cover
Contact Name
Aziz Salam
Contact Email
aziz_salam@ung.ac.id
Phone
+6285299819372
Journal Mail Official
jurnal_nike@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
ISSN : 23032200     EISSN : 27225836     DOI : https://doi.org/10.37905/.v0i0.6885
Core Subject : Agriculture, Social,
The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; aquaculture; capture fisheries; and socio-economic-cultural affairs of coastal communities.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014" : 9 Documents clear
Pengaruh Dosis Perendaman Pupuk Formula Alam Hijau terhadap Pertumbuhan Alga Kappaphycus alvarezii di Desa Ilodulunga Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo Alfandi Daud; Yuniarti Koniyo; Syamsuddin .
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.807 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis perendaman pupuk Formula Alam Hijau (FAH) yang berbeda terhadap pertumbuhan alga Kappaphycus alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing dengan 3 ulangan. Benih alga Kappaphycus alvarezii yang digunakan diperoleh dari nelayan pembudidaya sebanyak 37,5 kg. Perlakuan dalam penelitian ini adalah dosis perendaman yang berbeda. Perlakuan A adalah perendaman dengan dosisi 0 ml; Perlakuan B, perendaman dengan dosisi 10,0 ml; Perlakuan C, perendaman dengan dosisi 12,5 ml; dan Perlakuan D, perendaman dengan dosisi 25 ml. Sebanyak 12 buah wadah plastik atau ember plastik diisi air laut 6,25 liter dilengkapi aerasi untuk mensuplai oksigen selama perendaman berlangsung. Biota uji berupa benih alga K. alvarezii dimasukkan kedalam wadah masing-masing sebanyak 3,125 kg. Pemberian pupuk Formula Alam Hijau (FAH) dilakukan sesuai perlakuan dengan lama perendaman selama 12 jam dan dilakukan pembalikan alga setiap 4-5 jam sekali. Pemeliharaan biota uji dilakukan selama 45 hari. Pengukuran berat alga dilakukan setiap tiga hari sekali dengan menggunakan timbangan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata (p > 0,05) terhadap pertumbuhan K. alvarezii. Hasil ini menunjukkan bahwa ternyata Perendaman dengan mengunakan Pupuk Formula Alam Hijau (FAH) selama 12 jam tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan alga K. alvarezii. Kualitas air pemeliharaan masih dalam batas toleransi untuk usaha budidaya rumput laut. Kata kunci: Kappaphycus alvarezii, Formula Alam Hijau, pertumbuhan
Identifikasi Alga Merah di Provinsi Gorontalo Rully Tuiyo
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.913 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1249

Abstract

Coastal areas and the seas on the northern and southern parts of Gorontalo Province are big natural and fisheries resources. Some that has potentials to be developed are the cultivation of sea algae. The aim of this research was to identifity all the red algae found in Gorontalo Province. Method of survey is to explore and identify the algae without area unit and transek. The algae are washed clean and photographed with digital camera for further identification. Red algae that was found on Nort and South coasts of Gororntalo Province is the species Halymenia durvillaei distributed in Gentuma, Ponelo, Molotabu and Huangobotu Villages. Keywords: identification, red algae, Gorontalo Province
Studi Status Kandungan Logam Berat Timbal di Perairan Sekitar Pelabuhan Kota Gorontalo Ayisman Taguge; Abd Hafidz Olii; Citra Panigoro
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.251 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kandungan logam berat timbal (Pb) di perairan sekitar pelabuhan Kota Gorontalo. Parameter yang di amati adalah parameter fisika-kimia perairan dan konsentrasi kandungan timbal yang dianalisis dengan menggunakan atomic absorphbtion spectrophotometer (AAS). Analisis yang dipakai adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi timbal pada lapisan permukaan air berada pada kisaran 0,0054-0,00294 mg/l dan konsentrasi timbal pada lapisan dasar air berada pada kisaran 0,0028-0,0259 mg/l. Berdasarkan KEPMENLH No. 51 Tahun 2004 konsentrasi timbal belum mencemari perairan sekitar pelabuhan Kota Gorontalo. Kata kunci: logam berat, timbal, Pb, Gorontalo
Pengaruh Pemberian Dosis Pakan Otohime yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Bebek di BPBILP Lamu Kabupaten Boalemo Erlansyah .; Hasim .; Mulis .
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.742 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pakan otohime yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan kerapu bebek (Chromileptes altivelis). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan yang di gunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan kerapu bebek ukuran 3,0 cm, berat 0,18-0,55 gram, benih yang digunakan sebanyak 90 ekor. Wadah sebanyak 9 loyang, masing-masing wadah diisi 10 liter air dan tebar benih sebanyak 10 ekor. Wadah bervolume 47 liter, tinggi wadah 30 cm, selama 4 minggu penelitian. Pakan yang digunakan adalah pakan pellet otohime. Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari. Perlakuan yang diujikan adalah perbedaan dosis pakan, yaitu 5%, 10%, dan 15%, dari total biomassa benih. Penimbangan dan pengukuran dilakukan setiap seminggu sekali. Tingkat pemberian dosis pakan 10%, menghasilkan pertumbuhan benih yang optimal dengan panjang mutlak 0,59 cm dan berat mutlak 0,21 gram, kemudian disusul Perlakuan C dosis 15% panjang mutlak 0,52 cm berat mutlak 0,13 gram, dan terendah Perlakuan A dosis 5%, panjang mutlak 0,46 cm berat mutlak 0,10 gram. Hasil Analisis Sidik Ragam (ANOVA), FHitung >FTabel 0,05 H1 di terima, maka semua perlakuan berpengaruh nyata. Kata kunci: benih kerapu bebek, Chromileptes altivelis, dosis pakan, pertumbuhan
Kesesuaian Lahan dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Botutonuo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Wunani, Deysandi
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.819 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1245

