan antara jenis permukaan jalan dan kondisi jalan yang rusak dengan tingkat kecelakaan lalu lintas di Kota Batu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis data dikerjakan dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Studi ini menunjukkan bahwa jenis permu-kaan jalan dan kondisi jalan yang rusak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Batu. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas; lalu lintas; jalan; permukaan jalan; jalan rusak
PENGARUH SISTEM MANAJEMEN ARMADA TERHADAP EFISIENSI AKTIVITAS TRUK ANGKUTAN BATU BARA DI KALIMANTAN SELATAN Sinta Mulyani Dwi Putri; Sri Martini
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6066.163-170

Abstract

Abstract South Kalimantan is one of the largest coal exporters in Indonesia, which every year experiences an increase in demand. Good business strategy planning needs to be a concern for coal mining business owners, so that production targets can be met. This study aims to be able to provide recommendations for travel scenarios for coal hauling trucks in South Kalimantan. These recommendations are designed by considering the results of the analysis of travel time and truck speed for each coal transportation activity, which is obtained from the implementation of a fleet management system using a Smart GPS Tracker tool mounted on a transport truck. This study shows that the total duration of one cycle of coal hauling trip, which is currently around 6 hours, can be shortened by around 35%, which means that coal hauling productivity can be increased. Keywords: coal mine; coal hauling trucks; Smart GPS Tracker; fleet management Abstrak Kalimantan Selatan merupakan salah satu eksportir batu bara terbesar di Indonesia, yang setiap tahun mengalami peningkatan permintaan. Perencanaan strategi bisnis yang baik perlu mendapat perhatian bagi para pemilik bisnis tambang batu bara, agar target produksi dapat terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan rekomendasi skenario perjalanan untuk truk pengangkut batu bara di Kalimantan Selatan. Reko-mendasi tersebut dirancang dengan mempertimbangkan hasil analisis terhadap waktu tempuh serta kecepatan truk pada setiap kegiatan pengangkutan batu bara, yang didapat dari penerapan sistem manajemen armada menggunakan alat Smart GPS Tracker yang dipasang pada truk pengangkut. Studi ini menunjukkan bahwa total durasi satu siklus perjalanan pengangkutan batu bara, yang saat ini sekitar 6 jam, dapat dipersingkat sekitar 35%, yang artinya produktivitas pengangkutan batu bara dapat ditingkatkan. Kata-kata kunci: tambang batu bara; truk pengangkut batu bara; Smart GPS Tracker; manajemen armada
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA BUS DAMRI ATAU KERETA API PADA JALUR JOGJA-YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT Rezi Kurniawan; Ani Tjitra Handayani; Herna Puji Astutik
Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 2 (2022)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v22i2.6067.171-180

Abstract

Abstract This research on the choice of transportation mode aims to obtain the most important reasons for passengers in choosing the mode of transportation to travel from Jogja to Yogyakarta International Airport. Two modes of transportation are available on the observed transportation route, namely Train and Bus DAMRI. The survey was conducted by distributing questionnaires to 100 respondents at Tugu Station and at Giwangan Terminal, and the survey results were analyzed using the Analytical Hierarchy Process. This study shows that to travel on the Jogja-Yogyakarta International Airport route, about 62% of respondents will choose to use the Train and about 38% of respondents choose to use the Bus DAMRI. Important factors in choosing the mode of transportation on the Jogja-Yogyakarta International Airport route, in order from the most important, are the safety factor, comfort factor, convenience factor, headway factor, travel time factor, and cost factor. Keywords: mode selection; modes of transportation; train; buses Abstrak Penelitian tentang pemilihan moda transportasi ini bertujuan untuk mendapatkan alasan-alasan yang paling penting bagi penumpang dalam memilih moda transportasi untuk melakukan perjalanan dari Jogja menuju Yogyakarta International Airport. Dua moda transportasi yang tersedia pada jalur transportasi yang diamati, yaitu Kereta Api dan Bus DAMRI. Survei dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 orang responden di StasiunTugu dan di Terminal Giwangan, dan hasil survei dianalisis dengan Analytical Hierarchy Process. Studi ini menunjukkan bahwa untuk melakukan perjalanan pada jalur Jogja-Yogyakarta International Airport, sekitar 62% responden akan memilih menggunakan Kereta Api dan sekitar 38% responden memilih menggunakan Bus DAMRI. Faktor-faktor penting dalam memilih moda transportasi pada jalur Jogja-Yogyakarta International Airport, diurut mulai yang terpenting, adalah faktor keamanan, faktor kenyamanan, faktor kemudahan, faktor headway, faktor waktu perjalanan, dan faktor biaya. Kata-kata kunci: pemilihan moda; moda transportasi; kereta api; bus

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 14, No 3 (2014) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol 10, No 3 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) More Issue