Abstract

Kawasan wisata Pantai Botutonuo Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi wisata pantai yang baik untuk dikembangkan khususnya dalam kategori berenang. Kawasan wisata pantai ini berada dibawah naungan pemerintahan desa dan dikelola langsung oleh masyarakat Desa Botutonuo sendiri. Jaraknya yang dekat dengan pusat Kota Gorontalo menjadikannya salah satu alternatif wisata alam yang sering dikunjungi, baik wisatawan lokal maupun asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan dan daya dukung kawasan wisata Pantai Botutonuo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2013 dengan metode deskriptif dan kualitatif. Terhadap data yang dikumpulkan dianalisis kesesuaian lahan dan daya dukung kawasan menurut Yulianda (2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kesesuaian lahan wisata Pantai Botutonuo untuk kategori berenang sangat sesuai dengan nilai 81%. Kawasan wisata Pantai Botutonuo dapat menampung pengunjung dengan jumlah maksimal sebanyak 16.260 pengunjung/hari. Apabila pengujung melebihi batas maksimal maka dapat berdampak negatif terhadap ekosistem yang berada di kawasan wisata tersebut. Oleh karena itu pembatasan jumlah pengunjung harus diperhatikan agar pemanfaatan kawasan wisata Pantai Botutonuo dapat berjalan secara terus-menerus dan tetap dalam keadaan lestari. Kata kunci: kawasan wisata, Pantai Botutonuo, kesesuaian lahan, daya dukung.
Kondisi Terumbu Karang di Perairan Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Chika A. Naiu; Femy M. Sahami; Sri Nuryatin Hamzah
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.483 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1248

Abstract

Penelitian mengenai kondisi terumbu karang telah dilakukan di perairan Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tutupan karang hidup dan kondisi terumbu karang serta hubungan antara kondisi terumbu karang dengan parameter fisika kimia perairan di Desa Bintalahe. Penelitian dilakukan pada Bulan November sampai Desember 2013. Lokasi penelitian ditentukan pada 3 stasiun yang berbeda berdasarkan perbedaan aktivitas yang dilakukan di sekitar stasiun. Pengambilan data dilakukan dengan metode LIT (Line Intercept Transect) dengan membuat transek pada masing-masing stasiun di kedalaman 3 m dan 10 m. Analisis data menggunakan analisis persen tutupan karang dan analisis korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tutupan karang hidup di Desa Bintalahe termasuk dalam kategori sedang pada kedalaman 3 m untuk semua stasiun dan kedalaman 10 m untuk Stasiun 2 dan 3, sementara pada kedalaman 10 m Stasiun 1 masuk dalam kategori buruk. Persentase tutupan karang hidup pada kedalaman 3 m pada Stasiun 1 sebesar 42,16%, Stasiun 2 sebesar 35,18%, dan Stasiun 3 sebesar 37,32%. Pada kedalaman 10 m persentase tutupan karang hidup di Stasiun 1 sebesar 23,54%, Stasiun 2 sebesar 34,62%, dan Stasiun 3 sebesar 33,14%. Hasil Analisis korelasi menunjukkan bahwa parameter fisika kimia perairan terukur memiliki korelasi yang sangat lemah dan tidak signifikan dengan persentase tutupan karang hidup di Desa Bintalahe dengan nilai korelasi yaitu (-) 0,146 - 0,049. Kata kunci: Persentase tutupan, kondisi karang, Desa Bintalahe.
Uji Mutu Ikan Cakalang Asap dari Unit Pengolahan Ikan di Provinsi Gorontalo Nista Ibrahim; Rieny Sulistijowati, S; Lukman Mile
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v2i1.1247

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui mutu ikan asap dari unit pengolahan ikan (UPI) di Provinsi Gorontalo. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai informasi tentang mutu ikan asap khususnya di Provinsi Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2013. Pengambilan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap dilakukan pada empat lokasi berbeda beberapa kabupaten dan kota di dalam wilayah Provinsi Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dilapangan tempat pengambilan sampel dan pengujian analisis kimia (kadar air) dan uji organoleptik di LPPMHP (Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan) Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian dibahas secara deskriptif dan dibandingkan dengan SNI. Ikan cakalang asap yang berasal dari empat unit pengolahan ikan tersebut disimpulkan memenuhi standar SNI. Nilai organoleptik terbaik berasal dari UPI Kecamatan Tilango untuk semua parameter: kenampakan, bau, rasa, dan tekstur berturut-turut 8.67, 8.80, 7.00, 7.00. Kata kunci: Ikan cakalang, Katsuwonus pelamis, organoleptik, kadar air
Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan Otohime terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Kerapu Bebek di BPBILP Lamu Kabupaten Boalemo Abas R. Lamanasa; Hasim .; Rully Tuiyo
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v2i1.1242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan frekuensi pemberian pakan Otohime terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hewan uji berupa benih kerapu bebek sebanyak 63 ekor dengan ukuran 6.0 cm, dan berat 2.00- 2.98 gram. Pakan yang digunakan adalah pakan pellet otohime. Perlakuan yang diujikan adalah frekuensi pemberian pakan Perlakuan A = 2 kali sehari, Perlakuan B = 4 kali sehari dan Perlakuan C = 6 kali sehari. Perlakuan C menghasilkan pertumbuhan yang baik dengan panjang mutlak 1 cm, dan berat mutlak 1,70 gram, kemudian disusul Perlakuan B panjang mutlak 0,09 cm, dan berat mutlak 1,60 gram, dan Perlakuan A panjang mutlak 0,08 cm, dan berat mutlak 1,54 gram. Sintasan 100%. Kata kunci : kerapu bebek , pakan, pertumbuhan, kelangsungan hidup
Efektivitas Belimbing Wuluh terhadap Parameter Mutu Organoleptik dan pH Ikan Layang Segar Selama Penyimpanan Ruang Raflin Djafar; Rita Marsuci Harmain; Faiza A. Dali
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v2i1.1246

Abstract

Penelitian tentang efektivitas konsentrasi belimbing wuluh terhadap karakteristik mutu organoleptik ikan layang (decapterus sp) segar selama penyimpanan suhu ruang telah dilaksanakan di Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (LPPMHP) pada bulan September sampai Oktober 2013. Tujuan penenlitian adalah untuk mengetahui efektivitas belimbing wuluh dengan konsentrasi berbeda terhadap karakteristik mutu organoleptik dan pH ikan layang (Decapterus sp) segar selama penyimpanan suhu ruang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor 3 kali ulangan yaitu konsentrasi belimbing dan lama penyimpanan. Konsentrasi belimbing terdiri atas 0%, 1%, 2%, 3% dan masa penyimpanan 0 jam, 4 jam, 8 jam, 12 jam. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah organoleptik dan pH. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan konsentrasi belimbing wuluh dan lama penyimpanan pada suhu ruang memberikan pengaruh nyata terhadap parameter organoleptik dan pH. Keefektifan belimbing wuluh dalam mempertahankan mutu organoleptik ikan layang terlihat pada penggunaan konsentrasi belimbing 3% pada penyimpanan 8 jam dengan nilai rata-rata 7.33 dan perlakuan konsentrasi 1% menurunkan nilai pH sebesar 6.07 selama penyimpanan 12 jam. Kata kunci: Ikan layang, Decapterus sp, belimbing wuluh, organoleptik, pH

Page 1 of 1 | Total Record : 9